cover
Contact Name
Riswanto
Contact Email
sangsurya338@gmail.com
Phone
+6285838335446
Journal Mail Official
sangsurya338@gmail.com
Editorial Address
l. KH Dewantara No.116 Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro – Lampung Telpon : 0725 42445. (Hp. 085838335446)
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : 28279654     EISSN : 2597484X     DOI : http://dx.doi.org/10.24127/sss.v5i1.1474
Focus and Scope of the articles published in SINAR SANG SURYA: Journal of Research-based Community Service such as Community Empowerment, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, Community Development. The partner community can be in the form of productive partners or non-productive partners
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 342 Documents
Penerapan Good Manufacturing Practice Pada UMKM Bakery dan Cookies Melalui Revitalisasi Prosedur Sanitasi Wahyuni, Atik; Budiandari, Rahmah Utami; Hudi, Lukman
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3465

Abstract

Penerapan GMP ini seringkali diabaikan penerapannya oleh industri, oleh sebab itu pemerintah membuat peraturan dalam surat kementrian kesehatan RI No.23/MEN.KES/SKJ/1978, dimana dalam peraturan tersebut dijelaskan tentang pedoman ataupun cara memproduksi makanan dan minuman yang baik dan benar. Somwang et al. (2013), menyatakan aspek GMP dalam penanganan makanan terdiri dari pekerja, produksi makanan, pemeliharaan, bangunan dan fasilitas, peralatan, dan sanitasi. Fasilitas pembersihan lingkungan, bangunan dan pencucian peralatan pada pembuatan bakery and cookies ini minimal harus tersedia alat seperti sapu, sikat, pel dan kain lap, dilengkapi tempat sampah yang tertutup serta tempat pencucian standar industri makanan. Permasalahan mitra UMKM bakery and cookies di desa Sumorame kabupaten Sidoarjo ini adalah belum adanya peralatan pembersihan yang memadai baik itu untuk pembersihan peralatan memasak dan juga peralatan pembersihan lokasi sekitar produksi dan Tempat pembersihan belum memenuhi Good Manufacturing Practice, hal ini dapat dilihat dari area kitchen sink yang masih menggunakan bak plastik (ember) yang di tambahkan kran dan tidak ada pipa saluran pembuangan. Adapun hasil dari dilakukannya pengabdian ini adalah berupa penyediaan alat kitchen sink untuk pembersihan peralatan serta tersedianya standar operasional prosedur untuk pembersihan peralatan. 
Optimalisasi Pemetaan Wilayah Pedesaan di Kota Raman Menggunakan ArcGIS: Studi Kasus Implementasi Sistem Informasi Geografis Zannah, Miftahul -
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3352

Abstract

Pemetaan wilayah desa Kota Raman menjadi fokus penting dalam pengembangan dan pengolahan wilayah, karena pemetaan yang akurat dapat membantu mengidentifikasi potensi serta masalah yang ada di wilayah tersebut. Namun, pemetaan wilayah pedesaan seringkali kompleks dan memakan waktu. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan alat yang dapat mempermudah dan mempercepat proses pemetaan. Salah satu alat yang efektif adalah Sistem Informasi Geografis (SIG), yang memungkinkan pengolahan, analisis, dan manajemen data geografis. ArcGIS adalah prangkat lunak (software) yang digunakan dalam pengimplementasian SIG, memungkinkan analisis data dan pengolahan geografis dengan efisien. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemetaan wilayah pedesaan di Desa Kota Raman dengan menggunakan ArcGIS, serta menganalisis manfaat penggunaannya. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini mengumpulkan dan mengolah data menggunakan ArcGIS. Hasilnya adalah peta administrasi desa dengan informasi tentang batas wilayah administrasi desa, dusun, RT, jaringan jalan, sarana, prasarana, pertanian, dan irigasi.
Pemberdayaan Peningkatan Kemampuan Berwirausaha Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-Usmaniyah Keripik Ampas Tebu Sachiips Herdiyanti, Azzahra Putri; Anwar, Muhadjir
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3966

Abstract

Pondok pesantren sering menghadapi tantangan dalam mengembangkan kemandirian ekonomi santri akibat keterbatasan sumber daya dan akses terhadap pelatihan kewirausahaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Usmaniyah bertujuan untuk memberdayakan santri dalam bidang kewirausahaan melalui inovasi produk keripik ampas tebu yang di beri nama “Sachiips”. Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan santri dalam tiga aspek utama yaitu produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, sosialisasi dan implementasi praktik langsung. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa santri mampu memproduksi keripik yang berkualitas, memahami strategi pemasaran yang efektif, serta mengelola keuangan usaha dengan baik. Pemberdayaan ini tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi santri tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal. Dengan demikian, program pemberdayaan kewirausahaan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Usmaniyah menjadi model bagi pesantren lain dalam menciptakan generasi wirausaha yang mandiri dan inovatif.
PENERAPAN IPTEKS DAN PERLUASAN JEJARING BISNIS OLEH-OLEH BERBASIS DIGITAL Suhendri, Suhendri; Semiaji, Semiaji; Handayani, Siti; Amalia, Riski; Fahmi, Muhammad Arizal; Septiani, Anisah; Nobilis, Marchel; Salsabila, Auliya; Zhahri, Zhahri; Siswanto, S.E., M.M., Tito
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.4034

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Jakarta di Vitanas Pemalang pada bulan September hingga Desember 2024 bertujuan untuk memperkenalkan dan memanfaatkan media online dalam memperluas pemasaran produk oleh – oleh hasil olahan nanas madu yang ada di Vitanas Pemalang. Tema yang diangkat dalam program ini adalah "Penerapan Ipteks Dan Perluasan Jejaring Bisnis Oleh-Oleh Berbasis Digital". Kegiatan ini melibatkan tiga komponen utama: pelatihan digital marketing, pembuatan konten promosi, dan pembuatan akun online shop. Dengan memanfaatkan berbagai platform digital, diharapkan Vitanas Pemalang dapat memperluas pasar mereka, meningkatkan brand awareness, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.Hasil pelaksanaan KKN ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam digital marketing dan pengelolaan toko online, serta pemahaman yang lebih baik dalam pembuatan konten promosi yang menarik. Diharapkan, pelaku UMKM dapat lebih mandiri dan efisien dalam memasarkan produk mereka melalui media online, yang akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi lokal di Pemalang.
Peran Foto Produk Sebagai Media Promosi Untuk Meningkatkan Volume Penjualan Produk UMKM Desa Sumber Gede Septiana, Fina; Kurniawan, Erik
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3315

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat melibatkan UMKM Telogo Wungu untuk meningkatkan proses pemasaran, terutama melalui peningkatan kualitas foto produk. Melalui metode survei, observasi, wawancara, dan diskusi, dilakukan pembimbingan untuk menghasilkan foto produk yang menarik dan memperkuat identitas UMKM. Hasilnya, terdapat peningkatan signifikan pada kualitas dan estetika foto produk, memungkinkan pemasaran lebih efektif melalui e-commerce dan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram. Ini membantu meningkatkan nilai produk dan memudahkan konsumen memahami produk melalui iklan berbasis gambar. Melalui bimbingan intensif, UMKM Telogo Wungu dapat memperbarui foto produk mereka, menghasilkan daya tarik visual yang lebih besar. Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat juga memberikan pelatihan kepada UMKM Telogo Wungu tentang teknik pemasaran melalui media sosial dan e-commerce. Hal ini membantu UMKM untuk memahami strategi pemasaran yang efektif, termasuk penggunaan kata kunci yang relevan dan optimalisasi konten untuk meningkatkan visibilitas online mereka. Dengan demikian, UMKM dapat menjangkau lebih banyak pelanggan potensial dan meningkatkan penjualan mereka secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk menjalin kemitraan dengan influencer atau komunitas online yang dapat membantu meningkatkan eksposur produk mereka. Dengan cara ini, UMKM Telogo Wungu dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara keseluruhan. Dengan adanya bimbingan intensif dan pelatihan yang diberikan, UMKM Telogo Wungu dapat melihat peningkatan dalam interaksi dengan pelanggan mereka, baik melalui komentar, like, atau pembelian langsung melalui platform online. Hal ini membuktikan efektivitas dari kegiatan pengabdian masyarakat dalam membantu UMKM meningkatkan kehadiran mereka secara digital dan mengoptimalkan potensi penjualan mereka secara online.Kata Kunci : UMKM,Promosi,Foto Produk
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN, MARKETING MIX DAN INOVASI PANGAN LOKAL OLAHAN IKAN LELE SEBAGAI PENGUATAN GIZI PENCEGAH STUNTING Marlisa, Lusi; Puri, Lilian Mega; Darmawan, Syaifudin Latif
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3511

Abstract

Permasalahan yang ditemui di kalangan ibu-ibu wali murid di TK ABA Purwoasri Metro Utara adalah sebagian besar merupakan ibu-ibu rumah tangga yang kurang memiliki pemahaman tentang stunting dan kewirausahaan. Bahwa sebetulnya, kegiatan kewirausahaan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Kewirausahaan hanya membutuhkan ide dan kreatifitas untuk memulai. Salah satunya dengan menggunakan produk pangan lokal seperti ikan lele, yang bisa dijangkau dengan harga murah dan terjamin kadar gizinya. Ketidaktahuan masyarakat akan manfaat wirausaha menggunakan produk pangan lokal yang bisa digunakan untuk meningkatkan keuangan keluarga, membuat tim pengabdi memberi solusi melalui pelatihan kewirausahaan, marketing mix dan inovasi pangan lokal olahan ikan lele sebagai penguatan gizi pencegah stunting, Mitra kegiatan ini adalah ibu ibu wali murid TK Aisyiyah Purwoasri Metro Utara sebanyak 20 orang, dimana sebagian besar memiliki balita dan tinggal di satu kelurahan. Melalui hasil observasi, banyak sekali ditemukan usaha ikan lele di sekitaran perumahan masyarakat, sehingga bisa dikatakan ikan lele sebagai produk pangan lokal. Selain itu, sebagian besar ibu-ibu adalah ibu rumah tangga. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk pelatihan kewirausahaan melalui pengolahan pangan lokal ikan lele sebagai penguatan gizi pencegah stunting dan juga melatih ilmu pemasaran marketing mix kepada peserta sebagai dasar memulai berwirausaha. Kegiatan ini dilakukan kurang lebih selama 2 bulan, yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diharapkan adalah minat berwirausaha dan pemahaman strategi pemasaran marketing mix serta inovasi pangan lokal olahan ikan lele untuk meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus peningkatan gizi pencegah stunting. 
PELATIHAN PENGGUNAAN SISTEM RUNNING TEXT BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK PENGUMUMAN DAN INFORMASI SEKOLAH Susanto, Ferry; Rohmah, Aida; Yuntriani, Yuntiani
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3661

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pegabdian Masyarakat Pemula dengan judul Pelatihan Penggunaan Sistem Running Text berbasis Internet Of Thins (IoT) untuk  pengumuman dan informasi  bagi siswa siswi guru dan staff di SMA Bhayangkari bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada siswa siswi staff dan guru tentang penggunaan Internet Of Thins (IoT) di sekolah. Sekolah ini dipilih karena mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan teknologi di tingkat sekolah, Meskipun ada kendala dalam pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan perangkat Internet Of Thins (IoT) tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan teknologi informasi di lingkungan Sekolah, Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan efisiensi dan efektivitas pengetahuan tentang Penggunaan Sistem Running Text berbasis Internet Of Thins (IoT) untuk  pengumuman dan informasi sekolah menggunakan aplikasi android yang terhubung dengan wirelles Fidelity (Wifi) di tingkat sekolah, serta peningkatan keterampilan teknologi informasi. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan menggunakan aplikasi android dalam mengatur running text. Metode yang digunakan yaitu metode pelatihan pendekatan metode ini yaitu tim mengadakan pendampingan dan pelatihan dengan praktik dan simulasi. Luaran yang ingin dicapai yaitu: siswa siswi staff dan guru dapat menguasai aplikasi Internet Of Thins (IoT) seperti menggunakan running text.Kegiatan ini dilakukan di aula SMA Bhayangkari, dihadiri oleh Kepala Sekolah Guru Staff serta Siswa Siswi SMA Bhayangkari Kotabumi Lampung Utara.
PELATIHAN ECOENZYM DAN BIOPORI SEBAGAI ALTERNATIF P5 YANG BERORIENTASI PADA SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DI SMA MUHAMMADIYAH PEKALONGAN Kusumawati, Fitri Palupi; Farida, Nurul; Subadi, Achyani; Lepiyanto, Agil
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3522

Abstract

This project aims to increase students' understanding of Pancasila values and encourage the implementation of the concept of Sustainable Development Goals (SDGs) in the school environment. The method for implementing the service program is carried out through four main stages. The planning stage includes notification and permission to partner schools, technical coordination, and socialization of waste utilization. Next are the implementation stage, evaluation stage and reflection stage.This program succeeded in increasing the understanding and skills of class X students in processing organic waste through making ecoenzymes and biopores. The activities carried out between March and May 2024 involve intensive outreach, training and mentoring by a team of service members and students from various study programs. Evaluation shows that most students have a good understanding of materials, manufacturing processes, and the benefits of ecoenzymes and biopores. The average score for students' understanding of ecoenzymes reached 87.06, while their understanding of biopores was 84.80. These results show the effectiveness of demonstration and practice methods in increasing students' awareness of organic waste management and supporting SDGs goals. Students also showed high enthusiasm in carrying out this project, which has the potential to be implemented as a sustainable lifestyle.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Berbasis Komunitas: Menjadikan Lingkungan di Kecamatan Metro Utara yang Lebih Bersih dan Sehat Refai, Refai; Zen, Suharno; Darmawan, Syaifudin Latif; Wibowo, Satrio Budi
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3627

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan masyarakat, terutama anggota Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Metro Utara tentang pentingnya mengelola sampah dengan baik. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyelenggaraan seminar dan workshop pemanfaatan sampah buangan rumah tangga. Pada kegiatan seminar tersebut, para peserta diajak mengenali jenis-jenis sampah sisa pembuangan rumah tangga, bahaya lingkungan, dan kemudian dilanjutkan dengan workshop pemanfaatan sampah plastik daur ulang botol plastik bekas air mineral yang mudah ditemukan di banyak tempat. Luaran dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan menghasilkan produk daur ulang yang bernilai ekonomis. Meskipun masih ada orang yang membuang sampah sembarangan, tapi program ini membantu meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penanganan masalah sampah ini dapat dilakukan secara gotong-royong bersama masyarakat melalui komunitas dengan membentuk kelompok pengelola bank sampah yang nantinya juga dapat berdampak positif pada perekonomian masyarakat. Meskipun ada tantangan seperti masalah dana dan partisipasi masyarakat, tapi ada peluang untuk mengembangkan program ini lebih lanjut melalui inovasi dan kemitraan. Program ini merupakan langkah awal yang penting untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah secara baik dan memberdayakan ibu-ibu anggota Aisyiyah Metro Utara untuk dapat menambah income keluarga dengan membuat barang-barang kerajinan dari sampah daur ulang.
PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA KONVEKSI RUMAH: TEKNIK PEMISAHAN KEUANGAN USAHA DAN KEUANGAN PRIBADI DI JURANGMANGU,TANGERANG SELATAN Wicaksono, Haryo; Aditya, Michael Khrisna; Asmaniati, Fetty
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3713

Abstract

Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan pemahaman pelaku usaha konveksi di Jurangmangu mengenai pentingnya memisahkan keuangan usaha dari keuangan pribadi. Kegiatan ini berlangsung di Kampus Institut Pariwisata Trisakti dengan 10 peserta. Metode penyuluhan meliputi identifikasi masalah, penjelasan pentingnya pemisahan keuangan, teknik praktis, dan manfaatnya, serta sesi penyuluhan dengan narasumber berpengalaman. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan tentang pemisahan keuangan usaha dan pribadi diterima dengan sangat baik dan dianggap efektif. Evaluasi kegiatan mencerminkan pemahaman dan kepuasan tinggi terhadap materi, serta keberhasilan penyuluhan dalam memberikan wawasan praktis tentang pemisahan keuangan. Kesimpulan dari PKM ini menunjukkan bahwa peserta merasa informasi yang diberikan relevan dan bermanfaat, serta meningkatkan keyakinan mereka dalam mengelola keuangan usaha secara terpisah dari keuangan pribadi, yang berdampak positif pada pengelolaan keuangan usaha kecil.