cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM MANAJEMEN PERBEKALAN KESEHATAN RSJ SWASTA DALAM MENDUKUNG PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT Nathasya, Diva Aulia; Purba, Elsa Safitri; Effend, Khairunnisa; Siregar, Mega Rahmadani; Siregar, Zahwatul Hasanah; Hasibuan, Indah Doanita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3024

Abstract

Rumah sakit jiwa memiliki peran kritis dalam pelayanan kesehatan mental, namun sering menghadapi tantangan dalam manajemen perbekalan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem manajemen perbekalan kesehatan di Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa Tuntungan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan strategi peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tiga informan kunci: dokter spesialis, perawat, dan staf farmasi. Data dianalisis secara tematik dengan menggunakan metode triangulasi dan member check untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen perbekalan kesehatan rumah sakit memiliki mekanisme proaktif, seperti pemesanan obat H-7 sebelum stok habis dan evaluasi medis berkala. Faktor pendukung utama mencakup koordinasi internal yang baik, sistem pemesanan terencana, dan evaluasi konsisten. Namun, terdapat sejumlah faktor penghambat signifikan, termasuk keterbatasan variasi obat akibat regulasi BPJS, ketidakpastian pasokan obat, dan proses pembayaran yang lambat. Mental hospitals have a critical role in mental health services, but often face challenges in the management of health supplies. This study aims to evaluate the effectiveness of the health supply management system at Bina Karsa Tuntungan Mental Hospital to identify strengths, weaknesses, and strategies to improve service quality. The research uses a qualitative approach with purposive sampling techniques. Data collection was carried out through in-depth interviews and direct observation of three key informants: specialist doctors, nurses, and pharmacy staff. The data was analyzed thematically using the triangulation and member check methods to ensure validity. The results of the study show that the hospital health supply management system has a proactive mechanism, such as ordering H-7 drugs before they run out of stock and periodic medical evaluations. Key supporting factors include good internal coordination, a planned booking system, and consistent evaluation. However, there are a number of significant inhibiting factors, including limited drug variety due to BPJS regulations, uncertainty in drug supply, and slow payment processes. study, conclusion. Written in 1 paragraphKeywords : Effectiveness, supply management, mental hospital, logistics system
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN STATUS IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG MEGANG Yanti, Martina Fevi; Afrika, Eka; Handayani, Sri; Aquari, Bina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3026

Abstract

Imunisasi yang tidak lengkap pada anak merupakan masalah yang sangat penting di Indonesia dan merupakan prioritas dalam ketercapaian Sustainable Development Goals (SDG’s), sebagai bagian dalam program penurunan angka kematian pada bayi yang dapat dicegah diantaranya dengan imunisasi. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan antara pengetahuan ibu, sikap ibu dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar di wilayah Kerja Puskesmas Gunung Megang tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross  sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi yang berusia 9-18 bulan yang berkunjung di Puskesmas Gunung Megang berjumlah 95 responden. Seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil analisa univariat didapat dari 95 responden terdapat 76 responden (80,0%) yang memberiakan imunisasi dasar secara lengkap dan yang tidak lengkap berjumlah 19nresponden (20,0%). Hasil uji statistik chi-square variable pengetahuan didapatkan ρ value = 0,001, variable sikap didapatkan ρ value = 0,041 dan variable dukungan keluarga didapatkan ρ value = 0,007 lebih kecil dari α=0,05 menunjukkan ada hubungan yang bermakna pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Gunung Megang.Kata Kunci: Imunisasi Dasar, Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga
PENGARUH MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI EKSKLUSIF Ningsih. I, Dewi Aprilia; Supriyanto, Gatot; Maiseptya Sari, Ruri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3188

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) diberikan pada bayi baru lahir sampai 6 bulan tanpa makanan serta minuman lain, kecuali vitamin, dan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experiment (the one group pretest  posttest only design). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III pada bulan Oktober-November 2023 di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu yang berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 31 orang ibu hamil. Sebelum dilakukan analisis peneliti melakukan uji normalitas data menggunakan Kolmogorov Smirnov. Data yang diperoleh selanjutnya, diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan analsis uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini adalah: Sebelum dilakukan edukasi dengan media leaflet dari 31 responden terdapat 13 responden mempunyai pengetahuan kurang, sebanyak 13 responden mempunyai pengetahuan cukup dan 5 orang mempunyai pengetahuan baik, dan Setelah dilakukan edukasi dengan media leaflet menunjukan bahwa dari 31 responden terdapat seluruh responden mempunyai pengetahuan baik. Ada pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang Asi Ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Kepada puskesmas Sawah Lebar diharapkan agar sering dilakukan pemberian edukasi kepada ibu hamil terkait Asi Ekslusif. Kata Kunci : Leaflet, Pengetahuan, ASI Eksklusif
PERAN STRATEGIS HUKUM KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN PERLINDUNGAN HAK PASIEN DI INDONESIA Rifki, Rifki
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3001

Abstract

Hukum kesehatan memainkan peran penting dalam sistem kesehatan, berfungsi untuk melindungi hak pasien dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Di Indonesia, meskipun perkembangan hukum kesehatan telah menunjukkan kemajuan, masih terdapat berbagai tantangan yang menghambat implementasinya secara efektif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis hukum kesehatan dalam konteks penyampaian layanan kesehatan dan perlindungan hak pasien, serta mengidentifikasi tantangan yang ada dan solusi potensial.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data dari berbagai sumber, termasuk literatur hukum, kebijakan kesehatan, dan wawancara dengan praktisi kesehatan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun terdapat regulasi yang mendukung perlindungan hak pasien, banyak individu dan profesional kesehatan yang kurang memahami hukum kesehatan. Selain itu, kompleksitas birokrasi dan kurangnya koordinasi antar lembaga menjadi hambatan signifikan dalam implementasi hukum kesehatan.Untuk mengatasi tantangan ini, artikel ini merekomendasikan peningkatan pendidikan dan sosialisasi mengenai hukum kesehatan bagi masyarakat dan profesional kesehatan. Selain itu, perbaikan regulasi dan kebijakan kesehatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat juga diperlukan. Kolaborasi antara pemerintah, institusi kesehatan, dan masyarakat sipil sangat penting untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik.Dengan demikian, hukum kesehatan tidak hanya berfungsi sebagai alat regulasi tetapi juga sebagai instrumen untuk memastikan perlindungan hak pasien dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan hukum kesehatan di Indonesia dan mendorong penelitian lebih lanjut di bidang ini. Kata Kunci : Hukum Kesehatan, Perlindungan Hak Pasien, Kualitas Layanan Kesehatan, Indonesia, Kebijakan Kesehatan
PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN KLIEN MENGONTROL HALUSINASI Rahayuningrum, Dwi Christina; Apriyeni, Emira; Patricia, Helena
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3099

Abstract

ABSTRAK  Penderita skizofrenia meningkat setiap tahunnya diperkirakan 2-3% diantaranya mengalami halusinasi dengan gejala mengalami kehilangan kontrol dalam diri yang ditandai dengan panik dan perilakunya sulit untuk dikendalikan. Untuk memperkecil dampak yang ditimbulkan perlu dilakukan penanganan salah satunya dengan terapi aktifitas kelompok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi aktifitas kelompok terhadap kemampuan klien mengontrol halusinasi di Yayasan Pelita Jiwa Insani Kota Padang. Desain penelitian quasi eksperimental one group pre post test design. Penelitian dilaksanakan di Yayasan Pelita Jiwa Insani dengan populasi seluruh klien gangguan jiwa yang mengalami halusinasi di Yayasan Pelita Jiwa Insani berjumlah 87 orang, teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan kriteria inklusi klien berjenis kelamin laki-laki dan menjalani rehabilitasi minimal 2 bulan dengan diagnosa halusinasi yang berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan. rata-rata kemampuan responden mengontrol halusinasi sebelum dilakukan terapi aktivitas kelompok adalah 8.3 dan rata-rata kemampuan responden mengontrol halusinasi sebelum dilakukan terapi aktivitas kelompok adalah 12.3. Hasil uji statistik Paired T-test terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian terapi aktivitas kelompok dengan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi p-value = 0,000. Disarankan perawat petugas di Yayasan dapat melaksanakan Terapi Aktivitas Kelompok secara rutin kepada pasien yang mengalami halusinasi. Kata Kunci : Halusinasi,; Terapi Aktivitas Kelompok; Skizofrenia; Rehabilitasi  ABSTRACTSchizophrenia sufferers increase every year, an estimated 2-3% of whom experience hallucinations with symptoms of loss of self-control, characterized by panic and behavior that is difficult to control. To minimize the impact, treatment needs to be done, one of which is group activity therapy. The aim of this research was to determine the effect of group activity therapy on clients' ability to control hallucinations at the Pelita Jiwa Insani Foundation, Padang City. Quasi experimental research design, one group pre post test design. The research was carried out at the Pelita Jiwa Insani Foundation with a population of all clients with mental disorders who experienced hallucinations at the Pelita Jiwa Insani Foundation totaling 87 people, the sampling technique was purposive sampling with the inclusion criteria of clients being male and undergoing rehabilitation for at least 2 months with a diagnosis of hallucinations. totaling 10 people. The research results show. The average ability of respondents to control hallucinations before group activity therapy was 8.3 and the average ability of respondents to control hallucinations before group activity therapy was 12.3. The results of the Paired T-test statistical test showed a significant influence between the provision of group activity therapy and the patient's ability to control hallucinations, p-value = 0.000. It is recommended that nurse staff at the Foundation carry out Group Activity Therapy regularly for patients who experience hallucinations. Keywords: Hallucinations; Group Activity Therapy; Schizophrenia; Rehabilitation
Efektifitas Terapi Relaksasi Genggam Jari dan Napas Dalam untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Wibowo, Destamaya Sholina; Waliyanti, Ema
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3066

Abstract

ABSTRAK  Seiring bertambahnya usia pada individu, semakin beragam penyakit yang menyertainya. Salah satunya adalah hipertensi. World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa 1,28 miliar orang dewasa di dunia dengan usia 30 hingga 79 tahun terkena hipertensi. Kejadian ini akan terus meningkat setiap tahunnya jika tidak dikendalikan. Pada penderita hipertensi terdapat 2 pengobatan yaitu farmakologi dan non farmakologi. Salah satu penanganan non farmakologi dalam penurunan tekanan darah yaitu terapi relaksasi genggam jari yang dikombinasikan dengan napas dalam. Penelitian ini menggunakan analisis kasus. Sebanyak 2 lansia penderita hipertensi menjadi responden dalam penelitian ini. Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu Sphygmomanometer digital dan lembar dokumentasi. Pengambilan data dilakukan sebelum dan setelah pemberian terapi yang diberikan selama 30 menit dalam 6 hari. Penelitian ini membuktikan jika terapi relaksasi genggam jari dan napas dalam efektif menurunkan tekanan darah pada lansia. Kata kunci: Genggam jari; napas dalam; hipertensi; lansia  
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH PRAKEHAMILAN DAN LINGKAR LENGAN ATAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IKUR KOTO KOTA PADANG Putri, Aisyah; Pasalina, Putri Engla
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3239

Abstract

World Health Organization (WHO)  melaporkan bahwa 40% wanita hamil di seluruh dunia menderita anemia pada tahun 2021. Indeks Massa Tubuh (IMT) prakehamilan dan Lingkar Lengan Atas (LILA) yang abnormal merupakan faktor resiko anemia masa kehamilan.Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan IMT prakehamilan dan lila dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas ikur koto kota padang tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang berjumlah 85 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data menggunakan uji chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara IMT prakehamilan dengan kejadian anemia  ( p = 0,000 ) dan  terdapat hubungan antara LILA dengan kejadian anemia( p = 0,000 )Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara IMT prakehamilan dan LILA dengan kejadian anemia pada ibu hamil.Kata kunci :Anemia; IMT; LILA
HUBUNGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIPARA TM III DALAM MENGHADAPI PERSALIANAN Sari, Nela Novita; Maifita, Yesi; Fitri Yanti, Nina Surya; Armalini, Rika
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3077

Abstract

Kecemasan pada ibu hamil primigravida yang berada pada trimester III sering terjadi menjelang persalinan, yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan emosional ibu. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di TPMB Bdn. Yenita, S.Tr.Keb, Talago Sariak. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil primigravida trimester III yang berkunjung ke TPMB Bdn. Yenita, S.Tr.Keb, Talago Sariak pada tahun 2024 sebanyak 50 orang dengan penentuan sampel 32 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat dukungan keluarga dan tingkat kecemasan ibu hamil. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi-square untuk menentukan hubungan antara dukungan suami dan kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III (p < 0,05) p=0.025. Ibu hamil yang mendapatkan dukungan keluarga yang baik cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dalam menghadapi persalinan dibandingkan dengan mereka yang tidak menerima dukungan keluarga yang memadai. Kesimpulannya adalah Dukungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan. Oleh karena itu, sarannya adalah peran keluarga, terutama dalam memberikan dukungan emosional, informasi, dan dukungan fisik, sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu hamil selama masa kehamilan hingga persalinan.
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Desweni, Erin
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3170

Abstract

Secara global, stunting menjadi salah satu tujuan dari Sustainable Development  Goals (SDGs). Indonesia berproses mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs ke-2 yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik, dan mendukung pertanian berkelanjutan. Target yang termasuk di dalamnya adalah penanggulangan masalah stunting yang diupayakan menurun pada tahun 2025. Stunting patut mendapat perhatian lebih karena dapat berdampak bagi kehidupan anak sampai tumbuh besar, terutama risiko gangguan perkembangan fisik dan kognitif apabila tidak segera ditangani dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian literatur sistematis tentang faktor risiko stunting pada balita di Indonesia, khususnya riwayat BBLR, Asupan nutrisi dan Asi eksklusif. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka sistematis dalam penelitian ini dengan tujuan mengumpulkan, menganalisis, mengintegrasikan, dan menyajikan data dari berbagai penelitian yang dipilih. Protokol dan evaluasi tinjauan pustaka sistematis dalam penelitian ini menggunakan metode PRISMA untuk menyeleksi artikel penelitian yang telah ditentukan. Berdasarkan penelusuran menggunakan database PubMed, Proques, dan Central serta berdasarkan hasil screening dengan tiga validator, diperoleh 15 (Lima Belas) artikel yang layak untuk ditinjau.Menurut temuan dari tinjauan literatur sistematis, Riwayat BBLR, asupan nutrisi, Asi eksklusif, Genetik, Pendidikan, Pendapatan, Penyakit Infeksi, Paritas beresiko menyebabkan stunting pada anak. Semua variabel ini telah berkontribusi terhadap pemberian ASI eksklusif sesuai dengan setting penelitian yang direview oleh Peneliti. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh fasilitas kesehatan dan instansi yang berwenang untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya stunting.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA Nurhayati, Yustina Tri; Afrika, Eka; Anggraini, Arie; Amalia, Rizki
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3067

Abstract

ABSTRAKMobilisasi dini post sectio caesarea (SC) dapat menurunkan risiko infeksi, perdarahan abnormal dan sub-involusi. Infeksi dan perdarahan merupakan salah satu penyebab langsung kematian ibu pada masa nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, motivasi, dan tingkat nyeri dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada Ibu post SC di Charitas Hospital Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu nifas yang melahirkan secara SC di Ruang Rawat Inap Paviliun Maria Charitas Hospital Palembang. Sampel berjumlah 88 orang diambil dengan teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistic chi square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa dari 88 responden, ibu nifas post SC yang melakukan mobilisasi dini sebanyak 54 responden (61,4%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,041), dukungan keluarga (p-value 0,010), motivasi (p-value 0,000), dan tingkat nyeri (p-value 0,010) dengan mobilisasi dini post SC di Charitas Hospital Palembang Tahun 2024. Saran agar tetap diberikan edukasi dan dukungan kepada ibu nifas post sectio caesarea tentang pentingnya melakukan mobilisasi dini sehingga dapat mencegah terjadinya resiko komlpikasi akibat kurangnya mobilisasi dini post SC.