Articles
183 Documents
KORELASI ANTARA KEBIASAAN MEMBACA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV DI SDN KUIN SELATAN
Rina Fadliah
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 15 No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Reading habit is a process of reading activities carried out by someone repeatedly or continuously and it is often or commonly done by each person in daily activities. Learning achievement is the level of success achieved by someone from an activity or business that can provide emotional satisfaction and can be measured with certain tools or tests. This type of research is quantitative descriptive research, especially correlation. This research was conducted at the South Kuin 1 Primary School, Banjarmasin. The object in this study was the correlation between reading habits and student achievement in grade IV of South Kuin 1 Elementary School in Banjarmasin. The subjects in this study were all fourth grade students of Kuin Selatan 1 Primary School Banjarmasin. The population in this study were all students of Class IVA and Class IVB at the South Kuin 1 Elementary School in Banjarmasin. The sampling technique was carried out using the Purposive Sampling technique, based on the technique, it was found out that the samples in this study were the IVB grade students of South Kuin 1 Elementary School in Banjarmasin, totaling 30 people, consisting of 15 male students and 15 female students. Data collection techniques: Data mining tools used in this study were questionnaires and documentation. Data analysis technique: using the Triserial Correlation formula. The results of the study are that there is a significant correlation between reading habits with learning achievement of fourth grade students at the South Kuin 1 Elementary School in Banjarmasin which is shown by the number rch = 0.981 greater than rtable = 0.361 at the significant level of 5% and at the table value = 0.463 at the level significant 1%. It is suggested to the principal, teachers, parents and all parties concerned but none other than the student himself to cultivate reading awareness, which starts from yourself first. Because any idea that involves a lot of people to do something, should start from the initiator itself. Efforts to improve reading habits in children or students, should be given an example of reading first, because it will be a motivation for them.
Pengaruh Budaya Literasi Terhadap Hasil Belajar PPKN Murid Kelas V Di SD Negeri 11 Tanjung Batu
Sundari, Ririn;
Dedy , Adrianus;
Retta, Allen Marga
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.680
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Budaya Literasi Terhadap Hasil Belajar PPKn Murid Kelas V Di SD Negeri 11 Tanjung Batu. Metode eksperimen dengan desain True Experimental Design Populasi sebanyak 118 orang. dengan simple random sampling didapat kelas V.a sebanyak 24 orang sebagai kelas ekperimen dan V.b sebanyak 23 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan terdapat efektivitas yang signifikan pembelajaran mengunakan metode ada pengaruh budaya literasi terhadap hasil belajar PPKn kelas V SD Negeri 11 Tanjung Batu, hal ini dapat dilihat nilai Sig. = 0,001 lebih kecil dari alpha (α) = 0,05; dengan nilai thitung sebesar 3,515 dan nilai nilai ttabel sebesar 1,679. Ternyata thitung lebih besar dari ttabel atau 3,515 lebih besar dari 1,679, maka tolak maka Ho ditolak dan Ha diterima
Pengaruh Latihan Kelincahan Dan Kecepatan Terhadap Kemampuan Dribbling Sepak Bola Pada Club Mujahid United Payaraman
Muhammad Rizat Anugra;
Jujur Gunawan Manullang;
Muhsana Elcitami Lanos
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.682
Penelitian ini bertujuan mengetahui mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh latihan kelincahan dan latihan kecepatan terhadap kemampuan dribbling sepak bola. Metode eksperimen desain dengan One-Group Pretest-Posttest-Design, populasi adalah atlet Club Mujahid United Payaraman. dengan sempel sampling total merupakan teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi sebanyak 22 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan terdapat perbedaan latihan kelincahan dan latihan kecepatan terhadap kemampuan dribbling sepak bola, hal ini dapat rata-rata pretest sebesar 47,91 dengan jumlah 1054 meningkat setelah diberikan latihan dengan rata-rata posttest sebesar 71,59 dengan jumlah 1575 dan ada pengaruh latihan kelincahan dan kecepatan terhadap kemampuan dribbling sepak bola pada club Mujahid United Payaraman uji hipotesis nilai signifikan adalah 0,000 lebih kecil dari α (α = 0,05), maka tolak Ho dan terima Ha.
Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Matematika dan Kendalanya Di Sekolah
Rina Fadliah
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 13 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v13i2.687
The high student learning outcomes reflect the quality of the organization of learning in the school concerned. Thas way every school is required to be to improve student learning outcomes as a mirror of success in the implementation of teaching and learning process so far. In this case school need to make varios preparations and improvement in order create an effective learning situation and easily accepted by student so that in the end can provide the desired results. In reality in class not necessarily many who understand and understand about the subject matter of mathematics provided by the teacher, if there is even limited to a few people not the whole class that undersand. This is obstacle in the learning Mathimatics, student get saturated faster so that thier concentration is split, because a calculation is more difficult to memorize than sentence paragraph.
Penguatan Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar
Vichaully, Yessi;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Hayat, Rizky Saeful
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.719
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila(P5) dapat meningkatkan literasi budaya dan kewarganegara pada diri siswa. Kemampuan literasi dan kewarganegaraan merupakan bagian dalam pembelajaran di sekolah, sebab literasi kebudayaan dan kewarganegaraan membantu siswa untuk lebih mengenal budaya yang dimilki oleh negaranya dan mengajarkan perbedaan untuk hidup secara harmonis dalam Masyarakat multicultural. Selain itu siswa juga diajarakan untuk memahami kewajibannya sebagai warga negara. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur dengan mengunpulkan data dari berbagai macam bahan baca seperti artikel, jurnal, dan lain sebagainya
Pengaruh Alat Peraga Tata Surya Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 11 Tanjung Batu
Pertiwi, Rani;
Selegi, Susanti Faipri;
Junaidi, Ilham Arvan
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.720
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh penggunaan alat peraga terhadap hasil belajar IPA kelas V SDN 11 Tanjung Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 23 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data observasi, tes dan dokumentasi.Teknik analisis data melalui uji instrumen tes dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan alat peraga terbukti sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa IPA kelas V SDN 11 Tanjung Batu. Dari pengolahan data diperoleh nilai rata-rata pretest 57,6 yang artinya belum tuntas dan nilai-nilai rata-rata posttest 75,7 yang artinya tuntas. Kemudian berdasarkan uji hipotesis diketahui thitung= 5,070 lebih besar dari ttabel=1,71714. Dengan demikian dapat dinyatakan hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa penerapan alat peraga berpengaruh terhadap hasil belajar IPA kelas VSDN 11 Tanjung Batu.
Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Materi Wujud Benda Siswa Kelas V SDN 14 Tanjung Batu
Agustian, Anca;
Selegi, Susanti Faipri;
Junaidi, Ilham Arvan
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.721
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh, hambatan serta dampak metode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa materi wujud benda siswa kelas V SD Negeri 14 Tanjung Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA yang berjumlah 26 responden sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VA dengan jumlah 25 responden sebagai kelas kontrol. Desain penelitian adalah pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui uji instrumen tes dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah dalam metode demonstrasi ini adalah guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai dan menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan. Kemudian guru menunjuk salah satu seorang siswa untuk mendemonstrasikan sesuai scenario yang telah dicapai. Seluruh siswa mengemukakan hasil analisis dari demonstrasi pengalaman. Berdasarkan pengujiaN data bahwa hipotesis (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima dengan signifikan diperoleh 0,054 maka terdapat pengaruh motode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa materi wujud benda siswa kelas V SD Negeri 14 Tanjung Batu.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5): (Pada SMA Plus Citra Madinatul Ilmi (CMI) Banjarbaru)
Fauzi, Achmad
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.744
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasik Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dilakukan oleh Kepala SMA Plus Citra Madinatul Ilmi (CMI) Banjarbaru Kalimantan Selatan, adapun langkah langkah penerapannya adalah : (Pertama) Kepala SMA Plus Citra Madinatul Ilmi (CMI) Banjarbaru sebagai sekolah Penggerak membentuk Komite pembelajaran. Komite Pembelajaran adalah sebuah tim di tingkat satuan pendidikan yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru-guru yang dipilih oleh kepala sekolah. Fungsi Komite pembelajaran adalah untuk merancang dokumen KOSP termasuk merancang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.. (Kedua) Kepala Sekolah Mengadakan IHT ten-tang Kurikulum Merdeka dan KOSP termasuk IHT Projek Penguatan Profil Pelajar Pan-casila. (P5). (Ketiga) Kepala Sekolah bersama guru membentuk dan memilih tim fasilitator serta Koordinator Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5. terdiri dari guru guru yang mata pelajaran terintgrasi dalam tema dan modul projek. (Keempat). Kepala sekolah bersama guru memilih Tema projek dan dimensi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pemilihan tema P5 dilaksanakan dalam rapat kecil bersama tim projek, komite pembelajaran dan beberapa orang guru, termasuk semua siswa yang dilibatkan, (Kelima) Kepala sekolah bersama guru menentukan waktu pelaksanaan, setelah topik P5 disusun, langkah selanjutnya adalah menentukan waktu pelaksanaan, dan merancang alokasi waktu Projek Pengutan Profil Peljarar Pancasila dan mengidentifikasi jumlah total jam projek dalam satu pekan . (Keenam). Kepala sekolah bersama guru menyusun dan mengembangkan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pengembangan modul projek sebagai langkah dalam menyusun laporan akhir dari kegitan P5 yang dilakukan oleh tim projek sekolah beserta siswa.
Peningkatan Profesionalitas Pegawai Pada Kantor Kelurahan Di Wilayah Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru
Widiati
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.746
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan profesionalitas pegawai Kantor Kelurahan di Wilayah Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru di lihat dari aspek Kualitas kerja, Kuantitas kerja, Ketepatan waktu kerja, Kemandirian, dan Hubungan interpersonal. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kualitatif, responden ditetapkan secara random sampling sehingga diperoleh sebanyak 39 orang. Alat penggali data yang digunakan adalah angket untuk memperoleh data primer dan observasi serta dokumenter untuk mendapatkan data sekunder. Selanjutnya analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada faktor kualitas kerja berdasarkan interpretasi skor 78% termasuk baik, faktor kuantitas kerja berdasarkan interpretasi skor 83% termasuk sangat baik, faktor ketepatan waktu kerja berdasarkan interpretasi skor 87,4% termasuk sangat baik, kemudian pada faktor kemandirian pegawai berdasarkan interpretasi skor 91,6% termasuk sangat baik, serta faktor hubungan interpersonal pegawai berdasarkan interpretasi skor 79,4% termasuk baik.
Penerapan Media Puzzle Dalam Peningkatan Interaksi Anatara Guru Dan Peserta Didik Di SDN Kepanjen 1 Jombang
Lailiya, Nirmala Rahmatul;
Raharjo, Resdianto Permata
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57216/pah.v20i1.747
The aim of this research is to describe the interactions between teachers and students that occur in science and science learning in class IV at SDN Kepanjen 1 Jombang using Puzzle Media. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects were teachers and students in class IV of SDN Kepanjen 1 Jombang. The object of research is the interaction of teachers and students in science and science learning. The application of puzzle media to improve the psychomotor skills of class IV students at SDN Kepanjen 1 Jombang is based on the fact that students are not enthusiastic and feel bored during the learning process because the learning process only uses lecture methods and learning media which are still less interesting. So there is a need for learning media to create conducive and enjoyable learning in science learning regarding Plants, the Source of Life on Earth. Data collection techniques used by researchers are questionnaires and observations, which are techniques to help researchers. Analysis techniques to determine the interpretation of data that has been collected from previous research results. Apart from that, the data collected was then analyzed using descriptive qualitative methods, namely describing and presenting it clearly and easily to understand. The results of the research explain that during the science lesson on Plants, the Source of Life on Earth, class IV at SDN Kepanjen 1 Jombang, there was still a lack of interaction during the learning process by overcoming problems assisted by learning media. The researcher used Puzzle media as a means for interaction. When the media is applied it produces good interaction because of the students' interest in the media used. Thus, puzzle media to increase interaction between teachers and fourth grade elementary school students is suitable for use in learning.