cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 955 Documents
Analisis Nilai Tambah dengan Metode Hayami dalam Produk Minuman Teh Pada CV. Melek Berkah Utama di Cikarang Selatan Rifiani, Nanda; Sari, Oktora Yogi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32758

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah persaingan yang ketat, kebutuhan untuk beradaptasi dengan tren, variasi produk untuk memenuhi preferensi konsumen, manajemen stok yang efisien, dan kebutuhan untuk membangun kesadaran merek yang kuat melalui media sosial. Melek Tea perlu menetapkan strategi bisnis untuk meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah produk teh di CV. Melek Berkah Utama Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi metode, yaitu penggunaan lebih dari satu metode penelitian untuk mengkaji fenomena yang sama. Peneliti menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai sarana untuk menganalisis fenomena yang ada dan memastikan bahwa interpretasi tidak semata-mata bergantung pada satu sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis nilai tambah produksi teh pada perusahaan Melek Tea dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 4.1.1. Pada Tabel 4.1.1 menunjukkan kuantitas Melek Tea yang diproduksi dan jumlah bahan baku yang digunakan. Faktor konversi untuk produksi teh ini adalah 16,667. Sementara itu, produksi varian rasa adalah 31,25, dan nilai konversi ini berarti setiap kilogram teh olahan menghasilkan 16.667 kg teh Melek Tea. Nilai konversi untuk setiap varian rasa olahan adalah 31,25 kg. Nilai tambah produksi Teh Melek per kilogram adalah Rp 68.050.000, sedangkan nilai tambah varian rasa adalah Rp 159.225.000 per kilogram. Usaha minuman Teh Melek memberikan rasio nilai tambah sebesar 13,61% dari nilai produk untuk minuman teh original per kg. Sementara itu, rasio nilai tambah untuk minuman rasa per kg adalah 67,9% dari nilai produk. Biaya tenaga kerja untuk minuman teh original per kg adalah Rp 33.868.800, sedangkan biaya tenaga kerja untuk minuman rasa per kg adalah Rp 2.419.200. Kesimpulan dari penelitian ini adalah analisis nilai tambah dengan metode Hayami pada proses produksi teh di CV. Teh Melek di Cikarang menunjukkan bahwa faktor konversi produksi teh lebih kecil dibandingkan produksi teh lainnya karena produksinya tidak membutuhkan banyak tenaga kerja melainkan menggunakan peralatan langsung.
Strategi Manajemen Konstruksi Sebagai Rekomendasi Mitigasi Banjir Struktural dan Non-Struktural untuk Das di Kota Bima Alamsyah, Alamsyah; Soekiman, A Anton; Pratiwi, A Andini Radisya; Siregar, Chandra Afriade; Kusmana, Dody
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32765

Abstract

Banjir di Kota Bima yang dipicu oleh degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lemahnya tata kelola mitigasi mendorong perlunya strategi terpadu yang mengintegrasikan pendekatan struktural dan non-struktural. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi manajemen konstruksi yang efektif guna memitigasi banjir di DAS Kota Bima, dengan mengidentifikasi faktor penghambat koordinasi stakeholder serta mengembangkan model evaluasi keberlanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-method explanatory sequential, yang mengkombinasikan analisis kuantitatif melalui survei terhadap 65 responden dari pemerintah, kontraktor, masyarakat, dan akademisi, dengan analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dan FGD. Data dianalisis secara statistik dengan regresi linier berganda dan secara tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi manajemen konstruksi, penerapan teknologi BIM/GIS, integrasi mitigasi struktural-non-struktural, dan manajemen risiko berpengaruh signifikan dan positif terhadap efektivitas mitigasi banjir (R² = 0,967–0,996). Namun, faktor ego sektoral dan disparitas informasi menjadi penghambat utama koordinasi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keefektifan mitigasi banjir memerlukan integrasi holistik antara aspek teknis, teknologi, dan sosial-kelembagaan melalui kerangka manajemen konstruksi yang adaptif dan kolaboratif. Implikasinya, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang mewajibkan penggunaan BIM, membentuk forum kolaborasi multi-stakeholder, dan merevisi peraturan tata ruang berbasis risiko perubahan iklim.
Optimalisasi GAP Budidaya Kopi Arabika Berbasis Konservasi Tanah dan Air untuk Mendukung Keberlanjutan Perkebunan di Kabupaten Kuningan Muhamad, Faozi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32767

Abstract

Budidaya kopi Arabika di Kabupaten Kuningan menghadapi tantangan degradasi lahan, erosi tanah, dan ketidakstabilan produktivitas akibat penerapan Good Agricultural Practices (GAP) yang belum optimal, khususnya pada aspek konservasi tanah dan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan penerapan GAP berbasis konservasi tanah dan air terhadap produktivitas, mutu, dan keberlanjutan perkebunan kopi Arabika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada perkebunan kopi rakyat di wilayah dataran tinggi Kabupaten Kuningan. Variabel independen meliputi pengelolaan tanah, konservasi air, sistem naungan, pemupukan berimbang, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman terpadu, sedangkan variabel dependen meliputi produktivitas, efisiensi usahatani, dan indeks keberlanjutan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk mengidentifikasi hubungan kausal antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GAP berbasis konservasi tanah dan air berpengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usahatani kopi Arabika, dengan pengelolaan lahan konservatif dan sistem naungan sebagai faktor dominan. Model optimasi GAP yang dihasilkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menekan risiko degradasi lingkungan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konservasi tanah dan air dalam GAP sebagai dasar perumusan kebijakan pengembangan perkebunan kopi Arabika berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.
Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Nyari Gawe Menggunakan Model Technology Acceptance Model (TAM) dan K-Means Clustering Anwar, Syahrul
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32768

Abstract

Construction projects in DIY have high complexity because they are located in disaster-prone areas such as earthquakes, floods, and landslides, so they require structured risk management. This research aims to analyze the influence of cost, quality, time, and accident risk identification on disaster risk management of construction projects. The research employed a quantitative approach by distributing questionnaires to 30 respondents consist of contractors, consultants, and project supervisors. Data were analyzed using statistical test multiple linear regression to examine the influence of each aspect on disaster risk management. The findings indicate that cost risk identification has a significant effect on risk management effectiveness, particularly in preventing budget overruns caused by external conditions such as material inflation and supply uncertainty. The quality aspect contributes substantially to improving construction resilience against disasters, in line with the application of quality standards based on SNI and ISO. The time aspect shows a clear influence on successful risk mitigation, as project delays increase vulnerability to disaster impacts. Meanwhile, accident risk identification is strongly related to the contractors’ readiness in implementing occupational health and safety (OHS) procedures to reduce potential human and material losses. Overall, this study emphasizes the importance of integrating risk identification into the construction project management system in the Special Region of Yogyakarta Province. The findings provide practical implications for contractors, local governments, and other stakeholders in developing adaptive, measurable, and responsive risk management strategies in disaster-prone regions.
Double Burden Trap: Poverty of Sandwich Households in Bengkulu Province Nugroho, Guntur; Nurlatifah, Nurlatifah
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32769

Abstract

The phenomenon of sandwich households those bearing dual economic burdens both upwards and downwards across generations has the potential to increase socio-economic vulnerability, yet remains underexplored in poverty-related studies. This research aims to analyze the characteristics of sandwich households and the factors influencing their poverty status in Bengkulu Province in 2024. Utilizing data from the 2024 National Socio-Economic Survey and a multinomial logistic regression approach, this study classified sandwich households into four economic status categories: poor, vulnerable-to-poverty, moving toward the middle-class, and middle-class. The findings reveal that households headed by individuals aged over 35, working as informal workers, having more than four dependents, and receiving social-economic assistance are more likely to fall into the poor and vulnerable-to-poverty groups. In addition, the low educational attainment of the household head significantly increases the risk of falling into the vulnerable category. These results indicate that there are opportunities for targeted policy interventions focusing on these at-risk groups through skills training, improved access to formal employment, and better-targeted social-economic assistance programs. Moreover, enhancing educational quality represents a vital long-term strategy to break the cycle of intergenerational economic vulnerability within sandwich households.
Application of "Fashion Design Process” in Developing Contemporary Fashion-Collection Based on Batik Purbalingga Adnan, Tasyrif; Inarah Putri, Farahiyah
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32771

Abstract

Background:Fashion designers in Purbalingga face challenges due to limited knowledge of a systematic fashion collection development process. The existing creative process often relies on self-taught skills or the transfer of abilities from other artistic disciplines, which highlights the need for a structured framework to guide designers in developing fashion collections. Objective:This study aims to introduce the Fashion Design Process (FDP) framework to local designers and evaluate its effectiveness in supporting their creative process and fashion collection development. Methods:The research was conducted in several stages, including the introduction of the FDP framework, assignments and mentorship, as well as monitoring and evaluation. The framework was introduced through classroom sessions involving portfolio analysis, recommendations, and examples of application. The effectiveness of the program was assessed through direct interviews with participants after the program. Results:The results show that all participants, regardless of their educational background, were able to complete the assignments according to the stages of the Fashion Design Process. The quality of their work also improved, as reflected in the jury’s evaluation during the runway presentation. However, the research stage was identified as the most challenging and time-consuming part of the process. Conclusion:The Fashion Design Process (FDP) framework proved effective in helping local designers structure their creative process and improve the quality of their design work. Nevertheless, the research stage requires further evaluation and improvement in future programs.
Komunikasi Keluarga Asia dalam Film “Turning Red” Analisis Semiotika Roland Barthes Imarti, Eksa Tri; Purwanti, Silviana; Juwita, Rina
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32773

Abstract

Family communication is an important aspect in shaping individual character, values, and identity, especially in Asian families that are known to have a communication pattern based on obedience and collectivism values. The film Turning Red represents the dynamics of Asian family communication through the conflict between the demands of family traditions and the needs of adolescent self-expression. This study aims to analyze the meaning of Asian family communication shown in the film through Roland Barthes' semiotic approach, including the meaning of denotations, connotations, and myths, and examine family communication patterns based on the concept of Family Communication Patterns, namely conformity orientation and conversation orientation. This study uses a qualitative method with semiotic analysis techniques on selected scenes that depict the family interaction of the main character. The results of the study show that Asian family communication in this film represents the dominance of the values of parental obedience, family control over children, and the process of negotiating adolescent identity in the family. In addition, it was found that open communication can be a solution in alleviating family conflicts. The conclusion of this study shows that the film Turning Red is not only an entertainment medium, but also represents the reality of Asian family communication which is full of cultural values, social pressures, and the importance of a balance between obedience and open communication within the family
Media Informasi Batu Permata Berbasis Website (Studi Kasus: Pregata Jewelry) Menggunakan Framework Laravel Putri, Putu Amelya Jelita; Artha, Luh Made Adinda Maharani Putri; Pertama, Pande Putu Gede Putra; Novayanti, Putu Devi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32777

Abstract

Perkembangan transformasi digital menuntut sektor komersial, termasuk UMKM perhiasan seperti Pregata Jewelry, untuk mengadopsi sistem informasi yang lebih efisien. Saat ini, penyampaian informasi produk masih dilakukan secara manual melalui media sosial, sehingga proses edukasi mengenai karakteristik batu permata menjadi berulang dan kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media informasi berbasis website menggunakan framework Laravel sebagai sarana edukasi dan katalog produk. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dirancang untuk menyediakan informasi lengkap mengenai karakteristik, sejarah, dan ketersediaan batu permata guna meningkatkan kemudahan akses dan pengalaman pengguna. Hasil pengujian fungsionalitas dengan Blackbox Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem beroperasi secara valid (100%). Selain itu, evaluasi usabilitas menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 84,67. Pencapaian ini menempatkan platform pada kategori Excellent dan Highly Acceptable, yang menegaskan bahwa website ini sangat intuitif
Ras, Labelling, dan Perilaku Sosial: Implikasi Terhadap Identitas Budaya Dalam Konseling Multibudaya (Studi Literatur) Kamalia, Nur Kistin; Habsy, Bakhrudin All
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32780

Abstract

Latar belakang: Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 17.000 pulau memiliki keragaman suku, budaya, agama, dan bahasa yang menjadikannya sebagai masyarakat multikultural yang hidup berdampingan dalam satu sistem kenegaraan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara ras, labelling, dan perilaku sosial serta implikasinya terhadap pembentukan identitas budaya dalam konteks konseling multibudaya. Metode: Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait konsep ras sebagai konstruksi sosial, teori labelling, serta dinamika interaksi sosial dalam masyarakat multikultural. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa ras tidak hanya berfungsi sebagai kategori biologis, tetapi lebih sebagai konstruksi sosial yang memengaruhi persepsi, interaksi, dan pembentukan identitas individu. Proses labelling seperti stereotip, prasangka, stigma, dan diskriminasi terbukti berdampak signifikan terhadap konsep diri, peluang sosial, dan kesejahteraan psikologis individu. Dalam konteks konseling, fenomena ini dapat menghambat komunikasi dan menurunkan kepercayaan klien. Kesimpulan: Oleh karena itu, konselor dituntut memiliki kompetensi multikultural yang mencakup kesadaran diri, pemahaman perspektif klien, serta kemampuan intervensi yang sensitif budaya.
Konseling Realita Berbasis Choice Theory dan Model Wdep: Konsep dan Implikasinya dalam Dunia Pendidikan Rifai, Rochiyatin; Habsy, Bakhrudin All
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32781

Abstract

In the context of 21st-century education, the increasing problems of student behavior and mental health require an individual empowerment-based counseling approach such as Reality Counseling which emphasizes internal control and conscious choice to overcome academic failure and build students' positive identities. This article aims to explore in depth the Reality Therapy approach developed by William Glasser and its relevance in the context of modern education. As an approach focused on the present and personal responsibility, Reality Counseling offers a practical framework through Choice Theory. The method used in this paper is a narrative literature study synthesizing various primary and secondary sources, including material from the William Glasser Institute. Key findings suggest that human behavior is driven by five basic genetic needs: survival, love and belonging, power, freedom, and fun. Through the concept of Total Behavior and the WDEP (Wants, Direction, Evaluation, Planning) Model, counselors can guide students to evaluate the effectiveness of their own behavior and develop more constructive action plans. Implications for guidance and counseling (BK) practice in schools include strengthening teacher-student relationships, increasing responsibility for learning, and developing a success identity. This article concludes that the systematic implementation of Reality Counseling can create a school environment without failure (Schools Without Failure) that supports the psychological well-being and academic achievement of students

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue