cover
Contact Name
Mirnanda Cambodia
Contact Email
teknikasainssaburai@gmail.com
Phone
+6285345212300
Journal Mail Official
teknikasainssaburai@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Jl. Imam Bonjol No. 468 Langkapura, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik
ISSN : 25486403     EISSN : 25486411     DOI : https://doi.org/10.24967/teksis
Core Subject : Engineering,
Journal of Teknika Sains aims to provide a forum for national and international academicians, researchers and practitioners on civil and mechanical engineering and related field to publish the original articles. All accepted articles will be published and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of the Journal of Teknika Sains is specific topics issues in civil and mechanical engineering and related fields such as (but not limited to): 1. Energy conversion, 2. Manufacture, 3. Power, 4. Structural Engineering, 5. Construction Engineering & Management, 6. Geotechnical Engineering, 7. Water Resources Engineering, 8. Transportation Engineering.
Articles 158 Documents
Neraca Air DAS Seputih Pada Bendung Ajibaru Dengan Skenario Tahun Kering Lilik Ariyanto; Mirnanda Cambodia; Yunita Mauliana; Agus Apriyanto
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 1 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i1.2126

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Sifat air sangat berbeda dibandingkan dengan sumber daya lainnya, sebab air merupakan sumber daya yang mengalir (flowing resources), tidak mengenal batas administrasi, dan kebutuhannya sangat bergantung pada waktu, ruang, jumlah dan mutu. Seiring semakin bertambahnya jumlah penduduk dan berkembangnya kehidupan sosio-ekonomi masyarakat, maka akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan air. Hal ini akan menyebabkan air semakin menjadi barang yang langka pada saat tertentu untuk beberapa lokasi yang rawan kekurangan air. DAS Seputih merupakan salah satu DAS utama di Provinsi Lampung yang masuk ke dalam Wilayah Sungai Seputih-Sekampung yang dikategorikan sebagai Wilayah Sungai strategis nasional yang memiliki potensi ketersediaan air yang besar sekaligus dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air Irigasi pada Daerah Irigasi seluas 15.854 Ha di Ajibaru. Dengan ketersediaan air yang ada maka perlu diperhitungkan dan direncanakan pengalokasian air agar dapat memenuhi kebutuhan air untuk daerah di sekitarnya. Untuk mengetahui besaran kebutuhan air, maka diperlukan analisis data dan proyeksi perhitungan kebutuhan air yang terdiri dari kebutuhan air penduduk, ternak, industri, pemeliharaan sungai dan kebutuhan air Irigasi. Sedangkan potensi ketersediaan air dapat diperkirakan dengan pendekatan empiris menggunakan pengalihragaman hujan menjadi aliran sebagai control dari analisis data pengamatan tinggi muka air pada bangunan pengambilan yang ada. Berdasarkan analisis data dan perhitungan alokasi air diketahui bahwa untuk DAS Seputih (Ajibaru) tingkat ketersediaan air rata-rata sebesar 18.89 m3/s, Kebutuhan air rata-rata sebesar 8.35 m3/s, sehingga kondisi Neraca Air pada surplus sebesar 10.54 m3/s, sehingga kondisi neraca air dapat dikategorikan surplus untuk dapat dilaksanakan pengalokasian air untuk memenuhi kebutuhan air yang ada.
Evaluasi Tebal Perkerasan Kaku Pada Jalan Provinsi Berdasarkan Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017 (Studi Kasus : Ruas Jalan Padang Ratu - Kalirejo) Farida Juwita; Diana Nurafni; Sandi Subekti; Cahya Sujatmiko; Martina Anggi Silova
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 1 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i1.2137

Abstract

Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat penting bagi masyarakat. Jalan Padangratu – Kalirejo merupakan akses ke berbagai sentra produksi pertanian utama dan sangat dibutuhkan dalam menunjang pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perhitungan tebal perkerasan yang berdasarkan spesifikasi teknis (Guiden 2021) dari Bina Marga Provinsi dengan metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 guna mendapatkan tebal perkerasan yang lebih efisien. Dalam mendukung penelitian ini, pengumpulan data primer berupa pengambilan data survey LHR 2022 sebesar 1.199 kendaraan yang telah didapat, eksisting lebar jalan 6 meter. Kemudian dilakukan analisis berdasarkan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017, dengan umur rencana 40 tahun dengan faktor laju pertumbuhan lalu lintas diambil nilai sebesar 3,5 persen, serta memperhitungkan jumlah sumbu kendaraan niaga selama umur rencana 40 tahun menghasilkan nilai komulatif HVAG 4.219.404. selain itu, dilakukan pengumpulan data sekunder berupa spesifikasi teknis (Guiden 2021) dari Bina Marga Provinsi. Berdasarkan hasil evaluasi tebal perkerasan menggunakan spesifikasi teknis dari Bina Marga Provinsi didapat tebal pelat beton = 30 cm, lapis pondasi = 10 cm, lapis drainase/LPA Kelas A = 15 cm, sedangkan berdasarkan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) 2017 di dapat tebal pelat beton = 26,5 cm, lapis pondasi = 10 cm, LPA Kelas A = 15 cm. Dari hasil evaluasi tebal perkerasan ini hendaknya bisa menjadi salah satu acuan untuk memperhitungkan tebal perkerasan jalan agar struktur perkerasan jalan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Penggunaan Campuran POFA (Palm Oil Fuel Ash) Dan Gypsum Sebagai Stabilisasi Tanah Gambut Ditinjau Dari Nilai CBR (California Bearing Ratio) Annisa Rizki Sulardi Fitriani; Dila Oktarise Dwina; Oki Alfernando
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 1 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i1.2141

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan campuran abu limbah pembakaran cangkang sawit (POFA) dan gypsum. Variasi penambahan POFA sebesar 0 persen, 45 persen, 50 persen, 55 persen, 60 persen, dan gypsum sebesar 10 persen  terhadap berat tanah kering dengan waktu perendaman 4 hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya dukung tanah dengan penambahan material berupa POFA dan gypsum di tinjau dari nilai CBR. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu tanah gambut asli sebagai tanah dengan kandungan organik yang tinggi termasuk kedalam golongan A-8 menurut sistem AASHTO dan disimbolkan dengan peat berdasarkan sistem USCS. Sampel tanah pada lokasi desa gambut jaya  termasuk tanah yang memiliki daya dukung yang jelek karena memiliki nilai (California Bearing Ratio) CBR 1,08 persen. Pada tanah campuran POFA dan gypsum diperoleh nilai CBR yang meningkat pada umur perendaman 4 hari sebesar 4,76 persen CBR tertinggi didapat pada variasi campuran 45 persen POFA dan 10 persen gypsum terhadap tanah kering dengan masa perendaman 4 hari.
Analisis Tarif Moda Transportasi Roda Empat Online Maxim (Rute Bandar Lampung – Bandara Raden Intan II Lampung) Ilyas Sadad; Fery Hendi Jaya; S. M. Enriko Sitopu; Sari Utama Dewi
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 1 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i1.2365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung biaya operasional kendaraan khususnya kendaraan roda 4 Toyota Avanza 1300 cc. Serta untuk mengetahui apakah tarif yang ditentukan oleh penyedia jasa trasnportasi online masih sesuai setelah dilakukan perhitungan biaya oprasional kendaraan dan untuk mengetahui berapakah pendapatan pengemudi setelah dilakukan perhitungan biaya oprasional kendaan per kilometernya. Pada penelitian ini, dilakukan perhitungan biaya operasional kendaraan dengan melakukan survey yang didasarkan pada kenyataan atau kondisi yang ada di lapangan yang sudah ada. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa besar yang didapatkan pengemudi transportasi online Maxim tujuan Bandara Raden Inten II pada jenis kendaraan roda 4 transportasi online Maxim setelah dilakukan perhitungan biaya operasional kendaraan. Hasil untuk tarif batas bawah untuk Toyota Avanza 1300 cc yaitu sebesar Rp. Rp. 1.630,96.-/km dan hasil tarif batas atas untuk Toyota Avanza 1300 cc yaitu sebesar Rp. 2.030,96.-/km.
Kajian Minyak CPO dengan Variasi Suhu dan Pengikat Warna (Bleaching Earth) pada Proses Bleaching Wisnaningsih, Wisnaningsih; Thohirin, Muh.; Santoso, Ari Beni; Pambudi, Ambar; Hikmawan, Dimas Andika
TEKNIKA SAINS Vol 9, No 1 (2024): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v9i1.3019

Abstract

Perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas andalan di Indonesia yang dapat menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak hutan dan perkebunan lama dikonversikan menjadi perkebunan kelapa sawit. Buah kelapa sawit digunakan sebagai bahan mentah minyak goreng, margarin, sabun, kosmetika, industri farmasi. Bagian yang paling populer untuk diolah dari kelapa sawit adalah buahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suhu terhadap kekentalan minyak goreng. Fluida yang digunakan dalam penelitian ini adalah minyak kemasan kelapa sawit yang terdiri dari Bimoli, Filma dan Kunci Mas. Dalam penelitiannya pengaruh suhu terhadap viskositas minyak goreng menggunakan hukum Stokes. Berdasarkan hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kekentalan minyak goreng mengalami penurunan dengan meningkatnya suhu. Penelitian ini akan dilakukan perlakukan pada minyak CPO dengan panas dan bleaching earth yang berbeda untuk mengetahui variasi faktor dan hasil yang didapatkan lebih luas. Formula atau faktor yang akan diteliti menggunakan metode taguchi dengan formula 32. Besaran faktor panas 80ËšC, 85ËšC dan 90ËšC sedangkan untuk campuran bleaching earth sebesar 1,5%, 2,0% dan 2,5% dari berat CPO yang akan diuji. Hasil minyak berpengaruh dari besaran campuran bleaching earth. Minyak yang memiliki campuran bleaching earth paling tinnggi memiliki kejernihan yang baik dan juga sebaliknya campuran bleaching earth yang paling rendah memiliki kekeruhan minyak yang paling tinggi.
Analisis Gaya Geser Dasar pada Gedung Bertingkat dengan Konsep Perpindahan Langsung Ayuddin, Ayuddin
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 2 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i2.2733

Abstract

Dalam melakukan perhitungan struktur gedung tahan gempa telah dikembangkan suatu metode desain struktur dengan konsep perpindahan langsung. Dengan konsep ini didefinisikan sebagai prosedur analisis yang didasarkan atas penentuan sudut simpangan maksimum pada suatu balok sebagai fokus utama. Penelitian ini digunakan metode analisis untuk aplikasi konsep perpindahan langsung pada struktur gedung bertulang dengan model gedung asimetrik 5 dengan ketinggian gedung sebesar 18.20 m.Tujuan penelitian dari analisis ini adalah untuk mengetahui gaya geser dasar (Vb) yang terjadi dan dilakukan perbandingan dari hasil gaya geser dasar (Vb) metode konvensional. Hasil analisis ini didapat gaya geser dasar (Vb) pada metode perpindahan langsung sebesar 1194,937 kN dan hasil analisis dari metode konvensional didapatkan gaya geser dasar (Vb) sebesar 1025.556 kN. Perbedaan hasil yang didapatkan gaya geser dasar (Vb) yang didapatkan antara metode konvensional (berbasis gaya) dengan metode perpindahan langsung menunjukkan tidak signifikan perbedaanya yaitu 16.52 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa metode perpindahan langsung ini dapat digunakan sebagai basis alternatif desain konstruksi tahan gempa.
Pengguna Pedestrian Jalan (Trotoar) Dalam Pergerakan di Ruas Jalan Ryacudu Bandar Lampung Jaya, Fery Hendi; Afni, Diana Nur; Afirta, Yudi
TEKNIKA SAINS Vol 9, No 1 (2024): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v9i1.3095

Abstract

Kawasan Pembangunan Trotoar untuk jalur pendestrian pada ruas jalan Ryacudu merupakan pusat akses utama menuju pintu Tol Itera Lampung. Konsep pembangunan jalur pedestrian pada kawasan Ruas Jalan Ryacudu memiliki kecenderungan tidak dapat berjalan sesuai dengan perencanaan. Trotoar yang disediakan sesuai peraturan tapi tidak sepenuhnya digunakan untuk jalur pedestrian walau fasilitas ini baru saja dibangun oleh pemerintah. Permasalahan yang muncul diantaranya adalah tidak lagi sesuai dengan tujuan awal dan kemanfaatannya sebagai jalur pedestrian, diantaranya banyaknya parkir liar, alih pungsi lahan, pedagang dadakan (PKL) dan faktor lainnya. Dari latar belakang tersebut maka perlu dilakukan studi preferensi terhadap karakteristik dan tujuan dari pengguna trotoar atau pejalan kaki di ruas jalan ini. Dari hasil penelitian didapat 43 persen pengguna trotoar berusia 36-45 tahun, Jenis Kelamin Responden didominasi 65 persen Laki-laki dan sisanya (35 persen) adalah Perempuan. 48 persen pendidikan Responden merupakan serjana setingkat atau di atasnya. 44 persen pekerjaan responden merupakan PNS/TNI/POLRI, 44 persen Pendapatan/Gaji berkisar pada Rp3.000.000-5.000.000. 33 persen responden bertujuan rekreasi, nongkrong, dan kuliner. Lama Penggunaan trotoar responden sebesar 30 persen kurang dari 10 menit, Frekuensi Kunjungan Responden sebesar 41 persen melakukan perjalanan jarang sekali, dikarenakan volume kendaraan yang tinggi di ruas ini. Sedangkan jika dilihat indikator satu persatu variabel maka yang berpengaruh signifikan hanya indikator sosial, ekonomi dan kesehatan.
Pengaruh Campuran Limbah Tempered Glass dan Limbah Ampas Tebu Untuk Pembuatan Beton Mutu Tinggi Ariyanti, Titi; Saputra, Andy Eka; Agustina, Resti
TEKNIKA SAINS Vol 9, No 1 (2024): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v9i1.2782

Abstract

Meningkatnya keperluan material beton menggunakan bahan-bahan dari alam seperti batuan alam dapat mengakibatkan eksploitasi sumber daya alam yang dapat mengganggu lingkungan. Perlu adanya inovasi bahan pembuat beton dengan menggunakan limbah tempered glass dari mobil bekas/rusak dan limbah ampas tebu dalam implementasi pembuatan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mix desain beton dengan bahan tambah limbah tempered glass dan limbah ampas tebu, mengetahui kuat tekan beton serta efisiensi penggunaan limbah tempered glass dan limbah ampas tebu sebagai bahan tambah agregat halus. Sampel beton dibuat sebanyak 6 buah benda uji dengan cetakan silinder dengan ukuran diameter 10 cm dan tinggi 20 cm. Dari hasil penelitian diperoleh jumlah material untuk mix design campuran beton per m3 dengan persentase ampas tebu sebesar 3 persen dari berat semen dan tempered glass sebesar 15 persen dari berat pasir yaitu air sebesar 206,4512 liter, semen sebesar 870,682 kg, pasir sebesar 288,9575 kg, agregat kasar sebesar 963,36 kg, abu ampas tebu sebesar 26,9283 kg, serbuk kaca tempered glass sebesar 50,9925 kg dan superplasticizer sebesar 7,1808 kg. Nilai kuat tekan beton untuk benda uji umur 7 hari diperoleh nilai rata-rata sebesar 17,495 MPa, dan untuk benda uji 28 hari diperoleh nilai rata-rata sebesar 30,276 MPa. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah tempered glass dan limbah ampas tebu dalam campuran beton tidak dapat digunakan untuk beton mutu tinggi, penggunaan limbah tersebut dapat digunakan untuk beton mutu rendah.
Analisis Kelayakan Finansial Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional 1 Provinsi Lampung Mauliana, Yunita; Cambodia, Mirnanda; Ariyanto, Lilik; Apriyanto, Agus; Wisman, Mira
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 2 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i2.2700

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan finansial pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional 1 Provinsi Lampung. Penelitian mengenai kelayakan finansial perlu dilakukan untuk mengetahui apakah SPAM Regional 1 Provinsi Lampung layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif untuk menganalisis cashflow, kelayakan finansial dan sensitivitas dengan alat analisis NPV, IRR, B/C Ratio serta Payback Period. Hasil penelitian mengenai kelayakan finansial yang telah dilakukan terdiri dari NPV, IRR, Net B/C Ratio, dan Payback Period. Nilai NPV di semua ROT menunjukkan nilai positif dengan tingkat diskonto sebesar 6 persen; Nilai Rasio BCR di semua ROT diatas 1; Nilai Rasio IRR di semua ROT kurang dari rate of return, dimana nilai rate of return diasumsikan sebesar suku bunga deposito yaitu 4 persen; Payback Period (PP) di semua ROT bervariasi dan semuanya lebih kecil dari umur ekonomis bangunan yaitu 20 tahun. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penilaian kelayakan investasi dari segi finansial pada proyek SPAM Regional 1 Bandar Lampung layak untuk dilanjutkan.
Analisis Pengaruh Manajemen Konstruksi dalam Penanganan Keterlambatan pada Proyek Konstruksi Sadad, Ilyas; Sangidana, Galih Arbi
TEKNIKA SAINS Vol 9, No 1 (2024): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v9i1.3050

Abstract

Pembangunan jalan merupakan bagian penting dalam pembangunan karena merupakan penghubung dalam pembangunan perekonomian. Menurut jenisnya, jalan merupakan suatu proyek konstruksi yang direncanakan dan dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pemilik dan penggunanya. Banyak faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pembangunan jalan dan tindakan yang dilakukan oleh manajemen konstruksi untuk menghindari keterlambatan yang dapat merugikan banyak pihak. Dari definisinya, manajemen konstruksi adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengawasan dan pengendalian seluruh aspek yang terlibat dalam membangun suatu proyek konstruksi. Sasaran utama manajemen konstruksi adalah mengelola fungsi-fungsi manajemen secara efektif dan efisien sehingga memperoleh hasil yang optimal sesuai dengan kesepakatan dengan pemilik proyek. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah wawancara/kuesioner dan observasi lapangan. Dalam penelitian ini diperlukan sampel sebanyak 30 responden yang berasal dari kontaktor dan konsultan. Kuesioner diambil dari observasi di lapangan mulai dari faktor biaya, cuaca, material, pekerja, dan lain sebagainya. Analisis manajemen konstruksi dalam penanganan keterlambatan menggunakan Microsoft Excel dan SPSS.

Page 10 of 16 | Total Record : 158