cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 180 Documents
Perancangan sistem aplikasi kesehatan reproduksi bagi remaja putri Rahma, Viyola; Abdullah, Asnawi; Arlianti, Nopa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1654

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan reproduksi pada remaja putri di Indonesia, seperti kehamilan tidak diinginkan, aborsi tidak aman, pernikahan dini, dan penyakit menular seksual, semakin mendesak karena kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang akurat. Banyak edukasi tentang topik ini terhambat oleh stigma sosial yang menganggapnya tabu.Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan di Aceh Selatan dan Banda Aceh dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara terhadap 10 informan, kemudian dianalisis menggunakan transkrip wawancara dan analisis konten.Hasil: Penelitian ini menunjukkan remaja putri kesulitan mengakses informasi kesehatan reproduksi akibat stigma sosial dan edukasi terbatas. Diperlukan aplikasi informatif dan interaktif dengan fitur pencatatan siklus menstruasi, konsultasi, diskusi, dan video edukasi. Aplikasi yang dirancang menggunakan flowchart, DFD, dan ERD ini bertujuan memberikan informasi valid, mendukung tenaga kesehatan, serta meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi.Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa remaja putri membutuhkan aplikasi yang menyediakan informasi dan layanan kesehatan reproduksi. Pengembangan aplikasi meliputi perancangan database, desain antarmuka, pengkodean, serta tahap pengujian, penerapan, dan pemeliharaan untuk memastikan fungsi dan kecocokan dengan kebutuhan pengguna.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan komplikasi pasien diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif Ibrahim, Aisha Humaira; Fahdhienie, Farrah; Arbi, Anwar
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1655

Abstract

Latar Belakang: Perilaku pencegahan komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 sangat penting, karena DM termasuk dalam 10 penyebab kematian utama di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan komplikasi pasien DM Tipe 2 Pada Usia Produktif di Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar Tahun 2024Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi merupakan pasien DM Tipe 2 usia produktif (15-59 tahun). Sampel ditentukan dengan rumus slovin dan diperoleh 92 orang, menggunakan accidental sampling. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil: Hasil bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara akses layanan kesehatan (p=0,021<0,05), sikap (p=0,018<0,05), motivasi (p=0,029<0,05), literasi kesehatan (p=0,048<0,05) dan dukungan keluarga (p=0,035<0,05) dengan perilaku pencegahan komplikasi DM Tipe II. Hasil analisis multivariat diperoleh bahwa faktor yang paling mempengaruhi perilaku pencegahan komplikasi DM Tipe II adalah motivasi (p=0,032<0,05 dan OR= 2,932).Kesimpulan: akses layanan kesehatan, sikap, motivasi, literasi kesehatan dan dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku pencegahan komplikasi DM Tipe II. Selanjutnya peneliti mengharapkan adanya program edukasi dan mengajak keterlibatan keluarga dalam pengelolaan diabetes untuk mendukung pasien secara efektif
Analisis pemberian makanan pendamping air susu ibu Hidayah, Ishiqa Syalsabilla; Aramico, Basri; Arifin, Vera Nazhira
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1658

Abstract

Latar Belakang: Pemberian makanan pendamping air susu ibu yang tepat merupakan hal yang krusial dalam tumbuh kembang bayi. Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2022, secara global hanya 44% bayi di bawah 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah ibu yang mempunyai bayi umur 6-23 bulan sampel terpilih 74 orang menggunakan Teknik simple random sampling. Analisis data  menggunakan uji Chi-square dengan spss pada tingkat signifikasi 95%.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pemberian makanan pendamping air susu ibu dengan pengetahuan (p=0,002), dukungan keluarga (p=0,004), dukungan tenaga kesehatan (p=0,036), sumber informasi (p=0,007) dan sikap (p=0,002) dengan pemberian makanan pendamping air susu ibu. Tidak terdapat hubungan signifikan antara pendapatan dengan pemberian makanan pendamping air susu ibu (p=0,321).Kesimpulan: Pemberian makanan pendamping air susu ibu dipengaruhi pengetahuan, dukungan keluarga, tenaga kesehatan, sumber informasi, dan sikap ibu, sementara pendapatan tidak berpengaruh. Penyuluhan puskesmas yang terstruktur perlu ditingkatkan demi tumbuh kembang optimal bayi.
Pengaruh hipnoterapi terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri Barata, Cayla Axel; Retnaningsih, Reny; Widiatrilupi, Raden Maria Veronika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1659

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri saat menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah hipnoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap intensitas dismenore pada remaja putri di SMP Advent Malang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 29 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi skala nyeri sebelum dan setelah diberikan hipnoterapi. Analisis data menggunakan uji Paired t-test untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan hipnoterapi adalah 3,69, dengan tingkat nyeri minimum 1 dan maksimum 6. Setelah diberikan hipnoterapi, rata-rata nyeri menurun menjadi 1,72, dengan tingkat nyeri minimum 0 dan maksimum 6. Uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,001 < 0,005, yang berarti terdapat pengaruh signifikan hipnoterapi terhadap intensitas dismenore.Kesimpulan: Hipnoterapi efektif dalam menurunkan intensitas dismenore pada remaja putri.
Pengaruh jus nanas dan madu terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum Walidayni, Firly; Purwati, Anik Sri; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1660

Abstract

Latar Belakang: Masa post partum adalah periode pemulihan tubuh ibu setelah melahirkan yang berlangsung selama sekitar 6 minggu. Salah satu masalah umum adalah luka perineum yang dapat memperlambat proses penyembuhan dan berisiko menimbulkan infeksi. Terapi non farmakologi seperti jus nanas dan madu memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang dapat membantu penyembuhan luka.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experiment dan Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Kelompok intervensi diberikan jus nanas dan madu selama 7 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberi perlakuan tersebut. Penyembuhan luka perineum dinilai menggunakan skala REEDA pada hari pertama dan setelah 7 hari.Hasil: Pada kelompok intervensi, 100% responden sembuh dalam 1 minggu, sedangkan pada kelompok kontrol, 75% sembuh dalam 2 minggu. Uji Mann Whitney menunjukkan hasil p=0.000 (p<0.05), mengindikasikan pengaruh signifikan pemberian jus nanas dan madu terhadap penyembuhan luka.Kesimpulan: Jus nanas dan madu efektif mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum, sehingga dapat dijadikan alternatif terapi non farmakologi untuk mempercepat pemulihan setelah persalinan
Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 Nugraha, Moch. Didik; Wulan, Nur; Yunita, Yunita
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1667

Abstract

Latar Belakang: Lansia dengan Diabetes Mellitus tipe 2 menghadapi tantangan kompleks, mulai dari pengelolaan penyakit yang berkelanjutan hingga dampaknya terhadap kualitas hidup secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis korelasional dan desain cross-sectional. Populasi yang diteliti adalah lansia yang menderita diabetes melitus tipe 2, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji statistik Rank Spearman. Hasil: Hasil uji Rank Spearman mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup, dengan nilai ρ sebesar 0,000 dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,935.Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat distres dan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2. Diharapkan keluarga dapat memberikan dukungan yang maksimal pada lansia diabetes agar dapat meningkatkan kualitas hidupnya.
Determinan penyalahgunaan narkoba pada klien rehabilitasi di Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional Febriani, Esty; Sari, Rita Novita; Heriana, Cecep; Wahyuniar, Lely
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1669

Abstract

Latar Belakang: Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang semakin meningkat secara global maupun nasional, dengan hampir 292 juta kasus di dunia pada 2022 dan prevalensi 1,73% di Indonesia pada 2023. Kota Cirebon, sebagai jalur strategis distribusi narkoba, menjadi fokus penelitian ini yang bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor determinan penyalahgunaan narkoba pada klien rehabilitasi di Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional.Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan dokumentasi data sekunder. Sampel sebanyak 226 klien dipilih dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria inklusi adalah klien berusia 10–59 tahun yang menjalani rehabilitasi rawat jalan pada tahun 2018–2024. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat dengan regresi logistik.Hasil: Hasil Analisis regresi logistik menunjukkan 5 determinan dominan yaitu jenis kelamin (P=0,01; 95%CI:2,079-17,463; OR=6,025), pekerjaan (P=0,000; 95%CI:2,142-8,997; OR=4,389), pendidikan (P=0,000; 95%CI:0,121-0,495; OR=0,245), ajakan teman (P=0,000; 95%CI:1,937-7,987; OR=3,933) dan penambah stamina (P=0,014; 95%CI:0,205-0,836; OR=0,414).Kesimpulan: Faktor Jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, ajakan teman dan penambah stamina secara signifikan berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba.
Pengaruh teknik woolwich massage terhadap kelancaran asi pada ibu post partum hari ke 3-7 Nofita, Shinta Erly; Purwati, Anik Sri; Widiatrilupi, Raden Maria Veronika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1673

Abstract

Latar Belakang: Masa post partum merupakan periode penting bagi pemulihan ibu setelah melahirkan dan proses laktasi. Namun, banyak ibu pasca persalinan mengalami ketidaklancaran dalam produksi ASI. Woolwich massage merupakan salah satu metode non-farmakologis yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI melalui stimulasi hormonal.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan jumlah sampel 20 ibu post partum hari ke-3 hingga ke-7 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi Woolwich massage diberikan selama 15–20 menit dan pengukuran kelancaran ASI dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test dan Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Terdapat peningkatan rata-rata skor kelancaran produksi ASI dari 3,90 sebelum intervensi menjadi 6,50 setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari Woolwich massage terhadap peningkatan kelancaran produksi ASI.Kesimpulan: Woolwich massage terbukti efektif meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post partum. Metode ini direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah dilakukan dalam upaya mendukung keberhasilan ASI eksklusif.
Pengaruh pilates exercise terhadap nyeri dismenore pada remaja putri Aura, Annastasya; Maulina, Rifzul; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1680

Abstract

Latar Belakang: Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan menstruasi yang paling umum dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pilates Exercise terhadap nyeri dismenore pada remaja putri di SMP PGRI 02 Tirtoyudo, Kabupaten Malang.Metode: Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental design dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 32 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi Pilates Exercise dilakukan selama 8 minggu, satu kali per minggu, dengan durasi 45–60 menit. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rerata skala nyeri dari 5,97 (SD=1,282) sebelum intervensi menjadi 2,25 (SD=1,566) setelah intervensi. Uji statistik paired t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan Pilates Exercise terhadap penurunan nyeri dismenore.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pilates Exercise efektif dalam mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri, dan dapat dijadikan sebagai salah satu terapi nonfarmakologi alternatif yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.
Pengaruh edukasi gaya hidup sehat terhadap sikap pencegahan hipertensi remaja Subkhi, Imam; Nugraha, Moch. Didik; Nurfitriani, Dilla
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ypsktd81

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah silent killer yang berdampak jangka panjang dan berbahaya jika tidak ditangani. Pencegahan dapat dilakukan dengan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi gaya hidup sehat terhadap sikap pencegahan hipertensi pada siswa.Metode: Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 30 siswa berusia 15–19 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi serta uji Wilcoxon.Hasil: Setelah diberikan edukasi, seluruh responden (100%) menunjukkan sikap yang baik terhadap pencegahan hipertensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perubahan signifikan pada sikap responden.Kesimpulan: Pemberian edukasi tentang gaya hidup sehat terbukti berpengaruh positif terhadap sikap pencegahan hipertensi pada siswa di SMA Negeri 1 Kadugede pada tahun 2025. Siswa dianjurkan menerapkan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, menjaga pola makan seimbang, membatasi garam, dan mengelola stres untuk mencegah hipertensi sejak dini.