cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 339 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT TEMATIK BERBASIS ANDROID KELAS IV TEMA 2 SUBTEMA 1 SISWA SDN SAWAH BESAR 01 SEMARANG RAMADHANI ARISTA PUTRI; Husni Wakhyudin; Singgih Adhi Prasetyo
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9742

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran tematik yaitu RPP Tematik dan Media Tematik Berbasis Android Tema 2 Subtema 1 Pb 1 yang valid, layak dan diterima bagi siswa kelas IV SDN Sawah Besar 01 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model ADDIE dengan teknik analisis data deskripif. Hasil validasi RPP Tematik oleh ahli RPP Tematik tahap pertama memperoleh nilai 86% dengan kriteria layak dengan revisi dan tahap kedua memperoleh nilai 98% dengan kriteria sangat layak. Hasil validasi media oleh ahli media memperoleh nilai 93% dengan kriteria sangat layak dan hasil validasi materi oleh ahli materi memperoleh nilai 90% dengan kriteria sangat layak. Pada uji coba lapangan melalui angket penerimaan guru memperoleh nilai 91% dengan kriteria sangat layak dan pada angket penerimaan siswa memperoleh nilai persentase 93%. Kesimpulannya perangkat tematik berbasis android tema 2 subtema 1 pb 1 layak dan diterima untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH POLYA MATERI VOLUME KELAS V SD NEGERI 1 RAJEKWESI JEPARA Ririn Asrofiyah; Intan Rahmawati; Fajar Cahyadi
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9617

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita, faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa, serta upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan  belajar siswa di kelas V SD Negeri 1 Rajekwesi Jepara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Rajekwesi Jepara yang berjumlah 13 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu siswa mengalami kesulitan dalam memahami masalah 64%, melakukan perencanaan 58%, menyelesaikan masalah 52%, dan melakukan pemeriksaan 96%. Faktor penyebab kesulitan siswa yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi sikap dalam belajar, minat belajar, motivasi belajar siswa, kesehatan tubuh, dan kemampuan pengindraan. Sedangkan faktor eksternal meliputi variasi guru dalam mengajar, penggunaan media pembelajaran, sarana prasarana di sekolah, suasana kelas yang kondusif dan menyenangkan, motivasi belajar dari guru dan orang tua, dan lingkungan keluarga. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan siswa yaitu mengulang materi dan memberi latihan soal serta menjelaskan kembali materi yang sulit dipahami oleh siswa.Kata Kunci: Kata kunci: Kesulitan Siswa, langkah polya, volume
STIMULASI NILAI AGAMA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA DENGAN BONEKA KAYU DESY REZA PAHLEVI; RATNA WAHYU PUSARI; MILA KARMILA
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9794

Abstract

Salah satu hal yang dapat dijadikan sebagai penunjang dari keberhasilan pendidikan adalah dengan memahami dan menerapkan metode yang tepat dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini mengkaji dan mempelajari lebih jauh lagi tentang nilai agama melalui metode bercerita. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan media boneka kayu dapat membantu menstimulasi nilai agama pada anak usia dini dalam gerakan sholat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum tersedianya media yang mendukung untuk stimulasi nilai agama dalam hal gerakan sholat. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk menggambarkan dan menjelaskan pentingnya stimulasi nilai agama pada anak usia 4-5 tahun dalam hal gerakan sholat melalui metode bercerita dengan boneka kayu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, data yang dihasilkan merupakan data deskriptif yaitu berupa kata-kata tertulis atau lisan dari objek yang diamati. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelompok A usia 4-5 tahun sebanyak 14 anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 44 Jalan Trunojoyo X/26 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Hasil analisis stimulasi nilai agama pada anak usia 4-5 tahun melalui metode bercerita dengan boneka kayu di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 44 Semarang, dari 14 subyek penelitian diperoleh data bahwa dengan media boneka kayu dapat membantu dalam menstimulasi gerakan sholat pada anak seperti; berdiri tegak, takbiratul ihram, bersedekap, ruku’, iktidal,  sujud, duduk antara dua sujud (duduk iftirasy), tasyahud awal, tasyahud akhir, dan salam. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah sekolah dapat memberikan fasilitas kepada guru untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya, terutama dalam hal bidang keguruan dan memberikan sarana dan program kepada guru agar kompetensi guru terus berkembang.Kata Kunci: Boneka Kayu, Gerakan, Sholat
ANALISIS KESULITAN PENGUASAAN KOSAKATA PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS IV DI SD PLUS LATANSA KABUPATEN DEMAK SUCANDRA SUCANDRA; Muhammad Arief Budiman; Khusnul Fajriyah
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9664

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris pada kelas IV di SD mengalami kesulitan dalam Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada siswa kelas IV di SD Plus Latansa Kabupaten Demak, 2) mendeskripsikan solusi kesulitan penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada siswa kelas IV di SD Plus Latansa Kabupaten Demak. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi. Subjek dalam penelitian yaitu siswa kelas IV SD dan guru Bahasa Inggris kelas IV SD Plus Latansa Kabupaten Demak. Metode pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, hasil pekerjaan siswa dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dari 12 siswa 66,67% 8 siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada materi makanan dan minuman (food and drink). Faktor penyebab kesulitan belajar yang berasal dalam diri siswa (internal) yaitu (1) kondisi tubuh siswa, (2) kecerdasan siswa, (3) minat belajar yang rendah, (4) motivasi belajar yang rendah dan,  (5) sikap kebiasaan belajar siswa. Faktor penyebab kesulitan belajar yang berasal dari luar diri siswa (eksternal) yaitu (1) gangguan dari teman saat belajar, (2) peyajian materi yang kurang menarik, (3) penggunaan media yang kurang masksimal dan, (4) pemilihan metode yang kurang tepat. Solusi kesulitan belajar dalam penguasaan kosakata Bahasa Inggris diantarnya yaitu (1) pemilihan metode yang tepat dengan kondisi siswa, (2) pengunaan media harus maksimal, (3) penyajian materi harus lebih menarik dan, (4) menciptkan suasana belajar yang menyenangkan.
MANFAAT MEDIA SOSIAL UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI Suminah Suminah; Ratna Wahyu Pusari; Mila Karmila
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9558

Abstract

Stimulasi dengan media sosial YuoTube dapat digunakan sebagai sarana prasana sehingga mengoptimalisasi bagi perkembangan kognitif dan motoric halus anak usia dini.Dengan media sosial YuoTube ini memberi pengaruh terhadap kecerdasan intelektual,emosionalspiritual,dan sosial anak dengan cukup baik.Pada dasarnya media sosial merupakan sebuah alat dan sarana prasana yang akan memberikan dampak yang berbeda bagi penggunanya,tergantung dari cara pengguna dan manfaatnay,sesuai dengantumbuh kembang anakusia dini.Anak usia dini merupakan usia emas(golden oge),anak mengalami pertumbuhan sel otak sebagai potensi kognitif yang petkembangannya sangat pesat apabila ada stimulus yang tepat dan memberikan dampakyang sangat positif bagi pertumbuhan anak di masa depan dan di masa mendatang.
ANALISIS KEGIATAN BERKESENIAN ANAK-ANAK LARE COMMUNITY DI KOTA SEMARANG PADA MASA PAMDEMI Ega Widyastuti; Mei Fita Asri Untari; Singgih Adhi Prasetyo
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9745

Abstract

AbstrakAnalisis Kegiatan Berkesenian Anak-Anak Lare Community di Kota Semarang pada Masa Pandemi. Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis proses, manfaat dan kendala kegiatan belajar seni rupa pada masa pandemic di Lare Community. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data mencatat, mengumpulkan dan berfikir. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ini dapat dideskripsikan, proses kegiatan belajar seni rupa berjalan dengan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta memiliki manfaat bagi anak-anak dan terdapat beberapa kendala yang tidak menghambat selama proses pelaksanaannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini kegiatan berjalan dengan baik dan lancar serta menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Hal tersebut terlihat dalam proses kegiatan pada bulan April 2021 yang berjalan dengan lancar dan dengan penuh pengawasan dalam menerapkan protokol kesehatan.Kata Kunci : masa pandemi, pembelajaran daring, seni rupa, Lare Community.
STIMULASI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS ANAK USIA DINI DI MASA BELAJAR DARI RUMAH (BDR) Azizatul Itsna; Muniroh Munawar; Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9608

Abstract

Salah satu bagian kemampuan kognitif anak usia dini tingkat tinggi adalah kemampuan berfikir kritis. lingkup perkembangan berfikir kritis anak dapat dilihat dari hal-hal baru yang muncul dilingkungan sekitarnya. Stimulasi kemampuan berfikir kritis anak penting untuk ditanamkan semenjak usia dini sebagai bekal dimasa dewasanya. Stimulasi kemampuan berfikir krktis biasanya diimplementasikan di lembaga Pembelajaran anak usia dini(PAUD) melalui aktivitas kegiatan bermain dan bereksplorasi dilingkungan sekitar. akan tetapi dimasa pandemi Covid-19 pememrintah memberlakukan kebijakan pendidikan sekolah diseluruh jenjang yang umumnya tatap muka beralih pada belajar dari rumah (BDR). Tugas dan peran orantua menjadi sangat krusial dalam proses tumbuh kembang anak, terutama pada aspek perkembangan kognitif anak yaitu stimulasi kemampuan berfikir kritis anak usia dini. Melalui stimulasi kemampuan berpikir kritis pada anak usia dini akan mendidik anak supaya berani mengkomunikasikan pemikirannya, memecahkan permasalahan serta dapat mengolah informasi yang diterima. Selain itu dengan mengasah kemampuan berfikir kritis sejak dini anak di harapkan dapat menjadi pribadi yang lebih teliti, tidak mudah putus asa serta bertangung jawab. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana cara menstimulasi kemampuan berfikir kritis anak saat masa belajar dari rumah (BDR) melalui pembiasaan-pembiasaan sederhana yang dapat dilakukan dirumah bersama keluarga. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dari berbagai sumber referensi yang relevan. Hasil analisis data dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui aktivitas dan pembiasaan sederhana seperti menjalin sebuah kominukasi yang efektif dan kesempatan bereksplorasi dalam aktivitas kesehariannya dapat menumbuhkan kemampuan berfikir kritis anak.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN DARING MELALUI WHATSAPP DAN ZOOM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SDN 3 KALIMARO KABUPATEN GROBOGAN Tutik Markamah; Ervina Eka Subekti; Kiswoyo Kiswoyo
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9791

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 telah memiliki pengaruh yang besar terhadap proses pengajaran dan pembelajaran. Kemudahan akses teknologi telah digunakan oleh para pengajar untuk memudahkan proses pembelajaran. Akses teknologi juga mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Sejak ditemukannya teknologi internet, hampir segalanya menjadi mungkin dalam dunia pendidikan. Saat ini peserta didik dapat belajar tidak hanya dimana saja tetapi sekaligus kapan saja dengan fasilitas sistem electronic learning yang ada. E-learningkini semakin dikenal sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan dan pelatihan, baik di negara-negara maju maupun di negara yang sedang berkembang, khususnya Indonesia. Banyak orang menggunakan istilah yang berbeda-beda untuk e-learning namun pada prinsipnya e-learning adalah pembelajaran yang menggunakan jasa elektronik sebagai alat bantunya.Kata Kunci: Penggunaan Aplikasi Whatsapp dan Zoom, Pembelajaran Daring, Matematika
PENGENALAN KARAKTER PEDULI TANAMAN DI MASA BELAJAR DARI RUMAH Anis Nur Farida; Muniroh Munawar; Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9696

Abstract

AbstrakPandemi COVID-19 menyebabkan perubahan tatanan kehidupan dunia khususnya tatanan masyarakat di Negara Indonesia. Salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan menjadi Belajar dari Rumah. Minimnya kegiatan anak diluar rumah dikarenakan berubahnya pola hidup dimana kini anak lebih suka bermain gadget dibandingkan bermain dengan teman seusianya tentu membawa dampak yang beraneka, salah satunya cuek terhadap alam. Maka perlu dilakukan kegiatan  yang menstimulasi anak untuk lebih aktif, kreatif, serta peka terhadap lingkungan. Penanaman  karakter peduli lingkungan melalui perilaku peduli tanaman sebagai bagian dari lingkungan terdekat anak, perlu diberikan kepada anak sejak dini. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif yang digunakan untuk mendapatkan informasi sejauh mana karakter peduli tanaman pada anak usia dini terstimulasi dengan berbagai kegiatan yang dilakukan anak selama mereka belajar di rumah. Pengenalan karakter peduli tanaman, dapat terlihat dalam perilaku  kepedulian anak menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman, kepedulian anak menjaga dan merawat tanaman, kepedulian anak akan keberlangsungan tanaman, mensyukuri atas ciptaan Tuhan atas tanaman sebagai wujud dari upaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. 
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Siswa SD 4 Mejobo Kabupaten Kudus Selama Masa Pandemi Covid 19 Tegar Dwi Saputra; Asep Ardiyanto; Husni Wakhyudin
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku hidup bersih dan sehat siswa SD 4 Mejobo Kabupaten Kudus selama pandemi covid 19, mendeskripsikan ada atau tidaknya keterkaitan antara penerapan perilaku hidup bersih dan sehat siswa SD 4 Mejobo Kabupaten Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripstif. Populasi penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil analisis dari kuesioner siswa dan wawancara kepala sekolah dan guru SD 4 Mejobo Kabupaten Kudus telah menunjukkan bahwa adanya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat selama masa pandemi covid 19, yaitu: siswa tidak dapat melakukan penerapan perilakuhidup bersih dan sehat di sekolah langsung, melainkan pihak sekolah melakukan sosialisasi terhadap orang tua siswa untuk menerapkan PHBS dan protokol kesehatan covid 19. Tujuan penelitian PHBS yang dilakukan di SD 4 Mejobo Kabupaten Kudus yaitu dapat mengetahui tatanan budaya di SD 4 mejobo Kabupaten Kudus terhadap perilaku hidup bersih dan sehat selama masa pandemi covid 19.

Page 5 of 34 | Total Record : 339