cover
Contact Name
Putu Doddy Heka Ardana
Contact Email
doddyhekaardana@unr.ac.id
Phone
+62361-467533
Journal Mail Official
gradien.ft@unr.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Ngurah Rai - Padma, Penatih, Denpasar Timur
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Teknik Gradien
Published by Universitas Ngurah Rai
ISSN : 20852932     EISSN : 27970094     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Teknik Gradien adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai. Hal ini bertujuan untuk memediasi dan mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang teknik sipil dan perancangan, dimana pembaca jurnal diharapkan dari peneliti / ilmuwan teknik sipil, peneliti / ilmuwan bidang perencanaan (Arsitektur), mahasiswa di bidang terkait, insinyur, dan praktisi di bidang ini. Jurnal Teknik Gradien menerbitkan jurnal dua kali dalam setahun, yaitu April dan dan Oktober. Ini memungkinkan proses publikasi yang lebih ketat dan memungkinkan dewan editorial memperbaiki kinerja jurnal. Jurnal Teknik Gradien menerbitkan artikel ilmiah di bidang teknik sipil dan perancangan, sebagai berikut. - Rekayasa Struktural, - Teknik Sumber Daya Air, - Teknik Transportasi, - Bidang Geoteknik, - Teknik & Manajemen Konstruksi, - Perencanaan Kota - Rekayasa Geospasial dan Geomatika, - Pelabuhan - Heritage Architecture - Building Technology - Urban Design - Architecture and Tourism Planning - Landscape Architecture. Semua makalah yang dikirimkan akan menjalani proses peninjauan Secara umum, Jurnal Teknil Gradien memprioritaskan makalah yang dapat menunjukkan orisinalitas, kebaruan, dan temuan penting yang dapat bermanfaat bagi minat pembaca. Pemeriksaan kesamaan untuk semua kertas yang dikirimkan akan diterapkan untuk memastikan kualitas kertas. Dalam hal ini, dewan redaksi Jurnal Teknik Gradien berkomitmen untuk memungkinkan makalah berkualitas serta berkontribusi di bidang teknik sipil dan perencanaan.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
ANALISA KEHILANGAN AIR ( NON REVENUED WATER ) PADA JARINGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) I Wayan Diasa; I Ketut Soriarta; Ida Bagus Gede Suryawan
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.277

Abstract

Air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup umat manusia.Sejalan dengan pentingnya peranan dan fungsi air minum, perlu direncanakan suatu sistem penyediaan air minum (SPAM).Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Kabupaten Badung merupakan badan usaha milik daerah yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 18/PRT/M/2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum adalah satu kesatuan sistem dari sarana dan prasarana air minum. Berdasarkan data (BPPSPAM, 2015) menunjukkan bahwa Kabupaten Badung memiliki tingkat kehilangan air sebesar 22%. Kehilangan air adalah perbedaan antara volume air yang di distribusikan dengan volume air yang dikonsumsi yang tercatat.Secara garis besar kehilangan air dibagi menjadi dua yaitu kehilangan fisik dan kehilangan non fisik. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data primer yang diambil dan diukur langsung dari lapangan serta data sekunder yang dipakai untuk penunjang penelitian.Lokasi kegiatan Pengendalian Kebocoran (NRW) PDAM Kabupaten Badung adalah di wilayah Kecamatan Mengwi. Luas wilayah administrasi Kecamatan Mengwi adalah 82,00 km2 dengan daerah pelayanan 40,29 km2.Untuk mempermudah kegiatan penelitian pada jaringan distribusi dilakukan pemetaan pipa per segmen dimana menemukan kehilangan tekananan akibat kebocoran pada system jaringan. Dari hasil analisis yang dilakukan di jaringan pipa didapat tidak ada penurunan tekanan yang signifikan di segmen A-B, B-C, C-D, D-E, E-F, sehingga penyebab kebocoran sebesar 22,94% /tahun adalah bias antara biaya produksi sebesar19.165 m3 dengan rekening yang tercatat pada meteran air sebesar 14.901 m3. Sehingga terjadinya selisih pencatatan antara air produksi dengan daftar rekening ditagih sebesar 4.264 m3.. Besarnya kerugian akibat kebocoran pada SPAM adalah Rp. 30.132.289,- /tahun.
PENGARUH FAKTOR PENYEBAB CHANGE ORDER TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KABUPATEN BADUNG Ida Bagus Gede Indramanik; I Komang Alit Astrawan; I Putu Bayu Hendrawan
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 1 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pelaksanaan proyek konstruksi sering terjadi perubahan pekerjaan atau change order. Terjadinya change order pada proyek konstruksi mempengaruhi biaya, waktu dan mutu pekerjaan. Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya change order dan berapa besarnya pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap waktu pelaksanaan proyek. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab dominan change order dan seberapa besar pengaruhnya terhadap waktu pelaksanaan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner terhadap 30 responden yang menjadi sampel penelitian. Analisis dari data yang diperoleh dilakukan dengan analisis pareto, uji statistik, regresi linier sederhana, dan regresi linier berganda. Penyajian hasil analisis dilakukan dengan metode deskripsi, kuantitatif, dan kualitatif. Hasil analisis pareto menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan penyebab change order ialah faktor konstruksi, faktor sumber daya, dan faktor administrasi, dimana faktor konstruksi terdiri dari faktor detail tidak jelas (skor 4,7), faktor ketidaksesuaian gambar dengan keadaan lapangan (skor 4,6), faktor kutipan spesifikasi tidak lengkap (skor 4,4). Untuk faktor sumberdaya terdiri atas faktor keterlambatan pelaksanaan proyek (skor 4,89), dan faktor kurangnya pengalaman kerja (skor 4,8). Sedangkan sub faktor administrasi hanya terdiri atas faktor terhambatnya keuangan kontraktor (skor 4,38). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa pengaruh faktor penyebab change order pada waktu pelaksanaan konstruksi menghasilkan persamaan Y = 165,686 + 0,298X1 + 0,881X2 + 0,22X3, dengan faktor korelasi r = 0,694, yang berarti bahwa faktor konstruksi, faktor sumberdaya, dan faktor administrasi memiliki pengaruh signifikan.
STUDI KELAYAKAN INVESTASI PERUMAHAN WANA AMANDITHA SUBAMIA - TABANAN - BALI Ida Bagus Gede Indramanik; Juniada Pagehgiri; I Made Ariyana
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.279

Abstract

Permintaan akan tempat tinggal yang makin tinggi, merupakan akibat dari pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk. Pengembang selaku penyedia perumahan membuat proyek baru untuk memenuhi permintaan tersebut. Proyek perumahan merupakan bentuk investasi jangka panjang dan padat modal sehingga memerlukan studi kelayakan yang baik untuk mengurangi resiko yang mungkin terjadi. Studi kelayakan finansial pada Perumahan Wana Amanditha, menggunakan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabanan dan PT. Ariyana Property selaku pengembang. Analisa data menggunakan metode Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PBP) dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa jika diasumsikan pada tingkat suku bunga 15% per tahun (Minimum attractive rate of return, MARR 15%) dan Payback Period selama 5 tahun, proyek Perumahan Wana Amanditha tidak layak dilaksanakan. Karena diperoleh nilai Net Present Value sebesar negatif Rp.515.807.400,- (NPV < 0), nilai Benefit Cost Ratio sebesar 0.94 (BCR < 1), nilai Internal Rate of Return sebesar 12.43% (IRR < MARR 15%), nilai Payback Period diperoleh lebih besar dari waktu yang direncanakan (PBP > 5 tahun). Namun jika kondisi biaya turun 10%, pendapatan tetap, dan tingkat suku bunga 15%, proyek layak untuk dilaksanakan. Karena nilai NPV positif, nilai BCR > 1, nilai IRR > MARR, dan nilai PBP < 5 tahun.
KORELASI NILAI UJI KUAT TEKAN KUBUS DENGAN NILAI PANTULAN UJI PALU PADA BETON MENGGUNAKAN AGREGAT DESA TAKARI-TIMOR I Gusti Ngurah Partama; Rani Hendrikus; Dorotheus Agung Mosesda
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.280

Abstract

Untuk mendapatkan hasil pengujian kuat tekan beton dengan hammer test perlu dilakukan kajian untuk melihat korelasi nilai pantulan dengan mutu beton yang akurat dan aktual. Penelitian ini difokuskan untuk beton dengan agregat dari Desa Takari-Timor dengan benda uji kubus sebagai penentu kuat tekan kontrol. Kajian ini dilakukan dengan menyiapkan 3 buah benda uji dalam bentuk kubus 15x15x15 cm untuk masing-masing mutu beton K-175, K-200, K-225, K-250 dan K-300. Pengujian kuat tekan dengan compression testing machine dan hammer test dilakukan pada umur benda uji 28 hari. Kuat tekan beton sesuai hasil compression testing machine dipakai sebagai mutu beton kontrol. Analisis dilakukan dengan membuat korelasi dalam persamaan regresi linear sederhana. Nilai koefesien korelasi r dan koefesien determinasi r2 dihitung untuk dapat melihat seberapa kuat hubungan dan berapa persentase kontribusi variabel bebas (Nilai pantulan palu) menentukan nilai variabel tak bebas (Kuat tekan beton). Hasil penelitian ini menyimpulkan untuk beton yang menggunakan agregat Desa Takari-Timor ditunjukkan dengan suatu persamaan Y = 30,68X – 731,16 dimana X = Nilai rebound, Y = Nilai kuat tekan (kg/cm²), dengan nilai r =0,85 dan r2 = 0,725.
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI PADA PT. JAYA KUSUMA SARANA I Komang Alit Astrawan; Juniada Pagehgiri; I Gede Satya Darma
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.281

Abstract

PT. Jaya Kusuma Sarana telah menerapkan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan baik pada proyek konstruksi pembangunan Hotel Greenhill Jimbaran yang berlokasi di Jalan Batu Meguwung, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Dengan menerapkan program K3 pihak manajemen mengharapkan akan terjadinya peningkatan kinerja karyawan. Peningkatan kinerja karyawan dapat mendukung keberhasilan proyek konstruksi yang sedang dikerjakan perusahaan. Dari hasil studi pustaka diperoleh 6 faktor kebijakan K3 yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu: pekerja konstruksi, peraturan dan prosedur K3, komunikasi pekerja, kompetensi pekerja, keterlibatan pekerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ke enam faktor kebijakan K3 tersebut terhadap kinerja pekerja konstruksi PT. Jaya Kusuma Sarana pada proyek konstruksi pembangunan Hotel Greenhill Jimbaran yang berlokasi di Jalan Batu Meguwung, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pengumpulan data dilakukan melalui survey menggunakan kuesioner. Jumlah sampel penelitian 69 responden. Metode analisis data dilakukan dengan metode regresi berganda yaitu : Melakukan analisis variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) , untuk mengetahui tingkat hubungan dari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja proyek (Y). Faktor-faktor K3 berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pekerja konstruksi sebesar 85,3%, sedangkan faktor-faktor keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang paling berpengaruh terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi adalah faktor X1.2 tentang kesiapan diri pekerja sebelum memulai pekerjaan baik jasmani maupun rohani dengan skala nilai seberar 4,1159.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DAERAH IRIGASI (DI.) TENGKULAK MAWANG PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS.) PETANU DI KABUPATEN GIANYAR Putu Doddy Heka Ardana; I Gusti Made Sudika; I Nyoman Suardika
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.283

Abstract

Daerah Irigasi (DI.) Tengkulak Mawang yang terletak pada Daerah Aliran Sungai (DAS.) Petanu. Pada Daerah Irigasi (DI.) Tengkulak Mawang sering terjadi permasalahan kekurangan air dan tak jarang anggota Subak berdebat memperebutkan air untuk mengairi sawah mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan debit andalan dan kebutuhan air irigasi menggunakan metoda water balance atau keseimbangan air pada Daerah irigasi (DI.) Tengkulak Mawang dan mengetahui rencana tata tanam berdasarkan pola pembagian air irigasi guna mendukung peningkatan produktifitas padi/palawija. Jenis metode penelitian dalam kajian ini adalah penelitian deskriptif yang merupakan penelitian kasus dan penelitian lapangan. Data primer merupakan hasil pengamatan dan wawancara, serta data sekunder adalah data klimatologi, debit, curah hujan, dan data tentang irigasi tersebut. Dari hasil evaluasi debit andalan dan kebutuhan air irigasi pada dengan pola tata tanam padi-padi-palawija, maka diketahui tingginya kebutuhan irigasi berada pada bulan Desember I dan Desember II yaitu 1.22 m3/detik. Pada perhitungan neraca air diketahui bahwa defisit yang tertinggi berada bulan September II yaitu 0,57 m3/detik, sedangkan defisit terendah pada bulan April II yaitu 0,07 m3/detik. Sesuai dengan perbandingan dari data kebutuhan irigasi dan ketersediaan air maka didapati pada bulan bulan Januari I hingga April I, Mei I, Juli II, Oktober I, Nopember I, dan Desember I hingga Desember II kebutuhan air irigasi dapat terpenuhi dengan pengaliran terus menerus. Pada bulan Mei II hingga Juli I dan September I hingga September II kebutuhan air irigasi dapat terpenuhi dengan pengaliran gilir primer. Pada bulan April II, Agustus II, dan Oktober II kebutuhan air irigasi dapat terpenuhi dengan pengaliran giliran sekunder. Pada bulan Agustus I dan Nopember II kebutuhan air irigasi dapat terpenuhi dengan pengaliran giliran tersier.
ANALISA NILAI KUAT TEKAN BEBAS CAMPURAN SEMEN DAN TANAH LEMPUNG EX. TABANAN DENGAN BERBAGAI VARIASI KADAR AIR I Made Sudarma; Ida Bagus Gede Indramanik; I Gede Adi Satriawan
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.284

Abstract

Karakteristik tanah lempung secara umum mempunyai daya dukung terhadap beban sangat rendah, terutama pada musim hujan mudah mengembang (swelling), tetapi pada musim kemarau mudah retak – retak pada permukaannya, hal ini terlihat dilapangan sampai lebar retaknya antara 1 – 3 cm dengan kedalaman tertentu. Akibat kondisi tersebut diatas, diperlukan suatu cara agar tanah tersebut tetap stabil kondisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai kuat tekan tanah lempung yang dicampur semen menggunakan variasi kadar air, dimana tanah yang dijadikan sampel adalah tanah lempung ex. Tabanan distabilisasi dengan semen. Metodologi yang dilaksanakan adalah dengan mencampurkan 98% tanah lempung + 2% semen pada variasi campuran air dengan metode UCS (Unconfined Compressive Strength). Sebelumnya dilaksanakan pengujian awal karakteristik tanah lempung tanpa campuran semen, kemudian dilakukan pencampuran 98% lempung ex. Tabanan + 2% semen dan diperam selama 3 hari dan 10 hari pada kondisi batas cair, kadar air optimum, batas plastis dan indeks plastis. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan pada campuran tanah lempung 98% + 2% semen dengan variasi campuran air dengan pemeraman 3 hari, kuat tekan bebas (qu) yang dihasilkan adalah 400 - 450 Kpa, lebih kecil dibandingkan dengan pemeraman 10 hari yang menghasilkan kuat tekan bebas (qu) ± 2.015,17 Kpa pada kondisi kadar air optimum (w optimum). Demikian juga regangan (ε) pada umur pemeraman 3 hari sebesar 4,70 lebih kecil dibandingkan dengan pemeraman 10 hari sebesar 5,90. Hal tersebut menunjukkan bahwa tanah lempung yang dicampur dengan semen akan memiliki porositas dan angka pori yang semakin kecil, sehingga tanah lempung menjadi semakin padat.
EVALUASI KINERJA RUANG PARKIR RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR Wayan Diasa; Gede Sumarda; Anak Agung Gede Aditya Septyana
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.285

Abstract

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar adalah rumah sakit rujukan di Bali. Keberadaan rumah sakit sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan kesehatan yang terjadi di masyarakat. Dengan sangat ramainya RSUP Sanglah Denpasar dikunjungi pasien yang hendak berobat, menyebabkan salah satu penunjang fasilitas yaitu, parkir RSUP Sanglah menjadi sangat padat.Tujuan penelitian ini adalahmenganalisis karakteristik parkir RSUP Sanglah Denpasar (volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, tingkat pergantian, parking supply, indeks parkir), dan untuk mengetahui berapa kapasitas parkir yang diperlukan agar mampu menampung kendaraan pada RSUP Sanglah Denpasar. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data dilakukan dengan cara survey ke lapangan (data primer), dan data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait dokumen dan jurnal. Dari hasil diperoleh bahwa karakteristik parkir pada RSUP Sanglah Denpasar yaitu volume parkir mobil sebanyak 1006 kendaraan dan volume parkir sepeda motor sebanyak 6891 kendaraan. Akumulasi parkir paling banyak untuk kendaraan mobil yang masuk areal parkir sebanyak 525 kendaraan pukul 07.45 - 08.00 WITA dan akumulasi paling banyak untuk kendaraan sepeda motor yang masuk areal parkir sebanyak 3.350 kendaraan pukul 15.00-15.15 WITA. Durasi Parkir mobil selama 6,72 jam/ kendaraan dan durasi parkir sepeda motor selama 6,96 jam/kendaraan. Pergantian parkir mobil selama 4,46 kendaraan/stal/jam dan pergantian parkir sen Sepeda Motor 4 jam)or Hari sUP sanglahpeda motor selama 4,25 kendaraan/stal/jam. Penyediaan parkir mobil selama survey (14 jam) sebanyak 560 kendaraan dan penyediaan parkir sepeda motor selama survey sebanyak 3.932 kendaraan.Kapasitas parkir mobil sebanyak 44,43 kendaraan/jam dan kapasitas parkir sepeda motor sebanyak 312 kendaraan/jam.
PERANCANGAN RUMAH SAKIT KANKER DI DENPASAR I Wayan Putu Yoga Wismawan; Ida Bagus Idedhyana; Ayu Putu Utari Parthami Lestari
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.286

Abstract

Kanker menjadi permasalahan yang cukup serius di Indonesia, prevalensi yang meningkat dan minimnya fasilitas pengobatan seperti rumah sakit dan alat radioterapi menunjukan betapa dibutuhkannya rumah sakit kanker di Indonesia. Bali dan khususnya Denpasar menjadi daerah yang cukup strategis untuk dibangunnya rumah sakit kanker. Posisi Denpasar yang termasuk dalam wilayah Indonesia Tengah memudahkan pasien dari seluruh Indonesia untuk menjangkaunya. Selain itu rencana pembangunan rumah sakit kanker di Denpasar pun sempat didengungkan pemerintah Provinsi Bali pada tahun 2018. Dengan kondisi tersebut infrastruktur rumah sakit kanker sangatlah diperlukan.. Permasalahan teknis dalam perancangan Rumah Sakit Kanker di Denpasar ini adalah menentukan Konsep Dasar dan Tema Perancangan, Program Ruang dan Tapak, serta Konsep Perancangan Rumah Sakit Kanker di Denpasar dengan klasifikasi A dan berstandar nasional. Rumah sakit ini dirancang dengan konsep dasar “Healing Environment”. Prinsipnya menciptakan suasana lingkungan interior dan eksterior rumah sakit yang hijau, bersih, ramah, nyaman, asri dan hangat sehingga membantu mengurangi tekanan psikologis yang dialami pasien dan secara tidak langsung membantu proses penyembuhan. Dengan dilandasi tema Green Architecture dalam usaha untuk meminimalkan dampak negatif lingkungan bangunan dengan efesiensi dan moderasi dalam penggunaan bahan, energi dan ruang pengembangan serta ekosistem secara luas. Terdapat 4 kelompok ruang pada rumah sakit ini yaitu Area Pelayanan Medik dan Keperawatan, Penunjang dan Operasional, Administrasi Manajemen dan Pendidikan, dan Service. Site rumah sakit terletak di Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar dengan luas 20.151 m2. Karakteristik site secara umum memiliki tingkat kebisingan sedang, beriklim tropis, berkontur relatif datar dengan Build Up Area sebesar 17.065 m2. Melalui program ruang dan program tapak kemudian ditentukan konsep perancangan. Konsep Perancangan terdiri dari Konsep Site, Konsep Bangunan, Konsep Struktur dan Konsep Utilitas.
HEALTH RESORT DI KABUPATEN BADUNG I Putu Bayu Damara Diatmika; Ngakan Putu Ngurah Nityasa; Made Mariada Rijasa
Jurnal Teknik Gradien Vol 11 No 2 (2019): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v11i2.287

Abstract

Tuntutan akan pekerjaan yang cenderung meningkat dapat menimbulkan stres pada seseorang. Stres dapat mempengaruhi kehidupan secara sosial dan kesehatan. Di beberapa negara dikenal suatu tempat yang dapat membantu menghilangkan stres yang disebut Health Resort. Petang Badung merupakan salah satu daerah di Bali yang memiliki potensi untuk membangun health resort. Health Resort di Kabupaten Badung memiliki fasilitas perawatan kesehatan yang berbentuk resort dengan tipologi pelaku leisure, meliputi : existensial (spiritual), experiental (pengalaman), diversionary (pengalihan) dan recreational (rekreasi). Melalui fasilitas ini, pengunjung dapat beristirahat dari aktivitas sehari-hari dengan berelaksasi, merawat tubuh serta berekreasi. Kegiatan itu dapat memulihkan kesehatan dan mampu kembali beraktifitas dengan keadaan tubuh dan pikiran yang lebih segar. Konsep dasar yang digunakan untuk merancang Health Resort di Kabupaten Badung adalahrekreatif. Konsep ini diterapkan pada fasilitas rekreasi yang edukatif untuk penyegaran jasmani dan rohani sehingga dapat mencapai kondisi sehat yang menyeluruh. Penerapan konsep akan ditekankan pada desain fasad bangunan, tata massa bangunan dan penataan ruang luar dan ruang dalam. Konsep rekreatif diwujudkan dalam tampilan arsitektur Neo-Vernacular sebagai tema rancangan. Penerapan tema rancangan arsitektur Neo-Vernacular dengan arsitektur tradisional Bali, untuk mewujudkan arsitektural yang stylis memberikan pengalaman tradisional Bali sebagai unsur kontekstual namun tetap dalam kemasan modern.

Page 8 of 23 | Total Record : 224