Majalah Ilmiah UPI YPTK
Jurnal Majalah Ilmiah UPI YPTK adalah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Putra Indonesia, YPTK, Padang Sumatera Barat, Indonesia. Jurnal ini menerbitkan karya yang memajukan pengetahuan tentang teori, praktik, dan penelitian di bidang multidisiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis yang terlibat dalam penelitian, pengembangan, dan praktik komputer, Teknik, Teknologi, Pendidikan, Psikologi, Bisnis dan Ekonomi. Jurnal Majalah Ilmiah UPI YPTK untuk membahas masalah-masalah multidisiplin ilmu, dengan memberikan informasi kepada para peneliti yang tertarik di bidang tersebut
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 29 (2022) No. 1"
:
14 Documents
clear
Workforce Development Program untuk Pengembangan Masyarakat di Wilayah Operasi PT Chevron Pacific Indonesia
Muhammad Ihsan Zul;
Meliza Putriyanti Zifi;
Hamid Azwar;
Retno Tri Wahyuni
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.97
Workforce Development Program (WFD) is a community service program implemented by Politeknik Caltex Riau funded through a cost recovery mechanism by SKK Migas and PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI). The background of this program relates to the unemployment rate condition in Riau Province (6.32%). This fact aggravated when Covid-19 hits the world and has an impact on laborers/workers lives, especially in Riau. There are workers who got termination as employment, some of them being laid off directly. WFD aims to provide additional skills and certificates for the workforce in Riau to have higher competitiveness index. The WFD program is implemented through the training and certification activities in the fields of Occupational Safety, Health and Safety Experts (AK3), Oil and Gas Occupational Safety, Health and Safety Operators, and Dump Truck Operators. The stages of the implementation program include socialization, recruitment, opening program, training, and certification (online, offline and blended training), and closing. There are 103 participants who pass as WFD 2021 beneficiaries. There are 101 participants who have passed the certification. The graduation achievement of the 2021 WFD Program is 98.06% (101/103). Based on the results of alumni tracing conducted 1 month after the training and certification phase, there were 25% of participants stated that the competencies they had when participating in WFD were able to increase their income.
Sosialisasi Penggunaan Media Sosial dan Marketplace untuk Meningkatkan Penjualan Produk
Muhammad Afdhal;
Radius Prawiro;
Selvi Zola Fenia
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.85
Macetnya pertumbuhan ekonomi, Pemutusan Tenaga Kerja (PHK), rasa takut keluar rumah serta menurunnya daya beli masyarakat menengah ke bawah membuat pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kesulitan mendapatkan pembeli. Tentu harus ada strategi yang tepat di tengah pandemi supaya UMKM tetap bisa menjual produknya dan mendapatkan keuntungan. Salah satu strategi di masa pandemi ialah marketplace yang memungkinkan pelaku UMKM dapat memasarkan produknya tanpa terkendala kebijakan-kebijakan selama pandemi. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang anggota UMKM Hobi Kayu Padang (HKP). Tujuan pelaksanaan program ini adalah mengedukasi Peserta UMKM HKP agar lebih mengikuti kemajuan teknologi informasi khususnya Sosial Marketplacdan memberikan strategi kepada peserta UMKM HKP dalam menggunakan teknologi dalam pengenalan/sosialisasi penggunaan Marketplace. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Peserta UMKM HKP, akan mengangkat kegiatan berbasis pengabdian kepada masyarakat berupa penggunaan Marketplace dalam pengembangan UMKM HKP. Hasil kegiatan PKM yang dilakukan dalam bentuk Sosialisasi Penggunaan Media Sosial Dan Marketplace Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Bagi Umkm Komunitas HKP yaitu: Mampu Mengedukasi Peserta yaitu bapak dan Ibu Komunitas HKP dalam Penggunaan Media Sosial Dan Marketplace Untuk Meningkatkan Penjualan Produk, Membantu Komunitas HKP memahami kembali cara mengunakan media sosial dan marketplace dan masalah dapat diselesaikan khususnya dalam penjualan produk pada saat pandemi
Penerapan Teknologi Augmented Reality dan Virtual Reality dalam Peningkatan Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar
Randy Permana;
Eka Praja Wiyata Mandala;
Dewi Eka Putri;
Musli Yanto
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.90
The need for digital technology has increased along with the development of new technological discoveries. These needs cause changes in the pattern of human life in socializing, doing activities, as well as in understanding and learning things. One technology that continues to experience development is mobile technology, where this technology is owned by the majority of the earth's population. The application of mobile technology in the learning process is one of the choices at this time, where practicality and mobile are one of the strong reasons for using this technology. In this service, Augmented Reality and Virtual Reality technology will be introduced to support the learning process. AR and VR technologies introduced include digital content that enters the realm of education, where using AR content can help accelerate and improve the student learning process.
Pelatihan Deteksi Dini Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada Guru KB-TK Labschool Unesa
Yohana Wuri Satwika;
Satiningsih;
Siti Ina Savira;
Miftakhul Jannah;
Ira Darmawanti
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.96
ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) is a medical disorder that can be recognized by specific behavioral characteristics, namely inattention to surroundings, easily distracted condition, and an attitude of following one's own will. Children diagnosed with ADHD require special treatment so that their specificity can be fulfilled. Teacher knowledge about ADHD is an important thing in order to detect and provide the right educational model for students. The implementation of this training in community service uses modules and early detection tools for ADHD children or students. The purpose of this activity is so that teachers can identify the condition of their students whether any of these students lead to the characteristics of ADHD. Based on the results of the post-test and case discussions, the teachers at the beginning of the activity stated that they were still confused about the condition of their students so that they understood the situation of their students more clearly. The teachers also stated that they more clearly see the condition of the students they work with in class, especially for students who have a tendency to ADHD. ADHD (Atention Deficit Hiperactivity Disorder) adalah kelainan medis yang dapat dikenali dengan ciri-ciri perilaku khusus sikap kurang memperhatikan sekeliling, kondisi mudah terganggu, dan sikap mengikuti kemauannya sendiri. Anak yang terdeteksi ADHD membutuhkan penanganan yang khusus agar kekhususannya dapat terpenuhi. Pengetahuan guru tentang ADHD menjadi sebuah hal yang penting dalam rangka mendeteksi dan memberikan model pendidikan yang tepat bagi siswa. Pelaksanaan pelatihan dalam pengabdian kepada masyarakat ini ini menggunakan modul dan alat deteksi dini untuk anak/ siswa ADHD. Tujuan kegiatan ini adalah agar para guru dapat mengenali kondisi siswa mereka apakah ada dari para siswa tersebut yang mengarah kepada ciri-ciri ADHD. Berdasarkan hasil pre test post test dan diskusi kasus, para guru yang diawal kegiatan menyatakan masih bingung mengenai kondisi siswa mereka menjadi lebih memahami keadaan siswa mereka secara lebih jelas. Para guru juga menyatakan mereka lebih jelas melihat kondisi siswa yang mereka tangani di kelas terutama untuk siswa yang memiliki kecenderungan ADHD.
Penyuluhan kepada Siswa SMA untuk Menambah Motivasi Belajar di Masa Pandemi Covid-19
Nanang Fatchurrohman;
Muhammad Ilham Adelino;
Susriyati
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.100
Motivasi dan inspirasi belajar saat ini mengalami hambatan karena merebaknya wabah Covid-19. Coronavirus adalah pandemi di seluruh dunia yang penyebarannya sangat menegangkan. Oleh karena itu, otoritas publik berupaya untuk membendung penyebaran infeksi Covid-19 dengan memberikan strategi dengan tujuan agar seluruh warga sekitar melakukan social distancing atau menjaga jarak. Hal ini membuat seluruh kerangka pembelajaran di sekolah secara tatap muka dipindahkan ke strategi pembelajaran internet atau dalam jejaring (daring). Adanya gangguan dalam proses belajar memberikan pengaruh yang kecil bagi siswa sehingga mempengaruhi inspirasi belajarnya. Penyuluhan ini akan bertemakan memotivasi siswa SMA di masa pandemi Covid-19. Materi Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) akan dijadikan sebagai bahan utama dalam penyuluhan ini. Materi ESQ sudah terbukti dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual seseorang dalam menghadapi tantangan dan memberikan semangat baru dalam hidup ini. Dengan ini diharapkan, siswa SMA mempunyai semangat dan tujuan hidup yang lebih mantap dalam menghadapi pembelajaran dan kehidupan di saat pandemi Covid-19 ini.
Penerapan Mekanisme Berbicara pada Penderita Disartria Menggunakan Media Audio Visual
Hendra Setiawan;
Slamet Triyadi;
Dewi Herlina;
Aisyah Asharini Nur Fadilah;
Alma Lutfiyana;
Tralleta Elkana Hayashi;
Nining Nursakinah
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.101
Gangguan bicara bisa dialami oleh siapa saja dan disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya gangguan berdasarkan faktor medis dan lingkungan. Faktor medis yang mempengaruhi proses berbicara adalah kelainan fungsi otak dan saraf seperti penderita stroke, sementara faktor lingkungan bisa menyebabkan kelainan berbicara karena pembiasaan, seperti tidak dibiasakan berbicara dan mendengar, kondisi terisolasi, atau tersisihkan dari lingkungan manusia. Dalam penelitian ini akan membahas tentang gangguan berbicara yang disebabkan oleh perkembangan alat ucap yang belum sempurna pada anak usia PAUD, perkembangan alat ucap ini masuk dalam faktor medis, yang mana organ ucap belum berkembang sempurna di usia balita, namun seiring dengan perkembangan usia, alat ucap akan berkembang dengan sempurna dan matang pada waktunya. Menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini akan menjelaskan tentang bagaimana siswa PAUD An-Nuur Kalri, Karawang memperoleh pembelajaran bahasa di sekolah dan di rumah, serta penjelasan mengenai beberapa anak yang cadel, yang mana termasuk dalam gangguan berbicara sebagaimana topik penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan melalui empat tahapan dan disimpulkan dengan hasil penelitian serta saran terapi dan pembiasaan bagi anak-anak sejak dini agar proses pemerolehan bahasa yang dialaminya lebih sempurna di usia muda.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru Sekolah Dasar sebagai Upaya Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Melva Zainil;
Arwin Arwin;
Ike Sylvia;
Ary Kiswanto Kenedi
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.102
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara dan penyebaran angket yang pengabdi lakukan ditemukan bahwa masih banyak nya guru yang tidak mengurus kenaikan jabatan fungsional dikarenakan terbatasnya kemampuan guru dalam membuat artikel ilmiah. Hal ini perlu segera diatasi agar permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang proses kenaikan jabatan fungsional dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan artikel ilmiah. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan IV Koto Kabupaten Tanah Datar dengan melibatkan 30 orang guru sekolah dasar. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan dua metode yaitu dengan memberikan seminar tentang proses kenaikan jabatang fungsional dan pelatihan menulis artikel ilmiah. Kegiatan ini telah mencapai indikator keberhasilan yaitu guru telah memahami dengan baik proses kenaikan jabatan fungsional yang tertuang dalam PAN RB Nomor 16 Tahun 2009 dengan mendapatkan skor 84,86. Selain itu guru juga telah mampu mengembangkan artikel ilmiah dengan baik dengan mendapatkan skor rata-rata 85,64. Hal ini membuktikan bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan guru mengenai proses kenaikan jabatan fungsional dan kemampuan guru dalam mengembangkan artikel ilmiah. Implikasi kegiatan ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam mengembangkan pengetahuan guru tentang proses kenaikan jabatan fungsional guru dan kemampuan menulis artikel guru
Pelatihan Pembuatan, Produksi Masker Kain 3 Lapis Bagi Ibu Rumah Tangga
Harry Budiantoro;
Imelda Sari;
La Diadhan Hukama;
Hestin Agus Tantri;
Nurlita Malawat
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.103
Pelatihan Pembuatan, Dan Produksi Masker Kain 3 Lapis Bagi Ibu Rumah Tangga merupakan program yang digagas oleh Fakultas Ekonomi Universitas YARSI dalam rangka mengimplementasikan salah satu fungsi Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Program tersebut merupakan program tentang bagaimana menciptakan masyarakat sehat dan tangguh melawan covid 19, dalam rangka membantu ibu – ibu rumah tangga, remaja putri dan kader masyarakat di kelurahan johar baru untuk meningkatkan pemahaman mengenai bagaimana membuat dan memproduksi masker kain, dalam rangka meningkatkan kesehatan keluarga. Program ini berangkat dari masih tingginya ancaman covid 19 dan kurangnya kemampuan ibu – ibu rumah tangga, remaja putri, dan kader masyarakat untuk bisa melindungi diri dan keluarga melawan ancaman covid 19, dengan pemanfaatan kemampuan yang telah dimiliki (menjahit limbah kain dalam kehidupan sehari –hari, sehingga bisa meningkatkan produktivitas melalui kesehatan keluarga. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan Pelatihan Pembuatan masker kain (3 lapis). Program tersebut akan dilaksanakan secara konsisten sehingga dapat dimaksimalkan pembuatan dan pemanfaatan masker kain dari ibu – ibu rumah tangga, remaja putri serta kader PKK sehingga yang mereka lakukan bisa membantu menjaga kesehatan dan produktivitas keluarga dan masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka dalam menghadapi covid 19.
Sosialisasi e-Filing terhadap Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kecamatan Siantar Timur
Marintan Saragih;
Sri Martina;
Vitryani Tarigan;
Wico J Tarigan;
Djuli Sjafei Purba
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.104
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan memberikan sosialisasi pengisian data perpajakan dengan menggunakan system informasi perpajakan secara online (e-filing). Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2022, dan ada 20 orang peserta yang hadir dari wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan sosialisasi diawali dengan menyampaikan materi mengenai E-SPT, diskusi dan Tanya jawab. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam materi adalah diskusi bersama bertujuan mengetahui tingkat pemahaman wajib pajak tentang perpajakan. Peserta kegiatan pelatihan wajib membawa laptop dan punya aplikasi E-SPT masing-masing untuk memperlancar kegiatan praktik. Kemudian, narasumber menjelaskan materi sebagai pedoman untuk peserta memahami praktik pengisian SPT. Pemateri memberikan contoh pajak penghasilan badan, PPh OP, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta menunjukkan cara mengisi e-SPT dengan menggunakan SPT. Setelah ceramah mengenai materi sosialisasi e-filing dilanjutkan acara sesi Tanya jawab antara peserta dan narasumber melalui bertanya langsung kepada narasumber yang dibantu oleh moderator. Karena adanya keterbatasan waktu maka pertanyaan dibatasi yakni 6 pertanyaan kemudian masing-masing peserta akan menyelesaikan kasus nyata melalui penyusunan SPT PPh Badan, PPh OP, dan PPN dengan menggunakan akun E-SPT yang didampingi oleh para dosen dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Simalungun
Pendampingan Penerapan Computational Thinking pada Siswa SDN Sungai Lulut 2 Kabupaten Banjar
Mambang;
Muhammad Zulfadhilah;
Subhan Panji Cipta;
Septyan Eka Prastya;
Finki Dona Marleny
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 29 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/jmi.v29i1.105
Setelah proses pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan pendampingan penerapan computational thinking, kami menyatakan bahwa ketertarikan serta tingkat penyerapan teknologi dasar komputer dalam konteks Computational Thinking dan adaftasi penggunaan komputer pada siswa SDN Sungai Lulut 2 berjalan dengan baik. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan yang dimulai dari tahapan inisialisasi, proses dan juga evaluasi. Inisiasi juga dilakukan pada materi Computational Thinking baik itu bentuk slide powerpoint dan juga video pembelajaran dengan memperhatikan dari konten atau isi, audio, dan bentuk animasi yang akan dibuat. Pada tahapan proses dilakukan dengan beberapa metode seperti ceramah, praktik, diskusi aktif, dan evaluasi. Dari soal-soal latihan yang diberikan, kemampuan peserta dalam menyelesaikan soal-soal computational thinking sudah baik. Dari lima soal latihan yang diberikan kepada siswa melalui slide power point, terdapat empat soal yang mampu terjawab langsung secara benar oleh siswa tersebut. Dari lima soal yang diberikan hanya satu soal yang tidak tepat menjawab pada kesempatan pertama, artinya harus diulang dan dijawab oleh peserta lainnya. Pendampingan dalam pengenalan teknologi-teknologi terbaru pada jenjang Pendidikan dasar dan menengah diperlukan untuk dapat dilakukan evaluasi terhadap penggunaan dan adaptasi teknologi. Pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat membandingkan hasil pengabdian dalam konteks computational thinking dan adaptasi teknologi dibeberapa sekolah sehingga hasil yang didapatkan selanjutnya dapat divalidasi dengan komprehensif