cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
INTERNALISASI NILAI-NILAI DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI MA MANHALUL MA’ARIF DAREK ASTUTI, NANIK NIA PUJI; ZUBAIR, MUH; ALQADRI, BAGDAWANSYAH; MUSTARI, MOHAMMAD
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3233

Abstract

This study aims to describe the internalization of values ??in forming the Strengthening of the Pancasila Student Profile Program (P5) at MA. Manhalul Ma'arif Darek and also describe the obstacles faced by PPKn teachers in forming the Strengthening of the Pancasila Student Profile Program (P5) at MA. Manhalul Ma'arif Darek. This study uses qualitative research with a descriptive type. The informants in this study were the vice principal of student affairs, the principal, PPKN teachers and also students. The data collection techniques in this study used interview, observation and documentation techniques. The results of this study are that MA Manhalul Ma'arif darek has not implemented the independent curriculum, but indicators in the Strengthening of the Pancasila Student Profile Program (P5) have been implemented such as Believing and being devoted to God Almighty implemented through Tahsin, imtaq and also the study of the mentor's father, global diversity implemented through morning assembly activities and tolerance, Independent implemented through discipline and Muhadaroh, mutual cooperation implemented through clean Sunday activities and making school wall magazines, critical reasoning implemented through activities to create poetry and speech texts and creative implemented through cooking practice activities and also making school organizational charts. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai dalam membentuk Penguatan Program Profil Pelajar Pancasila (P5) di MA. Manhalul Ma’arif Darek dan juga mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru PPKn dalam membentuk Penguatan Program Profil Pelajar pancasila (P5) di MA. Manhalul Ma’arif Darek. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah waka kesiswaan, kepala sekolah, guru ppkn dan juga siswa. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah MA Manhalul Ma’arif darek belum secara menyeluruh menerapkan kurikulum merdeka namun indikator pada Penguatan Program Profil Pelajar Pancasila (P5) sudah dijalankan seperti Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa diterapkan melalui kegiatan Tahsin, imtaq dan juga pengajian abah pembina, berkebinekaan global diterapkan melalui kegiatan apel pagi dan sikap toleransi, Mandiri diterapkan melalui sikap disiplin dan Muhadaroh, gotong royong diterapkan melalui kegiatan ahad bersih dan membuat mading sekolah, bernalar kritis diterapkan melalui kegiatan membuat teks puisi dan pidato dan kreatif diterapkan melalui kegiatan praktik memasak dan juga membuat bagan organisasi sekolah.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTU PAPAN DIORAMA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SOSIAL MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V NINGARTUTI, PIPIT GEBYAR; REFFIANE, FINE; ISTIQOMAH, ISTIQOMAH; SULIANTO, JOKO
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3255

Abstract

This research was conducted with the aim of finding out the effect of the PBL model assisted by diorama boards to increase social literacy in Pancasila Education subjects for grade V SDN Bugangan 2. The background thait encourages this research iis the social literacy ability of grade V that is less maximal in Pancasila Education at SDN Bugangan 2. That was because the learning process still uses the conservative method such as the lecture method and has not implemented various learning media innovations yet. The learning media used in this research is Diorama Board that could concretize abstract material into reality. This type of research uses quantitative experiments with a pretest-posttest design. Thiis research used a sampile of 22 students. The data collection technique uses a test instrument in the form of 20 multiple choiice questions. The data obtained were analyzed using prerequisite tests and t-tests. Based on data analysis, the results show that the pretest and posttest significance values are 0.00 less than 0.05, so it can be concluded that the PBL model assisted by diorama boards has an effect on increasing social literacy in grade V Pancasila education subjects at SDN Bugangan 2. It is hoped that the resulits of this research will be useful for teachers who must play an active role as facilitators so thait students are able to develop their learning outcomes. ABSTRAKMengetahui bagaimana model PBL dengan papan diorama dapat meningkatkan literasi sosial siswa kelas V Pendidikan Pancasila di SDN Bugangan 2 ialah tujuan dilakukannya penelitian. Kemampuan literasi sosial siswa kelas V yang berprestasi buruk dalam pendidikan Pancasila di SDN Bugangan 2 SDN Bugangan 02 menjadi pendorong penelitian ini. Hal ini disebabkan karena belum diterapkannya berbagai kemajuan dalam media pembelajaran, dan proses pembelajaran masih banyak mengandalkan metode tradisional seperti gaya ceramah. Papan diorama ialah media dalam penelitian ini digunakan sebagai sarana untuk menghidupkan konsep-konsep abstrak. Eksperimen kuantitatif dengan menggunakan desain pretest-posttest digunakan dalam penelitian semacam ini. 22 siswa digunakan sebagai sampel yang diteliti. Dua puluh soal pilihan ganda digunakan sebagai alat tes dalam prosedur pengumpulan data. Tes prasyarat dan uji-t digunakan dalam analisis data yang dikumpulkan. Nilai signifikansi pretest dan posttest sebesar 0,00 kurang dari 0,05 sehingga dari analisis data didapatkan simpulan jika model PBL dengan bantuan papan diorama memberikan dampak terhadap peningkatan literasi pada mata kuliah pendidikan Pancasila kelas V SDN Bugangan 2. Guru yang harus aktif memfasilitasi perkembangan hasil belajar siswa diharapkan dapat menemukan nilai dalam temuan penelitian.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBASIS ARITIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PUTRI, MAS AYU RIZKA SEPTIANI; HERIANTO, EDY; ALQADRI, BAGDAWANSYAH; SUMARDI , LALU
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3256

Abstract

This research aims to determine how implementing the Artificial Intelligence-based Problem Based Learning learning model affects student learning outcomes. Quantitative approach: The type of research is pre-experimental, and the research design used is One Group Pre-Test and Post-Test using test instruments and observations. The population in this study was class XI. The sample for this research was class. The result is that the tcount value > ttable value (7.972 > 2.040), meaning that Ha is accepted and Ho is rejected. In conclusion, implementing the Problem-based learning model based on Artificial Intelligence influences PPKn student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Artificial Intelligence terhadap hasil belajar siswa. Pendekatan kuantitatif; jenis penelitiannya adalah pre experimental dan desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pre-Test Post-Test dengan menggunakan instrumen tes dan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI. Sampel penelitian ini adalah kelas XI Ilmu Sosial 1. Hasil uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, maka untuk menguji hipotesis menggunakan uji-t. Hasilnya nilai thitung > nilai ttabel (7,972 >2,040), artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya, implementasi model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Artificial Intelligence memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa PPKn.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM CERPEN “PERMINTAAN TERAKHIR” KARYA USMAR ISMAIL: SEMANTIK KONOTASI SULISTYANINGRUM, CAECILIA FANI; DEWI, NOVITA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3295

Abstract

This research aims to analyze the intrinsic elements in the short story "Last Request" by Usmar Ismail using a semantic connotation approach. The research method used is qualitative analysis with data collection techniques through short story text analysis. The main data source is the short story which is the object of research. The results of the analysis show that in this short story, intrinsic elements such as theme, characters, setting, plot, point of view, message and language style are used effectively. Through a semantic connotation approach, it was found that the themes raised in this short story also have relevant moral and social values. The characters in this short story also have certain connotations that describe their characteristics and role in the story, while the setting provides a distinctive background. The storyline used produces tension. The point of view used in this short story is first person, which provides emotional depth and a better understanding of the narrator's feelings and experiences. The message that can be taken from this short story is the importance of appreciating and respecting the services and influence of other people in our lives, as well as the value of loyalty and dedication in pursuing our interests. The use of language in this short story has a deeper and double meaning. This research provides a deeper understanding of the intrinsic elements in short stories through a semantic connotation approach. The results of this analysis can provide further insight into the meaning and message contained in this short story, as well as the author's contribution in presenting a rich and meaningful reading experience. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dalam cerpen “Permintaan Terakhir” karya Usmar Ismail dengan pendekatan semantik konotasi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis teks cerpen. Sumber data utama adalah cerpen yang menjadi objek penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam cerpen ini, unsur intrinsik seperti tema, tokoh, setting, alur, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa digunakan dengan efektif. Melalui pendekatan semantik konotasi, ditemukan bahwa tema yang diangkat dalam cerpen ini juga memiliki nilai-nilai moral dan sosial yang relevan. Tokoh-tokoh dalam cerpen ini juga memiliki konotasi tertentu yang menggambarkan karakteristik dan peran mereka dalam cerita, sementara setting memberikan latar belakang yang khas. Alur cerita yang digunakan menghasilkan ketegangan. Sudut pandang yang digunakan dalam cerpen ini adalah sudut pandang orang pertama, yang memberikan kedalaman emosional dan pemahaman yang lebih baik tentang perasaan dan pengalaman narator. Amanat yang dapat diambil dari cerpen ini adalah pentingnya menghargai dan menghormati jasa dan pengaruh orang lain dalam hidup kita, serta nilai kesetiaan dan dedikasi dalam menjalani minat. Penggunaan bahasa dalam cerpen ini memiliki makna yang lebih dalam dan bermakna ganda. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang unsur intrinsik dalam cerpen melalui pendekatan semantik konotasi. Hasil analisis ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang makna dan pesan yang terkandung dalam cerpen ini, serta kontribusi penulis dalam menghadirkan pengalaman membaca yang kaya dan bermakna.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN GAMES MONOPOLY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMP NEGERI 23 MATARAM NOVITA, RISKA; ISMAIL, M.; KURNIAWANSYAH, EDY; ZUBAIR, MUH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3312

Abstract

This study aims to assess the impact of implementing the Make A Match learning model based on Games Monopoly on student learning achievement in the Pancasila and Civic Education (PPKn) subjects at SMP Negeri 23 Mataram. This research uses a quantitative approach with a Nonequivalent Control Group Design which involves an equivalent control group. Class VIII was chosen as the population, where class VIII-A was used as the experimental group which applied the Make A Match learning model, while class VIII-B was the control group. The research sample was taken using the purposive random sampling method. Data was collected through a multiple choice test consisting of 17 questions which served to ensure validity, reliability, level of difficulty and distinguishing power. Data processing uses swimmer tests such as normality and homogeneity tests. The results of the swimmer's test were used in hypothesis testing using the Levene's t-test for equality of variances. The results show that the sig (2-taled) value is 0.002<0.05. This shows that the application of the Make A Match learning model based on Games Monopoly has a significant influence on the learning outcomes of class VIII students in Civics subjects at SMP Negeri 23 Mataram. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai dampak  dari penerapan model pembelajaran Make A Match dengan basis Games Monopoly terhadap pencapaian belajar siswa di mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP Negeri 23 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan kelompok kontrol yang setara. Kelas VIII dipilih sebagai populasi, di mana kelas VIII-A digunakan sebagai kelompok eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Make A Match, sedangkan kelas VIII-B menjadi kelompok kontrol. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive random sampling. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang terdiri dari 17 butir soal yang telah diverifikasi untuk memastikan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Pengolahan data menggunakan uji prasyarat seperti uji normalitas dan homogenitas. Hasul uji prasyarat tersebut digunakan dalam uji hipotesis dengan menggunakan uji-t levene’s test for equality of variances. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai sig (2-taled) sebesar 0,002<0.05. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Make A Match berbasis games monopoly memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VIII dalam mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 23 Mataram.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAH THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII-B PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMPN 2 DONGGO LESI, OKTAVIANA; RISPAWATI, RISPAWATI; KURNIAWANSYAH, EDY; ISMAIL, M.
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3313

Abstract

This research aims to improve PPKn learning outcomes for students in Grade VIII-B at SMPN 2 Donggo through the implementation of Think Pair Share learning model. This research utilizes classroom action research with data collection techniques using multiple choice tests and observation. Data analysis techniques by determining individual completeness, average score, and classical completeness. The research results showed that PPKn learning outcomes increased compared to the initial conditions (initial ability test). Cycle I classical completeness was 61.5%, Cycle II was 80%, and Cycle III was 92% of the previously determined 90% classical completeness. Thus, PPKn learning outcomes at SMPN 2 Donggo in Grade VIII-B have increased through the implementation of Think Pair Share learning model. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas VIII-B di SMPN 2 Donggo dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda dan observasi. Teknik analisis data dengan menentukan ketuntasan individu, nilai rata-rata, dan ketuntasan klasik. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan hasil belajar PPKn dari kondisi awal (tes kemampuan awal), siklus I ketuntasan klasik 61,5%, siklus II 80%, dan siklus III 92% dari 90% ketuntasan klasik yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian, hasil belajar PPKn di SMPN 2 Donggo pada kelas VIII-B mengalami peningkatan dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share.
STRATEGI SEKOLAH MENGATASI PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SMAN 2 NARMADA JANNAH, SITI AISATUN; ZUBAIR, MUH.; KURNIAWANSYAH, EDY; MUSTARI , MOHAMMAD
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3315

Abstract

School rules are an important part of the discipline component that students must obey. Violation of school discipline is a deviant behavior committed by students that is not in accordance with existing regulations. This study aims to determine the school's strategy to overcome violations of school rules in shaping the disciplinary character of students at SMAN 2 Narmada and the obstacles faced by schools to overcome violations of school rules in shaping the disciplinary character of students at SMAN 2 Narmada. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. Data collection was done by interview, observation, and documentation techniques. The results showed that the school's strategy to overcome violations of school rules in shaping the disciplinary character of students at SMAN 2 Narmada are (a) Preventive strategy: socializing to students, habituation, and activating extracurricular activities, (b) Repressive strategy: giving advice, giving sanctions/punishments and conducting supervision, (c) Curative strategy: coaching to students and summoning parents. As for the character of student discipline, namely (1) Internal factors, namely within students and facilities and infrastructure (2) External factors, namely the family environment, playmates and the living environment. ABSTRAKTata tertib sekolah merupakan bagian penting dari komponen disiplin yang wajib dipatuhi oleh siswa. Pelanggaran tata tertib sekolah merupakan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh siwa tidak sesuai dengan atruran yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi sekolah mengatasi pelanggaran tata tertib sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMAN 2 Narmada dan kendala yang dihadapi sekolah mengatasi pelanggaran tata tertib sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMAN 2 Narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case study). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sekolah mengatasi pelanggaran tata tertib sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMAN 2 Narmada yakni (a) Strategi preventif: melakukan sosialisasi kepada siswa, pembiasaan, dan mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler, (b) Strategi represif: memberikan nasehat, pemberian sanksi/hukuman dan melakukan pengawasan, (c) Strategi kuratif: pembinaan kepada siswa dan pemanggilan orang tua. Adapun karakter disiplin siswa yakni (1) Faktor internal yaitu dalam diri siswa dan sarana dan prasarana (2) Faktor eksternal yaitu lingkungan keluarga, teman bermain dan lingkungan tempat tinggal.
HUBUNGAN HUKUM ANTARA ANAK BUAH KAPAL PERIKANAN DENGAN PERUSAHAAN DALAM PERJANJIAN KERJA LAUT LAKSONO, AGUNG; SETYOWATI, RETNO KUS; KARTIKA, DWI RATNA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3316

Abstract

Seafarers are a crucial profession in the maritime sector with great responsibility for the crew, passengers, and cargo cargo. Crew members face high risks that require prevention to minimize danger. Especially for fishing boat crews, occupational risks are very high, so special attention is needed regarding job characteristics, safety and relevant competencies. Fisheries workers, as universally recognized owners of human rights, need special legal protection for their rights and decent working conditions. This research focuses on the legal relationship between fishery crew members and companies, as well as wage regulation in Indonesia. The research method used is normative juridical, which examines legal products such as laws. The implementation of wage regulations is subject to change, so it is important to obtain accurate information from official sources. The legal structure and quality of legal substance must be well organized, but the success of implementation depends on the involvement of all parties in the legal system and a supportive legal culture. Adopting these suggestions can create a more transparent, fair, and effective working environment for fisheries crews in Indonesia. ABSTRAKPelaut adalah profesi krusial dalam sektor maritim dengan tanggung jawab besar terhadap awak kapal, penumpang, dan muatan barang. Anak Buah Kapal (ABK) menghadapi risiko tinggi yang memerlukan pencegahan untuk meminimalisir bahaya. Terutama bagi awak kapal penangkap ikan, risiko pekerjaan sangat tinggi, sehingga perhatian khusus diperlukan terkait karakteristik pekerjaan, keselamatan, dan kompetensi yang relevan. Pekerja perikanan, sebagai pemilik hak asasi manusia yang diakui secara universal, memerlukan perlindungan hukum khusus untuk hak dan kondisi kerja yang layak. Penelitian ini berfokus pada hubungan hukum antara ABK perikanan dan perusahaan, serta pengaturan pengupahan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, yang mengkaji produk hukum seperti undang-undang. Implementasi peraturan pengupahan dapat mengalami perubahan, sehingga penting untuk mendapatkan informasi akurat dari sumber resmi. Struktur hukum dan kualitas substansi hukum harus ditata dengan baik, namun keberhasilan implementasi bergantung pada keterlibatan semua pihak dalam sistem hukum dan budaya hukum yang mendukung. Mengadopsi saran-saran ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparan, adil, dan efektif bagi ABK perikanan di Indonesia.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENERAPAN PEDAGOGIK GURU MELALUI INSERVICE EDUCATION DI SMPN 1 BANGKALA BAHARUDDIN, IRNAWATI; ELPISAH, ELPISAH; RAHMAN, NAWIR; RISMAWANTI, ERNI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3317

Abstract

The role is an activity that can influence people who are willing to work together to achieve certain goals they desire. A leader, in influencing subordinates, can do so in various ways, such as providing rewards, delegating authority, giving recognition, assigning tasks and responsibilities, and guiding towards improvement. However, there are still teachers who lack understanding in developing Teaching Modules and understanding student needs. This issue is the focus of the thesis with the objectives: (1) To determine the role of the school principal in improving teachers' pedagogical abilities at UPT SMP Negeri 1 Bangkala, Jeneponto Regency. (2) To identify the obstacles faced by the school principal in performing their role to enhance teachers' pedagogical competence at the school. The approach used in this research is qualitative descriptive. The subjects in this study are the school principal, two teachers, and nine students. Data collection techniques used include interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate that the principal of UPT SMP Negeri 1 Bangkala, Jeneponto Regency, has shown good performance despite not yet achieving 100% in enhancing teachers' pedagogical abilities. This is evidenced by the principal's continuous efforts in finding ways to improve teachers' capabilities through training, seminars, and workshops. The obstacles faced by the principal in enhancing teachers' pedagogical abilities include financial constraints, time constraints, and insufficient discipline levels ABSTRAKPeran adalah aktivitas yang dapat mempengaruhi orang-orang yang mau bekerja sama untuk mencapai beberapa tujuan yang mereka inginkan. Seorang pemimpin dalam mempengaruhi bawahannya dapat dilakukan dengan macam- macam cara, antara lain dengan memberikan imbalan, melimpahkan wewenang, memberi penghargaan, memberi tugas dan tanggung jawab, dan mengajak ke arah yang lebih baik. Akan tetapi dalam hal ini masih ada guru yang kurang memahami dalam penyusunan Modul Ajar, dan kurang memahami kebutuhan Murid. Permasalahan tersebut menjadi fokus kajian dalam Tesis dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam peningkatan kemampuan pedagogik guru di UPT SMP Negeri 1 Bangkala, Kabupaten Jeneponto (2) untuk mengetahui Hambatan-hambatan yang dihadapi Kepala sekolah dalam melaksanakan perannya untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru di sekolah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dua orang guru dan sembilan orang siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah UPT SMP Negeri 1 Bangkala Kabupaten Jeneponto telah menunjukkan kinerja yang baik walaupun belum terlaksana 100% dalam meningkatkan kemampuan pedagogik guru dibuktikan dari cara kepala sekolah yang terus menerus mencari cara dalam meningkatkan kemampuan guru melalui: pelatihan-pelatihan, seminar, training dan workshop. Hambatan-hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam peningkatan kemampuan pedagogik guru yaitu dari segi biaya dan waktu dan tingkat kedisiplinan yang masih kurang.
KORELASI PENGELOLAAN PERTAMBANGAN DENGAN CITA-CITA NEGARA HUKUM KESEJAHTERAAN TAUFIQ, MUCHAMAD
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3318

Abstract

This research aims to construct the relationship between mining management and the ideals of a welfare state. Apart from that, this research also focuses on the perspective of constitutional law and explores the meaning of the state in realizing social justice for all Indonesian people. This research is normative legal research with the approach used is a conceptual approach and a statutory approach. The research results confirm that these fundamental state norms are the basis for guaranteeing constitutional rights to obtain social justice for citizens, especially in mining activities, and must be used as a reference and guide for the state in formulating policies related to mining management. The state has an obligation to intervene in mining management as long as it is oriented towards the welfare and prosperity of the people with principles of justice. Natural resources as one of the basic capital for development must be managed responsibly. A welfare state is basically a state whose government guarantees the implementation of people's welfare based on the five pillars of statehood and four functions of the state. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksikan hubungan pengelolaan pertambangan dengan cita-cita negara hukum kesejahteraan. Selain itu, penelitian ini juga berfokus pada perspektif hukum ketatanegaraan serta mendalami makna negara dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konsep dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menegaskan bahwa norma fundamental bernegara ini menjadi landasan jaminan hak konstitusional untuk mendapatkan keadilan sosial bagi warga negara khususnya dalam kegiatan pertambangan harus menjadi rujukan dan panduan oleh negara dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan pertambangan. Negara memiliki kewajiban untuk mengintervensi pengelolaan pertambangan sepanjang berorientasi pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dengan prinsip berkeadilan. Sumber daya alam sebagai salah satu modal dasar pembangunan harus dikelola dengan bertanggung jawab. Negara hukum kesejahteraan pada dasarnya merupakan negara yang pemerintahannya menjamin terselenggaranya kesejahteraan rakyat yang mendasarkan pada lima pilar kenegaraan dan empat fungsi negara.

Page 10 of 28 | Total Record : 278