cover
Contact Name
A Asrina
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+6281354657255
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45561
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Midwifery Care
ISSN : -     EISSN : 27744167     DOI : https://doi.org/10.34305/jmc.v1i02
Core Subject : Health,
Midwifery Care in ANC Midwifery Care in Labor/delivery Midwifery Care in Postpartum Midwifery Care in Neonatal Vaccines and Immunization Reproductive Health Family Planning Child Growth Development Desa Siaga Posyandu Health Education and Counseling Midwifery in Complementary
Articles 118 Documents
Pengaruh pemberian dimsum boster (brokoli, sapi, dan teri) terhadap status gizi kurang pada balita stunting Jamil, Maria Ulfah; Daryanti, Eneng; Utami, Febi Puji; Agustina, Pani; Amalia, Novianti Rizki
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1407

Abstract

Latar Belakang: Salah satu target SDGs (Sustainable Development Goals) adalah sistem kesehatan nasional pada tahun 2030, seluruh negara berupaya untuk menurunkan angka kematian balita sebesar 25/1.000 kelahiran hidup. Selain itu pada target gizi masyarakat tahun 2030, seluruh negara berupaya untuk mengakhiri segala bentuk malnutrisi, termasuk mencapai target Internasional 2025 yang bertujuan untuk menurunkan stunting dan wasting pada balita dan mengatasi kebutuhan gizi remaja perempuan, wanita hamil dan menyusui, serta lansia.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen, menggunakan rancangan one group pretest and post-test. dan pengumpulan data menggunakan pengukuran dengan prosedur Antropometri. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah balita stunting dengan status gizi kurang sebanyak 24 orang. Uji  statistik  yang  digunakan  adalah  Uji Unpaired  sampel  t-test.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh status gizi kurang pada balita stunting sebelum dan sesudah pemberian dimsum boster  (p-value 0,000 < 0,005).Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian dimsum boster (brokoli, daging sapi, dan ikan teri) terhadap status gizi kurang pada balita stunting di Wilayah Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya.
Hubungan pengetahuan dan pendidikan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada balita Wati, Dian Widya; Satriyandari, Yekti
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1408

Abstract

Latar Belakang: Stunting ialah persoalan terkait gizi kronis yang dialami balita, diakibatkan oleh minimnya jumlah gizi yang diterima dalam jangka panjang. Di Indonesia, prevalensi stunting masih berada di atas target yang ditetapkan WHO. Pengetahuan dan pendidikan ibu memainkan peran penting terhadap pencegahan terjadinya stunting. Penelitian 9iini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan Pendidikan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada balita.Metode: penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional berbasis komunitas. Semua ibu yang memiliki anak balita yang berkunjung ke Puskesmas Godean I Yogyakarta menjadi populasi, dengan 94 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis bivariat dilakukan melalui uji statistik chi-square.Hasil:Temuan kajian memperlihatkan Adanya relasi signifikan terhadap pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada balita di Puskesmas Godean I Yogyakarta, dengan nilai signifikansi secara berurutan yaitu p = 0,000 (p < 0,05) dan p = 0,094 (p < 0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan stunting padabalita. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, khusunya para ibu, mengenai edukasi dan perilaku pencegahan stunting.
Efektivitas bolu kukus daun kelor terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui bayi 0-6 bulan Nurakilah, Heni; Suryani, Iis Sopiah; Sulastri, Meti; Nugraha, Budy
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1414

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan mampu mencegah kematian balita sebanyak 13%.  ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi baru lahir, tetapi terdapat beberapa ibu nifas yang tidak berhasil dalam memberikan ASI eksklusif dikarenakan mengalami ketidaklancaran dalam produksi ASI. Daun Kelor merupakan salah satu tanaman galaktagogue yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.Metode: Metode yang digunakan quasi eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest- postest. Pengambilan sampel penelitian ini dengan cara consecutive sampling sebanyak 30 responden.Hasil: Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Man-Whitney untuk mengetahui efektivitas bolu kukus daun kelor (moringa oleifera) terhadap peningkatan produksi ASI diperoleh p-value=0,001.Kesimpulan: Terdapat efektivitas pemberian bolu kukus daun kelor (moringa oleifera) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi 0-6 bulan.
Pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri usia 12-15 tahun Kurnia, Ai Lela; Karlina, Intan; Barbara, Maria A.D
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1483

Abstract

Latar belakang : Dismenore, nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri, dapat mengganggu aktivitas mereka. Berdasarkan data SMP IT Darul Ibtida 2022, prevalensi dismenore mencapai 69,35%, yang memengaruhi fisik dan proses belajar. Aromaterapi lavender diusulkan sebagai terapi non-farmakologi untuk meredakan nyeri. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri usia 12-15 tahun.Metode: Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan One Group Pre Post-test Design, melibatkan 39 remaja putri yang dipilih secara Accidental Sampling. Skala penilaian numerik (NRS) dan aromaterapi lavender digunakan sebagai instrumen. Analisis data dilakukan dengan uji t-test.Hasil penelitian: Hasil menunjukkan bahwa intensitas nyeri sebelum intervensi rata-rata 6,00, menurun menjadi 1,00 setelah intervensi, dengan nilai p=0,000.Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa aromaterapi lavender signifikan mengurangi nyeri dismenore. Disarankan agar remaja putri memanfaatkan aromaterapi lavender sebagai metode mudah dan aplikatif untuk mengurangi nyeri, sehingga aktivitas belajar tidak terganggu.
Perbandingan self awareness pola konsumsi makanan dan olahraga dengan riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2 Salsabila, Salwa; Alamsah, Mustopa Saepul; Alamsah, Azhar Zulkarnain
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1484

Abstract

Latar Belakang: Self-awareness atau kesadaran diri dari berbagai aspek diabetes melitus penting untuk mencegah terjadinya komplikasi pada penderita diabetes melitus dan untuk pencegahan terhadap seseorang yang memiliki resiko penyakit diabetes melitus. Tujuan penelitian ini ntuk menganalisis perbandingan antara self-awareness dalam pola konsumsi makanan dan olahraga terhadap risiko diabetes melitus tipe 2.Metode: Metode penelitian analitik kolerasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 300 mahasiswa reguler S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Besar sampel yaitu 75 orang dengan teknik pengambilan sampel  Stratified Random Sampling. Analisis bivariat menggunakan chi- square.Hasil:  nilai p-Value perbandingan self awareness pola konsumsi makanan yang didapatkan adalah 0,000 dan nilai p-Value perbandingan self awareness pola olahraga didapatkan adalah 0,000  yang berarti p<0,05.Kesimpulan: ada perbandingan self awareness pola konsumsi makanan dan pola olahraga dengan riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2 pada Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
Faktor yang berhubungan dengan imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil Girsang, Rut Yohana; Meidita, Dinda Dian; Nainggolan, Wiwiek Elsada; Gultom, Ria Fazelita Br.; Hidayati, Yusmalia
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1487

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) pada ibu hamil merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah tetanus neonatorum dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Namun, cakupan imunisasi TT di beberapa wilayah masih belum optimal. Berbagai faktor seperti pengetahuan, pendidikan, akses layanan kesehatan, dan dukungan keluarga diduga berpengaruh terhadap kepatuhan ibu hamil dalam menerima imunisasi TT.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil.Metode: Jenis penelitian ini adalah jenis survei dengan desain cross sectional, jumlah sampel penelitian adalah 60 orang ibu hamil.Hasil: Hasil penelitian pada usia adalah = 0.024 < nilai sig a = 0,05 hal ini membuktikan bahwa ada hubungan usia dengan sikap ibu untuk melakukan imunisasi TT. Pada pendidikan adalah = 0.032 < nilai sig a = 0,05 hal ini membuktikan bahwa ada hubungan pendidikan dengan sikap ibu untuk melakukan imunisasi TT.Kesimpulan: Terdapat hubungan usia, pendidikan, sosialisasi dengan sikap ibu untuk melakukan imunisasi TT.
Pengaruh terapi musik terhadap kecemasan pada mahasiwa S1 Keperawatan Putri, Divani Muflihah Dewi; Abdillah, Hadi; Utami, Tri
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1520

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan adalah kekhawatiran yang samar yang berhubungan dengan perasaan ketidakpastian dan ketidakberdayaan. Ini berbeda dari rasa takut yang merespons ancaman yang sudah diketahui. bahwa terapi musik dapat menjadi alat yang efektif dalam meredakan stres dan kecemasan. Musik memiliki kemampuan untuk menciptakan suasana relaksasi, membantu individu mengatasi masalah emosional, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap kecemasan mahasiswa.Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pra eksperimen. Kuasi ekperimen dalam penelitian ini mengunakan mode prites dan postest tanpa grup control. Populasi pada penelitian ini terdiri dari 48 mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi yang aktif pada tahun 2024-2025. Besar sebanyak 42 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. uji hipotesis yang dilakukan yaitu  uji Wilcoxon.Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik dengan Uji Wilcoxon nilai P value yang dihasilkan sebesar 0,000 < 0,05, dimana Ha di terima dan H0 ditolak.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi musik terhadap kecemasan mahasiswa S1 Keperawatan. Disarankan agar mempertimbangkan untuk mengikuti terapi musik sebagai salah satu cara untuk mengurangi kecemasan, terutama saat menghadapi tekanan akademik atau tugas-tugas praktikum yang menuntut.
Pengaruh metode william flexion exercises terhadap penurunan rasa nyeri pasien low back pain Maulida, Widi Saskia; Alamsyah, Azhar Zulkarnain; Utami, Tri; Lutiya, Lutiya
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1528

Abstract

Latar Belakang: Penanganan nyeri pada pasien low back pain dilakukan dengan pendekatan menyeluruh, termasuk terapi fisik, obat analgetik, dan metode alternatif seperti akupuntur dan pijat. Salah satu metode rehabilitasi yang sering digunakan adalah William Flexion Exercises. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh William Flexion Exercises terhadap pengurangan nyeri pada pasien low back pain.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimental dan two group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 32 responden, yang dibagi menjadi kelompok intervensi (16 orang) dan kontrol (16 orang). Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji Paired T-Test.Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan P = 0,000 pada kelompok intervensi (lebih kecil dari 0,05), yang menunjukkan pengaruh signifikan, sementara pada kelompok kontrol, P = 0,164 (lebih besar dari 0,05), yang menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan.Kesimpulan: William Flexion Exercises efektif dalam mengurangi nyeri pada pasien low back pain. Latihan ini tidak memberikan pengaruh signifikan pada kelompok kontrol. Disarankan untuk melaksanakan William Flexion Exercises secara rutin sesuai petunjuk medis untuk mengurangi nyeri low back pain.
Hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kejadian trauma abdomen pada kehamilan Widyastuti, Merina; Sari, Dinda Indah; Kristianingrum, Sifira
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1537

Abstract

Latar Belakang: Trauma abdomen merupakan kasus emergency dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Ibu hamil rentan terhadap trauma karena perubahan anatomis dan fisiologis selama kehamilan. Trauma tumpul abdomen sangat sering terjadi pada kehamilan meskipun jarang disadari oleh setiap ibu hamil. Pengetahuan ibu hamil mengenai potensi trauma abdomen pada kehamilan sangat perlu sebagai salah satu strategi pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian trauma abdomen pada kehamilan.Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain observational analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil. Teknik sampling menggunakan non probability sampling dengan pendekatan total sampling dan didapatkan 50 responden. Instrument penelitian ini berupa kuesioner pengetahuan trauma abdomen dan riwayat kejadian trauma abdomen.Hasil: Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden yang mempunyai pengetahuan yang kurang mengenai trauma abdomen dan sebagian pernah mengalami kejadian trauma abdomen. Hasil analisis hubungan antara pengetahuan dengan kejadian trauma abdomen yaitu ρ=0,03 (ρ< 0,05), maknanya terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian trauma abdomen pada ibu hamil.Kesimpulan: Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang trauma tumpul abdomen pada kehamilan di Posyandu Desa Kupang Kecamatan Jabon masih kurang. Maka dari itu, perlu diadakannya edukasi mengenai trauma tumpul abdomen.
Faktor–faktor yang berpengaruh terhadap status kesehatan fisik bayi usia 6-24 bulan Pratiwi, Kusuma Putri
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1588

Abstract

Latar Belakang: Pada usia 6–24 bulan, pertumbuhan fisik bayi tetap berlangsung meskipun melambat, ditandai dengan peningkatan tinggi dan berat badan. Status kesehatan fisik dipengaruhi oleh sosial budaya, pengetahuan ibu, pola pemberian makan, dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kesehatan fisik bayi.Metode: Penelitian ini bersifat korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya adalah ibu dengan bayi usia 6–24 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cibeureum Hilir, Kota Sukabumi. Sampel sebanyak 348 orang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan Chi-Square untuk bivariat dan regresi logistik biner untuk multivariat.Hasil: Hasil penelitian terdapat pengaruh sosial budaya, pengetahuan ibu, pola pemberian makan, dukungan suami terhadap status kesehatan fisik bayi usia 6-24 bulan (p-value < 0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh simultan sosial budaya, pengetahuan ibu, pola pemberian makan, dukungan suami terhadap status kesehatan fisik bayi usia 6-24 bulan.

Page 10 of 12 | Total Record : 118