cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 925 Documents
Pemanfaatan Pendekatan Tematik Terintegrasi pada Kurikulum Merdeka: Sebuah SLR untuk Pendidikan Dasar Linda Marselina; Deri Hendriawan; Effy Mulyasari; Marpian Marpian; Lina Herlina
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97686

Abstract

Pendekatan tematik terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka di pendidikan dasar memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan tematik terintegrasi, kendala yang dihadapi, serta strategi optimalisasi yang dapat diterapkan. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 40 artikel terpilih yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tematik terintegrasi mampu meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep lintas disiplin, serta keterampilan berpikir kritis. Namun, kendala seperti rendahnya kesiapan guru, keterbatasan bahan ajar, dan kurangnya infrastruktur masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan guru, pengembangan bahan ajar berbasis teknologi, dan peningkatan kerja sama untuk mendukung keberlanjutan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan hasil kajian literatur, implementasi pendekatan tematik terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka di pendidikan dasar menunjukkan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran, karena tidak hanya memadukan berbagai disiplin ilmu secara relevan, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep antar mata pelajaran, dan pengembangan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.
Peningkatan Hasil Belajar PPKn melalui Model Discovery Learning pada Siswa Kelas III SD Negeri 2 Jatinegoro Tahun Ajaran 2023/2024 Afifah Fauziah; Suhartono Suhartono; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.95169

Abstract

Pendidikan dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa. Salah satu mata pelajaran yang mendukung hal ini adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Discovery Learning; (2) meningkatkan hasil belajar PPKn; dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemui dalam pembelajaran. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus.  Subjek penelitian ini ialah guru dan siswa kelas III SD Negeri 2 Jatinegoro. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumen dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu: (1) penerapan model Discovery Learning dilaksanakan melalui langkah (a) stimulasi, (b) identifikasi masalah, (c) pengumpulan data, (d) pengolahan data, (e) pembuktian, (f) penarikan kesimpulan; (2) penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar PPKn tentang hak dan kewajiban; (3) kendala penelitian ini di antaranya yaitu masih terdapat siswa yang malu dalam menyampaikan pendapatnya pada saat menyimpulkan materi pembelajaran. Adapun solusi dari kendala tersebut yaitu guru memberikan motivasi serta memberi apresiasi kepada siswa yang berani menyampikan pendapat.
Kebijakan Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Rachmat Setiawan; Nano Sukmana
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102104

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan metode pengajaran yang inovatif dan efektif. Studi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi penerapan AI dalam pendidikan SD. Metodologi penelitian ini yaitu Systematic Literature Review, dengan data yang dikumpulkan melalui kajian literatur review, dan wawancara di beberapa SD. Penelitian ini mempergunakan metode tinjauan literatur dengan pendekatan naratif, memanfaatkan berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, dokumen resmi, dan buku. Data dikumpulkan melalui pencarian kata kunci spesifik di basis data akademik, kemudian disintesis secara deskriptif dan analitis. Hasilnya memperlihatkan jika penggunaan AI dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Pembahasan dalam studi ini menguraikan keuntungan dan tantangan penerapan AI dalam pendidikan dasar. Salah satu temuan utama adalah bahwa AI memfasilitasi pembelajaran yang dipersonalisasi dengan memberikan umpan balik yang disesuaikan dan materi pembelajaran adaptif berdasarkan kebutuhan siswa secara individu. Selain itu, AI membantu mengidentifikasi kesenjangan pembelajaran dan menawarkan perbaikan segera. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya infrastruktur dan pelatihan guru yang tepat untuk integrasi AI yang sukses. Kesimpulannya adalah bahwa AI mempunyai potensi yang signifikan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di SD dengan membuat pembelajaran lebih interaktif dan mudah diakses. Penelitian di masa mendatang harus berfokus pada pengembangan model AI yang lebih canggih.
Implementation of Project Method in Social Studies Learning: A Systematic Literature Review Dwi Mahmud Rizki Riyanto; Sekar Purbarini Kawuryan; Anwar Senen
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.101119

Abstract

Salah satu alternatif yang dapat diterapkan pada pembelajaran abad ke-21 mengacu teori project method adalah model pembelajaran project based learning. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait implementasi project based learning dalam pembelajaran IPS di SD. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan dan mereview seluruh artikel terkait dengan implementasi project based learning dalam pembelajaran IPS di SD yang diterbitkan tahun 2017 – 2025 dan dipublikasikan di jurnal terindeks scopus Q1 atau Q2. Artikel yang digunakan dalam penelitian ditemukan dan setelah diseleksi yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan PjBL terbukti efektif dalam pembelajaran IPS SD, meningkatkan keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Implementasinya membutuhkan pelatihan guru, desain proyek kontekstual, dan dukungan teknologi. Simpulan penelitian ini PjBL dapat digunakan dalam pembelajaran abad ke-21 dengan prioritas utama dukungan teknologi dalam penerapannya. 
Big Book Perkembangbiakan Hewan Pesisir Gresik Anisah Nabilah Ramadhani; Nataria Wahyuning Subayani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.99363

Abstract

Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar merupakan upaya untuk meningkatkan efektivitas suatu pembelajaran, dengan menggunakan media pembelajaran dapat disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang sesuai kebutuhan dan kondisi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Big Book Perkembangbiakan Hewan Pesisir Gresik yang dilihat dari validitas dan efektitas. Jenis penelitian pengembangan dengan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda terdapat 5 tahapan; Analysis (Analisis), Design (Perencanaan), Development (Pengembangan), Implementation (Pelaksanaan) dan Evaluations (Penilaian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media big book yang dikembangkan peneliti dari validasi ahli media memperoleh presentase rata-rata 92,5% dikategorikan sangat valid dan efektif untuk digunakan, validasi ahli materi memperoleh presentase rata-rata 96% dikategorikan sangat valid dan efektif digunakan. Dari hasil analisis data dari kedua validator memperoleh nilai rata-rata presentase sebanyak 94% dikategorikan sangat valid. Tingkat keberhasilan pengembangan media big book menunjukkan hasil yang baik melalui tes/uji coba mencapai 97% “sangat efektif” dan tingkat kemenarikan berdasarkan hasil angket respon peserta didik memperoleh presentase rata-rata 94,5% dikategorikan sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa big book perkembangbiakan hewan pesisir Gresik yang telah dikembangkan sangat layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran.
Penerapan Model Think Pair Share dengan Media Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Sumber Daya Alam pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Giritirto Tahun Ajaran 2023/2024 Ivo Anggriani Uzi Sabrina; Muhamad Chamdani; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89951

Abstract

Tujuan penelitian ini  yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model Think Pair Share dengan media video pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPAS,  (2)  meningkatkan pembelajaran IPAS melalui model Think Pair Share dengan media video pembelajaran,  (3)  mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model Think Pair Share dengan media video pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPAS. Subjek penelitian ialah guru  dan siswa kelas V SDN 2 Giritirto. Data yang digunakan  berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan  data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas  data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan  penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar pada  siklus I = 80,55%, siklus II = 86,10% dan siklus III = 94,44%. Sedangkan hasil penerapan model Think Pair Share terhadap guru pada siklus I, II, dan III, yaitu 80,83%, 86,94%, dan 94,44%.Simpulan penelitian ini yaitu penerapan model Think Pair Share dengan media video pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar IPAS materi Sumber Daya Alam pada siswa kelas V SD Negeri 2 Giritirto Tahun Ajaran 2023/2024.
Pemanfaatan Pemetaan Wisata Pantai Kota Ternate sebagai Sumber Media Ajar Mata Kuliah Visualisasi Informasi Lanjut Hernita Pasongli; Lili Somantri; Iwan Setiawan
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.101730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daya tarik wisata pantai di empat kecamatan utama Kota Ternate, yaitu Ternate Utara, Ternate Tengah, Ternate Selatan, dan Pulau Ternate, dengan fokus pada pemanfaatan media ajar Visualisasi Informasi Lanjut. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data spasial berupa koordinat geografis titik wisata dengan menggunakan kompas dan Google Earth, serta analisis data spasial menggunakan ArcGIS 10.8. Data atribut yang dikumpulkan mencakup informasi terkait nama objek wisata, lokasi kelurahan, dan kecamatan. Hasil penelitian ini berhasil memetakan 17 titik wisata pantai, dengan distribusi 2 titik di Ternate Utara, 1 titik di Ternate Tengah, 3 titik di Ternate Selatan, dan 11 titik di Pulau Ternate. Pemetaan ini diharapkan dapat memperkuat literasi spasial mahasiswa dan meningkatkan keterampilan analisis wilayah dalam konteks geografi. Walaupun penelitian ini terbatas pada wisata pantai, kontribusinya terletak pada penyediaan data spasial dan atribut lokal yang dapat digunakan dalam pembelajaran visualisasi informasi berbasis SIG. Ke depan, penelitian lebih lanjut disarankan untuk mencakup tematik wisata lainnya dan integrasi data sosial, guna menghasilkan analisis spasial yang lebih komprehensif dan mendukung pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan.
Penerapan Kurikulum Merdeka pada Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis Ahmad Suryadi; Effy Mulyasari; Derry Hendriawan; Maria Ulfah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97777

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pendidikan abad ke-21, dengan menekankan fleksibilitas, pembelajaran berbasis proyek, dan pengembangan kompetensi siswa seperti berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, serta komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, menganalisis tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya, dan menyusun rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas penerapan kurikulum. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review) terhadap studi-studi terdahulu terkait implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berhasil meningkatkan kompetensi siswa, memperkuat karakter Pelajar Pancasila, dan mendorong pembelajaran yang lebih relevan dengan kehidupan nyata, meskipun masih terdapat kendala seperti kurangnya pelatihan guru dan keterbatasan infrastruktur. Simpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan, pelatihan intensif bagi guru, serta penguatan infrastruktur untuk memastikan keberlanjutan dan konsistensi implementasi Kurikulum Merdeka di seluruh wilayah Indonesia.
A Look at Lecturer Experiences Designing Instruction for MOOCs Arie Susanty; M. Ridwan Sutisna; Paulina Pannen; Gatot Fatwanto Hertono; Rahayu Dwi Riyanti; Rini Febrianti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.91272

Abstract

Ekosistem MOOCs di negara-negara Asia Tenggara ini bervariasi dalam hal konteks, tujuan, dan strategi, yang menghasilkan pendekatan beragam dalam mengimplementasikan MOOCs. Walaupun banyak pengembang kursus mengalami kesulitan dalam merancang kursus online dikarenakan kurangnya pengalaman mereka dalam pembelajaran online. Lebih jauh, standar yang tidak memadai untuk perancangan dan pengembangan instruksional, serta standar untuk platform pembelajaran, dapat menyebabkan kesulitan dalam memperoleh akreditasi dan pengakuan MOOCs angka kredit akademik. Format teks, visual, audio, dan multimedia sangat penting untuk menyampaikan informasi dalam MOOCs. Namun, format multimedia memenuhi berbagai gaya belajar, meningkatkan keterlibatan, dan sering dianggap sebagai format yang efektif untuk MOOCs. Kualitas asesmen sangat penting untuk efektivitas platform pembelajaran online ini. Pengembang kursus sering menggunakan alat yang ada di Learning Management System (LMS) untuk transfer data yang lancar, manajemen kursus yang lebih mudah, serta penghematan biaya. Meskipun alat asesmen berbayar juga  terkadang dipertimbangkan. Forum diskusi memungkinkan pelajar untuk berbagi, bertukar, dan menghadapi konten kursus, yang memungkinkan analisis pembelajaran. Media sosial dapat mendorong komunitas pembelajaran daring, tetapi efektivitasnya bergantung pada kursus, siswa, dan platform. Kuliah video sering digunakan sebagai penyampaian konten. Dengan demikian, untuk melibatkan audiens daring ini secara efektif, dosen harus menyesuaikan pendekatan pedagogis mereka agar selaras dengan prinsip-prinsip pendidikan digital, dengan penekanan khusus pada cara mereka menyajikan konten mereka. Kuliah harus terstruktur dengan cermat dengan mempertimbangkan sasaran peserta.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Operasi Hitung Campuran Melalui Model Discovery Learning pada Siswa Kelas VI Erika Mahmudah; Mohammad Salimi; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85164

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa tentang operasi hitung campuran melalui model Discovery. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan selama 3 siklus. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Terdapat enam langkah penerapan model Discovery Learning berbantuan media konkret yakni (1) stimulasi dengan papan pecahan dan video pembelajaran; (2) identifikasi masalah; (3) pengumpulan data dengan berdiskusi; (4) pengolahan data dengan LKPD; (5) pembuktian; (6) penarikan kesimpulan. Hasil rata-rata tes berpikir kritis siklus I tergolong rendah (73,50%). Siklus II tergolong baik (80,25%), dan siklus III tergolong baik (82,75%). Sedangkan persentase rata-rata ketuntasan siswa pada siklus I pertemuan 1 yaitu 38% dengan rata-rata kelas 71,5, persentase siklus I pertemuan 2 sebesar 54% dengan rata-rata kelas 77,7, persentase siklus II pertemuan 1 sebesar 61% dengan rata-rata 81, persentase siklus II pertemuan 2 sebesar 77% dengan rata-rata 85, persentase siklus III sebesar 92% dengan rata-rata sebesar 87,7.