cover
Contact Name
Fransisca Anjar Rina Setyani
Contact Email
jurnalicare@stikespantirapih.ac.id
Phone
+6281392620390
Journal Mail Official
fransisca.anjarrina@stikespantirapih.ac.id
Editorial Address
Jl. Tantular 401 Pringwulung, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
I Care : Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
ISSN : 27217272     EISSN : 27462315     DOI : 10.46668
Core Subject : Health, Education,
Jurnal keperawatan STIKes Panti Rapih Yogyakarta adalah jurnal keperawatan yang diterbitkan oleh STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Jurnal ini diterbitkan secara berkala 2 kali dalam setahun yaitu setiap bulan maret dan oktober. Jurnal keperawatan STIKes Panti Rapih merupakan media ilmiah untuk mempublikasikan hasil penelitian, study kasus, ataupun literature review di bidang keperawatan.
Articles 104 Documents
Pemberian Kompres Hangat Pada Anak Suspect Encephalitis Dengan Hipertermia Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Indriani, Evana; Arini, Tri; Ambarwati; Harigustian, Yayang
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 4 No 2 (2023): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v4i2.256

Abstract

Latar belakang: Encephalitis merupakan infeksi otak karena virus, bakteri, atau parasit yang menimbulkan gejala seperti demam atau sakit kepala dan paling sering menyerang anak-anak. Encephalitis masuk di urutan ke 8 dari semua penyakit yang ada di Ruang Padmanaba Barat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada tahun 2022. Masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien Encephalitis yaitu hipertermia karena tanda dan gejalanya yaitu panas badan tinggi karena adanya infeksi. Hipertermia merupakan keadaan suhu tubuh meningkat diatas suhu normal dan seseorang terutama anak-anak dikatakan meningkat apabila suhu tubuhnya >37,5°C. Hipertermia dapat diatasi dengan tindakan farmakologis dan non farmakologis. Tindakan non farmakologis yang dapat dilakukan salah satunya yaitu pemberian kompres hangat. Tujuan: Mengetahui pemberian kompres hangat pada anak suspek Encephalitis dengan hipertermia di Ruang Padmanaba Barat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode: Penelitian kualitatif dengan rancangan berupa studi kasus dengan subyek satu orang pasien anak. Hasil: Pemberian kompres hangat yang dilakukan pada anak suspek Encephalitis dengan hipertermia didapatkan rata-rata suhu tubuh sebelum dilakukan tindakan 37,9°C dan 30 menit setelah dilakukan tindakan rata-rata suhu tubuh turun menjadi 37,1°C. Kesimpulan: Pemberian kompres hangat efektif untuk dilakukan pada anak suspek Encephalitis dengan hipertermia karena terdapat rata-rata penurunan suhu tubuh sebanyak 0,8°C.
Hubungan Pengetahuan Kepala Keluarga Dengan Perilaku Pencegahan Malaria Kampung Sakartemin Weripang, Imelda; Marti, Eva; Ratnawati, Emmelia
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.262

Abstract

Pendahuluan : Penyakit Malaria disebabkan oleh parasite plasmodium pada nyamuk betina yang terinfeksi dan menginfeksi manusia, dengan gejala panas dingin, menggigil serta demam berkepanjangan. Gejala Malaria biasanya muncul 10-15 hari setelah parasit masuk ke tubuh manusia. Penyakit Malaria disebabkan oleh pengaruh perilaku, gaya hidup dan lingkungan yang tidak sehat. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku manusia ialah tingkat pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan malaria didesa sakartemen distrik fakfak tengah kabupaten fakfak papua barat. Metode : Desain penelitian deskriptif kuantitatif , jenis metode korelasi cross sectional, sampel dalam penelitian 97 responden. Alat ukur yang digunakan merupakan lembar kuisioner pengetahuan dan kuisioner perilaku pencegahan malaria yang diberikan kepada responden. Hasil : Tingkat pengetahuan baik sebanyak 64 responden dan pengetahuan cukup 26 responden dan tingkat perilaku pencegahan malaria kurang baik 66 responden dan perilaku pencegahan malaria baik 31 responden. Angka koefisien korelasi nilai r = 0,442 (korelasi lemah) dan p value = 0.000 (signifikan) berhubungan. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan malaria dengan kekuatan korelasi lemah. Penelitian berikutnya disarankan mengambil studi kualitatif terkait faktor yang mempengaruhi perilaku kepala keluarga dalam pencegahan malaria. Kata kunci : pengetahuan,perilaku pencegahan, penyakit malaria,faktor yang mempengaruhi perilaku.
Pola Sarapan Dan Tingkat Konsentrasi Belajar Mahasiswa Stikes Panti Rapih Yogyakarta Siska Mastifa; Tatik Pujiastuti, Theresia; Lidya, Herlin
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 4 No 2 (2023): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v4i2.265

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Belajar merupakan kegiatan setiap orang untuk mencapai cita-citanya. Belajar erat kaitannya dengan kemampuan konsentrasi. Konsentrasi yang baik mempengaruhi keberhasilan belajar seseorang. Konsentrasi merupakan proses dimana pikiran terfokus di suatu objek. Fenomena pada mahasiswa STIKes Panti Rapih Yogyakarta ada 62,5% mengalami penurunan konsentrasi. Salah satu faktor diduga mempengaruhi konsentrasi adalah pola sarapan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, survei analisis desain penelitian dengan cross sectional study. Sampel 296 mahasiswa secara cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan Concentration Grid Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan gambaran pola sarapan kategori baik sebesar 54,4% dan kategori tidak baik 45,6%, sedangkan gambaran tingkat konsentrasi belajar kategori baik sebesar 45,3%, kategori sedang 18,6% dan kategori buruk 36,1%. Berdasarkan uji Spearman Rank diketahui bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pola sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa dengan nilai p-value 0,393 > 0,05. Simpulan: Meskipun secara statistik tidak ada hubungan yang signifikan namun analisis prosentase menunjukkan bahwa pola sarapan yang baik menunjukan tingkat konsentrasi yang baik pula. Kata Kunci: Pola sarapan, Konsentrasi, Mahasiswa
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku SADARI Pada Ibu di Dusun Katik RT 11 RW 05, Sapen, Manisrenggo, Klaten Cindy Nonia Widjiyono; Fransisca Anjar Rina; Avin Maria
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.271

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara adalah dimana sel kehilangan pengendalian dan mekanisme normal serta tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara. Dengan mendeteksi kanker payudara sedini mungkin dapat menekankan angka kematian sebesar 25-30%. Salah satu cara mendeteksinya yaitu dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri, perilaku seseorang dalam melakukan pemeriksaan ini dipengaruhi oleh faktor pengetahuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri pada ibu perkumpulan minggu pahing di Dusun Katik RT 11 RW 05, Sapen, Manisrenggo, Klaten. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 89 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik survey dengan alat pengumpul data kuisioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden yaitu 51 orang (57,3%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan lebih dari setengah responden yaitu 55 orang (61,8%) tidak patuh dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Hasil uji analisis data dengan menggunakan pearson chi-square menunjukkan p value 0.124 (p>0,05) or = 0,508. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu perlu melakukan penelitian lebih lanjut terkait tingkat motivasi dengan perilaku.
Hubungan Sikap Caring Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Santo Antonio Baturaja Supriati, Theresia; Hastuti, Ag.Sri Oktri; Noviati, Bernadetta Eka
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.272

Abstract

Background Health services are designed to enable humans to live. In addition to having good facilities and infrastructure, the professionalism of health workers is also important for its success. A nurse is now one of the professions that can save lives because of its holistic role in fulfilling human life. One indicator of the quality of nursing services is patient satisfaction and nurse attention, which is evidence of the quality of nurse services. Patient satisfaction is very dependent on how well nurses treat patients. The purpose of this study was to determine the relationship between nurse caring attitudes and patient satisfaction levels at Santo Antonio Baturaja Hospital. This study method uses a descriptive correlational research design and cross-sectional data collection techniques. The sample for this study was 101 respondents using the random sampling method to collect data using a questionnaire on nurses' caring attitudes and patient satisfaction. 62.37%) and argued that nurses have caring behavior (57.42%) with a p-value of 0.000 ˂ 0.05. The conclusion from this study is that there is a relationship between nurse-caring attitudes and patient satisfaction at Santo Antonio Baturaja Hospital. Suggestions from this study are that nurses are expected to maintain the quality of nursing care so that patient satisfaction can be maintained.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Di Kalurahan Margorejo Tempel Sleman Yogyakarta Zahra, Rizki Jullanar; Setyani, Fransisca Anjar Rina; Aryu Puspasari, Scholastica Fina
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.273

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan sehingga pasien hipertensi perlu menjalani pengobatan seumur hidup. Pengetahuan yang dimiliki oleh pasien dapat memberikan perubahan perilaku terutama dalam melakukan pengobatan yang dianjurkan. Kepatuhan minum obat merupakan salah satu cara dalam mengurangi risiko komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Kalurahan Margorejo Tempel Sleman Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif korelatif. Jumlah sampel yang digunakan sejumlah 77 responden yang diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling pada tanggal 08-18 Desember 2022. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tingkat pengetahuan tentang pengobatan hipertensi dan kuesioner MMAS-8. Hasil: Data dianalisis dengan uji Chi Square p value adalah 0.001 (p value < 0.05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Kalurahan Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta. Simpulan: Peneliti merekomendasikan agar penderita hipertensi meningkatkan informasi terkait pengobatan hipertensi terutama dalam komplikasi hipertensi serta kader diharapkan untuk meningkatkan dukungan keluarga penderita hipertensi.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Rerata Glukosa Darah Sewaktu di Poliklinik Penyakit Dalam Prabu Ageng, Franciscus Asisi Gada; Subiyanto, Paulus; Pujiastuti, Theresia Tatik
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.275

Abstract

ABSTRACT Background:Type 2 diabetes mellitus is a disease with the typical characteristics of chronic hyperglycemia due to insulin resistance. Compliance with taking medication for type 2 DM patients can affect blood sugar. Objective:This study aims to determine the relationship between medication adherence in DM patients and average blood glucose over time Method :Researchers used a cross sectional method using accidental sampling technique in type 2 diabetes mellitus patients based on 72 populations according to the inclusion criteria, obtaining 52 respondents. Correlation analysis uses the Spearman test results:The results of the study showed that the highest type of treatment for type 2 DM patients was 42.3% with single and combination oral drugs. Compliance with taking medication showed a poor category of 44.2%. The average blood glucose of type 2 DM respondents was in the Low category, namely 46.2%. The results of the Spearman correlation test obtained a p value of 0.003 (p 0.05) and a correlation coefficient value of -0.406 Conclusion:There is a significant relationship between adherence to taking medication and the average blood glucose level of type 2 DM patients in the internal medicine clinic at Panti Rini Hospital, Yogyakarta. Patients with a low level of adherence to taking medication tend to have a high average blood glucose, but the higher the level of adherence to taking medication, the lower the patient's average blood glucose. Recommendations:Hospitals as health service centers are advised to increase education regarding having their own glucometer and having independent blood pressure monitoring records, education on 7 self-care behaviors for glycemic management of DM patients and a multidisciplinary approach. Keywords: Medication Compliance; Average Blood Glucose; Diabetes Mellitus Type 2
Hubungan Lama Duduk Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Mahasiswa STIKes Panti Rapih Yogyakarta Lepa, Anasthasia Yohana; Wijayanti, MI. Ekatrina; Amigo, Thomas Aquino Erjinyuare
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.277

Abstract

Umumnya mahasiswa akan menghabiskan lama waktu duduk selama 6-8 jam dalam satu hari untuk melaksanakan pembelajaran sehingga harus lebih diperhatikan lama duduk agar tidak mengakibatkan nyeri punggung bawah seperti hindari duduk dalam posisi yang sama selama lebih dari 30 menit . Sekitar 60% orang mengalami nyeri punggung area bawah dirasakan setelah aktivitas duduk selama 15 – 20 menit. Menurut World Health Organization (WHO) sekitar 1,71 miliar orang mengalami gangguan muskuloskeletal dan nyeri punggung bawah, ini menjadi penyebab utama kecacatan di 160 negara. Di Indonesia disabilitas akibat nyeri punggung bawah pada tahun 2017 yaitu sekitar 855 orang per 100.000 kasus. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran lama duduk dan nyeri punggung bawah serta hubungan lama duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada mahasiswa Stikes Panti Rapih Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Sample penelitian 243 responden dengan accidental sampling. Metode pengumpulan data dengan pengisian kuisioner ODI. Hasil penelitian yaitu 88,5% yaitu 215 mahasiswa dalam satu hari duduk dengan waktu >30 menit, 86,4% yaitu 210 mahasiswa mengalami disabilitas minimal dan berdasarkan hasill uji statistik alternatif Uji Fisher didapatkan p value 1,000 > 0,05 artinya Ha ditolak sehingga tidak terdapat hubungan lama duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada mahasiswa stikes panti rapih yogyakarta.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Ardianto, Nur Zahra Ikaputri; Mahayanti, Agnes; Wulandari , Riski
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.278

Abstract

Background: Antenatal care services are programmed by the government to overcome the surge in maternal mortality, prepare the mother's physical and spiritual condition, prepare for the birthing period and the postpartum period. The service is carried out in 6 visits, where 2 visits will result in a direct meeting with the doctor. Objective: This research is a quantitative research with a cross sectional approach. The population is all 668 pregnant women who underwent ANC examinations. This research was attended by 103 respondents taken using accidental sampling technique. The instrument uses an ANC knowledge questionnaire and the results of ANC examination visit records. Data analysis used univariate analysis and also bivariate analysis using the Spearman Rank statistical test.. Results: The research results showed that 63.1% of mothers had good knowledge and 36.9% had sufficient knowledge about ANC, 80.6% of mothers complied and 19.4% of mothers did not comply with ANC examinations. There is a relationship between pregnant women's knowledge regarding ANC and compliance with Antenatal Care visits with a significance value of p 0.000 (<0.05) with a correlation coefficient of r -0.375. Conclusion: There is a relationship that shows a weak significant value and has a negative pattern between pregnant women's knowledge about ANC and compliance with ANC visits. Health workers are expected to be able to increase promotive activities by using interesting media choices and using language that is easy for mothers to understand with various characteristics. Keywords: Antenatal Care, Knowledge, Visit Compliance
Analisis Faktor Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Perawat Menghadapi Kegawatdaruratan di Unit Stroke Pasca Pandemi Covid-19 Ismoyowati, Tri Wahyuni
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 5 No 1 (2024): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v5i1.279

Abstract

Background: The emergence of the Covid-19 virus at the end of 2019 caused anxiety in various circles. Nurses as forefront guard of handling and caring for patients 24 hours at high risk for exposure. Preliminary study in Stroke Unit of Bethesda Hospital Yogyakarta, observation and interview techniques to 10 nurses, 7 people said they were very anxious about handling emergencies and 3 people said it was normal. Objective: This research aims to know the factors related to the anxiety level of nurses in stroke unit in dealing with emergencies during the Covid-19 pandemic. Method: This was quantitative correlation with cross sectional approach. The population was all nurses in stroke unit (PSA, G2 Syaraf) Bethesda Hospital Yogyakarta 2022 with 37 people as the sample taken with total sampling technique). Data was collected with HARS modified anxiety questionnaire and analyzed with univariate and bivariate data analysis. Result: Most of the respondents were 46-55 years old, had D3 education, and had a long working period of >10 years. The highest level of nurse anxiety is no anxiety (78.38%). The relationship between age and anxiety level showed p-value: 0.271.The relationship between education and anxiety level showed p-value: 0.854. The relationship between working period and anxiety level showed p-value: 0.609. Conclusion: There is no relationship between age, education and working periode with the level of anxiety in nurses in stroke unit in dealing with emergencies during the Covid-19 pandemic at Bethesda Hospital Yogyakarta in 2022. Suggestion: Future researchers are expected to conduct further research on other factors that can affect nurses' anxiety level. Keywords: Factors, Nurse Anxiety, Covid-19, Emergency, Stroke Unit.

Page 8 of 11 | Total Record : 104