cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Pengembangan Bahan Bacaan Literasi Berbasis Kearifan Lokal Berbentuk Flipbook untuk Siswa Utama Widyalaya Astika Dharma I Komang Gede Selamet Kumara Priantara; I Nengah Sueca; I Wayan Numertayasa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.1939

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan bahan bacaan literasi berbasis kearifan lokal berbentuk flipbook untuk siswa Utama Widyalaya Astika Dharma. Jenis penelitian ini adalah Pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan model ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di Utama Widyalaya Astika Dharma. Subjek penelitian ini adalah dua validasi ahli pada aspek isi dan desain ilustrasi bahan bacaan literasi. Prosedur pengembangan bahan bacaan literasi berbasis kearifan lokal berbentuk flipbook terdiri atas empat langkah, yaitu analisis kebutuhan siswa dan guru, rancangan desain, tahap pengembangan bahan bacaan literasi, dan uji validitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu angket atau kuesioner dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dan guru membutuhkan bahan bacaan literasi yang sesuai dengan perkembangan zaman, relevan, interaktif, menarik, mengusung tema kearifan lokal, dan disajikan dalam format digital. Maka, dikembangkan novel berbasis kearifan lokal berbentuk flipbook untuk siswa Utama Widyalaya Astika Dharma, dan hasil validasi ahli pada aspek isi bahan bacaan literasi memperoleh skor 86 dengan persentase 95,5 yang termasuk dalam kategori “Sangat Valid”. Sementara itu, hasil validasi ahli pada aspek desain ilustrasi bahan bacaan literasi, diperoleh skor sama, yaitu 86 dengan persentase 95,5, yang juga termasuk kategori “Sangat Valid”. Hasil ini menunjukkan bahwa bahan bacaan literasi yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai bahan bacaan literasi untuk siswa di Utama Widyalaya Astika Dharma.
Mengurangi Beban Kognitif dalam Pembelajaran Matematika: Tinjauan Sistematis Strategi dan Intervensi Pembelajaran Fifi Fitriana Sari; I Gde Wawan Sudatha; Made Hery Santoso; I Kadek Suartama
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2190

Abstract

Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mensintesis hasil penelitian terkait strategi dan intervensi pembelajaran yang dirancang untuk mengurangi beban kognitif dalam pembelajaran matematika. Teori Beban Kognitif (Cognitive Load Theory/CLT) menyatakan bahwa beban mental yang berlebihan dapat menghambat pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran kompleks seperti matematika. Sebanyak 35 artikel yang dipublikasikan antara 2010–2024 ditelaah dengan pendekatan PRISMA untuk mengidentifikasi strategi pengajaran yang mengelola beban intrinsik, ekstrinsik, dan germane. Hasilnya menunjukkan bahwa contoh kerja (worked examples), scaffolding, pengurangan perhatian terbagi (split-attention), serta integrasi media visual dan teknologi digital efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Studi ini merekomendasikan penerapan strategi berbasis bukti untuk membantu guru mengelola beban kognitif di kelas matematika.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbantuan Canva untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Mata Pelajaran PKn Hidayat Hidayat; I Nengah Suastika; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2229

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 02 Dompu pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan materi nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model 4D yang terdiri dari tahap Define, Design, Development, dan Disseminate. Penelitian melibatkan 27 siswa sebagai subjek uji coba produk. Tahap Define meliputi analisis kebutuhan pembelajaran, karakteristik siswa, dan materi pembelajaran. Tahap Design menghasilkan prototipe media pembelajaran audio visual. Tahap Development mencakup validasi media oleh ahli materi, media, dan bahasa, serta uji coba skala kecil dan besar untuk mendapatkan masukan dan revisi produk. Tahap Disseminate difokuskan pada penyebarluasan media ke pihak sekolah dan guru. Hasil validasi menunjukkan media pembelajaran layak digunakan dengan rata-rata skor validasi mencapai 85%. Uji coba menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 80% dan aktivitas belajar mencapai 85%. Hasil tes belajar menunjukkan 70% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Media audio visual berbasis Canva terbukti efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi nilai-nilai Pancasila.
Pendidikan Lingkungan melalui Kegiatan Extrakurikuler IPS di Sekolah Dasar Jamaah Jamaah; I Wayan Kertih; I Wayan Lasmawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan pendidikan sebagai bagian dari kurikulum sekolah dasar (SD). Pendidikan lingkungan pada anak-anak  sekolah dasar merupakan sebuah konsep holistik yang mencakup pemahaman tentang lingkungan serta aspek emosional, minat, dan keterampilan. Pendidikan lingkungan adalah untuk mendorong anak agar peduli terhadap alam, mengenalkan prinsip-prinsip dasar, dan mengajarkan tindakan untuk merawat lingkungan, terutama berkaitan dengan air, sampah, dan tumbuhan. Tulisan ini menggunakan studi konten analisis (Content Analysis ) yang berarti menganalisis pendidikan lingkungan sebagai materi dalam kegiatan extrakurikuler. DI dalam kurikulum extrakurikuler bahwa pendidikan lingkungan mencantumkan beberapa topik yang dapat dieksplorasi dalam pendidikan lingkungan untuk anak usia dini, antara lain: a) tanah, b) air, c) udara, karakteristik udara yang tidak tampak ; d) makanan, e) energi, f) polusi, serta sumber-sumber polusi seperti pencemaran air, udara, dan tanah. Mengembangkan kepedulian pada anak bukanlah proses yang cepat atau mudah. Untuk anak usia dini, penting untuk memberikan pengenalan dasar yang konkret dan bertahap agar mereka mampu menerima informasi dengan baik.
Pengaruh Penggunaan Pendekatan Saintifik terhadap Hasil Belajar IPAS di Sekolah Dasar Hidayat Hidayat; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar IPAS pada siswa kelas V SDN 31 Dompu. Pendekatan saintifik yang diterapkan mencakup lima tahap, yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan, yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman mereka terhadap materi IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest one group design, yang melibatkan 15 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, serta observasi terhadap aktivitas siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Skor rata-rata pretest sebelum penerapan pendekatan saintifik adalah 55, sementara skor rata-rata posttest meningkat menjadi 78. Selain itu, jumlah siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan Minimal (KKM) juga meningkat dari 27% menjadi 73%. Keterlibatan aktif siswa dalam setiap tahap pembelajaran berperan besar dalam peningkatan hasil belajar ini. Meskipun demikian, terdapat beberapa siswa yang tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan, yang disebabkan oleh faktor individu. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan saintifik efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 31 Dompu.
Analisis Tingkat Kesulitan Siswa dalam Menulis Narasi pada Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDIT Ibnu Mas’ud Islamic School Dian Parawita; Muammar Muammar; Rosa Desmawanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesulitan siswa dalam menulis narasi pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDIT Ibnu Mas’ud Islamic School. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan teknik yang digunakan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan yang signifikan, terutama dalam pemahaman struktur teks narasi dan kemampuan menyusun alur cerita yang logis. Faktor penyebab kesulitan ini meliputi kurangnya pemahaman tentang ciri-ciri teks narasi, rendahnya motivasi, dan metode pengajaran yang kurang interaktif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan penggunaan media yang menarik untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa. Diharapkan, dengan strategi yang tepat, siswa dapat mengatasi kesulitan dalam menulis narasi dan meningkatkan minat serta motivasi mereka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Wayang Beber Majapahit Binangun untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Lina Desriana Pratiwi; Muhammad Naharuddin Arsyad; Rizki Agung Novariyanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran sejarah berbasis budaya lokal, khususnya Wayang Beber Majapahit Binangun, dan menguji kelayakannya pada siswa kelas IXA dan IXB di SMPN 3 Mojokerto dalam pembelajaran kolaboratif mata pelajaran IPS dan Bahasa Daerah Jawa. Metode yang digunakan Research and Development dengan pendekatan model Borg & Gall yang dimodifikasi, melalui tahapan Define, Design, Develop, dan Evaluate (DDDE). Produk media ini berupa panel cerita visual yang menggambarkan peristiwa penting dalam proses berdirinya Kerajaan Majapahit, menggunakan ilustrasi wayang beber. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 87,5%, yang termasuk dalam kategori valid. Uji coba di kelas menunjukkan bahwa media ini berhasil meningkatkan minat belajar, keterlibatan siswa, dan pemahaman terhadap sejarah lokal. Sekitar 90% siswa melaporkan bahwa mereka lebih mudah mengingat urutan peristiwa dan tokoh sejarah melalui media ini. Guru-guru mencatat adanya peningkatan interaksi kelas, meskipun beberapa siswa membutuhkan panduan tertulis untuk mengikuti alur cerita dengan lebih jelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Wayang Beber Majapahit Binangun efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran sejarah yang kontekstual, menarik, dan berbasis kearifan lokal, serta berperan dalam pelestarian budaya dan penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Media Gambar terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Metamorfosis Perubahan Bentuk Makhluk Hidup Nining Nurahmani; Asriyadin Asriyadin; Agustinasari Agustinasari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2385

Abstract

Dilema primer yang dihadapi yaitu rendahnya hasil belajar siswa akibat rendahnya variasi contoh dan media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SDN Inpres Waduwani. Metode penelitian yang digunakan merupakan quasi eksperimen dengan desain one group pretest- posttest. Subjek penelitian merupakan seluruh siswa kelas III yang berjumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan merupakan tes uraian pretest dan posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data memberikan adanya peningkatan skor rata- rata berasal 49,40 pada pretest menjadi 88, 65 di posttest. Uji paired sample t- test membentuk nilai signifikansi sebanyak 0,000 (< 0,05) yang menampilkan adanya disparitas yg signifikan saat sebelum dan selesainya perlakuan. Dengan demikian, model CTL berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap akibat belajar siswa. pembelajaran dengan model CTL terbukti efektif karena mengaitkan materi pelajaran menggunakan konteks kehidupan konkret siswa, serta media gambar membantu memvisualisasikan konsep abstrak seperti metamorfosis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan CTL yang dibantu media gambar bisa menaikkan aktivitas serta yang hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva pada Mata Pelajaran IPAS Materi Metamorfosis untuk Siswa Sekolah Dasar Naniek Kusumawati; Silvia Dwi Prastiwi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2401

Abstract

Rendahnya keterlibatan dan pemahaman peserta didik terhadap materi metamorfosis dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar menjadi permasalahan yang memerlukan solusi inovatif. Pembelajaran masih dominan menggunakan metode ceramah dan media konvensional yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis Canva pada mata pelajaran IPAS kelas III SD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, namun dibatasi pada tahap analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 11 peserta didik kelas III SDN 02 Tawangrejo. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket validasi ahli, serta angket respons guru dan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak oleh ahli media (86%) dan bahasa (98%), serta layak oleh ahli materi (71%). Uji coba produk menghasilkan skor kelayakan rata-rata di atas (90%) dengan tanggapan positif dari guru dan peserta didik. Media ini mampu memvisualisasikan proses metamorfosis secara menarik, meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran berbasis Canva efektif digunakan sebagai alat bantu ajar dalam pembelajaran IPAS dan dapat menjadi solusi inovatif untuk pembelajaran materi yang bersifat abstrak di sekolah dasar.
Efektivitas Model Pembelajaran Outdoor dalam Menumbuhkan Sikap Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Rahmawati Rahmawati; Evi Ristiana; Muhammad Basri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.2467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran 0utdoor dalam menumbuhkan sikap ilmiah siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa lembar observasi yang memuat delapan indikator sikap ilmiah, yaitu: rasa ingin tahu, objektif terhadap data/fakta, berpikir kritis, berpikiran terbuka, kerjasama, tanggung jawab, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV SD Inpres Tabaringan I Kota Makassar yang diobservasi selama empat pertemuan dengan teknik sampel purposive dan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan skor sikap ilmiah dari 73.23% pada pertemuan pertama menjadi 97.20% pada pertemuan keempat. Rata-rata skor keseluruhan sebesar 84.41%, yang termasuk kategori Baik. Indikator dengan skor tertinggi adalah berpikir kritis 86.04%, rasa ingin tahu 85.21%, dan tanggung jawab 83.22%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran outdor memfasilitasi pembentukan sikap ilmiah siswa secara efektif. Model pembelajaran outdoor direkomendasikan sebagai pendekatan alternatif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.