cover
Contact Name
ARIF HERYOKO
Contact Email
jurnalganesha@utp.ac.id
Phone
+6285730897897
Journal Mail Official
jurnalganesha@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Balekambang Lor No.1 Telp./Fax.(0271)726278-739048.SURAKARTA.57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27746313     EISSN : 27746305     DOI : https://doi.org/10.36728/ganesha.v1i01
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual serta hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Ganesha dipublikasikan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal Ganesha secara khusus menitikberatkan pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu-ilmu bidang pengabdian masyarakat sebagai berikut: - Pendidikan - Pertanian - Sains dan Teknologi - Ekonomi dan Bisnis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 226 Documents
PELATIHAN ECOPRENEURSHIP BERBASIS ZERO WASTE CRAFT SEBAGAI UPAYA PENUMBUHAN PENDAPATAN INDUSTRI EKONOMI KREATIF DI MAGELANG Ayunda Putri Nilasari; Erni Puji Astutik; Ria Miftakhul Jannah; Muhammad Fajar Rizky; Fifi Sufaira Izzati; Anindita Segi Rahmadani
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4547

Abstract

Pelatihan bagi perwakilan ibu-ibu PKK kota dan kabupaten Magelang. Permasalahan yang terjadi belum maksimalnya pengolaan sampah secara komprehensif dan terpadu dari hulu hingga ke hilir sesuai prinsip yang berwawasan lingkungan sehingga tidak berdampak negative pada kesehatan masyarakat dan lingkungan. Di Magelang sejak beberapa tahun terakhir tiap-tiap RT dihimbau memiliki bank sampah. Sampah kering yang mayoritas merupakan sampah plastik. Selain itu, masih sedikit orang yang mampu melihat potensi sampah yang begitu besar misalkan sampah plastik bekas pembungkus deterjen, sabun pencuci piring, kopi, susu serta bekas minyak goreng bekas dan klobot jagung. Mitra menginginkan dapat mengembangkan olahan sampah menjadi nilai ekonomis sehingga dapat menambah pendapatan. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan mengenai ecopreneurship berbasis zero waste craft untuk meningkatkan pendapatan ekonomi kreatif di Magelang. Pengabdian direncanakan akan memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai ecopreneurship untuk pengolahan sampah di Magelang. Pelatihan yang akan diberikan kepada mitra yaitu mengenai pengolahan limbah minyak goreng bekas menjadi sabun penghilang noda, pelatihan kerajinan tangan.
PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN MUSTAHIK KAMPUNG ZAKAT DESA DULUPI KABUPATEN BOALEMO niswatin niswatin; Heldy Vanni Alam; Titi Umi Kalsum Hulopi; Nur Fadilah Arsyad
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4558

Abstract

Kampung Zakat merupakan salah satu upaya mengentaskan kemiskinan berbasis pada daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) yang diprogramkan Kementerian Agama melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pengabdian ini dilaksanakan di salah satu kampung zakat yang berada di kawasan Teluk Tomini yakni kampung Zakat Desa Dulupi Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk: (1) memberikan pengetahuan terkait pengelolaan keuangan bagi mustahik yang memiliki UMKM, (2) sebagai dasar mengetahui perkembangan usaha dan penentuan zakat atas laba yang dihasilkan. Tahapan pengabdian yang dilakukan oleh tim pelaksana dalam program ini adalah tahap persiapan yakni survei dan penyusunan bahan terkait pelatihan dan pendampingan serta tahap pelaksanaan yang diawali dengan kegiatan pelatihan dan diakhiri dengan kegiatan evaluasi. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan pelaku usaha mikro zakat produktif mulai mengetahui pengelolaan keuangan UMKM yang baik dan benar serta mulai memotivasi pelaku usaha dalam membayar zakat atas keuntungan usahanya.
OPTIMALISASI PERAN PEREMPUAN DALAM USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Aris Tri Haryanto; Winarti Winarti
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4589

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberi motivasi pentingnya keberadaan desa wisata sebagai penunjang perekonomian desa dan pelatihan singkat tentang pemasaran di media on line sebagai usaha memperluas jaringan pemasaran produk olahan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberi penyuluhan untuk memotivasi masyarakat akan potensi desa wisata dan memberi pelatihan singkat tentang pemasaran di media on line. Hasil kegiatan ini adalah kaum perempuan sebagai salah satu penyangga perekonomian keluarga sangat antusias mengikuti pelatihan pemasaran on line yang diharapkan bisa menambah pangsa pasar produk-produk olahan mereka.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN HOSPITALITY PADA USAHA MIKRO DI KAWASAN PESISIR PANTAI LOMBOK BARAT Lestari, Baiq Anggun Hilendri; Isnawati, Isnawati; Effenndy, Lukman; Suhaedi, Wirawan
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4594

Abstract

Hospitality menunjukkan hubungan antara wisatawan dengan tuan rumah ‘penjual jasa layanan’ dengan keramah-tamahan, perhatian dan kebaikan kepada siapa pun yang memerlukan (Sujatno dan Suyantoro, 2011:3). Namun faktanya menunjukkan bahwa hospitality ini masih rendah di Indonesia (Towoliu.dkk, 2023), tidak terkecuali di Lombok Barat yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Lombok. Oleh karena itu sikap Hospotality ini menjadi permasalahan di sektor pariwisata. Diperlukan kegiatan sosialisasi dan latihan dengan harapan dapat memberikan peningkatan pengetahuan dalam hospitality yang baik dan berkesan bagi pengunjung wisata pantai wilayah Lombok Barat. Metode pelaksanaan menggunakan tiga (3) tahapan: 1) Pengajaran, yaitu penyajian materi yang diberikan berupa pengertian dan pentingnya hospitality dan tata cara bersikap dalam menyambut tamu ataupun pengunjung wisata; 2) Simulasi, yaitu dengan cara role play. Para peserta secara bergantian bermain peran; 3) Evaluasi, untuk mendapatkan feedback terkait materi yang disampaikan dan serta komitmen peserta untuk mempraktikkan materi yang diperoleh aktivitas pariwisata sehari-hari. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Jumat 30 Agustus 2024 di Desa Melase, Lombok Barat. Diikuti oleh warga melase yang berjualan di pesisir Pantai Melase, Senteluk Lombok Barat, serta para karyawan hotel di wilayah Senggigi seperti di Qunci Villa dan The Chandi Hotel Senggigi. Diiukti oleh 10 orang peserta perwakilan dari para pedagang pesisir Pantai dan karyawan hotel di wilayah Lombok barat. Kegiatan pengabdian berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati oleh tim PKM dengan mitra atau peserta, hasilnya menyimpulkan bahwa hospitality tidak hanya dipengaruhi oleh Tingkat Pendidikan, namun pengaruh lingkungan tidak kalah pentingnya dalam membentuk karakter seseorang, terutama dalam hoslpitality
PELATIHAN SERTIFIKASI PENGELOLAN MEDIA SOSIAL KEPARIWISATAAN Metris, Diksi; Rasyiddin, Ahmad; Siahaan, Febri Sari; Yusuf, Muhammad; Priyanto, Rofik
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4617

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tantangan transformasi digital di sektor pariwisata, khususnya untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan media sosial di kalangan pelaku usaha wisata binaan Kabupaten Donggala. Topik ini dipilih karena perkembangan digital marketing yang semakin pesat menjadi kunci dalam promosi destinasi wisata, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas dan inovasi dalam pembuatan konten yang menarik serta pengelolaan media sosial yang profesional. Metode pengabdian yang digunakan mengedepankan pendekatan partisipatif melalui pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung dalam pembuatan portofolio digital. Peserta, yang terdiri dari 20 pelaku usaha wisata binaan, diajak untuk menerapkan konsep-konsep digital marketing dan strategi media sosial secara langsung dalam pembuatan konten yang relevan dengan kekayaan alam dan budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kreativitas peserta serta kemampuan mereka untuk mengintegrasikan strategi digital dalam promosi pariwisata, yang diukur melalui portofolio tugas yang disusun secara individual. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan infrastruktur digital yang belum merata, kegiatan ini berhasil membangun semangat kolaboratif dan kesadaran akan pentingnya digitalisasi usaha wisata. Hasil tersebut menegaskan bahwa pengembangan kompetensi digital marketing merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pariwisata lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
INOVASI DAN ALIH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PELET ENCENG GONDOK BAGI MITRA HINATA KOI Habibi, Azwar Riza; Kabalen, Nicholaus Wayong; Sapoetra, Yudistira Arya
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4620

Abstract

Hinata koi terletak di desa jabung kecamatan talun kabupaten blitar dekat dengan waduk wlingi raya, merupakan kelompok pembudidaya ikan koi. Kelompok Hinata koi memiliki motivasi dan keinginan agar semua anggota kelompok memiliki hasil budidaya koi yang baik. Budidaya ikan memang menawarkan peluang bisnis yang menjanjikan akan tetapi permasalahan adalah dalam pakan ikan dengan harga malal. Adanya enceng gondok pada waduk wlingi raya dapat menjadikan solusi pakan alternatif pada ikan. Enceng gondok akan menjadi pakan alaternatif dengan cara menjadikan tepung dan dibuat menjadi pelet ikan. Adanya pengolahan lanjut dapat meningkatkan value dan difersifikasi produk berupa pellet ikan dengan bahan tepung enceng gondok. Kegiatan disiminasi dan alih teknologi pengolahan enceng gondok menjadi pellet ikan Bersama mitra dengan metode disiminasi dan alih teknologi pengolahan enceng gondok. Teknologi yang digunakan adalah penggiling, ekstruder pelet (mesin pelet) dan pengering pellet yang melibatkan mitra kelompok Hinata koi. Adanya kegiatan ini dapat menjadikan pakan alternatif untuk ikan dan meningkatkan pengetahuan mitra dalam pengolahan pellet ikan dalam upaya penekanan biaya produksi dan nilai tambah untuk mitra.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMASARAN PRODUK PADA UMKM GALERY-IMAEY SEMARANG Widiyanti, Widiyanti; Tunjungsari, Ratna; Budiartono, Agung
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4639

Abstract

Perubahan akan selalu terjadi dalam setiap aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam aspek ekonomi dan bisnis, sehingga sebagai pelaku bisnis sangat perlu untuk senantiasa mampu beradaptasi. Semakin banyaknya bermunculan usaha sejenis, menjadi tantangan tersendiri bagi pebisnis untuk memiliki strategi yang tepat dalam implementasi bisnis proses yang dilakukan agar tetap bisa eksis dan mampu memenangkan persaingan. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendampingan dan pelatihan tentang pentingnya optimalisasi pemasaran bagi UMKM karena dapat membantu memasarkan produk mereka dengan lebih mudah dikenal oleh konsumen sehingga memudahkan dalam mendapatkan pelanggan, menghemat biaya promosi dan meningkatkan kecepatan transaksi sehingga membuka potensi keuntungan yang lebih besar, dilanjutkan pelatihan dan diskusi tentang materi yang disampaikan sampai mitra benar-benar memahami tentang pentingnya memaksimalkan kebermanfaatan adanya digital marketing dan media sosial seperti facebook, whatsapp, instagram, tik tok, dan youtube yang menciptakan peluang lebih luas dan terbuka. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mendampingi mitra mengoptimalkan kebermanfaatan digital marketing untuk memaksimalkan keuntungan, dan mengupayakan strategi kelangsungan usaha, dan tujuan jangka panjang secara berkelanjutan dalam kondisi ketidakpastian yang melingkupi. Pemanfaatan Digital marketing notabene selain dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan mampu mendukung efisiensi biaya pemasaran, juga membuat ruang dan waktu pemasaran tidak terbatas. Selain itu digital marketing bersifat real time, sehingga pelaku bisnis dapat langsung memperhatikan minat dan feed back dari pasar yang dituju.
MINDFUL LEARNING BAGI KONSELOR SEKOLAH: MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Mufidah, Elia Firda; Farid, Dimas Ardika Miftah; Wirastania, Aniek; Hartanti, Jahju
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4725

Abstract

Mindful Learning adalah pendekatan yang menawarkan pada penekanan kesadaran penuh dan fokus dalam melaksanakan setiap proses selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Mindful learning dapat diimplementasikan pada berbagai bidang terutama yang berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Bimbingan dan Konseling memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan yaitu memfasilitasi para siswa dalam menlaksanakan proses pembelajaran di sekolah. Implementasi mindfull learning dalam layanan Bimbingan dan Konseling akan dapat dilakukan dengan baik ketika para guru diberikan pelatihan mindfull learning guna meningkatkan kualitas layanan. Pelatihan Guru Bimbingan dan Konseling ini dilakukan dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat dengan menggunakan metode Community-Based Participatory Research (CBPR). Community-Based Participatory Research (CBPR). Kegiatan pelatihan mindfull learning ini dilakukan secara webinar dan diikuti oleh 290 peserta. Pelatihan Mindfull learning pada guru Bimbingan dan Konseling mampu memberikan wawasan kepada peserta untuk menginsersikan konsep mindfull learning dalam RPL Bimbingan dan Konseling.
PELATIHAN BRANDING DI SMK MA'ARIF 1 KRETEK BANTUL Adiyanto, Wiwid; Testymona Gifta Setiawan; Amelia Nuriani; Naufal Daffa Saputra; Durrotun Nafisah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4732

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini fokus pada program pengembangan pengetahuan tentang branding di SMK Ma'arif 1 Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. SMK Ma'arif 1 Kretek memiliki potensi unggul dalam bidang otomotif dan tata busana. Permasalahannya terletak pada belum dimaksimalkannya branding sekolah di media digital. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara menyelenggarakan pelatihan dan pembuatan video profile sekolah yang melibatkan pihak internal SMK Ma'arif 1 Kretek, mulai dari guru, staf, hingga siswa-siswinya. Pelatihan yang dilakukan mengusung tema Brand New Day: Melangkah Menuju Era Digital. Program kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap. Perama, pra pelaksanaan yang mencakup observasi, wawancara, perumusan masalah, dan persamaan persepsi. Tahap kedua, pelaksanaan yang mencakup pelatihan branding melalui media digital dan pembuatan video profile sekolah. Tahap ketiga, evaluasi yang mencakup tinjauan ulang dari kegiatan yang diselenggarakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terkait branding dari peserta. Hal itu bisa menjadi titik masuk untuk pengembangan branding yang berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN KARYA ECOPRINT PADA SISWA SD SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN SDN 52 KOTA BENGKULU Kurniawati, Ike; Amaliyah, Yuli; Sari, Ratna; Nur'aini.RY, Wahyutri; Adilah, Faizah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4734

Abstract

Pelatihan pembuatan karya ecoprint di sekolah dasar adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan konsep seni ramah lingkungan kepada siswa-siswa di tingkat dasar. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa kelas IV SDN 52 Kota Bengkulu. Kegiatan dimulai dengan pendahuluan tentang apa itu ecoprint dan pentingnya praktik seni yang ramah lingkungan. Para siswa diperkenalkan dengan konsep bahan-bahan alami yang dapat digunakan dalam ecoprint, seperti daun, bunga, dan rempah-rempah. Tim Pengabdi memperlihatkan secara langsung kepada siswa bagaimana cara membuat karya ecoprint. Setelah demonstrasi, para siswa diberi kesempatan untuk mencoba membuat karya ecoprint sendiri. Setelah selesai membuat karya ecoprint. Dilakukan sesi diskusi untuk menggali pengalaman siswa selama proses pembuatan. Kegiatan ditutup dengan merangkum pembelajaran yang didapat oleh siswa selama pelatihan. Siswa juga diminta untuk memamerkan karya-karya mereka, sehingga dapat memberi inspirasi kepada siswa lainnya. Terakhir, dilakukan evaluasi terhadap kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan seni kepada siswa, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga lingkungan serta memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab