cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 44 Documents clear
EVALUASI KINERJA DOSEN Sidiq, Danang Majid; Samudra, Ahmad Hajar; Anwar, Khoirul
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6157

Abstract

ABSTRACT Lecturer performance evaluation is a crucial aspect in improving the quality of higher education. This assessment covers not only teaching, but also research, community service, and academic participation. This article reviews commonly used evaluation methods such as student surveys, peer reviews, and analysis of student learning outcomes. Student surveys provide direct feedback on learning experiences, peer assessments offer professional perspectives, while learning outcomes serve as objective indicators of teaching effectiveness. This study employed a qualitative approach with descriptive methods, involving high-performing lecturers, students, and internal evaluators or peers as research subjects. Data were collected through in-depth interviews to gain a holistic understanding of how evaluations are implemented. The findings show that although the three evaluation methods have been applied, their implementation remains suboptimal. Student surveys tend to be influenced by subjective factors, peer assessments often lack standardized instruments, and student learning outcomes are underutilized. Furthermore, not all institutions follow up on evaluation results with clear professional development programs. The lack of transparency in the evaluation process has also led to resistance among some lecturers. Therefore, this study recommends the development of a more transparent, integrative, and technology-based evaluation system. Additionally, training for lecturers is essential to ensure that performance evaluations serve not only as assessment tools but also as a means for continuous professional growth and as a strategic component in enhancing the overall quality of higher education. ABSTRAK Evaluasi kinerja dosen merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Penilaian ini mencakup tidak hanya aspek pengajaran, tetapi juga penelitian, pengabdian masyarakat, dan partisipasi akademik. Artikel ini mengulas metode evaluasi yang umum digunakan, seperti survei mahasiswa, penilaian sejawat, dan analisis hasil belajar mahasiswa. Survei mahasiswa memberikan umpan balik langsung atas pengalaman belajar, penilaian sejawat menyajikan perspektif profesional, sedangkan analisis hasil belajar menjadi indikator objektif efektivitas pengajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan dosen berkinerja baik, mahasiswa, serta tim evaluasi atau rekan sejawat sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam untuk mendapatkan gambaran yang holistik dari pelaksanaan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketiga metode evaluasi telah diterapkan, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Survei mahasiswa cenderung dipengaruhi oleh faktor subjektif, penilaian sejawat belum didukung oleh instrumen baku, dan analisis hasil belajar belum dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, ditemukan bahwa tidak semua institusi menindaklanjuti hasil evaluasi dengan program pengembangan dosen yang jelas. Ketidakjelasan proses evaluasi juga menyebabkan resistensi dari sebagian dosen. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem evaluasi yang lebih transparan, integratif, dan berbasis teknologi informasi, serta perlunya pelatihan bagi dosen agar evaluasi dapat digunakan sebagai alat pengembangan profesional yang berkelanjutan dan strategis dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.
PERAN KOMUNITAS DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SDK SANTA MARIA Heriyadi, Heriyadi; Rahmi, Indriati; Sulistiawan, Edi; Kusmiran, Ari Hardi; Suriansyah, Ahmad
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6201

Abstract

Strategic management is key to improving the quality and effectiveness of the education system, with community involvement as one of its fundamental elements. Active community participation can contribute valuable resources and creative ideas that are essential for the progress of educational institutions. This study uses a literature review method to examine in depth how community involvement in strategic school administration can affect student learning outcomes. The results of the analysis show that parental participation, collaboration with local organizations, and involvement in strategic decision-making significantly improve the overall quality of education. These positive impacts are seen in increased learning motivation, teacher satisfaction, and better student character development. However, challenges such as lack of awareness, apathy, and limited funds are still major obstacles. Therefore, collaborative efforts are needed through constructive dialogue, effective socialization, and strong policy support from the government. These steps are crucial to building an inclusive and sustainable education environment, where schools and communities can synergize optimally to achieve national education goals. ABSTRAKManajemen strategis merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas sistem pendidikan, dengan keterlibatan masyarakat sebagai salah satu elemen fundamentalnya. Partisipasi aktif masyarakat dapat menyumbangkan sumber daya berharga dan gagasan kreatif yang esensial bagi kemajuan institusi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengkaji secara mendalam bagaimana keterlibatan masyarakat dalam administrasi strategis sekolah dapat memengaruhi hasil belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipasi orang tua, kerja sama dengan organisasi lokal, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan strategis secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Dampak positif ini terlihat pada peningkatan motivasi belajar, kepuasan guru, serta pengembangan karakter siswa yang lebih baik. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya kesadaran, apatisme, dan keterbatasan dana masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif melalui dialog yang konstruktif, sosialisasi yang efektif, dan dukungan kebijakan yang kuat dari pemerintah. Langkah-langkah ini krusial untuk membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, di mana sekolah dan masyarakat dapat bersinergi secara optimal untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU: STUDI KASUS DI SMAN 112 JAKARTA BARAT Wasliman, Iim; Khori, Ahmad; Sauri, Supyan; Juwarto, Juwarto; Haryono, Wasis; Yusuf, Yusuf; Sartono, Sartono
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6202

Abstract

This study analyzes the implementation of School-Based Management (SBM) and its impact on teacher performance at SMAN 112 West Jakarta. SBM, as a school autonomy strategy, aims to improve the overall quality of education, including teacher performance, which is crucial for successful learning. Although the government supports SBM through various regulations, its implementation often faces challenges like inconsistent understanding and limited resources. Using a qualitative approach with a case study method, this research gathered data through in-depth interviews with the principal, vice principals, teachers, and school committee representatives, as well as observations and document analysis. The findings indicate that SMAN 112 West Jakarta has implemented SBM with varying degrees of autonomy, involving stakeholders in strategic decision-making, and practicing transparency and accountability. The principal's transformational leadership and planned resource management also contribute. SBM has proven to have a significant positive impact on teacher motivation and performance, primarily through the autonomy and participation that foster creativity, innovation, and professional development. The school committee plays an active role in providing facility and training support. However, challenges such as resource limitations and parent participation still exist. Recommendations include improving communication, training, and partnerships for the continuous optimization of SBM to enhance teacher performance and educational quality. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan dampaknya terhadap kinerja guru di SMAN 112 Jakarta Barat. MBS, sebagai strategi otonomi sekolah, bertujuan meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh, termasuk kinerja guru yang krusial bagi keberhasilan pembelajaran. Meskipun pemerintah telah mendukung MBS melalui berbagai regulasi, implementasinya sering menghadapi kendala seperti kurangnya pemahaman merata dan keterbatasan sumber daya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan komite sekolah, serta observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMAN 112 Jakarta Barat telah menerapkan MBS dengan tingkat otonomi bervariasi, melibatkan stakeholder dalam pengambilan keputusan strategis, dan mempraktikkan transparansi serta akuntabilitas. Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan pengelolaan sumber daya yang terencana turut mendukung. MBS terbukti berdampak positif signifikan pada motivasi dan kinerja guru, terutama melalui otonomi dan partisipasi yang mendorong kreativitas, inovasi, dan pengembangan profesional. Komite sekolah berperan aktif memberikan dukungan fasilitas dan pelatihan. Namun, tantangan berupa keterbatasan sumber daya dan partisipasi orang tua masih ada. Rekomendasi meliputi peningkatan komunikasi, pelatihan, dan kemitraan untuk optimalisasi MBS berkelanjutan demi peningkatan kinerja guru dan kualitas pendidikan.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TIK DALAM KERANGKA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SD NEGERI 1 KARANGANOM KLATEN UTARA Fiani, Adella Shifa Okvita; Mayasari, Aulia; Wibowo, Naya Amelia; Mubarok, Muhamad Abid; Utomo, Saifudin; Susanti, Maria Melani Ika
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6203

Abstract

21st century education demands the integration of Information and Communication Technology (ICT) as an essential component in teacher professional competence to create effective and relevant learning. This background encourages the importance of examining the extent to which teachers are able to optimize technology in their teaching practices. This study focuses on describing and analyzing the level of optimization of ICT utilization within the framework of teacher professional competence at SD Negeri 1 Karanganom, North Klaten. Using a descriptive qualitative approach, this study carried out several important stages, namely collecting primary data through participatory observation in class, in-depth interviews, and distributing structured questionnaires. The collected data were then analyzed thematically to identify patterns of ICT mastery and implementation. The main findings show that teachers have mastered ICT at a good level, as evidenced by their ability to operate computers, Microsoft Word, and PowerPoint, to editing images and videos. Significantly, they are able to create interactive materials and questions using applications such as Canva, CapCut, Kahoot, Liveworksheets, and Quizizz. The main conclusion is that this ICT optimization effectively supports a more innovative, interactive, and enjoyable learning process, while at the same time confirming the fulfillment of teacher professional competence according to the demands of the digital era. ABSTRAKPendidikan abad ke-21 menuntut integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai komponen esensial dalam kompetensi profesional guru untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan relevan. Latar belakang ini mendorong pentingnya meneliti sejauh mana guru mampu mengoptimalkan teknologi dalam praktik mengajar mereka. Penelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat optimalisasi pemanfaatan TIK dalam kerangka kompetensi profesional para guru di SD Negeri 1 Karanganom, Klaten Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melaksanakan beberapa tahapan penting, yaitu pengumpulan data primer melalui observasi partisipatif di kelas, wawancara mendalam, serta penyebaran kuesioner terstruktur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola penguasaan dan implementasi TIK. Temuan utama menunjukkan bahwa guru telah menguasai TIK pada tingkat yang baik, terbukti dari kemampuan mengoperasikan komputer, Microsoft Word, dan PowerPoint, hingga mengedit gambar dan video. Secara signifikan, mereka mampu menciptakan materi dan soal interaktif menggunakan aplikasi seperti Canva, CapCut, Kahoot, Liveworksheets, dan Quizizz. Simpulan utamanya adalah optimalisasi TIK ini secara efektif mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan menyenangkan, sekaligus menegaskan terpenuhinya kompetensi profesional guru sesuai tuntutan era digital.  
TREN PENELITIAN TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN SEKOLAH: ANALISIS BIBLIOMETRIK DARI PUBIKASI INTERNASIONAL Ramadhan, Raihan; Zaki, Khilda Rahmi; Jalinus, Nizwardi; Ernawati, Ernawati
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6205

Abstract

This study aims to analyse the trend and development of research on principal leadership in school management through a bibliometric approach. Data was obtained from Scopus database with publication year limitation 2014-2024, resulting in 215 journal articles analysed. The bibliometric method was used with the help of VOSviewer and R Studio (Biblioshiny) software to map publication trends, most productive authors, most influential journals, and keyword linkages. The visualisation results show that the keyword ‘leadership’ has a strong dominance, and acts as the centre of a network that is closely connected to words such as ‘education,’ ‘school,’ ‘teacher,’ and ‘role.’ Five thematic clusters were identified: leadership in formal education, child education management, COVID-19 impact, medical education, and literature review methodology clusters. The findings show that principal leadership remains a central topic in the global education literature, and is evolving in a multidisciplinary direction. The review recommends further exploration of the role of leadership in non-formal contexts and evolving educational technologies. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan perkembangan penelitian tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam manajemen sekolah melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus dengan Batasan tahun publikasi 2014–2024, menghasilkan 215 artikel jurnal yang dianalisis. Metode bibliometrik digunakan dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer dan R Studio (Biblioshiny) untuk memetakan tren publikasi, penulis paling produktif, jurnal paling berpengaruh, serta keterkaitan kata kunci. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa kata kunci “leadership” memiliki dominasi kuat, dan berperan sebagai pusat jaringan yang terhubung erat dengan kata seperti “education”, “school”, “teacher”, dan “role”. Lima klaster tematik berhasil diidentifikasi: klaster kepemimpinan dalam pendidikan formal, manajemen pendidikan anak, dampak COVID-19, pendidikan kedokteran, serta metodologi kajian literatur. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah masih menjadi topik sentral dalam literatur pendidikan global, dan berkembang ke arah multidisipliner. Kajian ini merekomendasikan perlunya eksplorasi lebih lanjut terhadap peran kepemimpinan dalam konteks non-formal dan teknologi pendidikan yang terus berkembang.
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM DI SMP NEGERI 2 TELUK PANDAN Robinson, Amos
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6405

Abstract

This research aims to analyze and describe the curriculum development at SMP Negeri 2 Teluk Pandan, East Kutai Regency. The research type is descriptive qualitative. The subjects of this research are the school principal, teachers, school committee, student guardians, and students. The research object is curriculum development management, which includes planning, organizing, implementing, and supervising. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. Qualitative data analysis uses the interactive model of Miles and Huberman, which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The validity test uses the triangulation technique. The research results on the aspects of curriculum development management are: 1) Planning, which involves developing the vision, mission, and goals, preparing programs, facilities and infrastructure, learning tools, and human resources; 2) Organizing, which covers the management of institutional structure, regulations, work programs, human resources, activity units, facilities and infrastructure, budget, partnerships, supervision, and evaluation; 3) Implementation, where learning uses contextual and scientific approaches, with methods such as exposition, reflective thinking, discussion, and simulation. The learning materials are systematically arranged and cross-curricular, including extracurricular activities; 4) Supervision, which is carried out through internal audit activities in the form of direct and indirect supervision, with supervision targets covering planning, management, education, empowerment of the school community, and the physical school. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan kurikulum di SMP Negeri 2 Teluk Pandan  Kabupaten Kutai Timur. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah kepala Sekolah, guru, komite, wali siswa dan siswa. Obyek penelitian adalah manajemen pengembangan kurikulum meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif  Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Uji Keabsahan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian manajemen pengembangan kurikulum aspek: 1) Perencanaan berupa pengembangkan visi misi dan tujuan, penyusunan program, sarana dan prasarana, perangkat pembelajaran dan SDM; 2) Pengorganisasian mencakup pengelolaan struktur kelembagaan peraturan, program kerja, SDM, unit-unit kegiatan, sarana prasana, anggaran, kemitraan, pengawasan dan evaluasi; 3) Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual dan ilmiah, dengan metode eksposisi, berpikir reflektif, diskusi, simulasi. Materi pembelajaran disusun secara sistematis dan lintas mata pelajaran dan ekstrakurikuler. 4) Pengawasan melalui kegiatan audit internal, dalam bentuk pengawasan langsung dan tidak langung, dengan sasaran pengawasan meliputi perencanaan, manajemen, pendidikan, pemberdayaan warga sekolah dan fisik sekolah.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH PENGGERAK Burmantara, Asrof; Hardiansyah, Hardiansyah; Hakim, Lukmanul
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6413

Abstract

Improving the quality of education is strongly influenced by how human resource management in schools is implemented. This study is motivated by the important role of human resource management in creating quality learning, especially in a driving school such as SD Negeri Labuhan Lalar, Taliwang sub-district. The main objective of this study is to analyze the process of planning, implementation and evaluation of human resource management in the school. The approach used was qualitative with a case study method. Data were collected through interviews, observations and documentation involving the principal, vice principal, lead teachers and homeroom teachers. The analysis procedure was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that the planning of teaching staff is based on the actual needs of the school and teacher competencies. Management implementation includes training programs, assignments according to expertise, and continuous professional development. Evaluation is carried out regularly as an effort to monitor and improve the performance of teaching staff. In conclusion, structured and targeted human resource management contributes significantly to improving the quality of education. It is recommended that schools continue to strengthen the training system, evaluation and cooperation among educators. ABSTRAK Peningkatan mutu pendidikan sangat dipengaruhi oleh bagaimana pengelolaan sumber daya manusia di sekolah dilaksanakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran manajemen sumber daya manusia dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas, khususnya di sekolah penggerak seperti SD Negeri Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang. Tujuan utama dari studi ini adalah menganalisis proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi terhadap pengelolaan sumber daya manusia di sekolah tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru penggerak, serta wali kelas. Prosedur analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan bahwa perencanaan tenaga pendidik dilakukan berdasarkan kebutuhan aktual sekolah dan kompetensi guru. Pelaksanaan manajemen mencakup program pelatihan, penugasan sesuai keahlian, serta pengembangan profesional secara berkelanjutan. Evaluasi dilaksanakan secara rutin sebagai upaya pemantauan dan peningkatan kinerja tenaga pendidik. Kesimpulannya, pengelolaan sumber daya manusia yang terstruktur dan tepat sasaran memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Disarankan agar sekolah terus memperkuat sistem pelatihan, evaluasi, serta kerja sama antar pendidik.
PELUANG DAN TANTANGAN SARJANA ADMINISTRASI PENDIDIKAN DALAM MENGISI POSISI STRATEGIS TENAGA KEPENDIDIKAN PROFESIONAL SEKOLAH : SEBUAH TINJAUAN KRITIS LITERATUR Asri, Syarani Darayatul; Suhardi, Muhamad; Widiawati, Nanda; Anggriani, Putri; Putra, Ryan; Purnasari, Hesty
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6418

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to explore the roles and challenges faced by graduates of Educational Administration in managing educational institutions. The identified issues include the need for competent professionals in the field of educational management, as well as challenges in responding to changes in policy, curriculum, and technology. The method used is a literature study by collecting data from various academic sources, including books, journals, and relevant articles. The research stages in this article include collecting data through a literature review of 11 relevant academic articles, followed by descriptive qualitative analysis to identify the roles, opportunities, and challenges of educational administration graduates as professional education personnel in schools. The analysis emphasizes the validity and credibility of sources to produce in-depth understanding and strong theoretical contributions. The findings indicate that educational administration plays an important role in resource management and improving education quality, but graduates often face difficulties in applying theory to practice. The conclusion of this study highlights the importance of continuous training and skill development for education personnel to improve the quality of education and ensure graduates are prepared to face challenges in the workforce. Therefore, Educational Administration graduates hold a strategic position in filling educational staff roles in schools, and they also face diverse opportunities and challenges, especially with the advancement of digital technology. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran dan tantangan yang dihadapi oleh Sarjana Administrasi Pendidikan dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Masalah yang diidentifikasi mencakup kebutuhan akan profesional yang kompeten di bidang manajemen pendidikan, serta tantangan dalam menghadapi perubahan kebijakan, kurikulum, dan teknologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber akademis, termasuk buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Tahapan penelitian dalam artikel ini meliputi pengumpulan data melalui studi literatur dari 11 artikel akademik yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi peranan, peluang, dan tantangan sarjana administrasi pendidikan sebagai tenaga kependidikan profesional di sekolah. Analisis dilakukan dengan menekankan validitas dan kredibilitas sumber untuk menghasilkan pemahaman yang mendalam dan kontribusi teoritis yang kuat. Hasil kajian menunjukkan bahwa administrasi pendidikan memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya dan peningkatan kualitas pendidikan, namun lulusan ini sering kali menghadapi kesulitan dalam menerapkan teori ke dalam praktik. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan pengembangan keterampilan bagi tenaga kependidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan lulusan ini siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Jadi Sarjana Administrasi Pendidikan memiliki posisi yang strategis dakam mengisi peluang tenaga kependidikan di sekolah, selain itu peluang dan tantangan di sarjana ini juga sangat beragam terutama dalam kemajuan teknologi digital.
KINERJA ADMINISTRASI SEKOLAH DI DAERAH TERPENCIL DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN EFEKTIF Yonanda, Bintang; Suhardi, Muhamad; Patmah, Patmah; Haerurrozikin, Haerurrozikin; Syifa, Nur Aisyah; Kamila, Nayla Rodiatul
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6513

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the effectiveness of school administration in remote areas from the perspective of efficient educational management. The main issue identified is that inefficient administrative methods can hinder the achievement of educational goals. The study highlights the challenges faced by schools in remote areas, such as a lack of teaching staff, inadequate facilities, and administrative responsibilities that are often borne by teachers. The method used in this research is a literature review with a descriptive qualitative approach. Data were obtained from various literature sources, such as books, articles, and relevant scientific journals, accessed through the Google Scholar platform over the past decade. The findings indicate that despite facing various challenges, some schools in remote areas can implement creative managerial strategies to improve their administrative performance. In this regard, it is important to note that effective school management is not merely a technical aspect but also a crucial factor that supports the overall success of achieving educational objectives. Without an efficient administrative system, the educational process will encounter various technical and managerial obstacles. The conclusion of this research emphasizes that effective educational management is a critical approach in building an efficient and sustainable school administration system. Appropriate and innovative strategies that combine modern management principles with local wisdom are needed to address these challenges. ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas administrasi sekolah di daerah terpencil dari perspektif manajemen pendidikan yang efisien. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah metode administrasi yang tidak efisien dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan. Studi ini menyoroti masalah yang dialami oleh sekolah-sekolah di daerah terpencil, seperti kekurangan tenaga pengajar, fasilitas yang tidak memadai, dan tanggung jawab administratif yang sering ditanggung oleh para guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, seperti buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan, yang diakses melalui platform Google Scholar dalam satu dekade terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan, beberapa sekolah di daerah terpencil dapat mengimplementasikan strategi manajerial yang kreatif untuk meningkatkan kinerja administrasi mereka. Dalam hal ini, perlu dicatat bahwa manajemen sekolah yang efektif bukan hanya sekadar aspek teknis, tetapi juga merupakan faktor penting yang mendukung keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan secara keseluruhan. Tanpa adanya sistem administrasi yang efisien, proses pendidikan akan menemui berbagai kendala teknis dan manajerial. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa manajemen pendidikan yang efektif adalah pendekatan krusial dalam membangun sistem administrasi sekolah yang efisien dan berkelanjutan. Diperlukan strategi yang sesuai dan inovatif yang menggabungkan prinsip-prinsip manajemen modern dengan kearifan lokal untuk mengatasi tantangan yang ada.
ANALISIS MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB DI PERGURUAN TINGGI ISLAM Nugraha, Rahmat Mulya; Ratna, Ai; Jamilah, Ayi Noer; Latopah, Leni; Sabila, Rabbaniah
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6535

Abstract

Arabic curriculum development in Islamic universities plays an important role in improving students' competence in understanding and using the language which is the main source of Islamic teachings. This study analyzes the application of three curriculum development models: Tyler, Taba, and Schwab, as well as the advantages and challenges of each in the context of Arabic language education. The research method used is qualitative with a descriptive approach. Tyler's model offers a systematic approach based on learning objectives, while Taba emphasizes the active role of teachers in curriculum development inductively. Schwab's model focuses on the social, cultural and student needs aspects of educational practice. The results show that the Tyler Model has a systematic structure but lacks flexibility, the Taba Model is more adaptive but requires active involvement of the teacher, and the Schwab Model is more contextual but faces coordination challenges in its implementation. All three have the potential to complement each other when applied synergistically. The implications of the results of this study show the importance of the role of higher education institutions in adjusting the curriculum to the demands of the times as well as local and global needs. The combination of the three models is expected to produce an Arabic curriculum that is not only academically relevant, but also responsive to social and technological developments. This study recommends periodic curriculum evaluation and intensive training for teachers to improve the effectiveness of curriculum implementation on an ongoing basis. ABSTRAK Pengembangan kurikulum Bahasa Arab di perguruan tinggi Islam berperan penting dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan menggunakan bahasa yang menjadi sumber utama ajaran Islam. Penelitian ini menganalisis penerapan tiga model pengembangan kurikulum: Tyler, Taba, dan Schwab, serta keunggulan dan tantangan masing-masing dalam konteks pendidikan Bahasa Arab. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Model Tyler menawarkan pendekatan sistematis berbasis tujuan pembelajaran, sementara Taba menekankan peran aktif pengajar dalam penyusunan kurikulum secara induktif. Model Schwab berfokus pada aspek sosial, budaya, dan kebutuhan mahasiswa dalam praktik pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Tyler memiliki struktur yang sistematis tetapi kurang fleksibel, Model Taba lebih adaptif namun menuntut keterlibatan aktif pengajar, dan Model Schwab lebih kontekstual tetapi menghadapi tantangan koordinasi dalam pelaksanaannya. Ketiganya memiliki potensi untuk saling melengkapi bila diterapkan secara sinergis. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya peran lembaga pendidikan tinggi dalam menyesuaikan kurikulum dengan tuntutan zaman serta kebutuhan lokal dan global. Kombinasi dari ketiga model diharapkan dapat menghasilkan kurikulum Bahasa Arab yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga responsif terhadap perkembangan sosial dan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi kurikulum secara berkala dan pelatihan intensif bagi pengajar untuk meningkatkan efektivitas implementasi kurikulum secara berkelanjutan.