cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
ed.continuous2020@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No 2/22 K, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Continuous Education : Journal of Science and Research
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27468224     DOI : -
Core Subject : Education,
Continuous Education Journal of Science and Research invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Development. Curriculum and Learning Strategies as well as contemporary research results in the field of Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 255 Documents
The Role of Fiqh Teachers in Enhancing the Implementation of Congregational Dhuhr Prayer at Madrasah Tsanawiyah An Nuur Sengon Sari Asahan Regency Suhardi Suhardi; Abdul Kholik; Syawaluddin Damanik; Kenny Agusto Ariewibowo; Herlina Pertiwi
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3434

Abstract

The implementation of congregational Dhuhr prayer in Islamic educational institutions plays a strategic role in shaping students' religious character and discipline. However, its effectiveness is highly dependent on the role and professionalism of Fiqh teachers as key agents of religious habituation. This study aims to analyze the role of Fiqh teachers, identify supporting and inhibiting factors, examine the impact of congregational Dhuhr prayer on students' character development, and formulate strategies for optimizing the contribution of Fiqh teachers in strengthening religious practices at school. The research employs a qualitative approach with a field research design conducted at Madrasah Tsanawiyah Annur Sengon Sari, Asahan Regency. Data were collected through observation, indepth interviews, and documentation studies. Data analysis used descriptive qualitative technique supported by triangulation to ensure validity. The findings indicate that Fiqh teachers play a pivotal role as educators, role models, and facilitators of religious culture through exemplary behavior, integration of Fiqh instruction with practical worship, persuasive guidance, and collaborative engagement with the school community. Congregational Dhuhr prayer contributes significantly to strengthening students' religious character, discipline, social cohesion, and moral awareness.
Pengembangan Permainan NGABU (Ngawi Budaya) Berbasis Kearifan Lokal Jawa Terhadap Nilai Karakter Kesabaran pada Anak Usia 4-5 Tahun Nurchayati Nurchayati; Narendradewi Kusumastuti; Nur Cahyati Ngaisah
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3440

Abstract

The low level of patience character among children aged 4–5 years at Dharma Wanita Pucangan Kindergarten is reflected in their inability to wait for their turn, their tendency to become easily frustrated, and their difficulty in remaining calm during simple activities. This study aimed to develop the NGABU (Ngawi Budaya) game based on Javanese local wisdom as a learning medium to foster patience character in early childhood. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model. The participants were 20 children aged 4-5 years at Dharma Wanita Pucangan Kindergarten. Data were collected through observation and questionnaires using validation sheets from material experts, media experts, and teachers. Data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques, followed by validity and reliability tests. The results showed that the NGABU game obtained an average feasibility score of 92.63%, consisting of material expert validation (93.33%), media expert validation (85.00%), small-group trials (93.33%), and field trials (96.67%), indicating that the product was highly feasible. The reliability test produced a Cronbach's Alpha coefficient above 0.70. In conclusion, the NGABU game is a feasible, attractive, and reliable learning medium for fostering patience character in early childhood. This study contributes an innovative local wisdom-based educational game that supports character education in kindergarten.
Desain Pembelajaan PAI Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Universitas Insaniah Sumatera Utara Rimma Irawani Pardede; Aura Sufi Sabila; Fadhly Yassin Tanjung; Zaitun Zaitun; Siti Khairiah
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3448

Abstract

Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut lembaga pendidikan melakukan transformasi dalam sistem pembelajaran. Salah satu pendekatan yang relevan adalah Implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam pendidikan tinggi menjadi tuntutan global untuk menjamin ketercapaian capaian pembelajaran lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desai pembalajeran Pendidikan Agama islam (PAI) berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Universitas Insaniah Sumatera Utara serta mengkaji implementasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen, observasi pembelajaran, dan wawancara dengan dosen PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran PAI berbasis OBE di Universitas Insaniah Sumatera disusun dengan mengacu pada capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), serta sub-CPMK yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, moderasi beragama, dan penguatan karakter mahasiswa. Implementasi OBE dalam pembelajaran PAI mendorong proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, kontekstual, serta berorientasi pada hasil belajar yang terukur. Penelitian ini merekomendasikan penguatan evaluasi autentik dan peningkatan kapasitas dosen dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis OBE. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan desai pembelajaran PAI berbasi OBE berkontribusi terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran, penguatan keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, serta internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan akademik dan sosial.
Hubungan Self-Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karir Siswa SMK PGRI 2 Taman Pemalang Thitania Putri Susfiyanti; Muhammad Erwan Syah
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3457

Abstract

Kesulitan pengambilan keputusan karir terjadi pada siswa terjadi karena siswa berada pada tahap perkembangan remaja. Remaja akan mengalami fase penentuan karir. Oleh karena itu, siswa dengan self-efficacy yang baik cenderung mampu dalam proses pengambilan keputusan karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan karir siswa SMK PGRI 2 Taman, Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK PGRI 2 Taman, Pemalang dengan teknik accidental sampling sehingga mendapatkan sampel berjumlah 114 siswa yang terdiri dari 44 siswa laki-laki dan 70 siswa perempuan kelas XI. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik inferensial dengan uji korelasional spearman rank karena salah satu variabel tidak memnuhi asumsi normalitas, sehingga analisis parametrik tidak dapat dilakukan pada penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 16.0 untuk mengetahui hubungan antar variabel. Terdapat dua hipotesis yang diajukan, yaitu hipotesis alternatif dan hipotesis nol. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan karir siswa SMK PGRI 2 Taman, Pemalang dengan nilai signifikan 0,816 (p>0,05) sehingga hipotesis nol diterima dan hipotesis alternatif ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa self-efficacy bukan merupakan satu-satunya faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan karir, tetapi masih ada faktor lain yang lebih mendominasi dibanding self-efficacy.
Supervisi yang Mensejahterakan: Strategi Kepala Sekolah dalam Mengintegrasikan Dimensi Well-Being dalam Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kepuasan Kerja Guru Dedi Mugni Permadi; Tito Parta Prabowo; Ismael Ismael; Pamuji Pamuji; Nursilawati Nursilawati; Feryna Feryna
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3465

Abstract

Supervisi akademik yang selama ini cenderung bersifat administratif dan hierarkis kurang optimal dalam meningkatkan kompetensi guru serta berkontribusi terhadap stres kerja dan rendahnya kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi kepala sekolah dalam mengintegrasikan dimensi well being ke dalam supervisi akademik serta mengembangkan model konseptual supervisi yang mensejahterakan untuk meningkatkan kompetensi dan kepuasan kerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan menganalisis secara tematik literatur ilmiah berupa artikel jurnal terindeks SINTA 2, 3 dan Scopus Q1 Q4, buku teks, serta dokumen kebijakan periode 2015 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi integrasi well being dalam supervisi akademik mencakup lima komponen utama: (1) perencanaan partisipatif berbasis identifikasi kebutuhan profesional dan psikologis guru, (2) pelaksanaan supervisi melalui pendekatan coaching, observasi non judgmental, dan dialog reflektif, (3) komunikasi empatik serta umpan balik konstruktif untuk membangun kepercayaan, (4) tindak lanjut berkelanjutan melalui komunitas praktik dan pendampingan kolaboratif, serta (5) integrasi simultan dimensi psikologis, sosial, profesional, dan spiritual. Supervisi yang mensejahterakan terbukti berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan personal guru, peningkatan kepuasan kerja, motivasi, dan komitmen, serta penurunan stres dan burnout. Model konseptual yang dikembangkan dengan kerangka Input Proses Output Outcome menegaskan bahwa supervisi harus berfungsi sebagai sistem pendukung (support system) bukan sistem kontrol. Kesimpulannya, supervisi yang mensejahterakan merupakan paradigma baru yang humanis dan memberdayakan serta menjadi keniscayaan dalam mewujudkan pendidikan bermutu.
Transformasi Pembelajaran Hanzi melalui Aplikasi Hanzi Dict: Eksperimen pada Siswa Kelas XI SMKS Ketintang Surabaya Karima Laksita Sarasati; Muhammad Farhan Masrur
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi Hanzi Dict terhadap keterampilan menulis hanzi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang menggunakan aplikasi Hanzi Dict dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis hanzi dan angket respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Mann-Whitney dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Hanzi Dict memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis hanzi peserta didik. Hal tersebut ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol serta hasil uji hipotesis dengan nilai signifikansi < 0,05. Selain itu, respon peserta didik terhadap penggunaan aplikasi Hanzi Dict berada pada kategori sangat kuat, terutama pada aspek motivasi belajar, kemudahan penggunaan, dan efektivitas latihan menulis hanzi. Dengan demikian, aplikasi Hanzi Dict dapat dijadikan sebagai media pembelajaran digital yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis hanzi peserta didik.
Strategi Meningkatkan Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Mutiara Aulia Rama Oktapianingsi; Yusuf Hadijaya
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3474

Abstract

Kinerja pendidik dan tenaga kependidikan merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan di sekolah. Namun, berbagai kendala seperti keterbatasan kompetensi dan belum optimalnya dukungan manajerial masih memengaruhi efektivitas kinerja. Kondisi tersebut menunjukkan urgensi bagi SMP IT Mutiara Aulia untuk mengembangkan strategi peningkatan kinerja yang kontekstual dan berbasis bukti demi meningkatkan mutu layanan pendidikan serta meningkatkan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kinerja, strategi peningkatan, serta dampaknya terhadap proses pembelajaran di SMP IT Mutiara Aulia. Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus menerus, rencana yang disatukan, luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis organisasi dengan tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari organisasi dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMP IT Mutiara Aulia, Jl. Sei Mencirim No. 125, Desa Sei Mencirim. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pendidik dan tenaga kependidikan tergolong baik, didukung oleh kedisiplinan, profesionalisme, dan pemanfaatan teknologi. Strategi peningkatan kinerja dilakukan melalui pembinaan, supervisi, pelatihan, komunikasi internal, serta penyediaan fasilitas secara berkelanjutan. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan motivasi kerja, kualitas pembelajaran, dan terciptanya lingkungan kerja yang kondusif.
Komunikasi Interpersonal Wali Kelas Dengan Orang Tua Dalam Membangun Kerja Sama Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Rekayasa Sinar Husni Yuda Nur Diamsyah; Yusuf Hadijaya
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3475

Abstract

Komunikasi interpersonal antara wali kelas dan orang tua siswa merupakan aspek penting dalam membangun kerja sama pendidikan yang efektif. Namun, dalam praktiknya, komunikasi yang terjalin masih cenderung bersifat satu arah dan lebih berfokus pada penyampaian informasi akademik serta kedisiplinan siswa. Kondisi ini menyebabkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi interpersonal, menganalisis proses komunikasi, serta mengkaji peran komunikasi interpersonal antara wali kelas dan orang tua dalam membangun kerja sama pendidikan di SMK TR Sinar Husni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas wali kelas dan orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara wali kelas dan orang tua didominasi oleh penggunaan media WhatsApp, baik melalui grup kelas maupun pesan pribadi. Pola komunikasi yang terbentuk masih bersifat informatif dan situasional. Proses komunikasi juga belum sepenuhnya berlangsung secara dialogis karena partisipasi dan umpan balik dari sebagian orang tua masih rendah. Meskipun demikian, komunikasi interpersonal memiliki peran penting sebagai penghubung antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pengawasan, pembinaan, serta perkembangan siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan komunikasi yang lebih terbuka, interaktif, responsif, dan berkelanjutan agar keterlibatan orang tua meningkat serta kerja sama pendidikan antara sekolah dan keluarga dapat berjalan lebih efektif.
The Impact of Translanguaging Strategies on Students’ Speaking Confidence Muhammad Toza Dwi Wahyudi; Hefy Sulistyawati
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3477

Abstract

This study examines the conflict between monolingual teaching policies and the multilingual realities found in Indonesian EFL classrooms. It explores how translanguaging strategies influence students’ confidence in speaking English. The objectives are to identify the types of translanguaging practices used by teachers to support students’ confidence and to examine their impact on learners’ perceived speaking ability, anxiety levels, and willingness to communicate. A qualitative research design with a single instrumental case study approach was applied. The study was conducted in an eleventh-grade class in Surakarta, involving one teacher and three selected students through purposive sampling. Data were obtained through classroom observations and in-depth interviews, then analyzed using the interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the teacher frequently alternated between English and Indonesian to explain difficult grammar points, clarify misunderstandings, and provide corrective feedback during speaking activities. These translanguaging practices contributed positively to students’ learning by improving comprehension, strengthening perceived speaking competence, lowering anxiety, and increasing participation in oral communication. However, the extent of these effects differed among students depending on their proficiency levels and emotional readiness. Overall, the study suggests that flexible language use is more effective than strict monolingual instruction in supporting students’ psychological readiness and confidence in speaking English, thereby enhancing classroom interaction and communicative engagement.
Kesejahteraan Guru (Finansial & Non Finansial) dan Dampaknya pada Kinerja dan Motivasi Mengajar di SMP Nurul Hadina Saafira Najwaa An-Nada; Makmur Syukri
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3499

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kesejahteraan guru serta dampaknya terhadap motivasi dan kinerja mengajar di SMP Nurul Hadina di Jl. Pertahanan Komplek Perumdam No. 93, di Patumbak berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMP Nurul Hadina, dengan guru sebagai informan utama dan pimpinan sekolah sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan guru tergolong cukup baik. Secara finansial, guru memperoleh gaji, tunjangan, dan jaminan sosial yang memenuhi kebutuhan dasar meskipun belum sepenuhnya optimal. Secara non-finansial, guru merasakan lingkungan kerja yang kondusif, hubungan sosial yang harmonis, penghargaan, serta kesempatan pengembangan diri. Kondisi ini berdampak positif terhadap motivasi dan kinerja guru, yang tercermin pada meningkatnya semangat kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam pembelajaran.