cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 629 Documents
Penerapan Teknologi Smart Farming Berbasis Irigasi Tetes Otomatis Untuk Optimalisasi Budidaya Melon Pada BumDes Bumi Mentari Desa Kampak Bangkalan Achmad Fiqhi Ibadillah; Monika Faswia Fahmi; Jihannuma Adibiah Nurdini; Achmad Fajar Bahruddin; Muhammad Zamanul Khoir; Mukhammad Aditia Ilham; Muhammad Zakky Rahmadhani; Dani Hatta Prayoga
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2665

Abstract

Permasalahan utama dalam budidaya melon di BumDes Bumi Mentari Desa Kampak, Bangkalan meliputi sistem irigasi yang masih dilakukan secara manual, pemberian air dan nutrisi yang tidak terukur, tingginya kadar PPM air, serta belum tersedianya sistem pemantauan kondisi tanaman secara real-time, yang berdampak pada ketidakteraturan pertumbuhan tanaman dan rendahnya efisiensi pengelolaan budidaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi smart farming berbasis irigasi tetes otomatis sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi masalah melalui survei dan wawancara, perancangan dan pembuatan satu unit teknologi smart farming berbasis mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor kelembaban tanah dan sensor PPM, instalasi sistem di greenhouse mitra, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengontrol penyiraman secara otomatis berdasarkan kondisi aktual kelembaban tanah dan memantau nutrisi secara real-time, serta berhasil dioperasikan secara langsung di satu unit greenhouse budidaya melon. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan seluruh indikator berada pada kategori sangat baik dengan persentase di atas 81%, dengan nilai tertinggi pada aspek pemahaman pengaturan sensor sebesar 89,09%, serta indikator manfaat pelatihan, peningkatan kepercayaan diri, dan rekomendasi masing-masing sebesar 87,27%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan PKM ini berhasil membangun dan mengimplementasikan teknologi smart farming secara fungsional serta meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan mitra dalam mengadopsi teknologi pertanian digital untuk mendukung pengelolaan budidaya melon yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan.
Pelatihan Penggunaan Alat Pembasmi Hama Padi Menggunakan Frekuensi Suara dan Kejut Listrik Berbasis PLTS di Desa Kampak Bangkalan Adi Kurniawan Saputro; Deni Tri Laksono; Fitri Damayanti Damayanti; Andre Nasrulah Andre; Muhammad Ilham Saputra Ilham; Ahmad Sururi Alfaruq Sururi; Abdillah Nuril Chusain Chusain; Nanda Farid Hibatullah Nanda
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2685

Abstract

Serangan hama tikus dan burung merupakan salah satu faktor utama penyebab penurunan produktivitas padi yang dapat mencapai kehilangan hasil hingga 20–50%, khususnya pada fase pembentukan malai. Kelompok Tani Jaya Mulya VII Desa Kampak masih mengandalkan metode pengendalian hama konvensional yang kurang efektif dan membutuhkan tenaga kerja intensif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pembasmi hama padi menggunakan frekuensi suara dan kejut listrik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi pengendalian hama yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap identifikasi masalah, perancangan dan pembuatan alat, pelatihan dan pendampingan, instalasi di lahan sawah, serta evaluasi melalui kuesioner skala Likert terhadap 12 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa satu unit teknologi pembasmi hama berbasis suara ultrasonik 15–25 kHz dan pagar kejut listrik tegangan rendah dengan sumber energi PLTS berhasil dibangun dan dioperasikan secara optimal di lahan mitra. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa 91,67% peserta memperoleh nilai di atas 80% dengan tiga peserta mencapai nilai 100%, yang mengindikasikan tingkat pemahaman, keterampilan, dan penerimaan teknologi berada pada kategori baik hingga sangat baik. Penerapan teknologi ini terbukti mampu meningkatkan kesiapan petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern serta berpotensi menekan intensitas serangan hama dan kehilangan hasil panen secara signifikan.
Pengembangan Pengolahan Kerang Menjadi Sediaan Biskuit Creakers di Desa Pematang Cengal Kabupaten Langkat: - Sofia Rahmi; Novarianti Marbun; Nurul Dahlia Harahap
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2694

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pematang Cengal, Kabupaten Langkat, dengan tujuan meningkatkan nilai ekonomi dan pemanfaatan hasil laut lokal, khususnya kerang, melalui inovasi pengolahan menjadi biskuit creakers. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya potensi kerang di wilayah pesisir yang belum dimanfaatkan secara optimal serta rendahnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan bernilai jual tinggi. Metode pengabdian meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan biskuit, pendampingan produksi, serta evaluasi terhadap hasil olahan. Kegiatan ini melibatkan kelompok ibu rumah tangga dan pemuda desa sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan pangan berbasis hasil laut serta terbentuknya produk biskuit creakers dengan cita rasa khas dan kandungan gizi yang baik. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan motivasi wirausaha masyarakat desa. Dengan demikian, pengembangan pengolahan kerang menjadi biskuit creakers berpotensi menjadi salah satu solusi pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendorong diversifikasi produk pangan lokal yang inovatif dan bernilai tambah.
Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Teknologi Pangan Oleh Mahasiswa di Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo Sofia Rahmi; Jekson Martiar Siahaan; Fithri Handayani; Iffan Fuady Harahap
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2695

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo melalui penerapan teknologi pangan berbasis potensi lokal. Program ini dilatarbelakangi oleh potensi hasil pertanian desa yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pengolahan dan diversifikasi produk pangan. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa, masyarakat dibekali keterampilan dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk pangan bernilai tambah, seperti camilan sehat, olahan tepung, dan produk siap saji berbasis bahan lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi teknologi tepat guna, dan praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan teknologi pengolahan pangan sederhana, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya inovasi untuk meningkatkan nilai ekonomi produk. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta kelompok masyarakat setempat. Dengan demikian, program ini berkontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal dan menjadi model keberlanjutan pemberdayaan masyarakat desa melalui teknologi pangan.
Program Literasi Keuangan dan Donor Darah Untuk Penguatan Karakter Sosial di SMA Negeri 3 Pandeglang Erwin Eriza; Ahmad Nurdin Hasibuan; Nurhasanah Marko; Hanifah Fauziyah; Renny Srimaulidya; Muhammad Naufal
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2698

Abstract

Program ini bertujuan memberikan literasi keuangan dan donor darah untuk penguatan karakter sosial. Kegiatan dilaksanakan secara interaksi langsung dikemas dalam ceramah dan aksi donor darah bagi ±100 orang sebagai peserta utama literasi keuangan dan calon pendonor darah (bagi yang memenuhi syarat). Kemudian Guru dan staf sekolah sebagai peserta pendukung kegiatan donor darah. Masyarakat sekitar sekolah juga diundang untuk ikut serta dalam donor darah agar kegiatan berdampak lebih luas. Hasil pelaksanaan kegiatan memberikan masukan positif bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi masyarakat luas, terutama dalam hal kesadaran akan literasi keuangan. Keberhasilan kegiatan dapat dilihat dari antusiasme peserta dan tingkat pemahaman siswa yang meningkat setelah mengikuti kegiatan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat dikatakan berjalan dengan baik dan efektif, karena berhasil mencapai tujuan utamanya yaitu memberikan edukasi keuangan kepada generasi muda sebagai bekal dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan
Pelatihan Manajemen Kelembagaan Kelompok Tani di Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang Septiana Septiana; Japo Alberto; Linda Wahyuni
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2712

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial kelompok tani melalui pelatihan Manajemen Kelembagaan Kelompok Tani di Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan dalam kegiatan meliputi beberapa tahapan. Pertama, dilakukan diskusi dan penyusunan rencana kegiatan bersama Kepala Balai Penyuluh Pertanian untuk memastikan kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan kelompok tani. Kedua, menyiapkan materi pelatihan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan kelompok tani. Ketiga, melaksanakan kegiatan pelatihan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Keempat, menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggung jawaban dan dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan. Data yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif mencakup gambaran kondisi kelembagaan kelompok tani, tingkat keaktifan anggota kelompok tani, serta permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan organisasi kelompok. Data kuantitatif meliputi jumlah peserta pelatihan, dan tingkat partisipasi selama kegiatan pelatihan. Data diperoleh secara langsung melalui pengamatan dilapangan, diskusi kemudian wawancara dengan kepala balai penyulih pertanian, serta dokumentasi kegiatan pelatihan. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif dengan cara mengorganisasikan dan menafsirkan data berdasarkan kondisi yang ada dilapangan. Pelaksanaan pelatihan manajemen kelembagaan kelompok tani di Kecamatan Bengkayang memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip dasar manajemen kelembagaan. Kelompok tani menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait aspek perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, pengawasan, serta administrasi dan keuangan kelompok. Selain itu, peserta juga memahami bahwa kelembagaan kelompok tani yang kuat ditandai oleh adanya struktur organisasi yang jelas, aturan tertulis yang disepakati bersama, administrasi yang tertata rapi, kepemimpinan yang demokratis, serta tingkat partisipasi anggota yang tinggi. Penguatan kelembagaan kelompok tani juga dipandang memerlukan dukungan yang berkelanjutan melalui kegiatan pelatihan, pendampingan oleh penyuluh, serta pengembangan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Optimalisasi Bank Sampah Unit Meruya Selatan Melalui Integrasi Komposting pada Aplikasi Bank Imam Yulis Diana Alfia; Annisa Hakim Z; Puji Rahayu
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2731

Abstract

Penelitian dan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran 3R pada pengelolaan Bank Sampah Unit (BSU) di Meruya Selatan, Jakarta Barat. Sampah organik mendominasi lebih dari 50% di TPA Bantar Gebang, menghambat pengelolaan sampah kering serta berpotensi menghasilkan gas metana berbahaya. Saat ini, BSU hanya melayani setoran sampah anorganik daur ulang. Optimalisasi komposting dapat dilakukan melalui pendekatan PAR dan ABCD dengan memanfaatkan potensi BSU di lingkungan RT/RW, aplikasi manajemen data bank sampah, ketersediaan lahan komposting, serta sumber daya manusia yang memadai. Program ini menghadirkan inovasi kompos aerob yang terintegrasi dengan aplikasi BSU Bank Imam. Sosialisasi dan pelatihan diberikan kepada pengelola dan warga agar program berjalan partisipatif. Hambatan utama adalah rendahnya kedisiplinan warga dalam memilah dan menyetorkan sampah organik. Ke depan, komunikasi efektif dan kampanye perlu dilakukan untuk mendorong kebiasaan memilah sampah, sekaligus mengeksplorasi teknik komposting alternatif guna meningkatkan efektivitas pengelolaan partisipasi.
Pelatihan Psikologi Al-Fatihah dalam Meningkatkan Kinerja Guru BK SMA Muhammadiyah 3 Sidoarjo untuk Mendukung SDG Pendidikan yang Berkualitas Eko Hardi Ansyah; Zaki Nur Fahmawati; Windi Dwi Fantikasari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2743

Abstract

Pandemi Covid-19 mendorong transformasi pembelajaran daring, namun menimbulkan persoalan berupa stres akademik pada peserta didik. Kondisi ini berdampak pada motivasi belajar, efikasi diri, hingga risiko perilaku maladaptif. Guru bimbingan konseling (BK) memegang peranan penting untuk memberikan layanan konseling, tetapi masih ditemukan kendala seperti keterbatasan pemahaman psikologis, pelaksanaan konseling yang belum ideal, dan belum digunakannya pendekatan Islami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru BK melalui pelatihan konseling berbasis Psikologi Al-Fatihah di SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Sidoarjo. Metode pelaksanaan dilakukan dalam empat tahap, yaitu (1) persiapan, (2) pelaksanaan berupa Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan konseling, (3) pendampingan, dan (4) monitoring serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru BK terhadap permasalahan psikologis siswa, peningkatan keterampilan konseling Islami berbasis Psikologi Al-Fatihah, serta kemampuan mengelola konseling kelompok untuk mengatasi stres akademik siswa. Pelatihan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs ke-4 (pendidikan berkualitas) dengan memperkuat kapasitas guru BK dalam mendukung layanan pendidikan yang efektif.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa SD melalui Kegiatan Mahasiswa Mengajar Abdul Wahid; Nur Afni; Rosmala Rosmala; Nurfadila Nurfadila
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2756

Abstract

Kegiatan Mahasiswa Mengajar merupakan salah satu bentuk pengabdian yang bertujuan mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar melalui pendampingan langsung oleh mahasiswa. Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi motivasi belajar siswa SD yang cenderung rendah, ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif, minimnya minat membaca, dan rendahnya keterlibatan dalam diskusi kelas. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kegiatan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan lebih dekat dengan dunia anak. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan belajar, permainan edukatif, bimbingan literasi, serta pemberian penguatan motivasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan suasana belajar baru yang lebih variatif dan mampu meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, program ini membantu guru dalam mengelola kelas dan memperkaya strategi pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan Mahasiswa Mengajar terbukti berkontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SD serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar.
Edukasi Penerapan Water Tepid Sponge pada Bayi Demam di Desa Majungan Kecamatan Pademawu Elia Fitri Dzakiyah Aisyah; Yulia Paramita
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2775

Abstract

Abstrak: Demam pada bayi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat dan memerlukan penanganan yang cepat serta tepat. Penanganan demam umumnya dilakukan dengan obat antipiretik, namun metode nonfarmakologis seperti Water Tepid Sponge (WTS) masih jarang diterapkan meskipun terbukti aman dan efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu balita serta kader posyandu di Desa Majungan dalam menangani bayi demam menggunakan WTS. Kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik, dan pendampingan langsung terhadap 12 ibu balita dan 3 kader posyandu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta observasi praktik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 35%–40%, keterampilan praktik mencapai 90%, dan penurunan suhu tubuh bayi rata-rata 0,8–2°C setelah penerapan WTS. Kegiatan ini membuktikan bahwa WTS efektif, murah, mudah diterapkan, serta berperan dalam menurunkan ketergantungan terhadap obat antipiretik sekaligus meningkatkan kemandirian keluarga dalam perawatan bayi. Kata Kunci: Edukasi, Water Tepid Sponge, demam