cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 211 Documents
Efektivitas terapi musik klasik dan murottal Al-Qur’an terhadap tekanan darah dan kecemasan dental Mahmudah, Mahmudah; Suparman, Rossi; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1585

Abstract

Latar Belakang: Pencabutan gigi sering memicu kecemasan dental dan peningkatan tekanan darah. Terapi musik klasik dan murattal Al-Qur’an merupakan intervensi non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi kecemasan dan menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua terapi tersebut terhadap tekanan darah dan kecemasan dental pada anak usia sekolah dasar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan tiga kelompok pra dan pasca-tes di Puskesmas Sendang, Kabupaten Cirebon. Sampel terdiri dari 105 anak yang dipilih melalui nonprobability sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Anova dan regresi logistik.Hasil: Uji Anova menunjukkan p-value <0,05 pada semua kelompok intervensi. Regresi logistik menunjukkan bahwa murattal Al-Qur’an lebih efektif menurunkan tekanan darah sistolik (-4,32) dan diastolik (-4,29) dibandingkan terapi musik klasik (-3,17 dan -3,2) serta kelompok kontrol (-1,03 dan -0,63). Sementara itu, terapi musik klasik lebih efektif mengurangi kecemasan dental (-3,55).Kesimpulan: Murattal Al-Qur’an lebih efektif menurunkan tekanan darah, sedangkan musik klasik lebih efektif dalam mengurangi kecemasan dental. Kedua terapi ini dapat menjadi alternatif intervensi non-farmakologis bagi anak yang menjalani pencabutan gigi.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang pada pasangan usia subur Sartini, Sartini; Mamlukah, Mamlukah; Soviyanti, Evi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1586

Abstract

Latar Belakang: Lorem Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palimanan tahun 2023 masih rendah (14,8%) dibandingkan Non-MKJP (85,2%). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan MKJP pada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Palimanan tahun 2024.Metode: Penelitian ini bersifat analitik deskriptif dengan desain cross sectional. Subjek penelitian adalah 108 PUS yang dipilih dengan teknik simple random sampling menggunakan kuesinoer, Analisis  data  termasuk  analisis  univariat,  bivariat  dengan  chi-square, dan multivariat regresi logistikHasil: Analisis bivariat menunjukkan paritas (p=0,000), pengetahuan (p=0,006), dukungan suami (p=0,002), dukungan petugas kesehatan (p=0,006), dan akses pelayanan KB (p=0,046) berhubungan dengan penggunaan MKJP, sedangkan pekerjaan (p=0,463) tidak berhubungan. Analisis multivariat menunjukkan paritas sebagai faktor dominan (p=0,000, OR=25,155; 95%CI=5,920–160,890).Kesimpulan: Paritas menjadi faktor paling dominan pada penelitian ini penting berkonsultasi dengan petugas kesehatan memahami manfaat, efek samping, dan penggunaan MKJP.
Faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada batita Afriyanda, Yuda; Agustina, Agustina; Gusweni, Mira
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1603

Abstract

Latar Belakang: Kelengkapan imunisasi dasar efektif mencegah penyakit fatal pada batita, tetapi cakupannya di Aceh masih rendah, hanya 38,4% dari target 85%. Penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi batita di Puskesmas Darul Imarah, Aceh Besar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 63 ibu dengan batita, yang dijadikan sampel melalui total sampling.Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan ibu (p=0,011), akses fasilitas kesehatan (p=0,024), motivasi ibu (p=0,027), dan dukungan keluarga (p=0,032) berhubungan dengan kelengkapan imunisasi, sedangkan peran petugas kesehatan tidak berhubungan (p=0,535).Kesimpulan: Faktor utama yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar adalah pendidikan ibu, akses layanan kesehatan, dan motivasi ibu, sementara peran petugas kesehatan tidak signifikan. Untuk meningkatkan cakupan, disarankan edukasi interaktif, imunisasi keliling, transportasi bagi daerah terpencil, pengingat jadwal imunisasi, serta keterlibatan tokoh lokal.
Terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi anak prasekolah : literatur riview Maulidiyah, Rizda; Rukiah, Nining; Handayani, Yani
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1610

Abstract

Latar Belakang: Hospitalisasi dapat menyebabkan kecemasan pada anak prasekolah akibat perpisahan dengan keluarga dan lingkungan asing, yang dapat mempengaruhi kooperatif anak terhadap perawatan. Terapi bermain mewarnai gambar diyakini efektif mengurangi kecemasan tersebut.Metode: Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis dampak terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan anak prasekolah selama hospitalisasi melalui telaah berbagai penelitian.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terapi bermain mewarnai gambar efektif menurunkan tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit. Aktivitas mewarnai memberi ruang bagi anak untuk mengekspresikan perasaan, mengembangkan kreativitas, dan mengurangi stres.Kesimpulan: Terapi bermain mewarnai gambar dapat menjadi intervensi efektif untuk mengurangi kecemasan pada anak prasekolah yang dirawat di rumah sakit, yang berpotensi meningkatkan kualitas perawatan anak secara holistik.
Hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita usia 6 – 59 bulan Pangestu, Cipta Frandy; Munir, Zainal; Dewi, Novela Eka Candra
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1619

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi jangka panjang yang berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak, khususnya pada kelompok usia 6 hingga 59 bulan. Kondisi ini tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan orang tua. Cara orang tua mengasuh, termasuk dalam hal pemberian makan, pelayanan kesehatan, serta stimulasi tumbuh kembang anak, memainkan peran penting dalam mencegah stunting. Pola asuh yang tidak sesuai dapat menghambat pemenuhan kebutuhan dasar anak, yang pada akhirnya meningkatkan potensi terjadinya stunting. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis adanya keterkaitan antara pola asuh orang tua dengan kasus stunting pada balita usia 6 hingga 59 bulan.Metode: Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional. Dengan menggunakan uji statistik chi square dengan jumlah sampel sebanyak 146 responden.Hasil: Terdapat hubungan antara pola asuh orangtua dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Kecamatan Paiton dengan nilai p-value 0,000 yang berarti adanya hubugan yang signifikan.Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa stunting paling banyak terjadi pada balita usia 12–24 bulan, Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah mengadakan pelatihan rutin bagi orang tua tentang pola asuh yang positif dan praktik pemberian makan yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak, guna menekan angka stunting sejak dini.
Studi kasus prosedur pemeriksaan radiografi nasofaring dengan klinis hipertrofi adenoid Silfiyana, Dian; Anggraeni, Ari; Astari, Fisnandya Meita
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1622

Abstract

Latar Belakang: Nasofaring mengandung jaringan adenoid yang jika membesar (hipertrofi) dapat mengganggu pernapasan, tidur, dan pendengaran. Radiografi proyeksi lateral digunakan untuk menilai ukuran adenoid dan derajat obstruksi. Di Instalasi Radiologi RSUD Banyumas, terdapat perbedaan prosedur pemeriksaan dengan teori, sehingga perlu dianalisis metode dan teknik yang digunakan untuk memastikan kesesuaian dan efektivitasnya.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus untuk menganalisis prosedur radiografi nasofaring pada hipertrofi adenoid di RSUD Banyumas, dengan data diperoleh melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara sistematis.Hasil: Pemeriksaan radiografi nasofaring dengan klinis hipertrofi adenoid di RSUD Banyumas menggunakan proyeksi kepala lateral, cukup untuk menilai pembesaran adenoid. Pengukuran adenoid menggunakan metode Fujioka, untuk menghitung rasio adenoid terhadap nasofaring.Kesimpulan: Pemeriksaan radiografi nasofaring di RSUD Banyumas menggunakan proyeksi kepala lateral tanpa persiapan khusus, efektif sebagai skrining awal. Pengukuran dengan metode Fujioka (rasio 0,6) menunjukkan hipertrofi, dan proyeksi tambahan soft tissue dilakukan jika diperlukan.
Analisis faktor yang berhubungan dengan frailty syndrome pada lansia Shidqi, Muhammad Ali Asyur; Sholehah, Baitus; Azizah, Maulidiyah Junnatul
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1634

Abstract

Latar Belakang: Latar belakang penelitian ini membahas pentingnya peran dan efektivitas kader dalam meningkatkan kualitas pelayanan di posyandu, yang berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan. Kinerja kader yang optimal dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya ibu dan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kinerja kader dengan tingkat kepuasan pelayanan di posyandu.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei untuk mengevaluasi kinerja kader dan hubungannya dengan tingkat kepuasan pelayanan posyandu. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden secara langsung.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kinerja kader berada pada kategori baik, dan terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja kader dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan posyandu. Kesimpulan: Kesimpulannya, semakin baik kinerja kader, maka semakin tinggi pula kepuasan masyarakat terhadap pelayanan posyandu. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi dan motivasi kader dalam memberikan pelayanan.
Efektivitas mikroorganisme lokal antara nasi basi dan tapai singkong terhadap laju kematangan kompos sampah organik Amalia, Yuli; Firman, Firman
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1641

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2022, sekitar 55,15% sampah berasal dari aktivitas rumah tangga. Larutan MOL dapat dibuat menggunakan sampah organik rumah tangga. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas kombinasi MOL nasi basi dan tapai singkong terhadap laju kematangan kompos.Metode: Penelitian quasi eksperimen, pengomposan aerob Dimana perlakuan menggunakan 3 kg sampah yang diberikan kombinasi MOL (X = tapai singkong-nasi basi). dengan variasi kombinasi mengggunakan perbandingan 50:50, 40:60, 30:70, 20:80, 10:90. kemudian dianalisis dengan uji Anova, untuk mengetahui perbedaan laju kematangan kompos antara perbandingan kombinasi MOLHasil: Uji One Way Anova mendapatkan p-value <0,05 artinya terdapat perbedaan laju kematangan kompos yang signifikan antara kombinasi MOL.Kesimpulan: Laju kematangan kompos variasi tercepat kombinasi X1 (50:50) 9 hari dibandingkan dengan perbandingan kombinasi lainnya. penelitian membuktikan bahwa Kombinasi MOL dapat menjadi alternatif pengganti bioaktivator pabrikan untuk pengomposan skala rumah tangga.
Pengaruh dukungan sosial dan sikap terhadap kecemasan masyarakat di daerah rawan bencana Kusumah, Rani Indriani
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1647

Abstract

Latar Belakang: Bencana dapat memunculkan dampak psikologis seperti trauma, ketakutan, dan kecemasan. Kecemasan adalah sebuah keresahan yang berkelanjutan. Kecemasan dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu dukungan sosial dan sikap.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan sikap terhadap kecemasan masyarakat di daerah rawan bencana.Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pangumbahan Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi pada bulan Januari 2023 sampai dengan Januari 2024. Populasi adalah seluruh masyarakat yang ada di Desa Pangumbahan Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi dengan sampel sebanyak 300 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linear berganda.Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel dukungan sosial dan sikap terhadap kecemasan Masyarakat (p=0,000, 0,022). Terdapat pengaruh simultan dukungan sosial dan sikap terhadap kecemasan masyarakat dengan nilai p-value <0,05.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dukungan sosial dan sikap terhadap kecemasan masyarakat. Dan terdapat pengaruh simultan dukungan sosial dan sikap terhadap kecemasan masyarakat. Diharapkan pemerintah setempat bersama BNPB dapat mengadakan edukasi dan simulasi yang berfokus pada dukungan sosial dan sikap positif menghadapi bencana.
Faktor risiko obesitas sentral pada perempuan dewasa Atira, Dhia; Fahdhienie, Farrah; Agustina, Agustina
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1653

Abstract

Latar Belakang: Obesitas sentral di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, dari 31,0% pada tahun 2018 menjadi 36,8% pada 2023, termasuk Provinsi Aceh dengan prevalensi 34,3%. Kondisi ini kini menjadi faktor risiko kematian yang lebih besar dibanding kekurangan berat badan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral pada perempuan dewasa di wilayah kerja Puskesmas Montasik, Aceh Besar, tahun 2024.Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 43 responden yang dipilih secara accidental sampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan kolesterol, pengukuran antropometri, dan wawancara terstruktur.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa status pernikahan (p=0,023), usia (p=0,030), dan IMT (Indeks Masa Tubuh) (p=0,033) memiliki hubungan yang signifikan dengan obesitas sentral. Sementara itu, kadar kolesterol, pendapatan, pekerjaan, dan tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan signifikan (p>0,05).Kesimpulan: Status perkawinan, umur, dan IMT berperan terhadap obesitas sentral. Disarankan agar Puskesmas dan instansi terkait meningkatkan edukasi mengenai gaya hidup sehat, termasuk konsumsi gizi seimbang dan aktivitas fisik teratur