cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 4 (2025)" : 32 Documents clear
RANCANG BANGUN MEDIA DIMETA-AR PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Maharani, Aziza; Sofwan, Muhammad; Risdalina, Risdalina
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8325

Abstract

This study is motivated by the need for IPAS (Science and Social Sciences) learning that provides concrete learning experiences, particularly for metamorphosis material, which is abstract and difficult for third-grade elementary students to visualize. Initial observations at SDN 111/1 Muara Bulian showed that teachers still rely on conventional media such as textbooks and static images, causing students to struggle in understanding the stages of metamorphosis in sequence. The purpose of this research is to develop an Augmented Reality–based Metamorphosis Diorama (DIMETA-AR) as an innovative learning solution capable of presenting interactive 3D objects that are more concrete, engaging, and aligned with the characteristics of Phase B learners. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, consisting of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The media was developed using Canva for the physical diorama design and Assemblr EDU for creating 3D AR-based objects. Product validity was assessed by material experts, media experts, and language experts, while practicality was evaluated by teachers and students through questionnaires. The results of the study show that DIMETA-AR obtained a very high level of validity, achieving 97.5% from the material expert and the category of “very valid” from both the media and language experts. Practicality tests also indicate that the media was rated as “very practical” by teachers and students, with responses demonstrating that AR helped them understand metamorphosis more clearly and attractively. DIMETA-AR has been proven to enhance student engagement, encourage exploratory activities, and facilitate interactive, student-centered IPAS learning in accordance with the principles of the Merdeka Curriculum. Therefore, this media is appropriate for use in elementary science learning and has the potential to be further developed for other IPAS topics. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembelajaran IPAS yang menuntut pengalaman belajar konkret, terutama pada materi metamorfosis yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan oleh peserta didik kelas III Sekolah Dasar. Observasi awal di SDN 111/1 Muara Bulian menunjukkan bahwa guru masih mengandalkan media konvensional berupa buku teks dan gambar statis sehingga siswa kesulitan memahami tahapan metamorfosis secara runtut. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media Diorama Metamorfosis berbasis Augmented Reality (DIMETA-AR) sebagai solusi pembelajaran inovatif yang mampu menghadirkan objek 3D interaktif sehingga lebih konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik fase B. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Media dikembangkan menggunakan Canva untuk desain diorama fisik dan Assembler EDU untuk pembuatan objek 3D berbasis AR. Validitas produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, sementara kepraktisan dinilai oleh guru dan siswa melalui angket. Hasil uji kepraktisan juga menunjukkan bahwa media dinilai “sangat praktis” oleh guru dan peserta didik, dengan respon yang menunjukkan bahwa AR membantu mereka memahami metamorfosis secara lebih jelas dan menarik. Media DIMETA-AR terbukti dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong aktivitas eksploratif, serta menghadirkan pembelajaran IPAS yang interaktif dan berpusat pada siswa sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, media ini layak digunakan dalam pembelajaran sains di sekolah dasar dan berpotensi dikembangkan untuk materi IPAS lainnya
PENGARUH SELF REGULATED LEARNING TERHADAP KEBERHASILAN PEMBELAJARAN DARING MAHASISWA PASCASARJANA TEKNOLOGI PENDIDIKAN UMJ ANGKATAN 2024 Kusuma, Chendra; Kurniawan, Yayan Yulis; Roqib, Muhammad; Wicaksono, Dirgantara
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8358

Abstract

ABSTRACT Online learning has become a primary paradigm in higher education, but its success heavily depends on students' self-regulation abilities. This study aims to analyze the influence of SelfRegulated Learning (SRL) on the success of online learning among students. The research method uses a correlational quantitative approach with a cross-sectional survey design. The research instrument is a 30item Likert scale questionnaire that has been validated and proven reliable. Participants consisted of 24 postgraduate students selected using purposive sampling technique. Data collection was conducted online and data analysis used simple linear regression. ShapiroWilk normality test results showed normally distributed data (p > 0.05). Pearson correlation analysis produced a very strong positive relationship between SRL and online learning success (r = 0.921, p < 0.001). Simple linear regression analysis showed significant influence with the equation: Success Score = 5.45 + 0.81(SRL Score) and determination coefficient R² = 0.848 (p < 0.001). These findings confirm that students with high self-regulation abilities tend to achieve better academic success in online learning. Research implications include the development of SRL training modules and learning designs that support self-regulation in the context of digital higher education. ABSTRAK Pembelajaran daring telah menjadi paradigma utama dalam pendidikan tinggi, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kemampuan regulasi diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Self-Regulated Learning (SRL) terhadap keberhasilan pembelajaran daring mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain survei cross sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert 30 item yang telah divalidasi dan reliabel. Partisipan berjumlah 24 mahasiswa pascasarjana yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online dan analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil uji normalitas Shapiro Wilk menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05). Analisis korelasi Pearson menghasilkan hubungan positif yang sangat kuat antara SRL dan keberhasilan pembelajaran daring (r = 0,921, p < 0,001). Analisis regresi linier sederhana menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan persamaan: Skor Keberhasilan = 5,45 + 0,81(Skor SRL) dan koefisien determinasi R² = 0,848 (p < 0,001). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa mahasiswa dengan kemampuan regulasi diri yang tinggi cenderung mencapai keberhasilan akademik yang lebih baik dalam pembelajaran daring. Implikasi penelitian mencakup pengembangan modul pelatihan SRL dan desain pembelajaran yang mendukung regulasi diri dalam konteks pendidikan tinggi digital.
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS DAN DISPLIN PESERTA DIDIK Fauzen, Afdal; Kustati, Martin; Gusmirawati, Gusmirawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8389

Abstract

The development of digital technology has had a major impact on the lives of students, both positively and negatively. Gadgets, which initially served as a means of communication and information, have now become an important part of students' daily lives. However, excessive and unguided use of gadgets can have an impact on the decline of students' religious character and discipline in learning. This study aims to determine the impact of gadget use on the formation of students' religious character and discipline in junior high schools. The research method used is qualitative research, in which the researcher attempts to provide a systematic and careful description based on actual facts and the characteristics of a specific population. This study aims to solve actual problems and collect data. Data collection was obtained through interviews, questionnaires, observation, and documentation. The results of the study show that intensive use of gadgets without control can reduce learning discipline and weaken the practice of religious values among students, such as a decline in concern for worship and a lack of respect for time. Conversely, the wise use of gadgets can be a means of strengthening religious values through access to digital religious content and worship reminders. Thus, synergy between teachers, parents, and schools is needed in guiding students to be able to use gadgets productively and with character. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital membawa pengaruh besar terhadap kehidupan peserta didik, baik dalam aspek positif maupun negatif. Gadget yang pada awalnya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan informasi, kini telah menjadi bagian penting dalam keseharian peserta didik. Namun, penggunaan gadget yang berlebihan dan tidak terarah dapat berdampak pada penurunan karakter religius serta disiplin belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap pembentukan karakter religius dan disiplin peserta didik di sekolah menengah pertama. Metode penelitian yang digunakan adalah métode penelitian kualitatif. Dimana peneliti berusaha memberikan gambaran secara sistematis dan cermat berdasarkan fakta-fakta aktual dan sifat-sifat populasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah aktual dan mengumpulkan data. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget secara intensif tanpa kontrol dapat menurunkan kedisiplinan belajar dan melemahkan praktik nilai-nilai religius peserta didik, seperti menurunnya kepedulian terhadap ibadah dan kurangnya penghormatan terhadap waktu. Sebaliknya, penggunaan gadget secara bijak dapat menjadi sarana penguatan nilai religius melalui akses ke konten dakwah digital dan pengingat ibadah. Dengan demikian, diperlukan sinergi antara guru, orang tua, dan sekolah dalam mengarahkan peserta didik agar mampu menggunakan gadget secara produktif dan berkarakter.    
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Rohmat, Rohmat; Qosim, Muhammad Nanang
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8519

Abstract

ABSTRACT One of the instructional media that effectively attracts students’ attention in Arabic language learning is audiovisual media. The presence of audiovisual media not only supports classroom instruction but also facilitates students’ independent learning. This article aims to examine the importance of teachers’ use of audiovisual media in Arabic language instruction and to analyze its contribution to improving learning quality. This study employed a qualitative descriptive method with a library research approach. The research stages consisted of: (1) searching for and collecting relevant literature from scientific databases, (2) selecting and validating sources based on topic relevance, research objectives, and publication recency, (3) categorizing data according to the focus of the study, and (4) analyzing and synthesizing the data using a qualitative descriptive approach. The findings indicate that the use of audiovisual media enhances students’ motivation, engagement, and enthusiasm, while also creating more meaningful learning experiences through the integration of visual and auditory elements. Furthermore, audiovisual media facilitates the understanding of abstract concepts and supports more effective learning interactions. These findings are consistent with the multimedia learning theory, which emphasizes structured information delivery through visual and verbal channels to minimize cognitive load and strengthen students’ mental representations. Therefore, the planned and learner-centered use of audiovisual media plays a strategic role in improving the effectiveness of Arabic language learning and fostering a more engaging, innovative, and participatory learning environment. ABSTRAK Media pembelajaran Bahasa Arab yang efektif dalam menarik perhatian siswa salah satunya adalah media audio visual. Kehadiran media ini di kalangan siswa tidak hanya mendukung proses pembelajaran di kelas, tetapi juga membantu peserta didik untuk belajar secara mandiri. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya pemanfaatan media audio visual oleh guru dalam proses pembelajaran bahasa Arab serta menelaah kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan (library Research). Tahapan penelitian meliputi: (1) penelusuran dan pengumpulan literatur yang relevan melalui dasar data ilmiah, (2) seleksi dan validasi sumber berdasarkan kesesuaian topik, relevansi, dan keterbaruan publikasi, (3) pengelompokan data sesuai fokus penelitian, dan (4) analisis serta sintesis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, dan antusiasme siswa, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui integrasi elemen visual dan audio. Media ini juga memfasilitasi pemahaman konsep abstrak dan mendukung interaksi pembelajaran yang lebih efektif. Temuan tersebut sejalan dengan teori multimedia pembelajaran yang menekankan pentingnya penyajian informasi melalui saluran visual dan verbal secara terstruktur untuk meminimalkan beban kognitif serta memperkuat representasi mental siswa. Dengan demikian, pemanfaatan media audio visual secara terencana dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, inovatif, dan partisipatif.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING BERBANTUAN ZEP QUIZ MATERI RELASI FUNGSI Irawati, Tri Novita; Masruroh, Hilda Nihayatul; Al Ayubi, Sholahudin
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8547

Abstract

This study aims to determine the application of the deep learning approach and improve students' motivation to learn mathematics through the application of the Deep Learning approach assisted by Zep Quiz to the topic of Relations and Functions. The method used was Classroom Action Research (CAR) model Kemmis & McTaggart, implemented in two cycles. The subjects were eighth-grade students of MTs Ma'arif Ambulu. Data were obtained through learning motivation questionnaires, observation, documentation, and learning outcome tests. The results showed that learning motivation increased from 49% in the pre-cycle (moderate category), to 55% in the first cycle (moderate category), and reached 85% in the second cycle (very high category). Learning outcomes also increased from 55% in the pre-cycle to 70% in the first cycle and again to 77% in the second cycle. Based on this research, the application of the Deep Learning approach assisted by Zep Quiz has been proven to create meaningful, interactive, and enjoyable learning, thus significantly influencing students' motivation to learn mathematics. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan deep learning dan  meningkatkan motivasi belajar matematika siswa melalui penerapan pendekatan Deep Learning berbantuan Zep Quiz pada materi Relasi dan Fungsi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Ma’arif Ambulu. Data diperoleh melalui angket motivasi belajar, observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 49% (kategori sedang), meningkat menjadi 55% pada siklus I (kategori sedang), dan mencapai 85% pada siklus II (kategori sangat tinggi). Hasil belajar juga meningkat dari ketuntasan 55% pada pra siklus menjadi 70% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 77% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, penerapan pendekatan Deep Learning berbantuan Zep Quiz terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, interaktif, dan menyenangkan sehingga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar matematika siswa.
ANALISIS BUTIR SOAL HOTS MENGGUNAKAN SOFTWARE ANATES UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS INSTRUMEN PENILAIAN PEMBELAJARAN M Fitri, Dona Melianda; Hakim, Luqman; Pratiwi, Vivi; Oktavia, Kisya Putri; Sujiarsih, Manisa Eka; Brahmana, Adila Embarisa Br; Sihite, Ellen Solagracia; Putri, Zufaira Zahra Isna; Wibowo, Bagus Satrio
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8582

Abstract

This study aims to analyze the quality of multiple-choice test items based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) in the subjects of Business Economics and Public Administration for 11th-grade students using ANATES software. The analysis was conducted based on four main components: validity, reliability, difficulty level, and discriminating power. The research employed a quantitative descriptive approach with 20 students as subjects. Data were collected through tests developed based on curriculum competency indicators. The results indicate that in terms of validity, most items were classified as low (33.33%) and moderate (30.56%), while very high and very low categories each accounted for only 8.33%. Instrument reliability ranged from moderate to very high, with the highest value of 0.94 on indicator 3 and the lowest value of 0.45 on indicator 7. The difficulty level distribution was dominated by the moderate category (66.67%), followed by difficult (16.67%), easy (9.72%), and very easy (6.94%). Regarding discriminating power, the majority of items fell into the good category (54.17%) and very good (30.56%), although 4.17% of the items had poor discrimination and required revision. Overall, the test instrument met the eligibility criteria; however, improvements are still necessary for items with low validity and low discriminating power to enhance the quality of HOTS-based assessment. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan un tuk menganalisis kualitas butir soal pilihan ganda berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran Ekonomi Bisnis dan Administrasi Umum kelas XI menggunakan software ANATES. Analisis dilakukan berdasarkan empat komponen utama, yaitu validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes berbasis indikator kompetensi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek validitas, sebagian besar butir berada pada kategori rendah (33,33%) dan cukup (30,56%), sementara kategori sangat tinggi dan sangat rendah masing-masing hanya mencapai 8,33%. Reliabilitas instrumen berada pada rentang cukup hingga sangat tinggi, dengan nilai tertinggi pada indikator 3 sebesar 0,94 dan terendah pada indikator 7 sebesar 0,45. Tingkat kesukaran memperlihatkan distribusi yang dominan pada kategori sedang (66,67%), diikuti kategori sukar (16,67%), mudah (9,72%), dan sangat mudah (6,94%). Pada aspek daya pembeda, kategori baik mendominasi sebanyak 54,17% dan sangat baik 30,56%, meskipun terdapat 4,17% butir soal dengan daya pembeda jelek yang perlu direvisi. Secara keseluruhan, instrumen soal telah memenuhi kriteria kelayakan, namun masih diperlukan perbaikan pada butir dengan validitas dan daya pembeda rendah untuk meningkatkan kualitas asesmen berbasis HOTS.  
DINAMIKA PENGGUNAAN QUIZIZZ DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN AGAMA HINDU DARI PERSPEKTIF MAHASISWA Dewanthari, Ni Nyoman Tri Thika; Irawan, I Putu Ari Utama; Sujanayasa, I Made
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8583

Abstract

This research is motivated by the urgency of transforming conventional learning evaluation methods toward a more interactive and adaptive approach in the digital era, particularly in Hinduism courses for tourism students, which require a deep understanding of cultural values. The study aims to explore the dynamics of using the Quizizz application as a gamification-based evaluation instrument to increase student engagement and understanding. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews with lecturers and students, and analysis of evaluation documentation. These data were then analyzed using an interactive model. The research findings indicate that the integration of Quizizz successfully transformed a rigid evaluation atmosphere into a fun, educational activity, significantly increasing intrinsic and extrinsic motivation, and encouraging active student participation through a healthy competition feature. Furthermore, the instant feedback from the application was shown to strengthen the understanding of Hindu theological and ethical concepts relevant to the context of the tourism industry. The main conclusion of this study confirms that despite technical challenges related to network infrastructure, Quizizz has great potential as an effective, humanistic evaluation medium, capable of bridging the mastery of academic material with practical implementation in the workplace. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi transformasi metode evaluasi pembelajaran konvensional menuju pendekatan yang lebih interaktif dan adaptif di era digital, khususnya dalam mata kuliah Agama Hindu bagi mahasiswa pariwisata yang memerlukan penguasaan nilai budaya secara mendalam. Penelitian bertujuan mengeksplorasi dinamika penggunaan aplikasi Quizizz sebagai instrumen evaluasi berbasis gamifikasi guna meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa, serta analisis dokumentasi hasil evaluasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Quizizz berhasil mengubah atmosfer evaluasi yang kaku menjadi aktivitas edukatif yang menyenangkan, secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik maupun ekstrinsik, serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa melalui fitur kompetisi yang sehat. Lebih lanjut, umpan balik instan dari aplikasi terbukti memperkuat pemahaman konsep teologis dan etika Hindu yang relevan dengan konteks industri pariwisata. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa meskipun terdapat tantangan teknis terkait infrastruktur jaringan, Quizizz memiliki potensi besar sebagai media evaluasi yang efektif, humanis, dan mampu menjembatani penguasaan materi akademik dengan implementasi praktis di dunia kerja.  
NOVICE EFL TEACHERS’ CHALLENGES AND STRATEGIES IN TECHNOLOGY-MEDIATED SPEAKING INSTRUCTION IN WEST KALIMANTAN Septiana, Dita; Sari, Riski Amrina
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8584

Abstract

ABSTRACT This study examines the challenges encountered by novice EFL teachers in West Kalimantan when conducting speaking instruction through technology-mediated environments. Although digital tools have become increasingly integrated into classroom practices, many beginning teachers still struggle to use them effectively, particularly for interactive skills such as speaking. Using a qualitative descriptive design, data were collected through interviews with novice teachers from several senior high schools. The findings reveal three main challenges: limited digital pedagogical competence, difficulty sustaining student engagement in online speaking tasks, and inconsistent technological access among learners. Nevertheless, teachers employed several adaptive strategies, including simplifying digital tools, providing structured speaking models, using multimodal platforms such as voice notes and video tasks, and offering additional support outside scheduled class hours. These strategies helped sustain communication and support students’ speaking development. The study concludes that novice teachers require more extensive preparation in digital pedagogy and ongoing institutional assistance to manage technology-based speaking instruction effectively. Strengthening technology training in teacher education programs is recommended to enhance teachers’ confidence and competence in technology-supported language teaching.   ABSTRAK Studi ini meneliti tantangan yang dihadapi oleh guru EFL pemula di Kalimantan Barat ketika melakukan pengajaran berbicara melalui lingkungan yang dimediasi teknologi. Meskipun alat digital semakin terintegrasi ke dalam praktik kelas, banyak guru pemula masih kesulitan menggunakannya secara efektif, khususnya untuk keterampilan interaktif seperti berbicara. Dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru pemula dari beberapa sekolah menengah atas. Temuan menunjukkan tiga tantangan utama: kompetensi pedagogis digital yang terbatas, kesulitan mempertahankan keterlibatan siswa dalam tugas berbicara daring, dan akses teknologi yang tidak konsisten di antara para pembelajar. Meskipun demikian, guru menerapkan beberapa strategi adaptif, termasuk menyederhanakan alat digital, menyediakan model berbicara terstruktur, menggunakan platform multimodal seperti catatan suara dan tugas video, dan menawarkan dukungan tambahan di luar jam kelas yang dijadwalkan. Strategi-strategi ini membantu mempertahankan komunikasi dan mendukung perkembangan berbicara siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa guru pemula membutuhkan persiapan yang lebih luas dalam pedagogi digital dan bantuan kelembagaan yang berkelanjutan untuk mengelola pengajaran berbicara berbasis teknologi secara efektif. Penguatan pelatihan teknologi dalam program pendidikan guru direkomendasikan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi guru dalam pengajaran bahasa yang didukung teknologi.
RANCANG BANGUN WEBSITE PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) MENGGUNAKAN LARAVEL DI SDN KETINTANG 1 Setiawan, Dimas Adiz; Sofyan, Dicky Andi; Kusumawati, Tuti Dian; Syahputri, Kayla Syva; Septiyanti, Nisa Dwi; Wibawa, Ramadhan Cakra
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8585

Abstract

The use of information technology in the education sector, particularly in school administration services, is an urgent need to improve accuracy and efficiency. However, at SDN Ketintang 1, the New Student Admissions (PPDB) process remains undigitized, limiting access to information for parents and ensuring transparency in selection. This study aims to design a website-based PPDB information system using the Laravel framework to optimize the quality of registration services. The software development method used is the Waterfall Software Development Life Cycle (SDLC) model, with system requirements data collected through in-depth interviews with school operators. System testing was conducted in two stages: Black Box Testing to verify feature functionality and User Acceptance Testing (UAT) to measure user acceptance. The test results showed that all key features, such as online registration, document upload, pathway selection, and admin verification, functioned properly and met user needs. It was concluded that the implementation of the PPDB website successfully supported digital transformation at SDN Ketintang 1 by providing a structured, transparent platform that facilitates accessibility for both parents and the school. ABSTRAK Pemanfaatan teknologi informasi di sektor pendidikan, khususnya dalam layanan administrasi sekolah, menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi. Namun, di SDN Ketintang 1, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih belum terdigitalisasi, sehingga membatasi akses informasi bagi orang tua dan transparansi seleksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem informasi PPDB berbasis website menggunakan framework Laravel guna mengoptimalkan kualitas layanan pendaftaran. Metode pengembangan perangkat lunak yang diterapkan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, dengan pengumpulan data kebutuhan sistem melalui wawancara mendalam bersama operator sekolah. Pengujian sistem dilakukan melalui dua tahap, yakni Black Box Testing untuk memverifikasi fungsionalitas fitur dan User Acceptance Test (UAT) untuk mengukur penerimaan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama, seperti pendaftaran online, unggah dokumen, pemilihan jalur, dan verifikasi admin, berfungsi dengan baik dan sesuai kebutuhan pengguna. Disimpulkan bahwa implementasi website PPDB ini berhasil mendukung transformasi digital di SDN Ketintang 1 dengan menyediakan platform yang terstruktur, transparan, dan mempermudah aksesibilitas bagi orang tua maupun pihak sekolah.    
PENGEMBANGAN BUKU KERJA MANDIRI BERBASIS STEM UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Julia, Ranti; Sofwan, Muhammad; Risdalina, Risdalina
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8595

Abstract

This research aims to design and develop a STEM-based Independent Workbook for Science and Social Studies (IPAS) learning for fourth-grade elementary school students. The development was driven by the limited availability of innovative instructional materials, variations in students’ learning abilities, and the insufficient integration of the STEM approach in IPAS instruction. The study applied a Research and Development (R&D) methodology using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The analysis phase revealed that students encountered difficulties in comprehending IPAS content when learning relied solely on textbooks and conventional worksheets. In response, the independent workbook was developed with contextual material presentation, engaging layouts, and a variety of exploratory activities, exercises, and STEM-oriented tasks aimed at fostering learner autonomy and critical thinking skills. Validation results indicated an average score of 3.36 from media experts (fairly valid), 4.16 from content experts (valid), and 4.92 from language experts (very valid). Practicality testing showed that teacher responses reached an average score of 4.45, categorized as very practical, while student responses in large-scale trials achieved an average score of 4.81, also classified as very practical. These findings suggest that the STEM-based Independent Workbook is appropriate for use as a supplementary learning resource in elementary IPAS instruction, as it effectively supports students’ independence, engagement, and conceptual understanding. ABSTRAKPenelitian ini berfokus pada pengembangan Buku Kerja Mandiri berbasis STEM yang digunakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar yang variatif dan inovatif, heterogenitas kemampuan belajar siswa, serta penerapan pendekatan STEM yang belum terintegrasi secara optimal dalam pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Hasil tahap analisis menunjukkan bahwa penggunaan buku paket dan LKS konvensional belum sepenuhnya membantu siswa dalam memahami materi IPAS. Oleh karena itu, buku kerja mandiri dirancang dengan tampilan yang menarik, materi kontekstual, serta dilengkapi aktivitas eksploratif, latihan, dan tugas berbasis STEM untuk menumbuhkan kemandirian belajar serta kemampuan berpikir kritis. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,36 dari ahli media dengan kategori cukup valid, 4,16 dari ahli materi dengan kategori valid, dan 4,92 dari ahli bahasa dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan menunjukkan respon guru memperoleh skor rata-rata 4,45 dengan kategori sangat praktis, sedangkan respon siswa pada uji coba kelompok besar mencapai skor rata-rata 4,81 dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, buku kerja mandiri berbasis STEM dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran IPAS di sekolah dasar karena mampu meningkatkan kemandirian, minat belajar, dan pemahaman siswa terhadap materi.

Page 3 of 4 | Total Record : 32