cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 928 Documents
Urgensi Integrasi Manajemen Risiko dalam Perencanaan Kinerja dan Anggaran Sektor Publik di Indonesia: Kajian Literatur Komparatif Wahyunurani, Vony
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32741

Abstract

Integrasi manajemen risiko dalam perencanaan kinerja dan penganggaran merupakan fondasi penting bagi tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel. Indonesia telah memiliki kerangka Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), namun praktik integrasi keduanya masih parsial, terutama pada aspek regulasi, kapasitas kelembagaan, dan pemanfaatan data risiko. Artikel ini bertujuan menganalisis urgensi integrasi manajemen risiko dalam perencanaan kinerja dan penganggaran sektor publik melalui kajian literatur komparatif. Metode yang digunakan adalah comparative literature review dengan tahapan identifikasi, seleksi literatur, koding tematik, dan analisis lintas negara. Literatur yang dikaji mencakup regulasi, laporan audit, serta publikasi akademik terkait praktik di Australia, Inggris, Kanada, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Hasil kajian menunjukkan bahwa negara-negara tersebut telah menempatkan manajemen risiko sebagai bagian integral dari siklus kinerja dan anggaran, melalui regulasi (misalnya PGPA Act, Green Book, Policy on Results, dan GPRA Modernization Act) serta instrumen integrasi seperti Statement of Risks, business case berbasis risiko, dan enterprise risk management. Temuan ini menegaskan pentingnya transparansi fiskal, metodologi analitis, dan budaya risiko untuk mendukung akuntabilitas. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat integrasi SPIP, SAKIP, dan PBB di Indonesia, sehingga sistem perencanaan dan penganggaran lebih adaptif, transparan, dan berkelanjutan.
Language as a Bulwark of Resistance: A Sociolinguistic Analysis of Code-Switching and Identity Transformation in Black Maid Dialogue in Kathryn Stockett's Novel “The Help” Azizah, Anin Nur
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32742

Abstract

Background: This study analyzes the phenomenon of code-switching between Standard English (SE) and African American Vernacular English (AAVE) in the dialogue of the black maid character in Kathryn Stockett's novel The Help. Objective: The main focus of this study is to reveal how language use functions as an indicator of the transformation of character identity from a submissive position to one of resistance to racial oppression in 1960s Mississippi. Methods: Using a descriptive qualitative sociolinguistic approach, data from Aibileen Clark and Minny Jackson were collected through a listening-note technique and analyzed based on the interlocutors and narrative stages. The data were classified into three phases: a submissive phase characterized by SE accommodation for self-protection, a transition phase through intra-sentential switching negotiation, and a resistance phase that emphasized the use of strong AAVE features. Results: The research findings suggest that linguistic features such as zero copulas and double negatives are not merely dialectal variations, but rather instruments of symbolic power struggles and assertions of self-sovereignty. This shift in code-switching patterns reflects the evolution of the servants' collective identity from muted servants to individuals who boldly challenge racial and gender hierarchies. Conclusion: This study fills the gap in previous studies by integrating the analysis of linguistic features with the psychosocial dynamics of characters in the context of segregation.
Implementasi Failure Mode and Effect Analysis (Fmea) Berbasis Pdca Cycle untuk Meningkatkan Kualitas Komponen Stamping di PT Xyz Faruq, Muhammad Yusuf; Suhendra, Suhendra; Simon, Gusman
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32746

Abstract

Persaingan industri otomotif yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk guna memenuhi standar perusahaan dan harapan konsumen. Salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam proses produksi adalah tingginya tingkat defect pada proses stamping yang dapat mempengaruhi kualitas produk dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis defect yang terjadi pada proses stamping, menganalisis faktor penyebabnya, serta mengimplementasikan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) berbasis PDCA Cycle (Plan, Do, Check, Action) untuk menurunkan tingkat defect dan meningkatkan kualitas komponen stamping di PT XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan siklus PDCA, sedangkan pendekatan kuantitatif dilakukan dengan metode FMEA melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN) untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect dominan pada proses stamping adalah benjol dan penyok dengan rata-rata defect sebesar 8% pada periode Maret–Agustus 2025, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 5%. Setelah dilakukan perbaikan melalui pelatihan operator, penerapan SOP material, jadwal 5S, perawatan dies, modifikasi pallet, serta penambahan alat bantu pengecekan, tingkat defect menurun menjadi 3,9% pada September dan 2,4% pada Oktober 2025. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode FMEA yang terintegrasi dengan siklus PDCA efektif dalam mengidentifikasi akar penyebab masalah dan menurunkan tingkat defect pada proses stamping sehingga mampu meningkatkan kualitas produk secara signifikan.
Lapo as a Communicative Space: Constructing Batak Identity and Cultural Memory Among Migrants in Greater Jakarta Silalahi, Evvy; Simon, Simon
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32749

Abstract

This study analyzes the role of Lapo in the Greater Jakarta (Jabodetabek) area as a space for communication and cultural reproduction for the Batak ethnic community in an urban context. In a metropolitan environment characterized by high mobility and ethnic diversity, ethnic culinary spaces serve not only as places of food consumption but also as space for constructing and maintaining social identity. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with three informants, complemented by field observations and document analysis. Thematic analysis was employed for data interpretation. The findings reveal three main dimensions of Lapo’s role: First, it serves as a space for the construction and reaffirmation of Batak identity through consumption practices and social interactions among diaspora members. Second, Batak identity is represented through cultural signifiers such as traditional food, Batak music, and spatial atmosphere, balancing ethnic identity and urban professionalism. Third, Lapo activates collective memory and transmits identity across generations through shared sensory experiences and communal dining. This study concludes that Lapo is not just a culinary venue but a social space that produces and reproduces Batak cultural identity in an urban environment, contributing to cultural communication and social construction studies.
Kepatuhan Sosial Terhadap Perda Sampah: Studi Tentang Faktor Pendorong dan Penghambat dalam Prinsip Pencegahan di Tingkat Rt.08 Rw. 04 Kelurahan Malaka Jaya Supriadi, Taufik; Sangian, Arshenia Hingis; Wardani, Erika Kusuma; Agustin, Esther Cynthia
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32750

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kepatuhan sosial terhadap Peraturan Daerah (Perda) pengelolaan sampah di RT.08 RW.04, Malaka Jaya, yang selaras dengan UU No. 32/2009. Kami melakukan survei terhadap 20 warga RT.8 RW.04 secara online. Sebanyak 20 responden dari 59 KK menjawab survey tersebut. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat kepatuhan sosial masyarakat dalam mengelola sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif-survei untuk menganalisis faktor pendorong dan penghambat kepatuhan sosial masyarakat terhadap Peraturan Daerah (Perda). Hasil survey menunjukkan bahwa 100% responden telah mengelolah sampah dengan baik. 50% telah mengolah sampah organiknya menajdi kompos, 40% pernah mencoba mengolah sampah menajdi kompos, dan 10% menyerahkan sampah untuk diambil oleh tukang sampah keliling. Yang menarik, 85% responden mengetahui adanya Perda no.13 tahun 2023 mengenai pengelolaan sampah, namun 75% responden menyatakan bahwa tidak ada sanksi bagi pelanggar Perda tersebut. Hal ini menunjukkan adanya inkonsistensi antara jawaban pertama dengan jawaban kedua. Padahal di dalam Perda no. 13 tahun 2023 pasal 135 menyebutkan dengan jelas adanya sanksi bagi perorangan yang membuang / mengolah sampah dengan tidak benar. kepemimpinan masyarakat dan kesadaran lingkungan menjadi pendorong utama. Kesimpulannya, peningkatan kepatuhan memerlukan sinergi pendekatan hukum, pendekatan fasilitatif dan pendekatan sosial. Hal ini penting untuk mengubah prinsip hukum menjadi kebiasaan masyarakat demi pengelolaan sampah yang efektif.
Pengembangan Boardgame Monopoli Bioteknologi Berbasis Model Game Based Learning Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPA di Ma Nurul Huda Mangunsari Lumajang Ramadhan, Zahrani; Nasution, Nanda Eska Anugerah
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32752

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi di kelas X IPA MA Nurul Huda (hanya 40% mencapai KKTP) disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang sesuai dan media yang belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Boardgame Monopoli Bioteknologi (MONOBIOEDU) berbasis model Game Based Learning yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi kelas X IPA. Metode: Menggunakan metode R&D dengan model ADDIE, penelitian ini melibatkan 35 siswa kelas X IPA MA Nurul Huda. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil (10 siswa), kelompok besar (25 siswa), dan quasi experiment (20 siswa). Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan tes, lalu dianalisis dengan persentase, uji normalitas, uji statistik (paired sample t-test dan Wilcoxon), serta N-Gain. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MONOBIOEDU sangat valid dengan rata-rata keseluruhan 91,8% (ahli media 93%, ahli materi 88-94%, ahli bahasa 83-95%, ahli evaluasi 90%, dan ahli praktisi 88%). Media juga sangat praktis berdasarkan uji kelompok kecil (89%) dan kelompok besar (91%). Minat belajar siswa meningkat dari 37,44% (kategori sangat rendah) menjadi 90% (kategori sangat tinggi) dengan N-Gain 0,6054 (kategori sedang, efektif). Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 59 menjadi 90 dengan N-Gain 0,7679 (kategori tinggi, efektif). Uji paired sample t-test pada minat belajar dan uji Wilcoxon pada hasil belajar menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media. Kesimpulan: Media MONOBIOEDU valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan minat serta hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi.
Legal Aspects of Patients’ Rights from the Perspective of Health Law According to Law Number 17 of 2023 Franata, Robby; Buaton, Tiarsen; Suswantoro, Tri Agus
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32753

Abstract

The transformation of the healthcare system in Indonesia through the enactment of Law Number 17 of 2023 concerning Health represents an important step in strengthening legal protection for patients. The law aims to ensure that patients receive proper healthcare services, clear medical information, and legal protection within the doctor–patient relationship. However, limited awareness and understanding of patient rights among both healthcare providers and patients often contribute to medical disputes and ineffective implementation of legal provisions. Therefore, an analysis of patients’ rights from the perspective of health law is necessary to clarify their legal position and implications in healthcare services. This study aims to analyze the legal aspects of patients’ rights under Law Number 17 of 2023. The research employs a normative juridical method with a qualitative approach. Data were collected through library research and document analysis of statutory regulations, legal doctrines, and relevant scholarly literature obtained from reputable academic sources. The data were analyzed using qualitative descriptive and juridical interpretation to understand the regulation and implementation of patients’ rights in Indonesia’s health system. The results show that the law strengthens patient protection by regulating fundamental rights such as the right to obtain health information, the right to appropriate healthcare services, the right to consent to or refuse medical treatment, the right to access medical records, and the right to seek a second opinion. These provisions reinforce patient autonomy and promote a more balanced doctor–patient relationship in healthcare practice.
Strategi Interoperability TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara dalam Pengamanan Selat Malaka Amzidil, Amzidil; Simatupang, Haposan; Hendra, Afrizal
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32754

Abstract

Selat Malaka merupakan salah satu Sea Lines of Communication (SLOC) paling strategis di dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik serta menjadi jalur utama distribusi energi dan perdagangan global. Posisi ini menjadikan Selat Malaka memiliki arti penting bagi stabilitas keamanan regional sekaligus kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun, tingginya intensitas pelayaran internasional di kawasan tersebut juga diiringi oleh meningkatnya berbagai ancaman keamanan maritim, baik tradisional maupun non-tradisional, seperti pelanggaran wilayah, pembajakan, penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, dan terorisme maritim. Kompleksitas ancaman tersebut menuntut respons pertahanan yang terintegrasi melalui sinergi antarmatra TNI, khususnya antara TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kerja sama kedua matra, mengidentifikasi hambatan interoperability, serta merumuskan strategi penguatan operasi gabungan di Selat Malaka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama terletak pada perbedaan sistem komando, keterbatasan integrasi komunikasi, dan belum optimalnya standardisasi prosedur operasi. Penguatan interoperability dapat dilakukan melalui integrasi C4ISR, latihan gabungan berkelanjutan, harmonisasi doktrin, dan pengembangan pusat komando terpadu. Strategi ini berimplikasi pada peningkatan efektivitas pengawasan, percepatan respons, dan penguatan ketahanan maritim nasional.
Analysis of Factors Causing Employee Stress in the Work Environment: A Grounded Theory Study Threezardi, Ricki; Dwirahmawati, Retno; Nugraha, Yudi; Heikal, Jerry
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32755

Abstract

Background: Stress at work is a common thing for us as humans. Stress is feedback that must be passed by humans in doing a job. Objective: This study aims to deeply understand the experience of work stress in office employees of various ages and positions. Methods: Using a grounded theory approach, this research uncovered the phenomenon of work stress from the subjective perspective of the employees. Seven participants from various backgrounds were involved in in-depth interviews conducted through Google Meet and recorded using Google Docs. Data analysis resulted in the finding that work stress in office employees is influenced by various factors. Through the grounded theory method, we found that there were 25 codes, 9 categories and 4 major themes with a total score of 31. From the data, we found that the major themes that contribute to causing work stress in employees are responsibility, environment, leadership and employee rights. Results: The findings of this study can be used to develop more effective intervention programs in reducing work stress and improving employee well-being. The findings contribute to a more comprehensive understanding of the experience of work stress in the context of office work in Indonesia. The implication of this research is the need for company management to better understand the factors that cause stress for their employees. Conclusion: This research is expected to make a significant contribution to the field of human resource management and occupational health.
Debitor Dinyatakan Pailit Akibat Hakim Menolak Mengesahkan Rencana Perdamaian (Homologasi) Studi Kasus Putusan Nomor 372/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst. Sadiqien, Radhitya Arbenvisar; Widiarty, Wiwik Sri; Nadapdap, Binoto
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32725

Abstract

Krisis kesehatan global akibat Covid-19 mengakibatkan gangguan stabilitas keuangan bagi banyak korporasi, tidak terkecuali PT Prioritas Gading Indonesia yang berfokus di bidang properti. Upaya penyelamatan usaha dilakukan melalui pengajuan PKPU, dan langkah ini membuahkan hasil berupa dukungan mayoritas kreditor terhadap rencana perdamaian yang ditawarkan. Melalui analisis Putusan Nomor 372/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst, penelitian ini mengevaluasi pertimbangan majelis hakim yang menolak pengesahan perdamaian dan dampaknya terhadap status pailit debitor, dengan menitikberatkan pada penerapan asas keadilan serta kelangsungan usaha menurut regulasi yang berlaku. Kajian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan doktrin hukum dalam kerangka yuridis normatif, yang hasilnya mengonfirmasi bahwa penolakan pengesahan perdamaian oleh hakim tetap terjadi melalui Pasal 285 ayat (2) walaupun ketentuan suara mayoritas Pasal 281 UUK-PKPU sudah tercapai. Penolakan tersebut menimbulkan konsekuensi hukum berupa pernyataan pailit terhadap debitor serta terbatasnya upaya hukum yang dapat ditempuh. Kondisi ini berimplikasi pada ketidakpastian hukum dan berpotensi mengesampingkan asas kelangsungan usaha, sehingga diperlukan pembaruan regulasi untuk menjamin keseimbangan dan perlindungan hukum bagi para pihak.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue