cover
Contact Name
A Asrina
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+6281354657255
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Midwifery Care
ISSN : -     EISSN : 27744167     DOI : https://doi.org/10.34305/jmc.v1i02
Core Subject : Health,
Midwifery Care in ANC Midwifery Care in Labor/delivery Midwifery Care in Postpartum Midwifery Care in Neonatal Vaccines and Immunization Reproductive Health Family Planning Child Growth Development Desa Siaga Posyandu Health Education and Counseling Midwifery in Complementary
Articles 118 Documents
Hubungan sikap dengan konsumsi buah dan sayur pada anak usia dini Sary, Yessy Nur Endah; Ermawati, Iit
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1335

Abstract

Latar Belakang: Namun, anak-anak masih kurang mengonsumsi buah dan sayur, dan masih banyak yang tidak mengikuti anjuran. Kurang makan buah dan sayuran saat masih anak-anak dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan saat dewasa. Orang yang kurang makan buah dan sayur lebih mungkin terkena penyakit jangka panjang seperti diabetes dan penyakit jantung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pandangan dengan asupan buah dan sayur sejak dini pada anak.Metode: Studi cross-sectional digunakan sebagai metode. Penelitian ini mengamati seluruh 67 anak di TK Zainul Hasan Genggong Probolinggo yang berusia antara 4 dan 6 tahun. Pemilihan acak sederhana adalah metode yang digunakan untuk sampel. Penelitian ini mengamati 46 anak di TK Zainul Hasan Genggong Probolinggo yang berusia antara 4 dan 6 tahun. Chi kuadrat adalah metode yang digunakan untuk melihat data.Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,010 dimana α < 0,050.Kesimpulan: Ada hubungan sikap dengan konsumsi buah dan sayur pada anak dini.
Pengaruh perawatan metode kanguru (PMK) terhadap durasi tidur bayi berat badan lahir rendah (BBLR) Lubis, Kholilah; Pitri, Zilfi Yola; Yanti, Mutiara Dwi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1343

Abstract

Latar Belakang: Durasi tidur bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah lamanya tidur bayi (menit) dalam pengaturan satu siklus tidur yang berkualitas pada bayi <2500 gr. Durasi tidur BBLR penting diperhatikan karena paling rentan terhadap risiko kematian serta permasalahan tumbuh kembang hingga dewasa.  Prevalensi BBLR di Indonesia tahun 2023 sebesar 6,1%, dan angka cukup tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Perawatan Metode Kanguru (PMK) dapat menstabilkan tanda-tanda vital BBLR, mencegah hipotermi, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan, mengurangi siklus rawat inap, mencegah kematian, meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi (bonding) melalui durasi tidur yang lama. Maka pada penelitian ini mencari pengaruh PMK terhadap durasi tidur bayi BBLR.Metode: Penelitian quasy experimental dengan Posttest Only Control Group Design. Populasi BBLR di RSUD Haji Abdoel Madjij Batoe bulan Februari – April 2023 sebanyak 33 bayi dengan teknik total sampling; 16 bayi kelompok kontrol dengan perawatan inkubator, sementara 17 bayi kelompok intervensi dengan PMK.Hasil: Hasil statistik terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok intervensi yang diberikan PMK dengan nilai p = 0,001 terhadap durasi tidur bayi BBLR.Kesimpulan: PMK sangat direkomendasikan meningkatkan durasi tidur bayi berkualitas yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang bayi BBLR.
Hubungan kesehatan mental emosional terhadap perkembangan sosial emosional, kognitif dan motorik kasar Yusnita, Renny; Marlin, Diane; Astria, Niki; Rahmawati, Dwi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1363

Abstract

Latar Belakang: Word Health Organization (WHO), melaporkan bahwa 250 juta orang diseluruh Indonesia memiliki gangguan kesehatan mental dengan prevalensi 20% kejadian terjadi pada anak-anak.Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional.metode pengambilan sampel dengan purposive sampling jumlah sampel 87 anak usia 3-6 tahun. data analisis menggunakan uji chi-square.Hasil: : berdasarkan hasil penelitian anak yang mengalami Kesehatan mental emosional normal sebanyak 64 (73.6%) anak, sedangakan yang mengalami gejala gangguan mental ringan sebanyak 23 (26.4%) anak. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai p-value hubungan Kesehatan mental emosional terhadap perkembangan sosial emosional dan motorik kasar sebesar 0.000(p<0.05), didapatkan nilai p-value hubungan Kesehatan mental emosional terhadap perkembangan kognitif anak sebasar 0.019(p<0.05).Kesimpulan: maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan Kesehatan mental emosional terhadap perkembangan sosial emosional, kognitif dan motorik kasar pada anak usia prasekolah diwilayah kelurahan simpang IV sipin.
Karakteristik dan sikap ibu hamil terhadap penanganan kejadian kekurangan energi kronis (KEK) Srimulyawati, Tia; Nurjannah, Siti Nunung; Nurasiah, Ai; Rahayu, Sri
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1364

Abstract

Latar Belakang: WHO menyatakan bahwa kematian ibu di negara berkembang terkait erat dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), yang dapat berdampak negatif pada ibu hamil dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik ibu dan sikap terhadap penanganan KEK pada ibu hamil.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 362 ibu hamil. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan total 56 ibu hamil. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik dan sikap ibu hamil terkait penanganan KEK, sedangkan analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Terdapat hubungan antara usia (p-value= 0,006), pendidikan (p-value= 0,056), status pekerjaan (p-value= 0,007), dan pengetahuan (p-value= 0,000) dengan sikap tentang penanganan KEK pada ibu hamil. Tidak ada hubungan antara paritas (p-value= 0,156) dengan sikap tersebut.Kesimpulan: Ada hubungan antara usia, pendidikan, status pekerjaan, dan pengetahuan dengan sikap terhadap penanganan KEK pada ibu hamil, sedangkan paritas tidak berhubungan.
Hubungan pengetahuan tentang anemia dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri Susilawati, Susilawati; Fadillah, Nabila Marsha; Budhiana, Johan; Suherman, Reni
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1366

Abstract

Latar Belakang: Anemia termasuk dalam sepuluh masalah kesehatan utama di dunia, terutama di Indonesia. Salah satu kota di Jawa Barat yang memiliki angka kejadian anemia pada remaja yang tinggi yaitu Kota Sukabumi, dan anemia pada remaja sering ditemukan di sekolah salah satunya di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja.Metode: Jenis penelitian adalah korelasional. Populasi adalah seluruh siswa SMK PGRI 1 Kota Sukabumi dengan jumlah sampel 73 orang. Metode pengumpulan data dengan kuesioner untuk variable pengetahuan dan observasi untuk kejadian anemia. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square.Hasil: Terdapat hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia (p-value 0,000). Terdapat hubungan siklus menstruasi dengan kejadian anemia (p-value 0,040).Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan tentang anemia dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia.
Hubungan faktor maternal dan kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR) Azizah, Nurul; Martini, Neneng; Gumilang, Lani; Dhamayanti, Meita; Judistiani, Raden Tina Dewi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1368

Abstract

Latar Belakang: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) didefinisikan sebagai bayi yang lahir dengan berat badan di bawah 2500 gram. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat, persentase bayi BBLR di Cianjur tahun 2019 mencapai 2,8%, atau 1.143 dari 42.702 bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan faktor maternal dan kejadian BBLR.Metode: Studi cross-sectional analitik menggunakan data sekunder dari rekam medis, melibatkan seluruh ibu yang melahirkan bayi BBLR di RSUD Cimacan antara tahun 2020 hingga 2022, dengan total sampel sebanyak 168 ibu.Hasil: Kejadian BBLR tertinggi terjadi pada tahun 2022 (41,1%), pada kelompok ibu nullipara (48,2%), usia 20-35 tahun (70,8%), memiliki kadar hemoglobin (Hb) ≥ 11 gr/dl (57,7%), status gizi normal (54,8%), dan tidak mengalami preeklamsia (92,9%). Analisis lebih lanjut menunjukkan hubungan signifikan antara usia ibu (p = 0,017), preeklamsia (p = 0,001), kadar Hb (p = 0,001, r = 0,551), dan status gizi ibu (p = 0,042) dengan kejadian BBLR, namun tidak ada hubungan antara paritas ibu (p = 0,347) dan kejadian BBLR.Kesimpulan: Faktor- faktor maternal yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RSUD Cimacan periode 2020-2022 adalah usia ibu, preeklamsia, kadar Hb dan status gizi.
Pengaruh pemberian akupresur terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil Zulhijjah, Siti; Ibrahim, Sari Widi Astuti
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1387

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak yang apabila tertangani dapat menimbulkan dampak pada kesehatan yang dapat mengakibatkan kematian. Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu terapi nonfarmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi salah satunya yaitu dengan pemberian terapi akupresure. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh akupresure terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil.Metode: Jenis Penelitian ini adalah Ekperimental yaitu Pra Eksperimental dengan rancangan one group pre-post test. Sampel dalam penelitian adalah ibu hamil yang mengalami hipertensi sebanyak 15 orang.Hasil: hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolic dan diastolik sebelum dan sesudah diberikan akupresure yaitu 136,80 mmHg dan 84,00 mmHg menjadi 106,00 mmHg dan 74,00 mmHg. Dari hasil uji statistic dengan uji T Test didapatkan nilai p value yaitu diastolic 0,002 dan tekanan darah sistolik 0,047 dan disimpulkan bahwa akupresure berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil.Kesimpulan: Pemberian terapi akupresure sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah hipertensi pada ibu hamil dengan resiko hipertensi. Disarankan agar tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi tentang penggunaan terapi akupresure dalam mengatasi masalah hipertensi.
Efektivitas penyuluhan kesehatan mental tentang bullying pada siswa SD Pangestu, Rindi Ayu Desi; Wijhati, Ellyda Rizki
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1397

Abstract

Latar Belakang: Kasus bullying marak tejadi di sekolah yang dilakukan senior kepada junior atau bahkan teman satu kelas. Pelaku bullying tidak selalu menyadari bahwasanya tindakan yang mereka lakukan merupakan tindakkan bullying. Salah satu penyebab kurangnya pengetahuan tentang bullying pada siswa karena program pendidikan anti bullying belum di terapkan di sekolah. Tujuan studi ini yaitu untuk menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan tentang bullying.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment, menggunakan desain pretes – posttes berpasangan, populasi dalam penelitian adalah siswa siswi kelas IV dan V SD. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sampel yang digunakan dalam penelitian ini 109 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: sebelum di berikan penyuluhan pengetahuan responden dalam kategori kurang 52,3% dan setelah di berikan penyuluhan respon dalam kategori baik 71,6%, uji pengaruh yang telah dilakukan menunjukkan bahwasanya p=0,000 < 0,05, artinya terdapat pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan bullying.Kesimpulan: Penyuluhan terbukti efektif untuk meingkatkan pengetahuan tentang bullying, disarankan bagi sekolah untuk dapat mengintegrasikan program pendidikan anti bullying ke dalam mata pelajaran disekolah.
Pengaruh rendaman kayu secang (caesalpinia sappan l) terhadap dermatitis pada balita Rohmatin, Homsiatur; Hakim, Bawonul; Lestari, Dewi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1401

Abstract

Latar Belakang: Anak-anak dan bayi sering terserang penyakit kulit. Menurut Studi Internasional Asma dan Alergi pada Anak (ISAAC), prevalensi dermatitis atopik pada balita berkisar antara 0,3% hingga 20,5% di 56 negara, sehingga hal ini dapat dipercaya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan One Group Pre Test Post Test. Teknik statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Sampel penelitian berjumlah 23 responden yang dipilih dengan teknik Accidental Sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan SOP perendaman kayu secang.Hasil : Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada Rendaman kayu secang(Caesalpinia Sappan l) terhadap dermatitis pada balita.dengan nilai P value 0,000 α<0,05.Kesimpulan: ada pengaruh Rendaman kayu secang(Caesalpinia Sappan l) terhadap dermatitis pada balita.
Hubungan berat badan lahir dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita Qusrinie, Isnurpratiwi; Satriyandari, Yekti; Wahyuhidaya, Pratika
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1403

Abstract

Latar Belakang: Stunting merujuk pada persoalan gizi global berdampak pada anak-anak, meningkatkan potensi kematian pada bayi serta anak-anak, membuat mereka lebih rentan pada penyakit, serta menyebabkan pertumbuhan fisik yang tidak optimal saat dewasa. Indonesia, sebagai negara berkembang, mempunyai tingkat stunting yang tinggi, termasuk di DIY, di mana 21% anak-anak terkena dampaknya.Metode: design penelitian ini yaitu case control, menerapkan teknik sampling accidental. Sampelnya terdiri dari 46 ibu balita berumur 12-59 bulan menerapkan perbandingan 1:1. Pengumpulan data dilakukan menerapkan kuesioner, serta analisis data menerapkan uji Chi Square.Hasil:  Dengan nilai p-value 0,003, adanya hubungan yang signifikan antara memberikan ASI secara eksklusif dan terjadinya stunting. Selain itu, p-value senilai 0,001.Kesimpulan: adanya keterhubungan signifikan diantara barat badan lahir dengan terjadinya stunting diderita balita 12-59 bulan pada lingkungan kerja Puskesmas Panjatan II, Kulon Progo.

Page 9 of 12 | Total Record : 118