cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 61 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS E-BOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA Elfiranur, Elfiranur; Hariyani, Mimi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4117

Abstract

The aim of this research is to develop research media to measure students' learning interest, test validity and reliability. This type of research is in the form of R and D by applying the 4D model. The stages that will be passed using 4D are: (1) define, namely the definition stage; (2) design, namely the design stage; (3) develop, namely the development stage; and (3) dissemination, namely the dissemination stage. The form of instrument developed was in the form of a questionnaire with 15 questions. Consisting of 6 constructs, namely 1) students learn happily, 2) students feel interested in learning so that it encourages interest, 3) work on lesson questions given by the teacher, 4) pay attention to learning, 5) do an activity with their own wishes, 6) comply with existing regulations. The results show that e-book-based interactive media is very valid and worthy of being tried out, book-based interactive media is practical and effective, student interest increases after limited trials are carried out, and there are differences in student interest before and after using the media. Practical and effective book-based interactive media, student interest increased after limited trials were carried out, and there were differences in student interest before and after using the media. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengembangkan media penelitian untuk mengukur minat belajar siswa, menguji validitas dan reabilitas. Jenis penelitian ini adalah berupa R and D dengan menerapkan model 4D. Tahapan yang akan dilalui dengan menggunakan 4D dalah: (1) define, yaitu tahap pendefinisian; (2) desain, yaitu tahap desain; (3) develop, yaitu tahap pengembangan; dan (3) penyebaran (disseminate) yaitu tahap diseminasi. Bentuk instrument yang dikembangkan berupa angket berjumlah 15 soal. Terdiri 6 konstrak yaitu 1) siswa belajar dengan senang, 2) siswa merasa tertarik mengikuti belajar sehinggo mendorong timbulnya minat, 3) mengerjakan soal Pelajaran yang guru berikan, 4) perhatian dalam belajar, 5) melakukan sesuatu kegiatan dengan keinginan dirinya sendiri, 6) menaati peraturan yang ada. Hasilnya menunjukkan bahwa media interaktif berbasis e-book sangat valid dan layak untuk diujicobakan, Media interaktif berbasis buku yang praktis dan efektif, minat siswa meningkat setelah ujicoba terbatas dilakukan, dan ada perbedaan minat siswa sebelum dan sesudah penggunaan media. Media interaktif berbasis buku yang praktis dan efektif, minat siswa meningkat setelah ujicoba terbatas dilakukan, dan ada perbedaan minat siswa sebelum dan sesudah penggunaan media.
PENGEMBANGAN MEDIA KOCIBANTAR PADA PEMAHAMAN KONSEP CIRI-CIRI BANGUN DATAR KELAS IV DI SD Pou, Fuspawati; Husain, Rustam I; Marshanawiah, Andi; Aries, Nur Sakinah; Pulukadang, Wiwy Triyanti
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4872

Abstract

This development research aims to comprehensively describe the design and validation process of innovative learning media called "Kocibantar", which was specifically developed to improve conceptual understanding of the characteristics of flat shapes in grade IV students at SDN NO. 66 Kota Timur, Gorontalo City. The subjects involved in this study were all grade IV students of the school, totaling 28 people, consisting of 16 male students and 12 female students. This study adopted a research and development (R&D) design by following the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model flow, where all systematic stages have been implemented until reaching the product feasibility evaluation phase. The data analysis technique applied combines a qualitative descriptive approach to process input from experts and users, and a quantitative descriptive approach to analyze numerical data from validation and test results. The results of the study at the evaluation stage showed a very satisfactory level of feasibility: validation by material experts produced an ideal score of 90%, assessments from media experts reached 97.5%, positive responses from teachers were recorded at 97.5%, and student responses to this media were also very good with a percentage of 91.96%. Furthermore, the effectiveness of the media in improving student learning outcomes was proven by the percentage of 90.57%. Thus, it can be concluded that the Kocibantar media that has been developed is in the category of very feasible and effective for use as an aid in student learning activities in Elementary Schools, especially in studying flat shapes. ABSTRAKPenelitian pengembangan ini bertujuan untuk menguraikan secara komprehensif proses perancangan dan validasi media pembelajaran inovatif bernama "Kocibantar", yang secara spesifik dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman konsep mengenai ciri-ciri bangun datar pada siswa kelas IV di SDN NO. 66 Kota Timur, Kota Gorontalo. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sekolah tersebut, yang berjumlah 28 orang, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Penelitian ini mengadopsi desain penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengikuti alur model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), di mana seluruh tahapan sistematisnya telah dilaksanakan hingga mencapai fase evaluasi kelayakan produk. Teknik analisis data yang diterapkan mengkombinasikan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengolah masukan dari para ahli dan pengguna, serta deskriptif kuantitatif untuk menganalisis data numerik dari hasil validasi dan tes. Hasil penelitian pada tahap evaluasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat memuaskan: validasi oleh ahli materi menghasilkan skor ideal 90%, penilaian dari ahli media mencapai 97,5%, respons positif dari guru tercatat sebesar 97,5%, dan tanggapan siswa terhadap media ini juga sangat baik dengan persentase 91,96%. Lebih lanjut, efektivitas media dalam meningkatkan hasil belajar siswa terbukti dengan perolehan persentase sebesar 90,57%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Kocibantar yang telah dikembangkan ini berada pada kategori sangat layak dan efektif untuk digunakan sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar siswa di Sekolah Dasar, khususnya dalam mempelajari materi bangun datar.
KELIMPAHAN DAN KEPADATAN TERIPANG ( HOLOTHUROIDEA ) DI DESA LAU-LAU KABUPATEN KEPULAUAN ARU Baso, Siska Bin; Samsi, Andi Nur; Bahar, Irnayanti
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4873

Abstract

This study aims to identify the abundance and density of sea cucumbers (Holothuroidea) in the intertidal zone of Lau-Lau Village Coastal Waters, Aru Islands Regency. The research consisted of two phases: implementation and identification. The method used was the transect quadrat method (systematic random sampling) with a size of 2x2 meters. Data were calculated and presented in tabular form. Abundance and density were measured at each station. The results indicated that the distance between the shoreline and the transect line was 20 meters. A total of six sea cucumber species were found out of the 60 species recorded in Indonesia. The identified species were Stichopus ocellatus, Holothuria scabra, Bohadschia marmorata, Bohadschia vitiensis, Stichopus monotuberculatus, and Actinopyga lecanora. The highest abundance was found in Holothuria scabra with a total of 64 individuals, while the lowest was in Actinopyga lecanora with only 1 individual. The highest density was also observed in Holothuria scabra, at 0.92 individuals/m², whereas the lowest was in Actinopyga lecanora, with a density of 0.02 individuals/m². ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelimpahan dan kepadatan teripang (Holothuroidea) di zona intertidal di Perairan Pantai Desa Lau-Lau Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini memiliki dua tahapan yaitu tahapan pelaksanaan dan tahapan identifikasi. Metode yang digunakan adalah metode kuadrat transek atau (systematic random) berukuram 2x2 meter. Data dikalkulasi dan disajikan dalam tabel. Kelimpahan dan Kepadatan dihitung pada masing-masing stasiun. Hasil yang ditemukan yaitu jarak antara garis pantai sejajar transek yaitu 20 meter. Jenis teripang yang ditemukan ada 6 spesies dari 60 spesies yang ada di Indonesia. Jenis teripang yang ditemukan yaitu Stichopus ocellatus, Holothuria scabra, Bohadschia marmorata, Bohadschia Vitiensis, Stichopus monotuberculatus dan Actinopyga lecanora. Kelimpahan tertinggi terdapat pada jenis teripang Holothuria scabra dengan total 64 individu, sedangkan kelimpahan terendah terdapat pada jenis teripang Actinopyga lecanora dengan total 1 individu. Kepadatan tertinggi terdapat pada jenis teripang Holothuria scabra dengan jumlah kepadatan 0,92 ( 1 ekor/m² ) dan kepadatan terendah terdapat pada jenis teripang Actinopyga lecanora dengan jumlah kepadatan 0,02 ( 0 ekor/m² ).
DESKRIPSI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 4 SD Luawo, Sri Devi; Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Kudus, Kudus; Saleh, Meylan
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4874

Abstract

Differentiated learning is an integral part of the curriculum in several schools, including SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. One of the subjects taught using a differentiated approach at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City is Natural and Social Sciences (IPAS) in grade 4. Based on this, the researcher intends to analyze the implementation of differentiated learning in the subject of IPAS at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. This study focuses on the description of differentiated learning in the subject of IPAS for grade 4 at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. The type of research used is a quantitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. The results of the study showed that in the aspect of learning planning, a percentage of 70% was obtained (Good category), which indicates the need for improvement in designing learning strategies that are in accordance with student needs. Solutions that can be applied include teacher training and the provision of teaching materials that support differentiation. Meanwhile, the aspect of learning implementation obtained a percentage of 82.2% (Very Good category), indicating that the implementation has been running effectively. However, to be more optimal and sustainable, implementation needs to supported by more mature and systematic planning. ABSTRAKPembelajaran berdiferensiasi merupakan bagian integral dari kurikulum dibeberapa sekolah, termasuk di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Salah satu mata pelajaran yang diampu menggunakan pendekatan berdiferensiasi di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo adalah Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada kelas 4. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Penelitian ini berfokus pada deskripsi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas 4 di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan pembelajaran diperoleh persentase sebesar 70% (kategori Baik), yang mengindikasikan perlunya peningkatan dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Solusi yang dapat diterapkan antara lain pelatihan guru dan penyediaan perangkat ajar yang mendukung diferensiasi. Sementara itu, aspek pelaksanaan pembelajaran memperoleh persentase sebesar 82,2% (kategori Sangat Baik), menandakan pelaksanaan sudah berjalan efektif. Namun, agar lebih optimal dan berkesinambungan, pelaksanaan perlu didukung oleh perencanaan yang lebih matang dan sistematis.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH DI KAMPUNG YATURAHARJA ARSO X Pusmiati, Pusmiati; Nurhidayah, Midah; Mubarak, Taufik; Diana, Yanti; Kelana, Ardian Hangga
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4875

Abstract

ABSTRAKSustainable waste management is one of the crucial issues in maintaining cleanliness, environmental health, and quality of life of the community, with unique and often more complex challenges in rural areas that may have limited infrastructure. This study specifically aims to determine and analyze in depth the relationship between the level of community knowledge and the manifestation of their behavior in daily waste management in Yaturaharja Arso X Village, Keerom Regency, Papua. To achieve this goal, this study adopted a quantitative method with a cross-sectional study design to investigate the phenomenon at one point in time. Primary data collection was carried out by distributing structured questionnaires to 45 respondents, who were heads of families or household representatives, selected using purposive sampling techniques based on representativeness and permanent domicile criteria. The questionnaire instrument was designed to measure variables of knowledge levels related to types of waste, impacts, and management methods, as well as variables of waste management behavior. Data analysis revealed a positive and statistically significant relationship between the level of community knowledge regarding the principles of proper waste management and their daily behavior. It was found that respondents with higher knowledge scores consistently demonstrated more responsible practices in terms of sorting organic and inorganic waste, selecting safe disposal methods, and general household waste management efforts, including simple reduction and recycling. In conclusion, these findings underscore that increasing community knowledge and awareness through targeted education programs can be an important and effective intervention strategy in efforts to realize better and more sustainable community-based waste management in rural areas. Pengelolaan sampah yang berkelanjutan menjadi salah satu isu krusial dalam menjaga kebersihan, kesehatan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat, dengan tantangan yang unik dan seringkali lebih kompleks di wilayah pedesaan yang mungkin memiliki keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan manifestasi perilaku mereka dalam pengelolaan sampah sehari-hari di Kampung Yaturaharja Arso X, Kabupaten Keerom, Papua. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional guna menginvestigasi fenomena pada satu titik waktu. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 45 responden, yang merupakan kepala keluarga atau perwakilan rumah tangga, dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria keterwakilan dan domisili tetap. Instrumen kuesioner dirancang untuk mengukur variabel tingkat pengetahuan terkait jenis sampah, dampak, dan cara pengelolaan, serta variabel perilaku pengelolaan sampah. Analisis data mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan masyarakat mengenai prinsip-prinsip pengelolaan sampah yang benar dan perilaku sehari-hari mereka. Ditemukan bahwa responden dengan skor pengetahuan yang lebih tinggi secara konsisten menunjukkan praktik yang lebih bertanggung jawab dalam aspek pemilahan sampah organik dan anorganik, pemilihan metode pembuangan yang aman, serta upaya pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga secara umum, termasuk pengurangan dan daur ulang sederhana. Kesimpulannya, temuan ini menggarisbawahi bahwa peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui program edukasi yang tepat sasaran dapat menjadi strategi intervensi yang penting dan efektif dalam upaya mewujudkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan di wilayah pedesaan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA DI KELAS IV SDN 10 KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Humolungo, Elsa; Abdullah, Gamar; Kudus, Kudus; Arif, Rifda Mardian; Arifin, Irvin Novita
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4876

Abstract

This comprehensive study aims to describe and quantitatively investigate whether there is a significant effect of the application of the inquiry learning model integrated with interactive Wordwall media on student learning outcomes, especially on the material of the state of matter and its changes, in the fourth grade environment of SDN 10 Kabila, Bone Bolango Regency. The research method implemented is quasi-experimental with a specific design of Nonequivalent Control Group Design. This design involves a comparison between two pre-existing learning groups, namely the experimental class that received special treatment in the form of an inquiry learning model assisted by Wordwall media, and the control class that followed conventional learning. Data collection was carried out through three main techniques: observation to directly observe the learning process and student interactions, learning outcome tests in pre-test and post-test formats to measure students' understanding of the material before and after the intervention, and documentation to collect relevant supporting data. The research sample consisted of 34 third grade students of SDN 10 Kabila. Analysis of learning outcomes showed clear differences: in the pre-test, the control class obtained an average score of 40, which then increased to 56.47 in the post-test. Meanwhile, the experimental class, which implemented the inquiry model assisted by Wordwall media, started with an average pre-test score of 38.82 and showed a very significant spike in achievement in the post-test with an average score reaching 84.51. Based on these results, it can be concluded that there is a positive and substantial influence of the use of the inquiry learning model integrated with interactive Wordwall media on improving student learning outcomes on the material on the state of matter and its changes in class IV SDN 10 Kabila. ABSTRAKPenelitian ini secara komprehensif bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginvestigasi secara kuantitatif apakah terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model pembelajaran inkuiri yang diintegrasikan dengan media interaktif Wordwall terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada materi wujud zat dan perubahannya, di lingkungan kelas IV SDN 10 Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang diimplementasikan adalah quasi experimental dengan desain spesifik Nonequivalent Control Group Design. Desain ini melibatkan perbandingan antara dua kelompok belajar yang telah ada sebelumnya, yaitu kelas eksperimen yang menerima perlakuan khusus berupa model pembelajaran inkuiri berbantuan media Wordwall, dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilaksanakan melalui tiga teknik utama: observasi untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran dan interaksi siswa, tes hasil belajar dalam format pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi sebelum dan sesudah intervensi, serta dokumentasi untuk mengumpulkan data pendukung yang relevan. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas III SDN 10 Kabila. Analisis hasil belajar menunjukkan perbedaan yang jelas: pada pre-test, kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 40, yang kemudian meningkat menjadi 56,47 pada post-test. Sementara itu, kelas eksperimen, yang menerapkan model inkuiri berbantuan media Wordwall, memulai dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 38,82 dan menunjukkan lonjakan capaian yang sangat signifikan pada post-test dengan nilai rata-rata mencapai 84,51. Berdasarkan hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan kuat bahwa terdapat pengaruh positif dan substansial dari pemanfaatan model pembelajaran inkuiri yang diintegrasikan dengan media interaktif Wordwall terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi wujud zat dan perubahannya di kelas IV SDN 10 Kabila.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN CANVA UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT PESERTA DIDIK PADA MATERI IPAS KELAS V Cahyani, Yulia Fajar Dwi; Fatayan, Arum; Amaliyah, Nurrohmatul
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4878

Abstract

This study aims to develop interactive learning media assisted by Canva on the water cycle material for fifth grade elementary school students. The results of the initial analysis showed that the previous learning process was not optimal, especially in the use of interesting and effective learning media. For this reason, the development of Canva-assisted media was carried out with the ADDIE approach, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The resulting media is designed to meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness in order to improve the enthusiasm and learning outcomes of students. The results of the study showed that this media has a very high level of validity with a percentage of 95%, which is included in the "very feasible" category. The practicality test showed positive results, with a teacher response of 93.73% and a student response of 94.65%, both of which are also in the "very feasible" category. This media is considered easy to use, interesting, and effective in helping teachers deliver material and increasing student enthusiasm for learning. With these results, it can be concluded that interactive learning media assisted by Canva on the water cycle material is suitable for use as a learning aid at SDN Duren Tiga 13. In addition, this media also provides opportunities for innovation in the development of other interactive learning media to support more interesting and efficient learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbantuan Canva pada materi siklus air untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa proses pembelajaran sebelumnya belum optimal, terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang menarik dan efektif. Untuk itu, dilakukan pengembangan media berbantuan Canva dengan pendekatan ADDIE, yang meliputi tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media yang dihasilkan dirancang untuk memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas guna meningkatkan semangat dan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi dengan persentase 95%, yang termasuk dalam kategori "sangat layak". Uji kepraktisan menunjukkan hasil positif, dengan respons guru sebesar 93,73% dan respons peserta didik sebesar 94,65%, yang keduanya juga berada dalam kategori "sangat layak". Media ini dinilai mudah digunakan, menarik, serta efektif dalam membantu guru menyampaikan materi dan meningkatkan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Dengan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbantuan Canva pada materi siklus air layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran di SDN Duren Tiga 13. Selain itu, media ini juga memberikan peluang inovasi dalam pengembangan media pembelajaran interaktif lainnya untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan efisien.
THE UNPLEASANT TRUTH: EXPLORING THE COMPLEXITIES OF HALITOSIS Kartika, Henny; Chuan, How Kim; Halim, Susanna
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4879

Abstract

Halitosis, or bad breath, is a common condition that can significantly affect an individual’s quality of life and social interactions. It results from a complex interaction of multiple etiological factors, predominantly originating within the oral cavity such as the activity of anaerobic microbes producing volatile sulfur compounds (VSCs), but also greatly influenced by systemic health status, diet, and lifestyle choices. Effective management therefore requires a comprehensive and careful diagnostic approach, not only to identify specific etiological factors such as the level of oral hygiene, periodontal health, and the presence or absence of xerostomia, but also to uncover potential contributions from underlying systemic medical conditions and dietary intake. This paper aims to present a comprehensive review of current concepts in the diagnosis and management of halitosis. Successful halitosis management strategies rely heavily on the pillars of ongoing patient education, the development of a personalized treatment plan based on the underlying cause—including mechanical and chemical interventions—and regular clinical monitoring and follow-up. Furthermore, interdisciplinary collaboration, combining expertise from dentistry, oral microbiology, internal medicine, and psychology, is crucial to advance more accurate diagnostic approaches and more effective therapeutic options. Thus, the importance of implementing a holistic, interdisciplinary, patient-centered approach to improve overall oral health and enhance overall patient well-being is emphasized. ABSTRAKHalitosis, atau bau mulut, adalah kondisi umum yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan interaksi sosial seseorang secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh interaksi kompleks berbagai faktor etiologi, yang sebagian besar berasal dari rongga mulut seperti aktivitas mikroba anaerobik yang menghasilkan senyawa sulfur volatil (VSC), tetapi juga sangat dipengaruhi oleh status kesehatan sistemik, pola makan, dan pilihan gaya hidup. Oleh karena itu, penanganan yang efektif memerlukan pendekatan diagnostik yang komprehensif dan cermat, tidak hanya untuk mengidentifikasi faktor etiologi tertentu seperti tingkat kebersihan mulut, kesehatan periodontal, dan ada atau tidaknya xerostomia, tetapi juga untuk mengungkap potensi kontribusi dari kondisi medis sistemik yang mendasarinya dan asupan makanan. artikel ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan komprehensif tentang konsep terkini dalam diagnosis dan penanganan halitosis. Strategi penanganan halitosis yang berhasil sangat bergantung pada pilar-pilar edukasi pasien yang berkelanjutan, pengembangan rencana perawatan yang dipersonalisasi berdasarkan penyebab yang mendasarinya termasuk intervensi mekanis dan kimia dan pemantauan dan tindak lanjut klinis yang teratur. Lebih jauh lagi, kolaborasi interdisipliner, yang menggabungkan keahlian dari kedokteran gigi, mikrobiologi oral, penyakit dalam, dan psikologi, sangat penting untuk memajukan pendekatan diagnostik yang lebih akurat dan pilihan terapi yang lebih efektif. Dengan demikian, pentingnya menerapkan pendekatan holistik, interdisipliner, dan berpusat pada pasien untuk meningkatkan kesehatan mulut secara keseluruhan dan meningkatkan kesejahteraan pasien secara keseluruhan ditekankan.
THE PATHOPHYSIOLOGY AND MANAGEMENT OF XEROSTOMIA: A COMPREHENSIVE REVIEW Raja, Ricky Ferdian; Chuan, How Kim; Halim, Susanna
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4880

Abstract

ABSTRACT Xerostomia, or more commonly known as dry mouth, is a common clinical condition that significantly affects oral comfort and health, characterized not only by the subjective sensation of dryness in the oral cavity but also by an objective decrease in the measured function of the salivary glands. Its etiology is multifactorial, often related to the side effects of more than hundreds of types of drugs, the consequences of radiotherapy to the head and neck area, manifestations of systemic diseases such as Sjögren's Syndrome and diabetes, and the natural aging process. This decrease in the quantity and quality of saliva directly interferes with the natural defense mechanisms of the mouth, increasing the risk of rampant dental caries, opportunistic infections such as oral candidiasis, and causing significant difficulties in mastication, deglutition and phonation, which ultimately negatively impact the quality of life of the sufferer. Therefore, effective management of xerostomia requires a comprehensive multidisciplinary approach, starting from an accurate diagnosis through anamnesis, clinical examination and sialometry, to the implementation of a treatment strategy tailored to the cause and severity, and ongoing patient education. This comprehensive perspective article aims to provide an in-depth review of the etiology, diagnostic approaches, and current spectrum of xerostomia management, highlighting recent advances in therapeutic modalities including salivary stimulants, artificial saliva, and mucosal protective agents as well as strategies for the prevention of oral complications. Particular attention is paid to the importance of an interdisciplinary perspective, emphasizing the vital role of collaboration between dentists, general practitioners/specialists, and pharmacists in developing a holistic and integrated patient care plan to improve the oral health and quality of life of individuals affected by xerostomia. ABSTRAKXerostomia, atau yang lebih dikenal dengan sebutan mulut kering, merupakan kondisi klinis umum yang secara signifikan memengaruhi kenyamanan dan kesehatan mulut, ditandai tidak hanya oleh sensasi subjektif kekeringan di rongga mulut tetapi juga oleh penurunan objektif fungsi kelenjar ludah yang terukur. Etiologinya multifaktorial, sering kali terkait dengan efek samping dari lebih dari ratusan jenis obat, konsekuensi radioterapi pada area kepala dan leher, manifestasi penyakit sistemik seperti Sindrom Sjögren dan diabetes, serta proses penuaan alami. Penurunan kuantitas dan kualitas air liur ini secara langsung mengganggu mekanisme pertahanan alami mulut, meningkatkan risiko karies gigi yang merajalela, infeksi oportunistik seperti kandidiasis oral, dan menyebabkan kesulitan yang signifikan dalam mengunyah, menelan, dan bersuara, yang pada akhirnya berdampak negatif pada kualitas hidup penderitanya. Oleh karena itu, penanganan xerostomia yang efektif memerlukan pendekatan multidisiplin yang komprehensif, mulai dari diagnosis yang akurat melalui anamnesis, pemeriksaan klinis dan sialometri, hingga penerapan strategi pengobatan yang disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan, serta edukasi pasien yang berkelanjutan. Artikel perspektif yang komprehensif ini bertujuan untuk memberikan tinjauan mendalam tentang etiologi, pendekatan diagnostik, dan spektrum penanganan xerostomia saat ini, yang menyoroti kemajuan terkini dalam modalitas terapi termasuk stimulan saliva, saliva buatan, dan agen pelindung mukosa serta strategi untuk pencegahan komplikasi oral. Perhatian khusus diberikan pada pentingnya perspektif interdisipliner, yang menekankan peran penting kolaborasi antara dokter gigi, dokter umum/spesialis, dan apoteker dalam mengembangkan rencana perawatan pasien yang holistik dan terintegrasi untuk meningkatkan kesehatan mulut dan kualitas hidup individu yang terkena xerostomia.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SIKLUS AIR DI KELAS V SD Ahmad, Wahyuni; Abdullah, Gamar; Kudus, Kudus; Arif, Rifda Mardian; Arifin, Irvin Novita
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4881

Abstract

This comprehensive study aims to describe and analyze the effect of the implementation of the Project Based Learning (PjBL) Learning Model integrated with Canva media on student learning outcomes, especially on the water cycle material in class V of SDN 10 Kabila, Bone Bolango Regency. To achieve this goal, the research method used is a quasi-experimental design, with a specific design of Nonequivalent Control Group Design, which allows comparisons between the experimental group and the control group that are not selected randomly. The data collection process in this study was carried out through a series of techniques including direct observation of learning activities in the classroom, giving learning outcome tests in the form of pre-tests and post-tests to measure student understanding before and after treatment, and documentation studies to complete supporting data. The sample involved in this study were 30 students in class IV of SDN 10 Kabila, divided into two groups. Quantitative data analysis showed significant differences in learning outcomes: the average pre-test score of the experimental class was 42.3 and the control class was 46.7. After the Canva-assisted PjBL learning intervention was given to the experimental class, the average post-test score of the experimental class increased substantially to 84.7, while the control class that received conventional learning achieved an average score of 60. Based on these data, it can be firmly concluded that there is a positive and significant influence of the implementation of the Canva media-assisted Project Based Learning (PjBL) learning model on improving student learning outcomes in the water cycle material at SDN 10 Kabila, Bone Bolango Regency. ABSTRAKPenelitian ini secara komprehensif bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan media Canva terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada materi siklus air di kelas V SDN 10 Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design, dengan rancangan spesifik Nonequivalent Control Group Design, yang memungkinkan perbandingan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang tidak dipilih secara acak. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui serangkaian teknik yang meliputi observasi langsung terhadap aktivitas pembelajaran di kelas, pemberian tes hasil belajar dalam bentuk pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta studi dokumentasi untuk melengkapi data pendukung. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 10 Kabila yang berjumlah 30 siswa, terbagi dalam dua kelompok. Analisis data kuantitatif menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar: nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen adalah 42,3 dan kelas kontrol 46,7. Setelah intervensi pembelajaran PjBL berbantuan Canva diberikan kepada kelas eksperimen, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat secara substansial menjadi 84,7, sementara kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional mencapai nilai rata-rata 60. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan secara tegas bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan media Canva terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi siklus air di lingkungan SDN 10 Kabila, Kabupaten Bone Bolango.