cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 211 Documents
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker payudara Rumsilah, Rumsilah; Suparman, Rossi; Febriani, Esty; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1422

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling umum bagi perempuan di seluruh dunia termasuk Indonesia,  dengan insidensi yang meningkat setiap tahun. Tahun 2020, terdapat 23 juta kasus kanker payudara dan 685.000 kematian di seluruh dunia. Di Poliklinik HOT RSD Gunung Jati, jumlah pasien kanker payudara meningkat signifikan dari 2.910 menjadi 4.897 pada tahun 2022, dengan 217 kasus baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker payudara di RSD Gunung Jati.Metode: Jenis penelitian analitik deskriptif, rancangan cross-sectional yang melibatkan 108 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling, menggunakan kuesioner GSE, WHOQOL, dan yang diambil dari studi sebelumnya. Analisis data termasuk analisis univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat regresi logistik.Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara stadium kanker (p=0,000), lama menderita (p=0,021), self efficacy (0,002), dukungan keluarga (p=0,003), namun tidak terdapat hubungan antara usia (p=0,995) dengan kualitas hidup pasien kanker payudara.Kesimpulan: Stadium kanker menjadi variabel dominan pada penelitian ini. Menjaga kesehatan emosional melalui dukungan sosial, terapi, serta pola makan sehat dan olahraga rutin penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pasien kanker payudara.
Analisis faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan tuberculosis paru berbasis health promotion model Sari, Septika Queena; Febriani, Esty; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1423

Abstract

Latar Belakang: : Penyakit tuberkulosis (TB) adalah pandemi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dan merupakan penyakit menular kedua setelah COVID-19 dan penyebab kematian ke-13. Pada tahun 2020–2022, deteksi suspek dan kasus TB di UPTD Puskesmas Kalijaga melebihi target. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan tuberculosis paru berbasis Health Promotion Model di Puskesmas Kalijaga 2023.Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan desain cross sectional, sampel penelitian sebanyak 123 responden. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat menggunakan rank spearman dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik multinominal.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara perilaku beresiko (p=0,002), pengetahuan (p=0,021), persepsi manfaat tindakan (p=0,022), self efficacy (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,012), namun tidak terdapat hubungan antara persepsi hambatan tindakan (p=0,073), pengaruh lingkungan (p=0,490) dengan perilaku pencegahan penularan tuberculosis paru.Kesimpulan: Hasil uji multivariat menunjukan bahwa self efficacy merupakan faktor dominan perilaku pencegahan penularan tuberculosis paru.
Analisis faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis Rafliyani, Linda; Suparman, Rossi; Mamlukah, Mamlukah; Febriani, Esty
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1424

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah kondisi kerusakan ginjal yang berlangsung lebih dari tiga bulan dan semakin meningkat di Indonesia, terutama pada usia lanjut. Di RSD Gunung Jati Cirebon, jumlah pasien hemodialisis meningkat setiap tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisis di rumah sakit tersebut pada tahun 2023..Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan desain cross sectional, sampel penelitian sebanyak 121 responden. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat menggunakan chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara umur (p=0,012), tingkat pendidikan (p=0,000), kecemasan (p=0,025), penyakit penyerta (p=0,000), dan lama menjalani hemodialisis (p=0,000), namun tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,073) dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSD Gunung Jati Kota Cirebon 2023.Kesimpulan: Lama menjalani hemodialisis merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisis.
Efektivitas kualitas tidur bayi dengan baby massage umur 3-11 bulan Noviani, Aris; Rosita, Siskana Dewi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1425

Abstract

Latar Belakang: Memenuhi kebutuhan tidur tidak hanya diukur dalam jumlah tetapi juga dalam kualitas. Problem tidur terjadi pada sekitar 44,2% bayi di Indonesia. Masalah tidur ini dapat berlanjut hingga balita dan usia sekolah, yang dapat menunjukkan masalah perilaku dan tidur di masa depan.Metode: Metode penelitian yang diterapkan adalah quasy eksperimen dengan pra eksperimen satu grup pretest-posttest. Maksud riset ini untuk menentukan apakah pijatan bayi mempengaruhi kualitas tidur bayi. 47 bayi yang berusia antara 3 dan 11 bulan, dan 30 di antaranya diambil sebagai sampel purposive. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon.Hasil: Temuan penelitian usia 3 dan 11 bulan, jumlah bayi tertinggi adalah 6 (18,2%) di usia 5 bulan, dan mayoritas adalah laki-laki. Ada pengaruh baik sebelum maupun sesudah pijatan bayi, menurut tingkat signifikansi p value, 0,000 <0,05.Kesimpulan: Bahwa pijatan bayi berdampak pada kualitas tidur bayi. Oleh karena itu, ibu harus dididik tentang pijatan bayi dan cara menaikan kualitas tidur bayi mereka.
Hubungan usia, pendidikan dan pekerjaan terhadap keikutsertaan ibu hamil dalam prenatal gentle yoga Sinaga, Nelly Dameria; Sagala, Lam Murni; Fransysca, Helena
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1429

Abstract

Latar Belakang: AKI tahun 2020 yaitu 189/100.000 KH tidak mencapai target SDGs tahun 2030 yaitu 70/100.000 KH. Upaya penurunan AKI yaitu pelayanan kesehatan yang bermutu dengan pendekatan komplementer salah satunya prenatal gentle yoga yang diperuntukkan bagi ibu hamil dengan tujuan memperkuat otot, mengurangi nyeri, cemas ibu hamil dan bersalin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, Pendidikan, dan pekerjaan terhadap keikutsertaan Ibu hamil dalam prenatal genle yoga.Metode: Penelitian ini dengan penelitian kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner dengan teknik wawancara dan dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Eka Sriwahyuni ​​Medan. Sampel penelitian secara konsekutif sampling yaitu seluruh ibu hamil berjumlah 42 orang yang dirawat pada bulan Juni 2024. Data dianalisis menggunakan uji chi square pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05) secara univariat dan bivariat.Hasil: Hasil uji chi square usia ibu (P=0,335>0,05), pendidikan ibu (p = 0,108> 0,05), dan pekerjaan ibu (p = 0,006<0,05) artinya tidak ada hubungan usia dan pendidikan Ibu namun terdapat hubungan pekerjaan Ibu terhadap keikutsertaan ibu hamil prenatal gentle yoga.Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara usia, pendidikan Ibu namun terdapat hubungan pekerjaan Ibu dengan keikutsertaan Ibu hamil dalam prenatal gentle yoga
Faktor-faktor yang berhubungan dengan literasi kesehatan mental pada mahasiswa Fonna, Zahara; Abdullah, Asnawi; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1440

Abstract

Latar Belakang: Literasi Kesehatan adalah kemampuan individu untuk memahami dan menggunakan informasi kesehatan dasar untuk membuat keputusan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi Literasi Kesehatan Mental mahasiswa, seperti penggunaan media, jenis kelamin, peran orang tua, dan teman sebaya, melalui kuesioner.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, dilakukan pada 82 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, dari 30 Januari hingga 10 Februari 2024.Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan 84,1% mahasiswa memiliki literasi kesehatan mental tinggi. Penggunaan media 67,07%, perempuan 73,17%, peran orang tua 60,98%, dan peran teman sebaya 69,51%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara literasi kesehatan mental dengan penggunaan media (P=0,005), peran orang tua (P=0,002), dan peran teman sebaya (P=0,001), namun tidak dengan jenis kelamin (P=0,122). Analisis multivariat menemukan penggunaan media (P=0,014, OR=8,17), peran orang tua (P=0,018, OR=9,23), dan peran teman sebaya (P=0,025, OR=7,41) sebagai faktor signifikan.Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara literasi kesehatan mental mahasiswa dengan penggunaan media, peran orang tua, dan teman sebaya, namun tidak dengan jenis kelamin.
Determinan yang berhubungan dengan penggunaan KB hormonal pada wanita usia subur Nugroho, Muhamat Oktavianto; Mardhiati, Retno
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1448

Abstract

Latar Belakang: Keluarga berencana membantu pasangan untuk mencegah kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan, dan mengatur jarak kelahiran. Pasangan melakukan KB untuk memutuskan berapa banyak anak, berapa lama, dan kapan lahir. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan yang berhubungan dengan penggunaan KB horomonal pada wanita usia subur di Kelurahan Joglo.Metode: Jenis metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 132 wanita usia subur yang berada di Kelurahan Joglo.. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan (p-value <0,05) antara umur (p-value =0,040), pekerjaan (p-value =0,002), pengetahuan (p-value =0,003), keterpaparan informasi (p-value <0,000), dukungan suami (p-value =0,028), dan tidak terdapat hubungan (p-value >0,05) antara pendidikan (p-value =0,490) dan Sikap (p-value =0,594).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara umur, pekerjaan, pengetahuan, keterpaparan informasi, dan dukungan suami terhadap penggunaan KB hormonal. Kader kesehatan wilayah Kelurahan Joglo diharapkan terus mempertahankan penyuluhan mengenai penggunaan KB sehingga pengetahuan dan keterpaparan informasi mengenai KB Homonal terus meningkat.
Hubungan status ekonomi keluarga dan pengetahuan keluarga dengan kejadian stunting Fauziah, Siti Salwa; Hadiyanto, Hendri; Hamidah, Ernamawati; Basri, Burhanuddin
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1449

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi terhambatnya pertumbuhan pada anak di bawah usia 5 tahun akibat kekurangan gizi jangka panjang, umumnya dialami oleh keluarga dengan tingkat sosial ekonomi yang rendah dan pengetahuan gizi yang minim. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis korelasi antara status ekonomi dan pengetahuan keluarga dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Gegerbitung.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 72 ibu yang memiliki balita di wilayah tersebut menjadi populasi penelitian, di mana 61 sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data kami lakukan menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil: Dalam hasil analisis, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi keluarga (P value 0,000 < 0,05) dan pengetahuan keluarga (P value 0,000 < 0,05) dengan kejadian stunting.Kesimpulan: Kesimpulannya, status ekonomi dan pengetahuan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting
Pengaruh komunikasi terapeutik terhadap kepuasan pasien Ramadhani, Gadis Amaniar; Arlianti, Nopa; Abdullah, Asnawi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1383

Abstract

Latar Belakang: Jumlah tenaga keperawatan di Provinsi Aceh meningkat signifikan antara 2020 dan 2023, komunikasi terapeutik di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh masih belum optimal, sehingga perlu penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi perawat dengan pasien.Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional dan mengumpulkan data dari 51 pasien wanita yang di rawat di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Antara 18 Juli 2024. Analisis Univariat digunakan untuk melihat distribusi frekuensi perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik dan kemampuan komunikasinya. Setelah itu, dilakukan Analisis Bivariat dengan uji Regresi Linear.Hasil: Berdasarkan uji regresi linear diperoleh P-value sebesar 0,040 untuk kemampuan komunikasi dan 0,0001 untuk komunikasi terapeutik yang menunjukkan adanya pengaruh keduanya dengan kepuasan pasien.Kesimpulan: Meningkatkan kualitas layanan keperawatan, perlu adanya peningkatan pelatihan dan pemahaman mengenai komunikasi terapeutik. Penilaian berkelanjutan terhadap kepuasan pasien penting untuk mengetahui area yang perlu diperbaiki dan memastikan komunikasi terapeutik berjalan efektif, sehingga kualitas layanan dan citra profesional keperawatan bisa meningkat
Hubungan polifarmasi dengan potensial interaksi obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 Tambun, Romauli; Halimatushadyah, Ernie; Lukitasari, Nurraya
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1485

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan penyebab kematian terbesar keempat di dunia. Organisasi Diabetes Internasional memprediksi bahwa jumlah penderita diabetes secara global akan meningkat dari 537 juta pada tahun 2021 menjadi 643 juta pada 2030, dan mencapai 783 juta pada 2045, terutama pada individu berusia 20–79 tahun. Diabetes melitus (DM) tipe 2 terjadi akibat resistensi insulin pada organ target serta gangguan fungsi sel beta pankreas yang menyebabkan kekurangan insulin relatif. Pengelolaan DM tipe 2 dilakukan dengan pemberian obat antidiabetes serta perubahan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan polifarmasi pada pasien DM tipe 2 rawat jalan di RS UKI dengan potensi interaksi obat.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan purposive sampling, melibatkan 111 sampel.Hasil: Uji statistik chi-square digunakan dalam analisis bivariat, dengan hasil menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05).Kesimpulan: Mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara polifarmasi dan potensi interaksi obat pada pasien dewasa hingga lansia penderita DM tipe 2 di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RS UKI