cover
Contact Name
Fransisca Anjar Rina Setyani
Contact Email
jurnalicare@stikespantirapih.ac.id
Phone
+6281392620390
Journal Mail Official
fransisca.anjarrina@stikespantirapih.ac.id
Editorial Address
Jl. Tantular 401 Pringwulung, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
I Care : Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
ISSN : 27217272     EISSN : 27462315     DOI : 10.46668
Core Subject : Health, Education,
Jurnal keperawatan STIKes Panti Rapih Yogyakarta adalah jurnal keperawatan yang diterbitkan oleh STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Jurnal ini diterbitkan secara berkala 2 kali dalam setahun yaitu setiap bulan maret dan oktober. Jurnal keperawatan STIKes Panti Rapih merupakan media ilmiah untuk mempublikasikan hasil penelitian, study kasus, ataupun literature review di bidang keperawatan.
Articles 104 Documents
Gambaran Self-Management Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poli PenyakiT Dalam Rumah Sakit Santa Elisabeth Bantul Sari, Susan Permata; Zulaika, Umi; Noviati, Bernadetta Eka
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.276

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 adalah suatu gangguan metabolik yang terjadi akibat hiperglikemia. Hal ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi bahkan kematian. Oleh karena itu, sangat krusial bagi individu yang menderita diabetes melitus tipe 2 untuk menerapkan kontrol dan self-management yang efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran self-management diabetes melitus tipe 2 di poli penyakit dalam rumah sakit Santa Elisabeth Bantul. Metode: Metode penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan survei sederhana. Instrumen yang digunakan untuk mengukur self-management diabetes adalah kuesioner DSMQ (Diabetes Self-Management Quisionaire). Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 73 pasien diabetes yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik responden adalah lansia (72,6%), berjenis kelamin perempuan (56,2%), berpendidikan SMP/SMA (43.8%), tidak merokok (75.3%), indek massa tubuh normal (60.3%), riwayat keluarga dengan diabetes (52,1%), memiliki kemampuan self-management yang cukup (53,4%) dan baik (46,6%), dengan rata-rata sub skala manajemen glukosa (7,20), kontrol diet (5,17), aktivitas fisik (5,63), dan layanan kesehatan (6,30). Simpulan: Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden memiliki self-management yang cukup. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mengambil keputusan terkait tindakan keperawatan bagi individu dengan diabetes.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Hipertensi di Kalurahan Margorejo Tempel Sleman Yogyakarta Eka Haris Novianti, Ariadne; Rina, Fransisca Anjar; Lidya, Herlin
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.281

Abstract

Background: Hypertension is a non-communicable, deadly disease whose treatment and care requires a lifetime. The goal of treatment and care is to control hypertension to prevent complications. There are still many hypertension sufferers who do not take hypertension medication regularly, resulting in uncontrolled blood pressure. One of the things that influences the fulfillment of medication for hypertension sufferers is family support. Family support includes esteem support, emotional support, instrumental support, and informational support. Objective: This study aims to determine the relationship between family support and medication adherence among hypertension sufferers in Margorejo District. Method: The research method used in this research is descriptive correlation with a cross sectional approach. The population in this study was 340 hypertensive patients in Margorejo Tempel Village, Sleman Yogyakarta and samples were taken of 5-6 people using proportional random sampling techniques. The research instrument used two questionnaires, namely the family support questionnaire and the medication adherence questionnaire. Data collection method using survey method. Results: The results showed that 51.9% of respondents had a low level of family support and 61% of respondents showed that they had low medication adherence. Chi-square test results showed a significant relationship between family support and medication adherence (p-value 0.032:, odds ratio: 2.783). Conclusion: There is a significant relationship between the level of family support and adherence to taking medication in hypertension sufferers in Margorejo Tempel Sleman Village. Key words: hypertension, support, family, adherence, medication
Massage Effleurage Menggunakan VCO (Virgin Coconut Oil) Pada Pasien Dengan CVA (Cerebro Vaskuler Accident) Dengan Resiko Gangguan Integritas Kulit Sundari, Erlina; Ismoyowati, Tri Wahyuni
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.284

Abstract

Background: Weakness in limbs/immobilization in stroke patients with prolonged bed rest poses a risk of skin integrity issues, such as pressure ulcers or decubitus. One intervention that can be performed is skin integrity care using effleurage massage techniques with Virgin Coconut Oil (VCO). Objective: To analyze the intervention of skin integrity care with effleurage massage using VCO on patients with Hemorrhagic Stroke (CVA) at the Bethesda Hospital Yogyakarta in 2023, who are at risk of skin integrity disturbances. Case Management: Patient Ms. Ng, 91 years old, with Hemorrhagic Stroke, was found to have less elastic, wrinkled skin, with redness in bony areas (both heels), sacrum, and back (due to pressure), and scaly, dry, and peeling soles. The patient was immobilized/bedridden. The nursing problem identified was the risk of impaired skin integrity. The nursing plan provided was effleurage massage using VCO. Discussion: After administering skin integrity care with effleurage massage using VCO, as measured by the Braden Scale, the skin integrity score decreased from 9 (high risk) to 14 (moderate risk). Conclusion: The effleurage massage technique with VCO is effective in reducing the risk of impaired skin integrity. Recommendation: This research is expected to provide additional references and knowledge for nursing care of patients with Hemorrhagic Stroke and issues related to skin integrity risk, particularly with the intervention of effleurage massage using VCO. Keywords: VCO (Virgin Coconut Oil) - Effleurage Massage - Risk of Impaired Skin Integrity - CVA (Cerebrovascular Accident)
Hubungan Lama Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Yang Menjalani Hemodialisis Di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta Angelina Nindi Cahyani; Pujiastuti, Theresia Tatik; Kristanti, Fittriya
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.286

Abstract

Hemodialisis salah satu metode terapi yang digunakan untuk mengeluarkan produk limbah berupa zat-zat yang terlarut dalam darah dari dalam tubuh dengan proses penyaringan. Berdasarkan data nasional berkisar 713.783 jiwa dan 2.850 yang melakukan hemodialisa. Prevalensi hemodialisis di dunia meningkat 8% setiap tahunnya. Data Riskesdas tahun 2013-2018, terjadi peningkatan sebesar 0,18% penduduk Indonesia yang menderita penyakit Chronic Kidney Disease (CKD). Sejak tahun 2007 sampai 2018 terdapat 132.142 jiwa pasien aktif dalam terapi hemodialisis di Indonesia. Tahun 2018 jumlah pasien hemodialisis di DIY sebanyak 2.730 pasien. Salah satu masalah yang terjadi pada pasien hemodialisis adalah penurunan kualitas hidup. Kualitas hidup memiliki banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya yaitu lama hemodialisis. Semakin lama seseorang menjalani hemodialisis, maka kualitas hidupnya akan semakin buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara lama hemodialisis dengan kualitas hidup pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan jumlah 99 responden dengan metode non random convenience sampling, pengumpulan data menggunakan kuisioner data demografi dan KDQOL SF versi 1.3. Hasil uji statistik gamma, didapatkan hasil p-value 0,869 (>0,05). Lama hemodialisis tidak berhubungan dengan kualitas hidup dikarenakan terdapat faktor lain yang mempengaruhi kualitas hidup dari responden. Kata kunci : Hemodialisis, Kualitas Hidup, Lama Hemodialisis
Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik Berkontribusi dengan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Dusun Ngepos, Kecamatan Srumbung Ariyani, Genduk Ita; Erjinyuare Amigo, Thomas Aquino; Lidya, Herlin
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.287

Abstract

This study aims to evaluate the relationship between sleep quality and physical activity patterns with blood pressure in elderly hypertensive patients in Ngepos Hamlet. Hypertension is one of the global targets for reducing the prevalence of non-communicable diseases, with the aim of reducing the incidence by 33% between 2010 and 2030. Sleep quality is measured based on quantitative and qualitative aspects, while physical activity is assessed from the intensity of body movements that require energy. The results showed that most elderly hypertensive patients in Ngepos Hamlet had poor sleep quality (98.1%), while only 1.9% had good sleep quality. Most elderly people do heavy physical activity (66.7%), followed by moderate activity (31.4%), and light activity (2%). The gamma correlation test showed that there was no significant relationship between sleep quality and blood pressure (p = 0.306) and between physical activity patterns and blood pressure (p = 0.291) in elderly hypertensive patients. Therefore, it is recommended that elderly people routinely check their blood pressure, participate in integrated health post-activities, maintain sleep quality, and do physical activity according to their abilities.
Hubungan Lama Menjalani Hemodialisa Dengan Tingkat Depresi Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta Prabawati; Tatik Pujiastuti, Theresia; Kristanti, Fittriya
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.288

Abstract

Latar belakang: Gagal Ginjal Kronik (GGK) memberikan dampak perubahan berbagai aspek kehidupan bagi pasien yang sedang menjalani hemodialisa yaitu depresi. Depresi yang merupakan reaksi psikologis berupa gangguan suasana hati karena menghadapi penyakit yang dialami oleh pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang sedang menjalani hemodialisa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisa dengan tingkat depresi pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode deskriptif korelasional. Proses pengambilan sampel dengan cross sectional dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling insidental. Sampel penelitian ini 99 responden. Instrumen yang digunakan adalah BDI-II. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar pasien menjalani hemodialisa >3 tahun (45,5%) dan sebagian besar tidak mengalami depresi (50,5%). Selanjutnya berdasarkan uji korelasi Gamma didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik lama menjalani hemodialisa dengan tingkat depresi pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta dengan p-value 0,076 (p value >0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa lama hemodialisa tidak berperan dalam fenomena depresi pada pasien yang menjalani hemodislisis. Semakin lama pasien menjalani hemodialisa maka tingkat depresi akan menurun karena pasien sudah menerima keadaannya. Meskipun tidak ada hubungan yang signifikan, namun kondisi depresi meskipun ringan tetap dialami oleh pasien hemodialisa. Maka tenaga kesehatan di ruang hemodialisa tetap harus mendampingi pasien agar mampu beradaptasi dengan proses terapi yang dijalani. Kata kunci: Hemodialisa, Depresi, Gagal Ginjal Kronik
Hubungan Toxic Parents Dengan Perilaku Seks Pra Nikah Isti Daryati, Elisabeth; Komala, Calvina Natania; Ningsih Marlina, Paramitha Wirdani
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.289

Abstract

Toxic parents merupakan perilaku orang tua yang memperlakukan anak secara tidak baik dan tidak hormat serta menimbulkan perasaan bersalah, ketakutan dan perasaan over patuh pada anak. Sikap toxic yang berkepanjangan akan membentuk sebuah pola yang berdampak negatif seperti perilaku seks pranikah. Kurangnya perhatian orang tua dan banyaknya aturan dan perintah terhadap anak meningkatkan perilaku seksual remaja yang berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan toxic parents dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain deskritif korelatif melalui pendekatakan cross sectional. Penelitian dilakukan terhadap 71 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan mendapatkan gambaran 70,4% responden pernah berpacaran, 66,2% melakukan sexting dan berfantasi seks, dan 47,9% pola toxic parents dominan. Analisis data menggunakan uji Kendall’s Tau-C. Hasil analisis menunjukan tidak adanya hubungan toxic parent terhadap perilaku seks pranikah pada remaja dengan p value 0.213 (p = <0.05). Perilaku seks pranikah pada remaja terjadi selain pola asuh orang tua, juga dapat dipengaruhi oleh peran teman sebaya, paparan media pornografi, dan pengetahuan remaja.
a article Tingkat Pengetahuan Diet Dash (Dietary Approaches To stop Hypertension) Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Kasihan I Bantul Purbosari, Maria Erna; Puspaningrum, Yohana Dyah Ayu Ratna; Kurniastuti, Margaretha
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.291

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah sistolik ≤140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Pola makan rendah garam diperlukan untuk mengendalikan tekanan darah. Pola makan DASH merupakan pola makan sayur dan buah yang tinggi serat (30 gram/hari), mineral kalium, magnesium, dan kalsium serta asupan garam dibatasi. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia tentang diet DASH di Puskesmas Kasihan I Bantul. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel aksidental dengan jumlah responden sebanyak 85 orang. Hasil: Hasil analisis menyatakan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan responden berada pada kategori baik (74,12%), sebagian besar berada pada kategori umur 60-69 tahun (74,12%), lebih dari separuh responden berjenis kelamin perempuan (58%), kurang dari separuh responden berpendidikan SD (49,41%), dan sebagian besar memiliki pekerjaan buruh/tani (36,48%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan tentang Diet DASH di Puskesmas Kasihan 1 Bantul Yogyakarta tergolong baik. Saran : dapat menjadi sumber program penyuluhan pendidikan kepada pasien yang belum mengetahui dan mematuhi diet DASH pada pasien hipertensi.
Revalensi Malnutrisi Pada Lanjut Usia Berdasarkan Mini Nutrisional Assesment-Short Form (MNA-SF) Purwantini, Dwi; Prasetya, Widya; Saputra, Agung Kurniawan
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.293

Abstract

Malnutrition is a clinical condition resulting from an imbalance between the need, intake, and utilization of nutrients, resulting in increased morbidity and mortality rates, as well as decreased quality of life. Malnutrition is common in the elderly. The purpose of this study was to determine the prevalence of malnutrition in the elderly based on the Mini Nutritional Assessment-Short Form (MNA-SF) at the Surabaya Elderly Posyandu. The research design was a descriptive study using a questionnaire as a data collection tool. The target population in this study was the elderly aged ≥60 years at the Surabaya Elderly Posyandu, totaling 61 elderly. The sampling technique was total sampling. Data were collected by filling out the Mini Nutritional Assessment-Short Form (MNA-SF) questionnaire. The results of the study showed that the nutritional status of the elderly based on the MNA-SF was 46 elderly (75.4%) with normal nutritional status, 14 elderly (23%) with nutritional status at risk of malnutrition and 1 elderly (1.6%) with malnutrition nutritional status
Pengaruh Kompres Dingin Terhadap Skala Nyeri Pasien Post Kateterisasi Jantung di Ruang ICCU Rumah Sakit Panti Papih Yogyakarta Paullina, Tutut; Maria Theresia, Siwi Ikaristi; Wulandari, Riski
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 2 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i2.294

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian karena terjadi penyempitan pembuluh darah koroner yang sering disebut dengan aterosklerotik. Penanganan utama penyakit jantung ini adalah katerisasi jantung. Salah satu dampak yang dapat ditimbukan adalah nyeri pada daerah pemasangan radial compression device dikarenakan adanya luka puntcure site dan adanya tekanan balon radial compression device yang digunakan untuk kompresi pada arteri setelah tindakan katerisasi jantung, Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain quasi eksperimen yang dilakukan pada pasien yang terpasang radial compression device di ruang ICCU Rumah Sakit Panti Rapih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres dingin terhadap nyeri pada pasien yang terpasang radial compression device. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 21 kelompok intervensi 21 kelompok kontrol. Intervensi yang dilakukan yaitu kompres dingin selama 20 menit pada area puntcure site. Skala nyeri diukur dengan menggunakan NRS sebelum dan setelah tindakan pada kelompok intervansi. Hasil analisis data dengan uji Mann Withney menunjukan hasil significan dengan p value 0,000 yang artinya ada pengaruh kompres dingin terhadap skala nyeri pada pasien yang terpasang radial compression device. Pengaruh yang signifikan ini dapat menjadi dasar bahwa kompres dingin sebagai tindakan mandiri perawat untuk menyurangi nyeri pada pasien yang terpasang radial compression device.

Page 9 of 11 | Total Record : 104