Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs)
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAI Pangeran diponegoro Nganjuk. J-KIs berisi artikel hasil penelitian empiris & analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi baik di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika & Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember serta diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini di dedikasikan kepada akademisi, peneliti, pemerhati lintas ilmu.
Articles
177 Documents
Telaah Sikap Mahasiswa Muslim Rumpun Ilmu Sosial-Politik Akibat Terpaan Pemberitaan Hoaks Pemilu 2024 di Instagram
Andriyani, Monica;
Imaliya;
Marta, Rustono Farady;
Ahmad, Rosmalia;
Wahyuddin
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.956
Social media has been utilized as a medium to disseminate political information about the 2024 elections to the public. The dissemination of political information using social media seeks to target and attract voters from the Millennials and Z generations. The purpose of this study is to determine the effect of exposure to the hoax news of the 2024 Election on Instagram on student attitudes. This theory uses Muzafer Sherif's (1982) social appraisal theory to look at message judgments made by audiences. Our study is based on the paradigm (positivism) with an explanatory type quantitative approach. Data were collected using the survey method through questionnaires to 100 students as the study sample. The sampling used a purposive type, which sets the criteria as Instagram users who have seen hoax information about the 2024 Election. The results showed that exposure to hoax news about the 2024 Election had a significant effect on student attitudes. Keywords: Attitudes; Hoaxes News; Media Exposure; Social Judgement; Social Media Abstrak Media sosial telah dimanfaatkan sebagai media menyebarkan informasi politik tentang Pemilu 2024 kepada masyarakat. Penyebaran informasi politik menggunakan media sosial berusaha untuk menyasar dan menggaet pemilih yang berasal dari generasi Millenials dan Z. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek terpaan pemberitaan hoaks Pemilu 2024 di Instagram terhadap sikap mahasiswa. Teori ini menggunakan teori peneliaian sosial dari Muzafer Sherif (1982) untuk melihat penilaian pesan yang dilakukan oleh khalayak. Studi kami berlandaskan paradigma (positivisme) dengan pendekatan kuantitatif jenis eksplanatif. Pengumpulan data dengan metode survei melalui kuesioner kepada sebanyak 100 mahasiswa sebagai sampel studi. Pengambilan sampel menggunakan jenis purposive, yaitu menetapkan kriteria sebagai pengguna Instagram yang pernah melihat informasi hoaks tentang Pemilu 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan pemberitaan hoaks Pemilu 2024 berpengaruh signifikan terhadap sikap mahasiswa.
Tantangan Dakwah NU di Era Digital dan Disrupsi Teknologi
Nurul Hidayat
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.962
Era digital dan disrupsi teknologi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang dakwah. Nahdlatul Ulama (NU), sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, menghadapi tantangan dan peluang yang unik dalam konteks ini. Artikel ini mengkaji tantangan-tantangan yang dihadapi NU dalam melaksanakan dakwah di era digital, serta bagaimana disrupsi teknologi mempengaruhi strategi dan metode dakwah mereka. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, meningkatnya konten radikal di media sosial, dan kebutuhan untuk beradaptasi dengan preferensi audiens yang terus berubah. Di sisi lain, teknologi juga menyediakan alat yang memungkinkan dakwah NU menjadi lebih inklusif dan efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara ulama dan ahli teknologi informasi, inovasi dalam penyampaian pesan, serta komitmen terhadap kualitas dan kredibilitas konten adalah kunci untuk menghadapi tantangan di era digital. Dengan strategi yang tepat, NU dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkuat dakwah yang moderat dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
Evaluasi Komunikasi Publik dalam Dakwah
Agung Prasongko, Wahyu;
Aisyah, Siti;
Arif Roziqin, Muhamad;
Furi Andriani, Riska
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.963
Fokus dan tujuan penelitian ini akan membahas terkait evaluasi konten dakwah yang disampaikan oleh seorang pendakwah populer yaitu Gus Iqdam, melalui dua media sosial yang sering digunakan oleh netizen, yaitu media sosial Youtube Short dan Tik Tok pada periode April 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian analisis konten dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah menganalisis beberapa video atau konten yang diunggah pada media sosial Youtube Short dan Tik Tok milik Gus Iqdam periode April 2024. Akun Youtube yaitu @gusiqdamofficial1024 dan akun Tik Tok yaitu @hadrohsabilutaubah. Kemudian data tersebut dibandingkan dan diambil kesimpulan. Hasil pada penelitian ini yaitu upaya penyebaran dakwah yang dilakukan oleh Gus Iqdam dengan memanfaatkan media sosial Youtube Short dan Tik Tok sudah sangat tepat, efektif, dan serta strategi yang baik untuk menjangkau mad’u yang lebih luas. Perbandingan lima video yang diunggah pada Youtube Short dan media Tik Tok menunjukkan angka yang signifikan yaitu lebih baik dan efektif media Tik Tok dibandingkan media Youtube-nya Gus Iqdam. Baik berdasarkan jumlah ditonton, suka, komentar, konten yang dibagikan, dan respons yang diberikan mad’u terhadap konten yang dilihat. Hal ini dilakukan dengan baik maka semakin luas jangkauannya, memiliki daya tarik yang kuat, dan mampu memenuhi kebutuhan mad’u.
Computer Mediated Communication Pada Content Creator Mageriin.id Dalam Menyampaikan Dakwah Pada Aplikasi Tiktok
Cut Muthia;
Hendi Suhendi;
Ira Wahyudi
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.971
Mageriin.id adalah komunitas content creator dakwah yang memanfaatkan media sosial, termasuk TikTok, untuk menyebarkan pesan Islam. Berawal dari obrolan online, komunitas ini terbentuk atas dasar kesamaan visi dan misi para anggotanya. Di era digital ini, media sosial menjadi platform yang efektif untuk mengakses dan menyebarkan informasi dengan cepat. Fenomena dakwah melalui media sosial tak lepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. New media seperti TikTok memungkinkan individu untuk melakukan komunikasi interaktif tanpa batas ruang dan waktu. Hal ini melahirkan konsep baru dalam dunia komunikasi, dan menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Mageriin.id memilih TikTok sebagai platform dakwah karena popularitasnya dan kemudahan penggunaannya. Artikel ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi disiplin ilmu komunikasi dan penyiaran Islam, serta menjadi solusi dalam pemanfaatan new media untuk dakwah Islam.
Karakteristik Pesan Dalam Komunikasi Politik
Ahmad Sampurna;
Latifah Wulandari;
Sabila Husna;
Irfan Diki Wahyudi;
Rahmatan Lil Alamin
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.975
Komunikasi tidak pernah bisa terlepas dari manusia karena senantiasa dibutuhkan untuk bertukar informasi didalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini juga dirasakan didalam dunia politik, dimana komunikasi menjadi komponen yang sangat penting. Mengingat bahwa komunikasi politik merupakan pesan yang disampaikan oleh aktor-aktor politik yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, serta kebijakan pemerintah, berarti pesan yang disampaikan harus sejalan dengan arti politik itu sendiri. Dalam komunikasi politik, pesan merupakan kekuatan yang tidak mungkin diabaikan bahkan pesan adalah raja (content is the king). Berartinya derajat pesan berimplikasi pada bermacam-macam wujud kemasan pesan yang dikonstruksi sedemikian rupa, cocok dengan tujuan serta dampak yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik pesan dalam berkomunikasi politik agar pesan yang disampaikan diterima dengan baik dan mudah. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara dokumentasi dikarenakan penelitian pustaka. Maka pengumpulan data ditentukan dengan menelaahan literature dan bahan pustaka yang relevan terhadap masalah yang diteliti baik dari buku-buku maupun data dari bahan pustaka lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pesan dalam komunikasi politik dapat dilihat dari keberagaman pembicaraan politik, jenis-jenis pesan politik, sifat pembicara politik, keterbatasan bahasa, pesan verbal dan nonverbal, hal ini amat berguna untuk mendistribusikan pesan tadi ke warga dengan baik yang sesuai dengan karakteristik pesan yang ada.
Analisis Ayat-Ayat Al-Qur’an Sebagai Landasan Dakwah
Ningsih, Widia;
Satriah , Lilis
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.998
To properly understand da'wah, it must be through understanding the Qur'an as the main source of da'wah. However, the Qur'an can only be properly understood through interpretation. The purpose of this research is to analyze the verses of the Qur'an that are the basis of da'wah. This analysis is expected to provide a deeper understanding of the purpose and method of da'wah in accordance with the foundation of the Qur'an. The urgency of this research is made because effective da'wah can bring great benefits to individuals, communities, and nations. By understanding the foundation of da'wah from the Qur'an, it is hoped that dai and missionaries can carry out their duties better and optimally. This study uses a qualitative research method with a thematic interpretation approach. Based on the results of analysis and literature studies from various references, the results of this study are by understanding the foundation, purpose and method of da'wah according to the foundation in the Qur'an. His words are in Q.S Q.S Al-Baqarah: 214 and Q.S Al-Imron: 159 about the purpose of da'wah that this verse expressly explains that to obtain heaven from Allah, it is not enough just by faith. Muslims will be given various kinds of trials as befell the previous ummah as a test for them. Furthermore, in the Qur'an, Surah An-Nahl · Verse 125 conveys that Allah swt gives guidelines to His Messenger on how to invite people (da'wah) to the way of Allah
Perspektif Generasi Z di Platform X Terhadap Penurunan Angka Pernikahan di Indonesia
Adhani, Azizah Fadhilah;
Acep Aripudin
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.1001
Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi perspektif generasi Z di Indonesia melalui Platform X terhadap penurunan angka pernikahan. Melalui analisis data yang dikumpulkan dari diskusi dan interaksi di platform tersebut, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi keputusan generasi Z dalam memasuki institusi pernikahan. Temuan penelitian menyoroti peran kondisi finansial, tingginya angka perceraian karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan, serta perubahan pola pikir terhadap institusi pernikahan. Dengan memahami perspektif generasi Z, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pemangku kebijakan, akademisi, dan masyarakat umum untuk merancang strategi yang lebih efektif dalam mengatasi tantangan yang dihadapi dalam mempromosikan hubungan pernikahan yang sehat dan berkelanjutan di kalangan generasi muda Indonesia.
Etika dan Tantangan Dakwah di Era Kecerdasan Buatan
Insana, Zuharin;
Satriah, Lilis
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1042
This study examines the use of artificial intelligence (AI) chatbots in religious consultations, particularly in the context of Islamic preaching (dawah). The aim of the research is to evaluate the benefits and challenges faced in the implementation of this technology and to identify the ethical approaches needed for its development and use. The research methods include literature analysis and case studies. The results indicate that AI chatbots can enhance accessibility and efficiency in providing religious guidance but also raise several ethical and theological issues. With the right ethical approach, AI chatbots have great potential to support dawah in the digital age.
Studi Kasus Dakwah Ustadzah Nafisah Trainer Sebagai Bentuk Komunikasi Retorika di Media Tiktok
Erlan Gantira
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1043
Retorika merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Retorika merupakan keterampilan yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Salah satu tantangan dakwah di era sekarang adalah berdakwah di media sosial berbasis digital. Telah banyak lahir dai-dai yang menyampaikan dakwahnya dengan menggunakan media ini. Salah satunya ustadzah Nafisah Trainer di media Tiktok. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui a) faktor Etos yaitu faktor kredibilitas da’i, b) faktor Pathos yaitu respon emosional para mad’u, dan c) faktor Logos yaitu cara pesan yang disampaikan. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode studi etnografi virtual, dimana fenomena-fenomena dakwah digambarkan dan didalami dari aspek virtual.. Dari hasil penelitian tergambarkan bahwa program dakwah Nafisah Trainer di media sosial Tiktok menggambarkan sebuah fenomena virtual yang menarik seperti memberikan berbagai tanggapan yang dalam virtual gambar-gambar suka, virtual dicintai, virtual pemberian reward, menciptakan kesedihan dan secara keseluruhan para mad’u memberikan tanggapan dan komentar yang baik setelah mengikuti acara ini.
Pengaruh Tiktok Terhadap Trend Fashion Pada Mahasiswa di Mojokerto
Fatikh, M. Alfin;
Fajri Irwan Muhammad
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1098
The TikTok App is a video-based social media that provides special effects features released in 2016. Over the last few years, Tiktok App has significantly developed so that this has been a major opportunity for everyone to become creative utilizing TikTok App with a variety of content, one of which is content around the fashion world. The presence of various content about fashion trends has become a pleasure for the audience, especially for students who follow the current developments of the fashion world, where the TikTok App has rapidly become a reference in student dress styles to follow the latest trends. This research applies descriptive quantitative research that uses a survey method with the Cluster Rendom Sampling technique, In obtaining data using the Slovin formula technique where 94 respondents were found. Furthermore, data analysis using simple linear regression analysis to determine the magnitude of the influence caused by the influence of social media TikTok on fashion trends in students. Accordance the output of this study, shows that there is a significant influence between the use of the TikTok App on fashion trends towards students with a correlation of 0.608 and a coefficient of determination of 0.369, which means that the effect of social media on TikTok on fashion trends in students is 36.9%.