cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 394 Documents
PENGARUH TINGKAT LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PKH Ahmad, Olivia; Hafid, Radia; Damiti, Fatmawaty; Mahmud, Melizubaida; Halid, Risca Marsanti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10466

Abstract

This study aims to determine the effect of financial literacy levels on financial management of beneficiaries of the Program Keluarga Harapan (PKH) social assistance in Iluta Village, Batudaa District, Gorontalo Regency. This research used a quantitative approach with a survey method. The population in this study consisted of all PKH beneficiaries in Iluta Village totaling 104 people, with a sample of 31 respondents determined using purposive sampling technique. Data collection techniques were carried out through questionnaires, while data analysis techniques used simple linear regression analysis supported by validity test, reliability test, normality test, t-test, and coefficient of determination. The results of the study indicate that the level of financial literacy of PKH beneficiaries is in the good category, and family financial management is also in the good category. The hypothesis testing results show that financial literacy has a positive and significant effect on the financial management of PKH beneficiaries in Iluta Village, Batudaa District, Gorontalo Regency. This means that the higher the level of financial literacy possessed by beneficiaries, the better their ability to manage family finances, such as budgeting, distinguishing between needs and wants, recording financial transactions, and saving. Thus, financial literacy plays an important role in improving the effectiveness of the use of PKH social assistance funds and encouraging economic independence and welfare of beneficiary families. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan penerima manfaat bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Iluta Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penerima manfaat PKH di Desa Iluta sebanyak 104 orang, dengan sampel penelitian berjumlah 31 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana yang didukung oleh uji validitas, reliabilitas, normalitas, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan penerima manfaat PKH berada pada kategori baik dan pengelolaan keuangan keluarga juga berada pada kategori baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan penerima manfaat PKH di Desa Iluta Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat literasi keuangan yang dimiliki penerima manfaat, maka semakin baik pula kemampuan dalam mengelola keuangan keluarga, seperti menyusun anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, melakukan pencatatan keuangan, serta menabung.Dengan demikian, literasi keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas penggunaan dana bantuan sosial PKH serta mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.  
PENTINGNYA MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA ORGANISASI Haratua, Chandra Sagul; Wahyuningtyas, Anggita; Afriyani, Dita; Nurfauziah, Eka; Nada, Nena Kothrun
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.9718

Abstract

Human Resource Management (HRM) is a strategic function in an organization that is not just personnel management. Its role is essential in shaping the effectiveness of the organization's work as a whole. Effective HRM focuses on managing the organization's most important asset, namely human resources, through a series of integrated processes. Starting from accurate workforce needs planning, recruitment and selection of the best talents that suit the needs of the organization, to developing employee competencies through targeted training and development programs.This study aims to determine the importance of human resource management in improving the effectiveness of organizational performance. This study uses a qualitative approach with the Miles and Huberman interactive analysis model. Qualitative data analysis is carried out interactively and continuously until complete, so that the data is saturated and consists of 3 main activities, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the study, it was found that the importance of human resource management (HR) in improving the effectiveness of organizational performance has been proven significant in the context of management. HR management plays an important role in creating a healthy work culture, increasing employee motivation, and increasing the overall effectiveness of the organization. By considering factors such as leadership, employee development, diversity management, and results-based performance management, HR can create an effective work environment and ensure that the organization has a quality and high-performance work team, so that it can face business challenges, increase competitiveness, and achieve long-term success. ABSTRAK Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan fungsi strategis dalam organisasi yang bukan sekadar pengelolaan personalia. Perannya esensial dalam membentuk efektivitas kerja organisasi secara menyeluruh. MSDM yang efektif berfokus pada pengelolaan aset terpenting organisasi yaitu sumber daya manusia, melalui serangkaian proses terintegrasi. Mulai dari perencanaan kebutuhan tenaga kerja yang akurat, rekrutmen dan seleksi talenta terbaik yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, hingga pengembangan kompetensi karyawan melalui program pelatihan dan pengembangan lain yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan efektivitas kinerja organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis interaktif Miles and Huberman. Analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya jenuh dan terdiri dari 3 aktivitas utama yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian dihasilkan bahwa pentingnya manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan efektivitas kinerja organisasi telah terbukti signifikan dalam konteks manajemen. Manajemen SDM memainkan peran penting dalam menciptakan budaya kerja yang sehat, meningkatkan motivasi karyawan, dan meningkatkan efektivitas organisasi secara keseluruhan. Dengan memperhatikan faktor-faktor seperti kepemimpinan, pengembangan karyawan, pengelolaan keragaman, dan manajemen kinerja berbasis hasil, MSDM dapat menciptakan lingkungan kerja yang efektif dan memastikan bahwa organisasi memiliki tim kerja yang berkualitas dan berkinerja tinggi, sehingga dapat menghadapi tantangan bisnis, meningkatkan daya saing, dan mencapai kesuksesan jangka panjang.
PENERAPAN GAME BASED LEARNING GIMKIT UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KOLABORASI DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP Andini, Luthfiyah Nisrina; Rusdini, Siti Ekowati
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10401

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya karakter kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPS yang ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif, interaksi antar siswa, serta pembagian tugas yang belum merata dalam kegiatan kelompok. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan siswa secara lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Game Based Learning menggunakan platform Gimkit dalam meningkatkan karakter kolaborasi siswa pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 40 Semarang. Penerapan pembelajaran ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial yang dikemukakan oleh Lev Vygotsky yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam membangun pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian meliputi guru mata pelajaran IPS, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan kurikulum, serta siswa kelas VIII E dan VIII F. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Game Based Learning menggunakan platform Gimkit mampu meningkatkan karakter kolaborasi siswa yang terlihat dari meningkatnya partisipasi dalam diskusi kelompok, pembagian tugas sesuai kemampuan, serta interaksi yang lebih aktif antar siswa selama pembelajaran.  Kata Kunci: Game Based Learning, Gimkit , Karakter Kolaborasi   ABSTRACT This study was motivated by the low level of collaboration among students in social studies learning, which was characterized by a lack of active participation, interaction among students, and uneven distribution of tasks in group activities. Therefore, learning innovations that can encourage more active student involvement are needed. This study aims to analyze the application of Game-Based Learning using the Gimkit platform in improving students' collaborative character in social studies learning at SMP Negeri 40 Semarang. The application of this learning is in line with the social constructivism theory proposed by Lev Vygotsky, which emphasizes the importance of social interaction in building knowledge. This study uses a qualitative approach. The research informants include social studies teachers, the vice principal in charge of student affairs and curriculum, and students from classes VIII E and VIII F. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the application of Game-Based Learning using the Gimkit platform is able to improve students' collaborative character, as seen from increased participation in group discussions, division of tasks according to ability, and more active interaction between students during learning.
DINAMIKA PERUBAHAN SOSIAL PADA ERA DIGITAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MASYARAKAT PEDESAAN Aditama, Tyas; Hernisawati, Hernisawati; Makmun, Muh Ngali Zainal
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10408

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of social change in rural communities and its implications for Islamic Religious Education (IRE) in the digital era. Social changes driven by modernization and the development of information technology have transformed patterns of social interaction, religious authority, and the transmission of Islamic values in rural communities. This research employed a qualitative approach using a case study method conducted in Sidomulyo Village, Sekampung District, East Lampung Regency. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving religious leaders, Islamic education teachers, parents, community leaders, and youth. The findings indicate that digitalization has shifted religious authority from local religious figures to digital media, reduced youth participation in conventional religious activities, and transformed religious learning patterns from face-to-face methods to digital-based learning. The study also found that digital technology is not only a challenge but also an opportunity for developing more adaptive Islamic Religious Education through the integration of Islamic values and digital literacy. This research contributes to strengthening studies on social change in rural communities and developing Islamic Religious Education strategies that are responsive to digital transformation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan sosial di masyarakat pedesaan serta implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI) pada era digital. Perubahan sosial yang dipengaruhi modernisasi dan perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi sosial, otoritas keagamaan, serta mekanisme pewarisan nilai-nilai Islam di masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, guru PAI, orang tua, tokoh masyarakat, dan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menyebabkan pergeseran otoritas keagamaan dari tokoh lokal menuju media digital, menurunnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan konvensional, serta perubahan pola pembelajaran agama dari tatap muka menuju pembelajaran berbasis media digital. Penelitian ini juga menemukan bahwa teknologi digital tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang bagi pengembangan PAI yang lebih adaptif melalui integrasi nilai-nilai keislaman dengan literasi digital. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat kajian perubahan sosial masyarakat pedesaan dan pengembangan strategi Pendidikan Agama Islam yang responsif terhadap transformasi digital.
PENGARUH APLIKASI CANVA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS V SD: Indonesia Lerebulan, Kornelia; Ritiauw, Leonid; Hallatu, Yosepus Anthony
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10424

Abstract

The advancement of digital technology has encouraged innovative use of learning media in elementary schools, including Social Studies, a subject often challenged by low student motivation and engagement. This study aimed to examine the effect of Canva on Social Studies learning outcomes in grade V at SD Kristen Lermatang. A quantitative method with a pre-experimental one group pretest-posttest design was employed. The sample consisted of 22 grade V students. The instrument was a multiple-choice test whose validity was assessed using Product Moment correlation and reliability measured by Cronbach's Alpha at 0.840. Data analysis included the Shapiro-Wilk normality test, paired sample t-test, and N-Gain test. Results showed that the mean pretest score of 61.64 increased to 80.64 on the posttest. The paired sample t-test yielded a significance value of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of H₀ and acceptance of H₁, indicating a significant effect of the Canva application on student learning outcomes. The mean N-Gain score of 0.7094 or 70.94% was categorized as high. It is concluded that the Canva application significantly and effectively improves Social Studies learning outcomes of grade V students at SD Kristen Lermatang and is recommended as an innovative technology-based learning medium in elementary schools. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital mendorong inovasi dalam penggunaan media pembelajaran di sekolah dasar, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang kerap menghadapi tantangan rendahnya motivasi dan keterlibatan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi Canva terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPS di kelas V SD Kristen Lermatang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 22 peserta didik kelas V SD Kristen Lermatang. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah diuji validitas menggunakan korelasi Product Moment dan diuji reliabilitasnya menggunakan Cronbach's Alpha dengan nilai 0,840. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 61,64 meningkat menjadi 80,64 pada posttest. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan aplikasi Canva terhadap hasil belajar peserta didik. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,7094 atau 70,94% termasuk dalam kategori tinggi. Disimpulkan bahwa aplikasi Canva berpengaruh secara signifikan dan efektif terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas V SD Kristen Lermatang, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif di sekolah dasar.  
PENGARUH PERAN GURU DALAM MEMBENTUK SIKAP TOLERANSI MELALUI PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SD Jalmav, Indah Gloria; Ritiauw, Samuel Patra; Ritiauw, Leonid
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10431

Abstract

Character education, particularly the cultivation of tolerance values, is an urgent necessity amid Indonesia’s ethnic, cultural, and religious diversity. However, tolerance value integration through Natural and Social Science (IPAS) learning at the elementary school level remains largely underexplored. This study analyzes the influence of teachers’ roles in shaping students’ tolerance attitudes through IPAS learning among fourth-grade students at SD Negeri 1 Rumah Tiga, Ambon, Maluku. A quantitative pre-experimental One Group Pretest-Posttest design was employed. The sample consisted of 33 students, with data collected through teacher role and tolerance attitude questionnaires tested for validity and reliability. Data were analyzed using Paired Sample T-Test and simple linear regression. Results showed an increase in mean tolerance scores from 46.19 at pretest to 52.65 at posttest. The Paired Sample T-Test yielded a significance value of 0.002 (sig. < 0.05), while regression analysis produced a t-value of 5.563 > t-table 2.039 with sig. 0.000. The coefficient of determination indicated R² = 0.500, meaning teachers’ roles contributed 50% to students’ tolerance attitude formation. This study concludes that teachers’ roles positively and significantly influence students’ tolerance attitudes through IPAS learning, and a locally-based learning module proved effective in cultivating tolerance values. ABSTRAK Pendidikan karakter, khususnya penanaman nilai toleransi, menjadi kebutuhan mendesak di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia yang beragam secara etnis, budaya, dan agama. Namun, integrasi nilai toleransi secara eksplisit melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih kurang mendapat perhatian dalam literatur akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran guru dalam membentuk sikap toleransi melalui pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Rumah Tiga, Kota Ambon, Maluku. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 33 siswa, dengan instrumen angket peran guru dan angket sikap toleransi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata sikap toleransi dari pretest 46,19 menjadi 52,65 pada posttest. Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,002 (sig. < 0,05), dan uji regresi menghasilkan t-hitung 5,563 > t-tabel 2,039 dengan sig. 0,000. Koefisien determinasi menunjukkan R² = 0,500, artinya peran guru berkontribusi 50% terhadap pembentukan sikap toleransi siswa. Disimpulkan bahwa peran guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap toleransi siswa kelas IV melalui pembelajaran IPAS, dan penggunaan modul berbasis kearifan lokal terbukti efektif sebagai media penanaman nilai toleransi pada siswa.  
IMPLEMENTASI MEDIA BOARD GAME ULAR TANGGA ‘SOSIOFUN’ DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP Purnawati, Tri Indah; Rusdini, Siti Ekowati
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10479

Abstract

In an effort to improve the quality of social studies education at the junior high school level, education plays a crucial role in shaping students who are active and highly motivated to learn. However, in practice, social studies instruction often remains monotonous and fails to actively engage students, resulting in low student motivation. This issue calls for innovation in the use of teaching methods and media capable of creating a more engaging and meaningful learning environment. This study aims to describe the implementation of the “Sosiofun” snakes and ladders board game, analyze its impact on learning motivation, and identify the factors influencing students’ learning motivation in Social Studies at Ibu Kartini Junior High School in Semarang. This study employs a descriptive qualitative approach using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed through source triangulation to obtain a comprehensive picture of the application of this learning medium. The results of the study indicate that the implementation of the “Sosiofun” snakes and ladders board game is capable of creating a more interactive and student-centered learning experience. Furthermore, the use of this medium has been proven to increase students’ learning motivation, as evidenced by increased attention, interest, engagement, and self-confidence during the learning process. ABSTRAK Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan IPS di tingkat SMP, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang aktif dan memiliki motivasi belajar yang baik. Namun dalam praktiknya, pembelajaran IPS masih sering berlangsung secara monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa. Permasalahan ini menuntut adanya inovasi dalam penggunaan metode dan media pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media board game ular tangga “Sosiofun”, menganalisis dampaknya terhadap motivasi belajar, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belejar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Ibu Kartini Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui triangulasi sumber untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai penerapan media pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media board game ular tangga “Sosiofun” mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Selain itu, penggunaan media ini terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditandai dengan meningkatnya perhatian, minat, keaktifan, serta kepercayaan diri selama pembelajaran berlangsung.  
PEMANFAATAN SITUS CANDI BOGANG WONOSOBO SEBAGAI SUMBER BELAJAR KONTEKSTUAL SEJARAH DI SMA Aryani, Nina; Amin, Syaiful
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10520

Abstract

History learning in schools tends to remain conventional and insufficiently connected to real-life contexts, resulting in low student engagement and understanding. This study aims to analyze the utilization of the Candi Bogang site in Wonosobo as a contextual learning resource in history education at SMA An-Nida Wonosobo, focusing on the aspects of preparation, implementation, and its impact on students’ understanding. This research employs a qualitative approach with a descriptive method through a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using an interactive data analysis model. The findings indicate that the use of the site has been systematically planned and implemented through stages including initial knowledge acquisition, field observation, and the processing and presentation of results. Site-based learning has been shown to enhance student engagement, critical thinking skills, and more concrete and contextual understanding. However, its effectiveness has not yet been optimal due to several limitations, including the lack of scientific information about the site, reliance on teacher initiative, and limited institutional support. These findings suggest that the use of local historical sites has significant potential as a learning resource, but requires strengthened collaboration, the development of more comprehensive learning materials, and supportive policies to ensure sustainable and systematic implementation in history education. ABSTRAK Pembelajaran sejarah di sekolah masih cenderung bersifat konvensional dan kurang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Situs Candi Bogang Wonosobo sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran sejarah di SMA An-Nida Wonosobo, meliputi aspek persiapan, pelaksanaan, serta dampaknya terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan situs telah dirancang secara sistematis dan dilaksanakan melalui tahapan pembelajaran yang meliputi pemberian pengetahuan awal, observasi lapangan, serta pengolahan dan presentasi hasil. Pembelajaran berbasis situs terbukti mampu meningkatkan keaktifan, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman siswa yang lebih konkret dan kontekstual. Namun demikian, efektivitasnya belum optimal karena masih terdapat keterbatasan informasi ilmiah tentang situs, ketergantungan pada inisiatif guru, serta minimnya dukungan institusional. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan situs sejarah lokal memiliki potensi besar sebagai sumber belajar, tetapi memerlukan penguatan kolaborasi, pengembangan sumber belajar, dan dukungan kebijakan agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan sistematis dalam pembelajaran sejarah.
MEMORI KOLEKTIF PRASASTI KEMBANG SORE SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH LOKAL DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS SOSIAL PEMBELAJARAN IPS Arianti, Pungky Mareta; Fitriani, Sinta Lidia; Aprilina, Nesya Cristy; Ramadhani, Nia; Ansaria, Mahira Deta Naila; Lia, Divana Jingga Aurel; Setiawan, Agung
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10546

Abstract

This study aims to describe the collective memory of the Petak Village community regarding the Kembang Sore Inscription, analyze the dynamics of memory transmission across generations, and formulate its potential as a source of local history learning in Social Studies (IPS) instruction. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through field observations, in-depth interviews with six informants consisting of the inscription caretaker, cross-generational residents (aged 50-80 years, 25-40 years, and adolescents aged 15-20 years), and document analysis. The findings reveal three main results. First, collective memory about the inscription remains strong among the older generation, begins to fade among young adults, and is limited among adolescents. Second, the community interprets the inscription's symbols (sun, moon, mountain stamp, lingga yoni, and water vessel) in the context of land ownership, fertility, and spiritual protection. Third, the inscription still functions as a village sacred site with regularly preserved rituals, making it a living heritage. The Kembang Sore Inscription has great potential as a source of social studies learning, encompassing aspects of government legality, leadership, spirituality, and social identity reinforcement. This study concludes that the community's collective memory about the inscription is still maintained but requires more effective transmission efforts to younger generations. This inscription deserves to be integrated into social studies learning through field trip methods and digital media development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur memori kolektif masyarakat Desa Petak tentang Prasasti Kembang Sore, menganalisis dinamika transmisi memori antar generasi, serta merumuskan potensinya sebagai sumber belajar sejarah lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan enam informan yang terdiri dari juru kunci, warga lintas generasi (usia 50-80 tahun, 25-40 tahun, dan remaja 15-20 tahun), serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, memori kolektif tentang prasasti masih kuat pada generasi tua, mulai menipis pada generasi dewasa muda, dan terbatas pada generasi remaja. Kedua, masyarakat memaknai simbol-simbol prasasti (matahari, bulan, stempel gunung, lingga yoni, dan kendi) dalam konteks kepemilikan tanah, kesuburan, dan perlindungan spiritual. Ketiga, prasasti hingga kini berfungsi sebagai punden desa dengan ritual rutin yang masih dilestarikan, menjadikannya sebagai living heritage. Prasasti Kembang Sore memiliki potensi besar sebagai sumber belajar IPS, mencakup aspek legalitas pemerintahan, kepemimpinan, spiritualitas, dan penguatan identitas sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa memori kolektif masyarakat tentang prasasti masih terjaga namun memerlukan upaya transmisi yang lebih efektif kepada generasi muda. Prasasti ini layak diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS melalui metode field trip dan pengembangan media digital.  
DESAKRALISASI DAN KOMODIFIKASI RUANG: DIALEKTIKA NILAI BUDAYA DAN NILAI EKONOMI PADA PEMANFAATAN MATA AIR PADUSAN, PACET, MOJOKERTO SEBAGAI DESTINASI WISATA Fidiantoro, Kezia Margareta; Liono, Jeremia Advent; Wardhana, Ricardo Tri Kusuma; Utama, Citra Ardianto Duta; Maghfiroh, Khaulil Maula; Safitri, Delia Rosya; Imron, Ali
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10564

Abstract

This study is motivated by the phenomenon of the desacralization and commodification of space occurring at the Padusan Spring in Pacet, Mojokerto, which originally held sacred, spiritual, and cultural value but has undergone a transformation into a tourism-based economic space. The focus of this study is to analyze changes in the meaning and function of sacred space and to understand the dialectic between cultural and economic values in its utilization as a tourist destination. This study employs a qualitative approach using a critical ethnography design and Henri Lefebvre’s theory of the production of space. Data collection techniques include participant observation, in-depth interviews, documentary analysis, and netnography, with data analysis conducted interactively and through a dialectical approach (thesis, antithesis, synthesis). The research findings indicate a shift in the meaning of space from the sacred to the commodified, a transformation of the community’s economic structure from an agrarian to a service sector, and the emergence of inequalities in access and spatial contestation between local actors and large investors. Additionally, there has been a shift toward transactional social relations; however, the community continues to uphold traditions as a form of cultural resistance. This study concludes that the utilization of the Padusan space is a dialectical process between cultural and economic interests; therefore, a participatory and equitable community-based management model is needed to maintain a balance between the preservation of cultural values and economic sustainability. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena desakralisasi dan komodifikasi ruang yang terjadi pada Mata Air Padusan di Pacet, Mojokerto, yang semula memiliki nilai sakral, spiritual, dan kultural, namun mengalami transformasi menjadi ruang ekonomi berbasis pariwisata. Fokus penelitian ini adalah menganalisis perubahan makna dan fungsi ruang sakral serta memahami dialektika antara nilai budaya dan nilai ekonomi dalam pemanfaatannya sebagai destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi kritis dan kerangka teori produksi ruang Henri Lefebvre. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan netnografi, dengan analisis data secara interaktif serta pendekatan dialektika (tesis, antitesis, sintesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran makna ruang dari sakral ke komoditas, transformasi struktur ekonomi masyarakat dari agraris ke sektor jasa, serta munculnya ketimpangan akses dan kontestasi ruang antara aktor lokal dan pemodal besar. Selain itu, terjadi perubahan pola relasi sosial yang cenderung transaksional, namun di sisi lain masyarakat tetap mempertahankan tradisi sebagai bentuk resistensi kultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan ruang Padusan merupakan proses dialektis antara kepentingan budaya dan ekonomi, sehingga diperlukan model pengelolaan berbasis masyarakat yang partisipatif dan berkeadilan guna menjaga keseimbangan antara pelestarian nilai budaya dan keberlanjutan ekonomi.