cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Profil Demografik, Hematologi, serta Gula Darah Sewaktu Pasien Ulkus Diabetik Pro Amputasi Baroto, Radian Tunjung; Firmansyah, Yohanes; Yogie, Giovanno Sebastian; Satyanegara, William Gilbert; Kurniawan, Joshua
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11346

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease. Diabetic Foot is one of the macrovascular complications of diabetic patients. Diabetic foot that is not handled properly will cause infection and will lead to amputation. To find out the demographic, hematologic, and blood sugar level profiles of patients with diabetic ulcer pro amputation. This study is an descriptive observational study done at RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang, Middle Java on July 2023. Data obtained through patients medical record. Samples in the study are patients diagnosed with diabetic ulcer pro amputation on period of July 2022 – June 2023. Technique used for gathering sample is total sampling method. The study found 21 respondents that fulfull the criteria, with more female respondents (52.4%), mean age of 55,67 (±10,21) years, 9 (42.9%) respondents have uncontrolled blood pressure, with mean systolic blood pressure of 134.62 (±30.63) and mean diastolic blood pressure of 77.43 (±16.80). All respondents have anemia (mean Hb = 8.57 ± 1.18) and leukocytosis (mean leukocyte = 24.39 ± 11.33 thousand). The blood sugar level in patients are uncontrolled with mean of 403.1 (±108.12) mg/dL. There are many factors that could affect diabetic ulcer. Extra attention for treatment of diabetic ulcer is necessary to prevent the need of amputation.Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi ulkus diabetik. Penanganan ulkus diabetik memerlukan perhatian lebih untuk mencegah diperlukannya tindakan amputasi. Keywords: Amputation, Diabetes Melitus, Diabetic Ulcer  ABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang bersifat kronik. Kaki diabetes merupakan salah satu komplikasi mikrovaskular yang dialami penderita diabetes. Kaki diabetes yang tidak diatasi dengan baik akan menyebabkan infeksi dan berujung pada amputasi. Mengetahui profil demografik, hematologik, dan kadar gula darah sewaktu pada pasien ulkus diabetes pro amputasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang dilaksanakan RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang, Jawa Tengah pada bulan Juli 2023. Data diperoleh dari rekam medis pasien. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosa ulkus diabetes dan pro amputasi pada periode Juli 2022 – Juni 2023. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini berupa total sampling. Pada penelitian didapatkan 21 responden yang memenuhi kriteria, dengan lebih banyak responden perempuan (52,4%), rerata usia 55,67 (±10,21) tahun, dan terdapat 9 (42,9%) responden memiliki tekanan darah tidak terkontrol, dengan rerata tekanan darah sistolik 134,62 (±30,63) dan rerata tekanan darah diastolik 77,43 (±16,80). Seluruh responden mengalami anemia (rerata Hb = 8,57 ± 1,18) dan leukositosis (rerata leukosit = 24,39 ± 11,33 ribu). Kadar gula sewaktu pada pasien tidak terkendali dengan rerata 403,1 (±108,12) mg/dL. Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi ulkus diabetik. Penanganan ulkus diabetik memerlukan perhatian lebih untuk mencegah diperlukannya tindakan amputasi. Kata Kunci: Amputasi, Diabetes Melitus, Ulkus Diabetik
Perbedaan Penggunaan Distraksi (Mendengarkan Musik) dan Nafas dalam Terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Pre Operasi Seksio Sesaria di Ruang Kebidanan Rsia Tiara Kabupaten Tangerang Rahmawati, Silvia Anggraeni; Barkah, Asep
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10887

Abstract

ABSTRACT Mothers who give birth by caesarean section not only cause physical disturbances but also cause psychological disorders, one of which causes anxiety. One effort to deal with anxiety is by using distraction (listening to music) and deep breathing. Knowing the differences in the use of distraction (listening to music) and deep breathing on the level of anxiety in preoperative cesarean section mothers in the Midwifery Room of RSIA Tiara, Tangerang Regency. Quasy experimental design with pretest-posttest design with control group design. The sample consisted of 40 mothers who wanted to give birth by elective SC in the Midwifery Room of RSIA Tiara, Tangerang Regency, with a total of 40 people using a purposive sampling technique. The intervention was given music therapy for 30 minutes and deep breathing therapy for 10 minutes. Bivariate analysis used paired simple t test and independent t test. The results of a univariate study of preoperative maternal anxiety before cesarean section before administration of the distraction method (listening to music) were mostly moderate 90.0% and after mild 85.0%. anxiety in preoperative cesarean section mothers before deep breathing therapy was mostly moderate 95.0% and after mild 95.0%. The bivariate results of the paired simple t test were 0.000 and the independent posttest t test obtained a p value = 0.841. There is no difference in the use of distraction (listening to music) and deep breathing on the level of anxiety in preoperative cesarean section mothers. Pre-cesarean birth mothers are expected to be able to listen to music or apply deep breathing relaxation techniques when dealing with anxiety in order to create a sense of comfort. Keywords: Distraction (Listening to Music), Deep Breathing, Anxiety Level, Pre-Operational Caesarean Section  ABSTRAK Ibu melahirkan dengan tindakan seksio sesaria  tidak saja menimbulkan gangguan fisik juga menimbulkan gangguan psikologis salah satunya menimbulkan kecemasan. Salah satu upaya untuk menangani kecemasan diantaranya dengan penggunaan distraksi (mendengarkan musik) dan nafas dalam. Mengetahui perbedaan penggunaan distraksi (mendengarkan musik) dan nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pada ibu pre operasi seksio sesaria di Ruang Kebidanan RSIA Tiara Kabupaten Tangerang. Quasy eksperimental desain dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel adalah ibu yang mau melahirkan secara SC elektif di Ruang Kebidanan RSIA Tiara Kabupaten Tangerang pada bulan Mei berjumlah 40 orang dengan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan terapi musik selama 30 menit dan terapi nafas dalam selama 10 menit. Analisis bivariat menggunakan uji paired simple t test dan t test independent. Hasil penelitian univariat kecemasan ibu pre operasi seksio sesaria sebelum pemberian metode distraksi (mendengarkan musik) sebagian besar sedang 90,0% dan sesudah ringan 85,0%. kecemasan pada ibu pre operasi seksio sesaria sebelum terapi nafas dalam sebagian besar sedang 95,0% dan sesudah ringan 95,0%. Hasil penelitian bivariat uji paired simple t test sebesar 0,000 dan uji t test independent posttest didapatkan nilai p value = 0,841. Tidak ada perbedaan penggunaan distraksi (mendengarkan musik) dan nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pada ibu pre operasi seksio sesaria. Ibu bersalin pre operasi sesarea diharapkan dapat mendengarkan musik atau menerapkan teknik relaksasi nafas dalam saat menghadapi kecemasan agar dapat menciptakan rasa nyaman. Kata Kunci: Distraksi (Mendengarkan Musik), Nafas Dalam, Tingkat Kecemasan, Pre Operasi Seksio Sesaria 
Korelasi Kadar Gula Darah Sewaktu dengan Nilai Fecal Incontinence Severity Index (FISI) pada Kelompok Lanjut Usia Jeffrey, Jeffrey; Firmansyah, Yohanes; Kurniawan, Joshua; Satyanagara, William Gilbert; Yogie, Giovanno Sebastian; Destra, Edwin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i11.11402

Abstract

ABSTRACT Physiological changes occur to every organ systems along with age. Fecal incontinence (FI) is one of them. FI should not be underestimated. There are a lot of risk factors for FI in elderly, including age, obesity, gender, and comorbidities like dementia and diabetes melitus. High prevalence of FI and diabetes mellitus will affect clinical and managements in elderly care. To find out the correlation between blood sugar level and fecal incontinence severity index (FISI) score in elderly patients. This is an analytic study with cross sectional design. Samples are elderly patients in Santa Anna Nursing Home in July 2023 that met the criteria. Data obtained through questionnaire interview and blood examination. Statistical analysis used in the study are Pearson or Spearman correlation test. Data distribution is tested with Kolmogorov-Smirnov test. Level of significance in the study is 5%. There are 60 respondents with the mean age of 76,30 (±7,88) years, dominated by female (66,7%). High blood sugar level obtained in 11,7% of the respondents. There is a significant correlation between blood sugar level and FISI score (p-value = 0,041; r-correlation : 0,264). From the R square evaluation we found a value of 0.091, which indicates that 9.1% of FISI score is influenced by blood sugar level. There is a correlation between elevated blood sugar and fecal incontinence. Fecal incontinence in older adults requires attention due to its adverse impact on their quality of life. Keywords: Blood Sugar Level, Elderly, Fecal Incontinence  ABSTRAK Perubahan fisiologis terjadi pada seluruh sistem organ seiring dengan bertambahnya usia. Salah satu hal yang dapat terjadi pada lansia adalah fecal incontinence (FI). Hal ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Terdapat berbagai faktor risiko untuk FI pada lansia, termasuk bertambahnya usia, obesitas, jenis kelamin, dan berbagai jenis penyakit penyerta, seperti demensia dan diabetes melitus. Tingginya prevalensi FI dan diabetes melitus akan berdampak pada klinis dan manajemen perawatan lansia. Mengetahui korelasi kadar gula darah sewaktu dengan nilai fecal incontinence severity index (FISI) pada kelompok lanjut usia. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel merupakan pasien lanjut usia di Panti Lansia Santa Anna pada Juli 2023 serta memenuhi kriteria. Data diperoleh melalui wawancara kuesioner dan pemeriksaan darah. Analisa statistik pada penelitian ini menggunakan korelasi Pearson atau korelasi Spearman. Distribusi data diperiksa menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Nilai kemaknaan dalam penelitian ini adalah sebesar 5%. Didapatkan 60 responden dengan rerata usia adalah 76,30 (±7,88) tahun, yang didominasi jenis kelamin perempuan (66,7%). Kadar gula darah sewaktu yang tergolong tinggi didapatkan pada 11,7% responden. Terdapat korelasi yang bermakna antara kadar Gula Darah Sewaktu dengan nilai FISI (p-value = 0,041; r-correlation : 0,264). Penelusuran dari nilai R square didapatkan nilai sebesar 0,091, yang menunjukkan bahwa 9,1% nilai FISI dipengaruhi oleh kadar gula darah sewaktu. Terdapat korelasi antara peningkatan gula darah sewaktu dengan inkontinensia fekal. Inkontinensia fekal pada usia lanjut perlu mendapat perhatian karena dapat menurunkan kualitas hidup. Kata Kunci: Gula Darah Sewaktu, Fecal Incontinence, Lanjut Usia
Pengaruh Krim Ekstrak Clitoriaternatea terhadap Jumlah Neutrofil Kulit yang Dipapar Sinar Ultra Violet B Purnamasari, Rina; Widiyanto, Bagas
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11189

Abstract

ABSTRACT Ultraviolet B radiation can cause photodamage to the skin. Clitoria ternatea is one of the natural ingredients that contains flavonoids which can use as anti-inflammatory due to UV B light exposure. This research uses a randomized post-test only control group design. The sample use 25 male wistar rats were divided into 5 groups, the normal control group, the negative control group which received UV B light exposure, the positive control group which received UV B light exposure and SPF 30 sunscreen, the P1 group which received UV B light exposure and extract cream. Clitoria ternate dose of 2.5%, group P2 received exposure to UV B light and Clitoria ternate extract cream dose of 5%. The number of neutrophils was observed by staining with hematoxylin eosin, under a light microscope with a magnification of 200x. Data were analyzed by Kruskall Wallis with the Mann Whitney Post Hoc Test. The highest average number of neutrophils was found in the negative control group (1.24 ± 1.69), while the lowest average value shown by the normal control group (0 ± 0). TheKruskall Wallis test ha  p<0.05, which means there was a significant difference between groups. The results of the Mann-Whitney Post Hoc Test showed a value of p <0.05 between normal control group with negative controls, P1 and P2; negative control with positive control, P1 and P2. While the value of P> 0.05, which means there is no significant difference between the two groups shown in the normal control group with positive control, positive control with P1 and P2; group P1 with P2. From the results of this study can be concluded that Clitoriaternatea extract cream has an effect on the number of neutrophils exposed to ultra violet B rays.  Keywords: Anti-Inflammatory, Clitoria Ternatea, Neutrophils, Ultra Violet  ABSTRAK Radiasi sinar ultra violet (UV) B memiliki dampak photodamage pada kulit. Clitoria ternatea salah satu bahan alam yang memiliki kandungan flavonoid yang dapat berperan sebagai antiinflamasi akibat paparan sinar UV B. Penelitian ini menggunakan randomized post-test only control grup design. Sampel sebanyak 25 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagai dalam 5 kelompok yaitu yaitu kelompok kontrol normal, kelompok kontrol negatif yang mendapat paparan Sinar UV B, kelompok kontrol positif mendapat paparan Sinar UV B dan tabir surya SPF 30, kelompok P1 mendapat paparan Sinar UV dan krim ekstrak Clitoria ternate dosis 2,5%, kelompok P2 mendapat paparan Sinar UV B dan krim ekstrak Clitoria ternate dosis 5%. Jumlah neutrofil diamati dengan pengecatan hematoksilin eosin, dibawah mikroskop cahaya perbesaran 200x. Data dianalisis dengan Kruskall Wallis dengan Post Hoc Test Mann Whitney. Rata-rata jumlah neutrofil tertinggi terdapat pada kelompok kontrol negatif (1.24 ± 1.69), sedangkan nilai rerata terendah ditunjukkan oleh kelompok kontrol normal (0 ± 0). Hasil uji Kruskall Wallis didapatkan nilai p<0.05 yang berarti terdapat perbedaan secara signifikan antar kelompok. Hasil uji Post Hoc Test Mann-Whitney didapatkan nilai P<0.05 pada kelompok kontrol normal dengan kontrol negatif, P1 dan P2; kontrol negatif dengan kontrol positif, P1 dan P2. Sedangkan nilai P>0.05 yang berarti tidak terdapat perbedaan signifkan antar dua kelompok ditunjukkan pada kelompok kontrol normal dengan kontrol positif, kontrol positif dengan P1 dan P2; kelompok P1 dengan P2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa krim ekstrak Clitoriaternatea berpengaruh terhadap jumlah neutrofil yang dipapar sinar ultra violet B. Kata Kunci: Antiinflamasi, Clitoria Ternatea, Neutrofil, Ultra Violet
Pola Terapi Diare Akut pada Balita Di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi Sulawati, Ity; Cornelia, Celine; Feliks, Mikhael; N, Ivy Fu; Simatupang, Lestari; Angelina, Chesia; Christian, David; Rachmatullah, Fahmi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i9.11047

Abstract

ABSTRACT Acute diarrhea is one of the most common diseases found in Indonesia. The prevalence of acute diarrhea in Indonesia in 2018 reached 37.88%, in most cases, viral in origin. The mortality rate for acute diarrhea was high among children aged <5 years. This study was conducted to examine the therapy pattern of acute diarrhea in toddlers. This study aims to find out whether the pattern of therapy for acute diarrhea in toddlers at the Ciawi Regional General Hospital is in accordance with WHO therapy standards and how the pattern of therapy for acute diarrhea in toddlers at the Ciawi Regional General Hospital. This research is a descriptive and was conducted in the SMF Department of Pediatrics, Ciawi Hospital. Data collection is carried out retrospectively using medical records starting from April 01, 2022 to June 30, 2022. Out of 78 samples, children afflicted with acute diarrhea is predominantly male (65.5%), aged 1-1.5 years (28%), with mild-moderate dehydration (57.7%) requiring hospitalization (61.5%). The most frequently administered pharmacological therapy was zinc (94.9%) followed by probiotics (92.3%), while ORS (15.4%) and antibiotics (12.8%) were given only in selective cases. This study found that the treatment pattern for acute diarrhea in children at RSUD Ciawi was generally in line with guidelines for the management of acute diarrhea according to WHO standards, where only 4 (5.1%) patients were outpatients who missed out zinc prescription. Keywords: Acute Diarrhea, Antibiotics, Probiotics, Toddler, Zinc  ABSTRAK Diare akut adalah salah satu penyakit yang banyak ditemukan di Indonesia. Prevalensi diare akut di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 37,88%, sebagian besar disebabkan rotavirus. Angka mortalitas terbesar diare akut ditemukan pada anak usia <5 tahun. Karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menelaah kesesuaian pola terapi diare akut pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pola terapi diare akut pada balita di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi sudah sesuai dengan standar terapi WHO dan bagaimana pola terapi diare akut pada balita di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan dilakukan dibagian SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUD Ciawi. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif menggunakan rekam medis mulai dari 01 April 2022 hingga 30 Juni 2022. Dari 78 sampel, ditemukan penderita diare akut paling banyak berjenis kelamin laki-laki (65,5%), berusia 1-1.5 tahun (28%), dengan derajat dehidrasi ringan-sedang (57,7%) hingga memerlukan rawat inap (61,5%). Terapi farmakologik yang paling banyak diberikan adalah zink (94,9%) lalu diikuti probiotik (92,3%), sedangkan oralit (15,4%) dan antibiotik (12,8%) hanya diberikan pada kasus selektif. Penelitian ini menemukan pola terapi diare akut pada anak di RSUD Ciawi secara umum sesuai dengan pedoman tatalaksana diare akut menurut standar WHO, dimana hanya 4 (5,1%) pasien rawat jalan yang tidak mendapat zink. Kata Kunci: Antibiotik, Balita, Diare akut, Probiotik, Zink
Hubungan Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan Tingkat Pendidikan dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Sulastri, Setria Dewi; Hariyanti, Reni; Mariana, Silvia; Rahmah, Rahmah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i11.11252

Abstract

ABSTRACT The highest percentage of causes of maternal death are bleeding and infection. These two causes can be due to anemia experienced by pregnant women and chronic energy deficiency (CED). Anemia and CED can be influenced one of them by the education level of pregnant women. High maternal education theoretically is able to open up in receiving information. The incidence of anemia is still quite high and is the reason why researchers are interested in researching the relationship between CED and education of pregnant women with the incidence of anemia at the Putri Ayu Health Center, Jambi City. This study aims to determine the relationship between CED and education level with the incidence of anemia in pregnant women at the Putri Ayu Health Center, Jambi City.  The research method uses an analytical survey with a retrospective approach, with a population of 176 pregnant women visiting the Putri Ayu Health Center in Jambi City, with anemia in 2022. Samples were taken using total sampling technique. The instrument used was a checklist where data was obtained from medical records. Bivariate analysis using chi-square test. Most of the respondents were included in the KEK as many as 126 respondents (71.6%) and most of the respondents had low education as many as 119 respondents (67.6%). The results of statistical tests showed there was a significant relationship between CED (p-value 0.004) with the incidence of anemia in pregnant women at the Putri Ayu Health Center, Jambi City, and there was no relationship between education level (p-value 0,452) with the incidence of anemia in pregnant women at the Putri Ayu Health Center, Jambi City. There is a signifant relationship between CED with the incidence of anemia in pregnant women at the Putri Ayu Health Center, Jambi City. And there is no relationship between education level end the incidence of anemia in pregnant women at the Putri Ayu Health Center, Jambi City. Keywords: CED, Education, Anemia  ABSTRAK Presentase tertinggi penyebab kematian ibu adalah perdarahan dan infeksi. Kedua penyebab ini dapat dikarenakan anemia yang dialami oleh ibu hamil dan kekurangan energi kronis (KEK). Anemia dan KEK dapat dipengaruhi salah satunya oleh tingkat Pendidikan ibu hamil. Pendidikan ibu yang tinggi secara tteori mampu membuka diri dalam menerima informasi. Kejadian anemia ini masih cukup tinggi dan menjadi dasar peneliti tertarik untuk meneliti tentang hubungan KEK dan pendidikan ibu hamil dengan kejadian anemia di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekurangan energi kronis (KEK) dan tingkat Pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi.  Metode penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan retrospektif, dengan populasi ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dengan anemia tahun 2022 sebanyak 176 orang. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar ceklis dimana data didapat dari rekam medis. Analisa bivariat menggunakan uji chi-square. Sebagian responden mengalami KEK sebanyak 126 responden (71,6%) dan sebagian besar responden berpendidikan rendah sebanyak 119 responden (67,6%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan kekurangan energi kronis (KEK) (p-value 0,004) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi, dan tidak terdaapat hubungan tingkat pendidikan (p-value 0,452) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Terdapat hubungan yang signifikan antara KEK dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi, dan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Kata Kunci: KEK, Pendidikan, Anemia
Pengaruh Pijat Tuina untuk Meningkatkan Berat Badan pada Balita di PMB D Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Ningsih, Faradila; Ramadhena, Melissa Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.11090

Abstract

ABSTRACT According to data on the stunting rate in Indonesia in 2021 as many as 9 million Indonesian children are stunted, for West Java the stunting data in 2021 is 26.2%, it can be seen that the stunting rate still looks high so that Indonesia's efforts to accelerate the reduction in stunting rates in In 2024 the prevalence rate of speed is 14%. One of the efforts that have been made to prevent stunting in Indonesia is the government's approach to the community through the Puskesmas and Posyandu. One effort, namely Tui Na massage has a positive effect on weight gain in toddlers. Efforts to overcome eating difficulties and weight gain disorders can be done by pharmacological and non-pharmacological methods. Efforts with pharmacology include administering multivitamins and other micronutrients. While non-pharmacology, among others, through herbal or herbal drinks, massage, acupressure, and acupuncture. To determine the effect of tuina massage on increasing body weight in toddlers at PMB D, Rengasdengklok District, Karawang Regency in 2023. Research design usingquasi experimental with a planThe one group pretest-posttest design. The research population was respondents who did Tui Na massage therapy at PMB D, Rengasdengklok District, Karawang District, namely 35 respondents. The research sample is 35 respondents. Sampling technique usingtotal sampling. variable depend namely weight gain. Independent variable i.e. tuina massage. Data collection uses an observation sheet. Data processing techniques usingEditing, Coding, Tabulating, univariate analysis includes the characteristics of the respondents, analis bivariate the effect of Tui Na massage to increase body weight in toddlers in PMB d, Rengasdengklok District, Karawang Regency. Statistical test using TestWilcoxcone. Wilcoxone Signed Test values obtainedp=0.000 <0.05 so it can be concluded that there is an effect of tui na massage on increasing body weight in toddlers in TPMB D Karawang Regency. Effective for increasing body weight in toddlers. Suggestions in this study for educational institutions, for research sites, for respondents and for future researchers. Keywords : Tuina Massage, Toddler Weight Gain  ABSTRAK Menurut data angka stunting di Indonesia pada tahun 2021 adalah sebanyak 9 juta anak Indonesia mengalami stunting, untuk di Jawa Barat data stunting di tahun 2021 sebanyak 26,2%, terlihat bahwa angka stunting masih terlihat tinggi sehingga upaya Indonesia dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting pada tahun 2024 angka prevalensi kecepatan 14%. Upaya yang sudah dilakukan dalam pencegahan stunting di Indonesia salah satunya adalah pendekatan pemerintah kepada masyarakat melalui Puskesmas dan Posyandu. Salah satu upaya yaitu pijat Tui Na berpengaruh positif terhadap kenaikan berat badan pada balita. Upaya untuk mengatasi kesulitan makan dan gangguan kenaikan berat badan dapat dilakukan dengan cara farmakologi maupun non farmakologi. Upaya dengan farmakologi antara lain dengan pemberian miltivitamin dan micronutrien lainnya. Sedangkan non farmakologi antara lain melalui minuman herbal atau jamu, pijat, akupresur, dan akupunktur. Untuk mengetahui pengaruh pijat tuina untuk meningkatkan berat badan pada pada balita di PMB D Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Tahun 2023. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan rancangan The one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah responden yang melakukan terapi pijat Tui Na di PMB D Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Tahun yaitu sebanyak 35 responden. Sampel penelitian berjumlah 35 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variable dependen yaitu peningkatan berat badan. Variable independen yaitu pijat tuina. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Teknik pengolahan data menggunakan Editing, Coding, Tabulating, analis univariat meliputi karakteristik responden, analis bivariate pengaruh pijat Tui Na untuk meningkatkan berat badan pada balita di PMB d kecamatan rengasdengklok kabupaten karawang. Uji statistik menggunakan Uji Wilcoxcone. Hasil uji Wilcoxone Signed Test diperoleh nilai nilai p=0.000<0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh pijat tui na terhadap peningkatan berat badan pada balita di TPMB D Kabupaten Karawang. Pijat tuina efektif untuk meningkatkan berat badan pada balita. Saran dalam penelitian ini untuk Institusi pendidikan, untuk tempat penelitian, untuk responden dan untuk peneliti selanjutnya. Kata Kunci: Pijat Tuina, Kenaikan Berat Badan Balita 
Hubungan Karakteristik Individu dengan Kejadian PTSD Pada Penyintas Covid 19 Sitohang, Tiur Romatua
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i9.10978

Abstract

ABSTRACT Covid 19 survivor having a risk of decline physically and mentally. Covid 19 has rising prevalence of Post Trauma Symptom Disorder (PTSD) when they has been declared cured but still in recuperated period caused by stress of Covid 19 suffered. It leads them to having trauma. Groups individual who  particularly vulnerable to have mental health issue are children, adolescent, elderly, man, and woman. The objective of this study is to determine the relationship of individual characteristic and PTSD stage. Cross sectional study with total sample 30 covid 19 survivor. Data is analize with chi-square. There is no relationship of education and PTSD grade. There is a significant relationship of age with PTSD grade with p-value 0.000 and gender with PTSD with p-value 0.014. We recommended a need of intervention in overvoming stress post-disaster to improve community mental health. Keywords: Individual Characteristics, Covid-19 Survivor, Covid-19.  ABSTRAK Penyintas Covid 19 memiliki resiko mengalami penurunan kondisi fisik dan kesehatan mental. Covid 19 meningkatkan prevalensi gangguan pasca trauma (PTSD). Penyintas Covid 19 dapat mengalami PTSD dimana ketika mereka dinyatakan telah sembuh dari Covid-19 beresiko mengalami  stress karena telah menderita Covid-19 sehingga cenderung memiliki trauma. Kelompok individu yang sangat rentan mengalami masalah mental di masa Covid-19 baik itu anak, remaja, lansia, pria dan wanita. ditambah apabila penyintas disertai dengan komorbiditas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dengan tingkat PTSD. Desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 orang penyintas Covid 19  dengan teknik pengambilan sampel  sampling. Analisa data yang digunakan adalah chi square untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dengan tingkat PTSD. Tidak terdapat hubungan pendidikan dengan tingkat PTSD. Terdapat hubungan usia dengan tingkat PTSD dengan p value 0,000 dan terdapat hubungan jenis kelamin dengan tingkat PTSD dengan p value 0,014. Disarankan perlu adanya intervensi dalam mengatasi stres pasca terjadinya bencana untuk meningkatkan kesehatan mental masyarakat. Kata Kunci: Karaktersitistik Individu, Penyintas Covid-19, Covid-19.
Efektfitas Promosi Kesehatan tentang Menarche dengan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Haid Pertama Siswi SMPN 4 Bekasi Kolekta, Kornelia; Mulyanto, Tatag
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10718

Abstract

ABSTRACT Menarche in young women can cause anxiety, many teenagers view menarche as a scary thing because menarche will cause discomfort, pain, dizziness and so on. The psychological symptom that is mecolic at menarche is a strong anxiety by the desire to reject this psychological process. This is to find out the use of leaflet media as a media counseling on the effectiveness of health promotion about the level of menarche with the level of anxiety in dealing with first menstruation. This research method is quantitative analytic using pre-experimental method with paired T-test analytic test, with one group pre-test posttest research design, sampling method using sample clusters and respondents as many as 30 respondents. The research location was conducted at SMPN 4 Bekasi. Analysis test with Paired T-test showed that there was a sample of 30 respondents (N = 30) obtained data that T-Count (28.383) > T-table (0.711) and the p value (0.11) < alpha value (0 .05) which is stated to accept the hypothesis. The counseling program that has been carried out at SMPN 4 Bekasi helps students understand the effectiveness of health promotion about menarche with anxiety levels in dealing with first menstruation. Keywords: Menarche  ABSTRAK Menarche pada remaja putri dapat menimbulkan kecemasan banyak remaja memandang menarche adalah hal yang menakutkan karena menarche akan menimbulkan ketidaknyaman, sakit, pusing dan sebagainya. Gejala psikologis yang mecolik pada menarche adalah kecemasan yang kuat oleh keinginan untuk menolak proses psikologis tersebut.  Ini adalah untuk mengetahui penggunaan media leaflet sebagai media penyuluhan terhadap efektifitas promosi kesehatan tentang tingkat menarche dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi haid pertama. Metode penelitian ini adalah kuantitatif analitik menggunakan metode pre-Eksperimental dengan uji analitik paired T-test , dengan desing penelitian one graup pre test-posttest, metode pengambilan sampel menggunakan cluster sampel dan responden sebanyak 30 responden. Lokasi penelitian di lakukan SMPN 4 Bekasi. Uji  Analisis  dengan Paired T- test  menunjukan bahwa adanya jumlah sampel 30 responden (N=30) di dapatkan data bahwa T- Hitung (28,383) > T-tabel (0,711) dan nilai p Valuenya (0,11) < nilai alpha (0,05) yang dinyatakan menerima hipotesis. Program penyuluhan yang telah dilakukan di SMPN 4 Bekasi membantu siswi dalam memahami Efektifitas promosi kesehatan tentang menarche dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi haid pertama. Kata Kunci: Menarche
Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Perilaku Seksual Remaja Mahmud, Dea Octaviani; Risdiana, Rani
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i10.10912

Abstract

ABSTRACT Reproductive health is a state of complete physical, mental and social well-being and not only free from disease or disability, but also in everything related to the reproductive system and its functions and processes. The purpose of conducting this study was to determine the effect of reproductive health education on sexual behavior in adolescents at Smk Bisnis Dan Tekonologi Bekasi. Data collection by distributing questionnaire sheets, this research design is descriptive with a cross sectional approach. Based on the results of Bivariate Analysis  with paired T-test with a sample of 36 respondents (N = 36) data were obtained that T-Count (23.854) > T-table (0.462) and p-Value value (0.000) < alpha value (0.05) which means based on the hypothesis that Ha was accepted and Ho was rejected, it can be concluded that there are differences in respondents' sexual behavior before and after being given health education about the reproductive system carried out in SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi in 2023. From the results of this study, it is hoped that all adolescents of SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi can change behavior better and stay away from negative environments.  ABSTRAK Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang utuh dan bukan hanya bebas dari dari penyakit atau kecacatan, tetapi juga dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi serta fungsi dan prosesnya.  Tujuan dalam melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual pada remaja di Smk Bisnis Dan Tekonologi Bekasi. Pengambilan data dengan menyebarkan lembar kuesioner, desain penelitian ini adalah deskriktif dengan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil Analisis Bivariat dengan paired T-test dengan jumlah sampel 36 responden (N=36) didapatkan data bahwa T-Hitung (23,854) > T-tabel (0,462) dan nilai p-Valuenya (0,000) < nilai alpha (0,05) yang berarti berdasarkan hipotesa bahwa Ha diterima dan Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa ada  perbedaan pada perilaku seksual responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang sistem reproduksi yang dilakukan di SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi tahun 2023. Dari hasil penelitian ini, diharapkan bagi seluruh remaja SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi untuk dapat merubah perilaku lebih baik dan menjauhi lingkungan yang negatif.

Page 41 of 158 | Total Record : 1573


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue