cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Analisis Pandangan Plato terhadap Problematika Etika dan Moralitas Pendidikan di Era Media Sosial Ahmad Iqbal Annahawan; Dian Nur Anna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2482

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi relevansi pandangan Plato mengenai pendidikan, keadilan, dan moralitas dalam menghadapi problematika etika di era digital, khususnya terkait pengaruh media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pandangan Plato mengenai problematika etika dan moralitas pendidikan di era media sosial serta mengidentifikasi prinsip-prinsip Plato yang relevan dalam konteks pendidikan modern. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi pustaka dengan menganalisis beberapa refrensi, yang terdiri atas karya-karya klasik Plato (terutama dialog The Republic) dan literatur kontemporer tentang filsafat pendidikan, etika, serta media sosial. Teknik pemilihan pustaka dilakukan dengan purposive sampling, yakni memilih literatur yang relevan dengan fokus penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan membaca mendalam, mengelompokkan tema, menafsirkan gagasan Plato, serta mengaitkannya dengan fenomena pendidikan di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpotensi mengaburkan peran pendidik sebagai teladan moral dan menurunkan profesionalisme mereka. Menurut Plato, pendidikan seharusnya menekankan pembentukan karakter yang bijaksana dan adil, bukan sekadar transfer pengetahuan. Kesimpulannya, pendidikan perlu mengadopsi prinsip-prinsip Plato untuk mengurangi dampak negatif media sosial dan memperkuat nilai moral di kalangan generasi muda.
Refleksi Spiritual untuk Resiliensi Emosional Sebagai lnovasi Pendekatan Tasawuf di Kalangan Pelajar SMA Sri Jamilah; Randitha Missouri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2484

Abstract

Resiliensi emosional merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh pelajar dalam menghadapi tekanan psikologis, konflik sosial, maupun tantangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas refleksi spiritual berbasis pendekatan tasawuf dalam meningkatkan resiliensi emosional di kalangan pelajar SMA. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain pretest-posttest control group design pada 75 siswa kelompok eksperimen dan 75 siswa kelompok kontrol di lima SMA Negeri Kota Bima dengan teknik random sampling. Data kuantitatif diperoleh melalui skala resiliensi emosional dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terstruktur. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan skor resiliensi yang signifikan secara statistik antara pretest dan posttest. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih tenang, mampu mengendalikan emosi, serta menunjukkan perilaku spiritual seperti berdzikir, merenung, dan bersikap sabar dalam menghadapi masalah. Kesimpulannya, pendekatan tasawuf melalui refleksi spiritual terbukti efektif dalam membentuk dan meningkatkan resiliensi emosional siswa. Pendekatan ini dapat menjadi strategi alternatif dalam pembinaan karakter dan kesehatan mental di lingkungan pendidikan.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Menggunakan Metode Home Room untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Nur Azis Hidayatullah; Fitria Kasih; Rici Kardo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2506

Abstract

Untuk meningkatkan kepekaan sosial peserta didik, penelitiian ini menunjukkan bahwa perilaku sebelum diberikan bimbingan kelompok menggunakan metode home room dan setelah diberikan bimbingan kelompok menggunakan metode home room untuk meningkatkan kepekaan sosial peserta didik dan menguji efektivitas bimbingan kelompok menggunakan metode home room untuk meningkatkan kepekaan sosial peserta didik. Pemakaian metode dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pretest and Posttests design, pengambilan sampel memakai teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data memakai angket, dan teknik analisis data dalam penelitian ini memakai persentase interval serta untuk uji efektivitas memakai uji t. Hasil dari penelitian ini adalah gambaran perilaku sebelum diberikan bimbingan kelompok dengan memakai metode home room untuk meningkatkan kepekaan sosial peserta didik berada pada kategori cukup tinggi, rendah, dan sangat rendah. Gambaran perilaku setelah diberikan bimbingan kelompok dengan memakai metode home room untuk meningkatkan kepekaan sosial peserta didik berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Terdapatnya perbedaan pirilaku peserta didik sebelum dan setelah diberikan bimbingan kelompok dengan memakai metode home room untuk meninggatkan kepekaan sosial. Jadi dapat disiimpulkan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan memakai metode home room berhasil untuk meningkatkan kepekaan sosial peserta didik. Hasil penelitian ini direkomendasikan kepada Guru BK supaya dapat memberikan layanan bimbingan kelompok khususnya dengan memakai metode home room.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Saintifik pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman Kelas X di SMKN 4 Sidenreng Rappang Mutiara Anas; Jusman Tang; Firman Firman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan modul ajar berbasis saintifik pada materi pembiakan tanaman untuk siswa kelas X Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), namun penelitian ini hanya dilaksanakan sampai tahap pengembangan dan evaluasi tanpa tahap implementasi di kelas. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi ahli materi, ahli media, serta angket kepraktisan guru dan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 84,61% dengan kategori Valid, validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 88,89% dengan kategori Sangat Valid,  uji kepraktisan oleh guru memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori Sangat Praktis, dan uji kepraktisan oleh guru memperoleh 84,67% .Temuan ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis saintifik yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan dari segi isi, tampilan, dan kemudahan penggunaan.Dengan demikian, modul ajar berbasis saintifik pada materi pembiakan tanaman dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam proses pembelajaran. Namun, karena penelitian ini tidak sampai pada tahap uji efektivitas, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui pengaruh modul terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Pengembangan Buku Peradaban Air Berbasis Project Based Learning untuk Menumbuhkan Karakter Berwawasan Luas Fitria Olbytri; Gregorius Ari Nugrahanta
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2567

Abstract

Karakter berwawasan luas merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang memungkinkan peserta didik berpikir kritis, menghargai keberagaman, dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku teks bertema peradaban air berbasis Project-Based Learning (PjBL) untuk menumbuhkan karakter berwawasan luas pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE, mencakup analisis kebutuhan terhadap 10 guru bersertifikat, validasi ahli oleh 5 dosen lintas disiplin, dan implementasi terbatas pada 56 siswa kelas V (kelompok eksperimen dan kontrol). Produk akhir memuat lima proyek kontekstual filtrasi pasir lambat, pompa air tanpa listrik, sabun cuci tangan cair, irigasi tetes, dan termos homemade yang dirancang untuk mengintegrasikan keterampilan kognitif, afektif, dan sosial. Hasil validasi menunjukkan skor rerata 3,94 (skala 1–4) dengan kategori “sangat baik” tanpa revisi. Analisis independent samples t-test mengindikasikan pengaruh signifikan (p < 0,05) dengan effect size besar (r = 0,873; kontribusi 80,6%), sedangkan analisis N-gain menunjukkan efektivitas tinggi (84,63%) pada kelompok eksperimen, lebih tinggi dibanding kontrol (39,46%). Temuan ini menegaskan bahwa buku teks peradaban air berbasis PjBL efektif dalam mengembangkan karakter berwawasan luas secara holistik melalui integrasi pengetahuan historis, keterampilan abad ke-21, dan pembelajaran kontekstual.
Pengembangan Media E-Comic Bertema Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Profil Pelajar Pancasila di SD Yeni Wardatunnissa; A. Haris
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran E-Comic bertema kearifan lokal yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, ahli materi, ahli media, dan siswa kelas V SDN Inpres 2 Tolowata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, angket respon siswa, serta tes karakter sebelum dan sesudah penggunaan media. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase kelayakan dan uji N-Gain untuk mengetahui peningkatan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Comic tergolong valid hingga sangat valid dari segi tampilan, isi, bahasa, dan muatan nilai karakter. Uji coba menunjukkan bahwa media ini praktis dan efektif dalam meningkatkan karakter gotong royong, mandiri, dan bernalar kritis dengan kategori peningkatan sedang hingga tinggi. Dengan demikian, E-Comic bertema kearifan lokal layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran kontekstual yang menarik dalam menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar.
Peran Moderasi Peer Collaboration dalam Pengaruh Computer Medianted Learning (CML) terhadap Creative Thinking Alifah Kusumaningrum; Dwi Ringga Edwid Dian Negara; Yeti Lastuti; Hanif Afif Naufal; Lathiefah Rabbaniyah; Ira Amelia; Adam Ramadan Harahap
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Computer-Mediated Learning (CML) terhadap kemampuan creative thinking mahasiswa dengan menelaah peran moderasi peer collaboration dalam lingkungan pembelajaran digital. Transformasi pendidikan di era digital membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk mengakses sumber daya belajar, menggunakan alat interaktif, serta berinteraksi dalam lingkungan daring yang mendukung kolaborasi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2024/2025 di program studi pendidikan ekonomi di Universitas Negeri Jakarta. Subjek penelitian adalah 120 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner skala Likert untuk mengukur CML, peer collaboration, dan creative thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CML berpengaruh positif terhadap creative thinking mahasiswa, dan pengaruh ini semakin kuat ketika dimoderasi oleh peer collaboration. Mahasiswa yang aktif berkolaborasi dalam forum diskusi, proyek kelompok, dan berbagi dokumen cenderung menghasilkan ide-ide lebih inovatif serta memiliki fleksibilitas berpikir yang lebih tinggi. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya desain strategi pembelajaran digital yang menekankan integrasi teknologi adaptif dengan aktivitas kolaboratif terstruktur, sehingga setiap mahasiswa dapat berpartisipasi optimal.
Efektivitas Penerapan Metode Montessori dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di TK Muslimat Khodijah 124 Benelanlor Indana Zulfanza; Mochammad Maulana Trianggono; Firman Ashadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2588

Abstract

Pendidikan sangat penting dan mendasar dalam kehidupan manusia, salah satunya adalah pendidikan anak usia dini. Tahap ini sangat penting dalam pertumbuhan anak. Anak-anak mulai belajar menjadi lebih mandiri, seperti mampu melakukan tugas sehari-hari sendiri dan mengambil keputusan. Hal ini memberi kesempatan untuk membentuk sikap mandiri pada anak. Membangun kemandirian perlu dimulai sejak usia dini karena merupakan bagian dari tugas pertumbuhan anak. Kemandirian bisa dikembangkan dengan berbagai cara, salah satunya adalah metode Montessori. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan metode Montessori dalam mengembangkan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Muslimat Khodijah 124 Benelanlor. Metode Montessori digunakan karena disesuaikan dengan kebutuhan dan minat anak, di mana anak diberi kesempatan untuk melakukan aktivitas secara mandiri, dan pembelajaran berpusat pada anak. Nilai kemandirian pada anak bisa diajarkan melalui kegiatan sehari-hari, sehingga anak bisa bebas melakukan apa yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pre eksperimental design pretest- post test one group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan efektivitas metode montessori dalam mengembangkan kemandirian anak di TK Muslimat Khodijah 124 Benelanlor berjalan sangat baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran. Lingkungan sangat penting dalam membentuk karakter mandiri anak, terutama lingkungan Montessori yang mampu merangsang kemampuan anak untuk mandiri. Kemampuan anak dalam memilih, menentukan, dan merencanakan kegiatan sendiri sesuai dengan kemampuan dan minat mereka menunjukkan efektivitas penerapan metode Montessori dalam membentuk karakter mandiri.
Optimizing the Tri-Center of Education as the Root of the Formation of an Islamic Educational Environment from a Hadith Perspective Rikza Syahrial Kurniawan; Eferadina Salsabila Novariantry; Ananda Salsabiila Irham; Agus Alfaya Arif; Suyudi Suyudi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2598

Abstract

This study discusses the three educational centers that are fully optimized in order to form an Islamic educational environment based on the hadith of the Prophet Muhammad SAW. The research method used is a qualitative approach with a type of library research. This approach was chosen because the research is focused on content analysis of hadiths related to the Islamic educational environment. Education in the Islamic view is not limited to formal institutions such as schools or madrasahs, but includes a wider space, including the family and community environment known as the three educational centers. This term was first introduced by Ki Hadjar Dewantara who stated that the educational process takes place through three main centers. These three elements form a complete educational ecosystem and are interrelated in the process of forming personality, character, and competence. Education is influenced by the environment which is the main foundation that forms the direction and pattern of education. The better a person's educational environment, the better the quality of their education.
Kontribusi Sahabat Rumah Baca (SRB) sebagai Implementasi Pendidikan Berbasis Masyarakat di Kecamatan Pakis Magelang Annisa Eka Saputri; Anisa Suryaning Pratama; Dhina Ayu Lestari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2603

Abstract

Pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia, namun masih banyak daerah di Indonesia yag menghadapi rendahnya minat dan partisipasi dalam pendidikan lanjutan, serta minimnya budaya literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran komunitas Sahabat Rumah Baca (SRB) di Pakis dalam membangun budaya literasi dan mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memahami dinamika serta dampak kegiatan komunitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas ini menjalankan peran strategis memotivasi belajar dan pendampingan kemampuan literasi, serta numerasi anak-anak di wilayah Pakis. Kendala yang muncul meliputi keterbatasan sumber daya manusia, dukungan masyarakat, serta pengaruh teknologi modern yang mengurangi motivasi belajar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan dukungan institusional dan inovasi pembelajaran adaptif guna menjamin keberlanjutan komunitas sebagai agen perubahan sosial. Temuan ini memperkuat pemahaman pentingnya peran komunitas literasi dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah dengan karakteristik sosial-ekonomi beragam.