cover
Contact Name
Farhamzah
Contact Email
farhamzah@ubpkarawang.ac.id
Phone
+6281380007942
Journal Mail Official
buanafarma@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
JL. H.S. Ronggowaluyo Telukjambe Timur Karawang 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Buana Farma
ISSN : -     EISSN : 27972100     DOI : 10.36805
Core Subject : Health, Science,
The major focus of Jurnal Buana Farma is to publish articles in the area of Experimental Pharmacology, Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmacoeconomy, Pharmacognosy, Pharmaceutical chemistry.
Articles 204 Documents
FORMULASI MADU DALAM SEDIAAN KOSMETIK : REVIEW JOURNAL Nuria Ludvi Azizi Budiono; Yuliani Dewi; Desri Ayu Lestari; Sri Tantia Dinita; Intan Nur Laili Izzah; Neni Sri Gunarti
Jurnal Buana Farma Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v2i4.578

Abstract

Kosmetik di Indonesia banyak yang dinilai berbahaya oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan. BPOM menemukan 43 jenis kosmetik mengandung bahan berbahaya yang terdiri dari rias mata, rias wajah, perawatan kulit, sediaan mandi dan sediaan kuku. Madu adalah cairan kental dari alam yang berasal dari nectar bunga yang disintesiskan oleh lebah madu, bahan ini berfungsi sebagai pelembab alami. Manfaat dari madu tersebut telah dilakukan banyak pengujian, dan dibuat dalam sediaan kosmetik yang perkembangan nya saat ini cukup baik. Maka dari itu dilakukan review journal mengenai formulasi madu sebagai sediaan kosmetik baik untuk zat aktif dan eksipien serta menjadi referensi dalam penilitian yang akan datang. Jurnal yang didapat mengenai madu sebagai bahan utama dan tambahan didalam sediaan kosmetik pencarian dilakukan menggunakan data base google scholar dan science direct dengan kata kunci yang digunakan yaitu madu, formulasi, dan sediaan kosmetik. Menggunakan metode kriteria Inklusi dan Ekslusi. Berdasarkan journal yang kami temukan bahwa konsentrasi madu yang baik dalam sediaan banyaknya yakni dikisaran 6% apabila madu menjadi bahan utama dan tanpa kombinasi. literature review yang kami lakukan didapatkan bahwa ada 8 sediaan kosmetik diantaranya yaitu, masker, bodyscrub, krim, sabun padat, lipstick, hair tonik, lipscrub dan lipbalm.
A FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK SEDIAAN BALSEM STICK DARI LENGKUAS (Alpinia galanga (L.) Willd) DAN LADA HITAM (Piper nigrum L.) Sri Mulia Ningsih Siregar; Gabena Indrayani Dalimunthe; Minda Sari Lubis; Rafita Yuniarti
Jurnal Buana Farma Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v2i4.580

Abstract

Secara umum balsem digunakan dengan cara mengoleskan menggunakan tangan hingga dapat menyebabkan rasa panas, lengket dan sulit di cuci. Salah satu solusinya adalah pembuatan balsem dalam bentuk stick yang penggunaanya lebih praktis dan nyaman digunakan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak lengkuas (Alpinia galanga (L.) Willd) dan lada hitam (Piper nigrum L.) dapat diformulasikan dalam sediaan balsem stick. Penelitian ini bersifat eksperimental, tahapan penelitian ini meliputi pengolahan bahan tumbuhan, pembuatan ekstrak, karakterisasi simplisia, skrining fitokimia dan pembuatan sediaan balsem stick dengan 4 formula dengan menggunakan beberapa uji mutu fisik sediaan. Hasil penelitian diperoleh bahwa seluruh sediaan yang dihasilkan memenuhi persyaratan uji mutu fisik sediaan meliputi homogenitas, stabil selama penyimpanan 28 hari, pH 6,6-6,8, titik lebur 68ºC-69ºC, dan tidak mengiritasi kulit. Formula balsem stick yang paling baik menurut uji kesukaan (Hedonic) adalah formula III dengan konsentrasi lengkuas 7,5% dan lada hitam 7,5% . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak lengkuas dan lada hitam dapat di formulasikan dalam sediaan balsem stick, semua formula memenuhi syarat uji mutu fisik sediaan. Formula balsem stick yang paling baik menurut uji kesukaan berdasarkan parameter aroma, warna dan sensasi hangat dikulit. adalah formula III dengan konsentrasi lengkuas 7,5% dan lada hitam 7,5%
POTENSI PROPOLIS SEBAGAI ANTIBAKTERI : REVIEW JURNAL Rizkya Roswati H.Hanapi; Alisya Nabila Agustin; Tita Ruhdiana; Selviani Eka Suci; Wanda Indriyani; Neni Sri Gunarti
Jurnal Buana Farma Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v2i4.601

Abstract

Kegunaan obat yang tidak rasional merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Penyakit Infeksi disebabkan oleh bakteri yang gagal berespon terhadap pengobatan mengakibatkan perpanjang penyakit. Untuk mencegah resistensi ini, maka dicari alternatif dari bahan alam yaitu propoplis. Propolis merupakan sebuah salah satu produk alami yang di hasilkan lebah madu dan telah banyak dimanfaatkan sebagai obat atau suplemen, pencuci mulut, antiperadangan, terapi penyakit, mempercepat penyembuhan luka, dan lain- lain. Metode yang digunakan yaitu dengan mencari literature jurnal penelitian melalui database elektronik seperti Google Scholar dan Pubmed. Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa propolis memiliki daya hambat untuk mencegah pertumbuhan antibakteri dengan beberapa konsentrasi yang berbeda. Hasil tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan herbal terhadap antibakteri.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA SMAN 1 SIDRAP TERHADAP PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN KOSMETIK KRIM PEMUTIH WAJAH Aulia Ryanda; Ismail Ibrahim; ida Adhayanti
Jurnal Buana Farma Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v2i4.604

Abstract

Kecantikan sering dihubungkan dengan adanya bentuk yang ideal, dan memiliki kulit putih dan bercahaya, gigi yang putih dan suara yang bagus. Memiliki kulit yang mulus adalah faktor yang penting dalam penampilan dimana menjadi cerminan dari seseorang, dari hal tersebut mendorong seseorang khususnya remaja perempuan memiliki kulit yang ideal. Salah satu jenis produk kosmetik yang digunakan oleh remaja di Indonesia adalah produk krim pemutih yang dikenal sebagai bleaching cream. Maraknya produk pemutih wajah yang muncul dipasaran karena didorong oleh kebutuhan konsumen yang sekarang menjadi tren dikalangan remaja untuk memiliki kulit putih, dan memberikan pengaruh kepada kaum remaja dengan tampil sempurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja SMAN 1 sidrap terhadap pemilihan dan penggunaan kosmetik krim pemutih wajah. Responden ditentukan dengan metode desain cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan, dan Sikap Remaja SMAN 1 Sidrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan (35,68%) dalam kategori rendah, dan sikap (20,03) dalam kategori sangat baik. Berdasarkan Uji Chi Square didapatkan nilai 0,325. Tidak terdapat hubungan antar tingkat pengetahuan dan sikap remaja SMAN 1 Sirdap terhadap pemilihan dan penggunaan kosmetik krim pemutih wajah.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SPRAY ANTINYAMUK KOMBINASI MINYAK SEREH (Cymbopogon nardus) DAN MINYAK NILAM (Pogostemon cablin) Putri Indah Sari; Nurfiddin Farid; Sri Wahyuningsih; Inda sari
Jurnal Buana Farma Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v2i4.605

Abstract

Demam berdarah adalah salah satu masalah kesehatan disebabkan oleh virus dengue yang permasalahannya belum terpecahkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan penggunaan bahan alami sebagai alternatif untuk penolak nyamuk agar meminimalkan efek samping dan mengetahui efektivitas daya tolak spray terhadap nyamuk Aedes aegypti. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental dengan menggunakan 20 ekor nyamuk yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu formula I (minyak sereh 10% dan minyak nilam 2%), formula II (minyak sereh 10% dan minyak nilam 4%), formula III (minyak sereh 10% dan minyak nilam 6%), kontrol (-) propilen glikol dan etanol 96%) dan kontrol (+) soffel spray masing-masing diberikan perlakuan yang sama. Dari hasil perhitungan daya tolak nyamuk didapatkan daya tolak nyamuk tertinggi pada formula III yaitu 92%. Data yang didapatkan di analisis menggunakan One Way Annova dengan menggunakan uji LSD (Least Signifikan Difference), terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kelompok perlakuan dengan tingkat efektifitas daya tolak terhadap nyamuk Aedes aegypti.
POTENSI TUMBUHAN JAMBLANG (Syzygium cumini (L.) Skeels) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR BERDASARKAN KANDUNGAN SENYAWA AKTIF : LITERATURE REVIEW ARTICLE Himyatul Hidayah; Neni Sri Gunarti; Salsa Putri Oktaviani; Surya Amal
Jurnal Buana Farma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v3i1.774

Abstract

Damage to the liver can cause disruption of metabolism in the body, so a hepatoprotector is needed as a protector from liver damage which can be obtained from jamblang plants. The aim of this research is to know the content of active compounds contained in jamblang plants which work as hepatoprotectors. By reviewing some of the literature related to this, the results obtained were 10 articles used. In this study using Literature Review Article through electronic data sources, namely: Google Scholar, ScienceDirect and Pubmed which were published 10 years ago with the keywords: Syzygium cumini (L) and hepatoprotector. Based on the results of the research that has been done, the jamun plant contains the compounds β-sitosterol, friedelin, Betulinic acid, flavonoids, terpenes, alkaloids, phenolics, ellagic acid, glucoside, anthocyanins, kaempferol, quercetin, isoquercetin, myricetin, tannins, carbohydrates, albumin, and so on which can be used as antiviral, cardioprotective, anti-inflammatory, anticancer, antidiabetic, carminative, antihypertensive, anti-atherosclerotic, antifungal, antioxidant and hepatoprotector. It can be concluded that the active compounds that work as hepatoprotectors are the chemical compounds flavonoids and β-sitosterol which are located in the fruit seeds and leaves.
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI TERHADAP PASIEN HIPERTENSI DI RSUD KARAWANG Himyatul Hidayah; Maya Arfania; Peggy Novita Sarie; Surya Amal
Jurnal Buana Farma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v3i1.775

Abstract

Hypertension is a disease characterized by an increase in systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg on two measurements, with an interval of five minutes in a state of sufficient rest/calm. This study aims to determine the relationship between hypertension and the patient's gender and age on the incidence of hypertension and the rationality of using antihypertensive drugs in hypertensive patients at the Karawang Hospital Outpatient Installation in 2019. This research is an observational study with a cross-sectional descriptive analysis design. Data collection was carried out retrospectively using secondary data from medical records taken from Karawang Hospital in 2019 at Karawang Hospital. Next, calculate the use of antihypertensive drugs and evaluate the rationale for using antihypertensive drugs in hypertensive patients based on the right patient, right indication, right drug, and the right dose. Data were obtained for 60 patients compared to Dipiro and JNC VIII guidelines. The results showed that the most widely used antihypertensive drugs were amlodipine 15% and a combination of 2 drugs (amlodipine and candesartan) 85%. Evaluation of the rationality of using hypertension drugs in hypertensive patients as follows: right drug 91.7%, right indication 100%, right patient 100%, right dose 91.7% and there is no relationship between gender and age of the patient to the incidence of hypertension in Karawang Hospital.
KANDUNGAN SENYAWA AKTIF PADA JAMBLANG (Syzygium Cumini (L) Skeels SEBAGAI ANTIDIABETES: LITERATURE REVIEW ARTICLE Himyatul Hidayah; Ermi Abriyani; Surya Amal; Reni Apria Ningsih
Jurnal Buana Farma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v3i1.776

Abstract

Diabetes mellitus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia caused by defects in insulin secretion, insulin action or both. It is said diabetes mellitus if blood sugar levels exceed 150 mg/dL, where the normal limit for blood sugar is 70-150 mg/dL. Treatment with natural ingredients has low side effects if used correctly. One of the plants that has anti-diabetic activity is jamblang or often called juwet (Syzygium cumini (L.). literature was conducted using Google Scholar, Science Direct, Researchgate and PubMed which were published in 2010-2020 with keywords related to the topic "Andiabetic activity syzygium cumini, jambolanun, Eugenia Jambolan antidiabetic and active compounds". The results of a review that has been carried out on the content of active compounds in jamun (Syzygium cumini (L) Skeels as an antidiabetic indicate that the active compounds in jamun are quercetin, quercetin-3-0-glycosides, rutin, mycaminose, chalcone and stigmasterol which have the potential to as an antidiabetic.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN FARMASI PADA PESERTA PROGRAM RUJUK BALIK DI APOTEK KIMIA FARMA KARAWANG Mochamad Fachri Saptayuda; Nia Yuniarsih; Lia Fikayuniar
Jurnal Buana Farma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v3i1.777

Abstract

Pharmaceutical services in Indonesia that are required to change orientation from drug oriented to patient oriented. Pharmaceutical services are also carried out in one of the BPJS Health programs, namely the Referral Services Program (PRB). Referral service is a health service provided to patients in health facilities for referrals from specialist doctors or caring sub -specialists. Patient recovery is expected to be obtained from comfort, good pharmacy service, as well as from the drugs used by patients. Satisfaction is a feeling of happy or disappointed someone who is sourced from the impression of product performance (or results) is the same as his expectations. The result is high customer loyalty. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of pharmaceutical services at the Kimia Farma Karawang Pharmacy towards BPJS patients Referring Program. This research is a descriptive study with the cross sectional method and using prospective data. Data in the form of questionnaire sheets that have been filled out by respondents. The results obtained from this study are the level of satisfaction in the 65% tangible dimension, the level of satisfaction at the Reliability Dimension 52%, the satisfaction level in the responsiveness dimension of 65%, the level of satisfaction in the Assurance dimension 50%, and the level of satisfaction in the Empathy dimension 65%
ARTIKEL REVIEW : UJI AKTIVITAS FARMAKOLOGI ROYAL JELLY Dikdik Caesar Barkah; Dyanita Irene Susilo Putri; Fera Anggraeni; Lutfiah Nur Fitria; Neni Sri Gunarti
Jurnal Buana Farma Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v3i1.778

Abstract

Beekeeping is the science and art of prolonging and maintaining health by using products obtained from honeycombs, such as honey, bee bread, bee pollen, propolis, and royal jelly. Currently, many studies are devoted to investigating the directed health benefits and fermacological properties of bee products due to their properties. One of the studies conducted was research on royal jelly. Royal jelly is widely used as a dietary nutritional complex to help combat various chronic health conditions, besides, it is one of the beneficial medicines for humans in both traditional and modern medicine. The aim of this research is that many fermacological activities such as antibacterial, antitumor, antiallergic, anti-inflammatory, and immunomodulatory effects are associated with it. Royal jelly consists of water (50%-60%), protein (18%), carbonate (15%), ipid (3%-6%), mineral salts (1.5%), and vitamins. Based on modern spectrometric analysis, about 185 organic compounds have been detected in royal jelly.

Page 7 of 21 | Total Record : 204