cover
Contact Name
Sutamaji
Contact Email
sutamaji@iaipd-nganjuk.ac.id
Phone
+6285731584781
Journal Mail Official
j-kis@iaipd-nganjuk.ac.id
Editorial Address
Jalan Wilis, Kramat, Nganjuk, Jawa timur
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs)
ISSN : 27234703     EISSN : 27971619     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAI Pangeran diponegoro Nganjuk. J-KIs berisi artikel hasil penelitian empiris & analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi baik di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika & Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember serta diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini di dedikasikan kepada akademisi, peneliti, pemerhati lintas ilmu.
Articles 177 Documents
Gaya Komunikasi Dakwah Ustadz Handy Bonny dalam Membina Spirit Hijrah Anak Muda Miftachul Aula; Sutamaji
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1637

Abstract

This study aims to examine in depth the rhetorical strategies employed by Ustadz Handy Bonny in fostering the spirit of hijrah (spiritual migration) among youth through the Endikat Teman Hijrah community in Bandung. The growing hijrah phenomenon among young people highlights the need for a da'wah approach that is adaptive, communicative, and aligned with contemporary youth culture and lifestyle. This research uses a qualitative method with a case study approach, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that Ustadz Handy Bonny successfully established effective da'wah communication through the use of casual language, popular diction, structured message delivery, and emotional engagement with the audience. The Endikat Teman Hijrah community serves as a supportive social space for the spiritual transformation of youth through a variety of religious and social activities presented in an engaging and relatable manner. The rhetorical approach applied by Ustadz Handy Bonny not only captures attention but also inspires behavioral and attitudinal change, particularly in cultivating a collective spirit of hijrah among young people. This study recommends the enhancement of rhetorical competencies among preachers to ensure that da'wah messages are more acceptable, understandable, and internalized by the younger generation.
Pesan Moral Film IVANNA Dalam Analisis Semiotika Anggraeni, Retih; Fifi Hasmawati; Sumaina Duku
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.675

Abstract

Analisis semiotik dalam film berguna untuk mengkaji nilai-nilai moral yang terkandung dalam film. Tidak hanya film tentang keluarga dalam film horor banyak terkandung pesan moral di dalam nya. Film dan semiotik yang di analisis dengan tanda-tanda yang terdapat pada setiap adegannya. Pesan moral yang merupakan nilai-nilai yang di terapkan dalam kehidupan sosial untuk mengatur prilaku seseorang. Film yang tayang perdana pada 14 juli 2022 berhasil membuat jutaan penonton tertarik dengan teror Ivanna yang bermula pada masa transisi penjajahan Belanda – Jepang. menggunakan teknik analisis semiotika Roland Barthes yaitu dengan cara mencari makna denotasi, konotasi dan mitos yang menghasilkan makna secara objektif untuk memahami makna yang tersirat dalam film IVANNA yang menjadi titik dalam penelitian ini. Tanda yang terdapat dalam film diinterpretasikan sesuai dengan konteks film sehingga makna film tersebut akan dipahami, baik pada tahapan pertama (denotatif) maupun pada tahapan kedua (konotatif), dan simbol atau tanda yang terdapat dalam film tersebut akan membangun makna pesan film secara utuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi setiap adegan yang diambil dari Dvd. Dari hasil penelitian terdapat empat belas scene yang dapat dianalisis pesan moralnya. Dari hasil penelitian ini terdapat nilai-nilai moral seperti kebersamaan, pertolongan, kepedulian dan tanggungjawab.
Penayangan Film Freedom Writers Sebagai Pemberdaya Pendidikan Karakter Melalui Film di Aplikasi Netflix Ulzana, Nazhmia; Najla Jihan Kamila; Anandea Putri Suci Setyaningrum; Pia Khoirotun Nisa
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.937

Abstract

Perkembangan teknologi zaman sekarang semakin canggih, masyarakat sudah menggunakan teknologi untuk berkomunikasi dengan mudah. Pada zaman sekarang media massa berupa film menjadi salah satu minat masyarakat. Dalam film kita dapat belajar, mendapatkan pesan, dan lain-lain. Melalui adanya film freedom writers menjadikan masyarakat untuk memiliki pendidikan karakter yang baik. Tujuan penelitian ini ingin menganalasis film freedom writers sebagai pemberdaya melalui film di aplikasi netflix . Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembentukan karakter dapat dicapai melalui pendidikan yang tidak monoton dan membosankan bagi masyarakat. Dengan adanya penelitian ini dapat diketahui bahwa film ini menekankan pada nilai nilai pemberdayaan dan nilai nilai moral yang sangat positif. Penayangan film Freedom writers ini sebagai salah satu pemberdaya melalui film karena freedom writers ini memberikan inspirasi edukasi yang menyajikan nilai-nilai positif. Hal itu seperti adanya kesetaraan, empati, keberanian,dan ketahanan dalam menghadapi tantangan.
Strategi Komunikasi Pendistribusian Zakat BAZNAS Kota Padang di Bulan Ramadhan Fajri Ahmad; Penmardianto
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.938

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam pendistribusian zakat BAZNAS Kota Padang di Bulan Ramadhan, dipilihnya bulan Ramadhan karena penerima zakat di Bulan Ramadhan meningkat setiap tahunnya hal ini dilatar belakangi oleh muzakki membayar zakat di Bulan Ramadhan dengan pertimbangan pahala yang berlipat ganda dan juga kewajiban membayar zakat fitrah. Jenis penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara . hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Padang dalam mendistribusikan zakat di bulan Ramadhan ialah terbagi kedalam dua bagian yaitu strategi pemihan mustahiq zakat dan strategi pemilihan media inofromasi dalam pendistribusian zakat di Kota Padang. Startegi ini berhasil digunakan oleh BAZNAS Kota Padang dalam mendistribusikan zakat.
Efektivitas Sistem Informasi Akademik dalam Meningkatkan Komunikasi dan Informasi Akademik di Institut Teknologi Mojosari Kholifah, Binti; Thoib, Imam; Sururi, Nafis; Satya Nugraha, Danang
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dalam meningkatkan komunikasi dan informasi akademik di Institut Teknologi Mojosari. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis tematik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Partisipan penelitian meliputi mahasiswa, dosen, dan staf administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIAKAD di Institut Teknologi Mojosari secara umum efektif dalam meningkatkan komunikasi dan informasi akademik. Sistem ini menunjukkan performa yang baik dalam berbagai aspek: keamanan data, kecepatan dan ketepatan informasi, ketelitian, kelengkapan laporan, dan relevansi informasi. Namun, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan, seperti peningkatan kesiapan sistem dalam menghadapi bencana dan penanganan masalah teknis saat penggunaan tinggi. Dengan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut, SIAKAD memiliki potensi besar untuk terus mendukung proses akademik di Institut Teknologi Mojosari.
Telaah Sikap Mahasiswa Muslim Rumpun Ilmu Sosial-Politik Akibat Terpaan Pemberitaan Hoaks Pemilu 2024 di Instagram Andriyani, Monica; Imaliya; Marta, Rustono Farady; Ahmad, Rosmalia; Wahyuddin
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.956

Abstract

Social media has been utilized as a medium to disseminate political information about the 2024 elections to the public. The dissemination of political information using social media seeks to target and attract voters from the Millennials and Z generations. The purpose of this study is to determine the effect of exposure to the hoax news of the 2024 Election on Instagram on student attitudes. This theory uses Muzafer Sherif's (1982) social appraisal theory to look at message judgments made by audiences. Our study is based on the paradigm (positivism) with an explanatory type quantitative approach. Data were collected using the survey method through questionnaires to 100 students as the study sample. The sampling used a purposive type, which sets the criteria as Instagram users who have seen hoax information about the 2024 Election. The results showed that exposure to hoax news about the 2024 Election had a significant effect on student attitudes. Keywords: Attitudes; Hoaxes News; Media Exposure; Social Judgement; Social Media Abstrak Media sosial telah dimanfaatkan sebagai media menyebarkan informasi politik tentang Pemilu 2024 kepada masyarakat. Penyebaran informasi politik menggunakan media sosial berusaha untuk menyasar dan menggaet pemilih yang berasal dari generasi Millenials dan Z. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek terpaan pemberitaan hoaks Pemilu 2024 di Instagram terhadap sikap mahasiswa. Teori ini menggunakan teori peneliaian sosial dari Muzafer Sherif (1982) untuk melihat penilaian pesan yang dilakukan oleh khalayak. Studi kami berlandaskan paradigma (positivisme) dengan pendekatan kuantitatif jenis eksplanatif. Pengumpulan data dengan metode survei melalui kuesioner kepada sebanyak 100 mahasiswa sebagai sampel studi. Pengambilan sampel menggunakan jenis purposive, yaitu menetapkan kriteria sebagai pengguna Instagram yang pernah melihat informasi hoaks tentang Pemilu 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan pemberitaan hoaks Pemilu 2024 berpengaruh signifikan terhadap sikap mahasiswa.
Tantangan Dakwah NU di Era Digital dan Disrupsi Teknologi Nurul Hidayat
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.962

Abstract

Era digital dan disrupsi teknologi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang dakwah. Nahdlatul Ulama (NU), sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, menghadapi tantangan dan peluang yang unik dalam konteks ini. Artikel ini mengkaji tantangan-tantangan yang dihadapi NU dalam melaksanakan dakwah di era digital, serta bagaimana disrupsi teknologi mempengaruhi strategi dan metode dakwah mereka. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, meningkatnya konten radikal di media sosial, dan kebutuhan untuk beradaptasi dengan preferensi audiens yang terus berubah. Di sisi lain, teknologi juga menyediakan alat yang memungkinkan dakwah NU menjadi lebih inklusif dan efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara ulama dan ahli teknologi informasi, inovasi dalam penyampaian pesan, serta komitmen terhadap kualitas dan kredibilitas konten adalah kunci untuk menghadapi tantangan di era digital. Dengan strategi yang tepat, NU dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkuat dakwah yang moderat dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
Evaluasi Komunikasi Publik dalam Dakwah Agung Prasongko, Wahyu; Aisyah, Siti; Arif Roziqin, Muhamad; Furi Andriani, Riska
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.963

Abstract

Fokus dan tujuan penelitian ini akan membahas terkait evaluasi konten dakwah yang disampaikan oleh seorang pendakwah populer yaitu Gus Iqdam, melalui dua media sosial yang sering digunakan oleh netizen, yaitu media sosial Youtube Short dan Tik Tok pada periode April 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian analisis konten dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah menganalisis beberapa video atau konten yang diunggah pada media sosial Youtube Short dan Tik Tok milik Gus Iqdam periode April 2024. Akun Youtube yaitu @gusiqdamofficial1024 dan akun Tik Tok yaitu @hadrohsabilutaubah. Kemudian data tersebut dibandingkan dan diambil kesimpulan. Hasil pada penelitian ini yaitu upaya penyebaran dakwah yang dilakukan oleh Gus Iqdam dengan memanfaatkan media sosial Youtube Short dan Tik Tok sudah sangat tepat, efektif, dan serta strategi yang baik untuk menjangkau mad’u yang lebih luas. Perbandingan lima video yang diunggah pada Youtube Short dan media Tik Tok menunjukkan angka yang signifikan yaitu lebih baik dan efektif media Tik Tok dibandingkan media Youtube-nya Gus Iqdam. Baik berdasarkan jumlah ditonton, suka, komentar, konten yang dibagikan, dan respons yang diberikan mad’u terhadap konten yang dilihat. Hal ini dilakukan dengan baik maka semakin luas jangkauannya, memiliki daya tarik yang kuat, dan mampu memenuhi kebutuhan mad’u.
Computer Mediated Communication Pada Content Creator Mageriin.id Dalam Menyampaikan Dakwah Pada Aplikasi Tiktok Cut Muthia; Hendi Suhendi; Ira Wahyudi
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.971

Abstract

Mageriin.id adalah komunitas content creator dakwah yang memanfaatkan media sosial, termasuk TikTok, untuk menyebarkan pesan Islam. Berawal dari obrolan online, komunitas ini terbentuk atas dasar kesamaan visi dan misi para anggotanya. Di era digital ini, media sosial menjadi platform yang efektif untuk mengakses dan menyebarkan informasi dengan cepat. Fenomena dakwah melalui media sosial tak lepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. New media seperti TikTok memungkinkan individu untuk melakukan komunikasi interaktif tanpa batas ruang dan waktu. Hal ini melahirkan konsep baru dalam dunia komunikasi, dan menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Mageriin.id memilih TikTok sebagai platform dakwah karena popularitasnya dan kemudahan penggunaannya. Artikel ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi disiplin ilmu komunikasi dan penyiaran Islam, serta menjadi solusi dalam pemanfaatan new media untuk dakwah Islam.
Karakteristik Pesan Dalam Komunikasi Politik Ahmad Sampurna; Latifah Wulandari; Sabila Husna; Irfan Diki Wahyudi; Rahmatan Lil Alamin
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.975

Abstract

Komunikasi tidak pernah bisa terlepas dari manusia karena senantiasa dibutuhkan untuk bertukar informasi didalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini juga dirasakan didalam dunia politik, dimana komunikasi menjadi komponen yang sangat penting. Mengingat bahwa komunikasi politik merupakan pesan yang disampaikan oleh aktor-aktor politik yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, serta kebijakan pemerintah, berarti pesan yang disampaikan harus sejalan dengan arti politik itu sendiri. Dalam komunikasi politik, pesan merupakan kekuatan yang tidak mungkin diabaikan bahkan pesan adalah raja (content is the king). Berartinya derajat pesan berimplikasi pada bermacam-macam wujud kemasan pesan yang dikonstruksi sedemikian rupa, cocok dengan tujuan serta dampak yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik pesan dalam berkomunikasi politik agar pesan yang disampaikan diterima dengan baik dan mudah. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara dokumentasi dikarenakan penelitian pustaka. Maka pengumpulan data ditentukan dengan menelaahan literature dan bahan pustaka yang relevan terhadap masalah yang diteliti baik dari buku-buku maupun data dari bahan pustaka lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pesan dalam komunikasi politik dapat dilihat dari keberagaman pembicaraan politik, jenis-jenis pesan politik, sifat pembicara politik, keterbatasan bahasa, pesan verbal dan nonverbal, hal ini amat berguna untuk mendistribusikan pesan tadi ke warga dengan baik yang sesuai dengan karakteristik pesan yang ada.

Page 11 of 18 | Total Record : 177