cover
Contact Name
Wenti Marlensi Maubana
Contact Email
wentimmaubana@gmail.com
Phone
+6285298710332
Journal Mail Official
journalmagnetic@gmail.com
Editorial Address
Jln. Veteran No. 1-3 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Published by Universitas San Pedro
ISSN : -     EISSN : 27758583     DOI : -
Core Subject : Science,
Magnetic adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas San Pedro, yang fokus pada bidang fisika dan penerapannya. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian yang terkait dengan bidang fisika dan aplikasi terapan atau penerapannya. Beberapa pengetahuan khusus yang diterima adalah: Geofisika, Fisika Material, Astronomi, Astrofisika, Fisika Komputasi, Fisika Instrumentasi, Studi Fisika Teoritis, Fisika Nuklir, Fisika Medis, Biofisika dan Pendidikan Fisika.
Articles 101 Documents
Pemetaan Potensi Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur Lima, Joshua; Tanesib, Jehunias L.; Wahid, Abdul
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.467

Abstract

Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Rote Ndao menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat kerawanan dan mengetahui faktor penyebab terjadinya potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 8,8 mm/bulan (tinggi), tutupan lahan yang didominasi oleh semak belukar dengan luas 46.670,96 Ha, jenis tanah yang didominasi oleh Molisol Haplik dengan luas 43.343,19 Ha, dan titik api yang didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 34 titik. Parameter tersebut dianalisis menggunakan overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 69.393,42 Ha, sedang dengan luas 12.521,57 Ha, dan rendah dengan luas 45.920 Ha. selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 7 titik api yang sesuai dan 33 titik api yang tidak sesuai.  
Fabrikasi Studi Awal Ekstrak Klorofil Dye Moringa Oleifera dengan Perbandingan Pelarut Uji Spektrofotometer Untuk DSSC Silla, Ela; Pote, Fernince Ina; Olla, Angelikus; Boimau, Yanti
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.468

Abstract

Energi yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia adalah energi konvensional yang tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu, dibutuhkan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui untuk memenuhi kebutuhan energi manusia seperti DSSC. DSSC merupakan sel surya yang menggunakan pewarna sebagai penyerap cahaya. Pewarna yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari tanaman marungga yang diektraksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui berapa besar nilai absorbansi, puncak gelombang dan energi gap yang dihasilkan dari ekstrak dye Moringa Oleifera NTT pada DSSC, serta untuk mengetahui apakah tanaman marungga bisa digunakan sebagai bahan untuk DSSC. Hasil uji UV-Vis menunjukan bahwa nilai absorbansi tertinggi berada pada sampel daun marungga variasi volume etanol 100 ml dengan nilai absorbansi 4.157 pada panjang gelombang 467 nm, sedangkan total kadar klorofil tertinggi berada pada variasi 50 ml dengan nilai total 63.039,7 mg/l. Sementara energi band gap tertinggi berada pada variasi volume 50 ml dengan nilai 2,50 eV. Sehingga nilai absorbansi tinggi yang dihasilkan efisien dan dapat dijadikan sebagai bahan untuk DSSC.
Pemodelan Sistem Dinamis Pengolahan Sampah Organik di Kelurahan Oesapa Kota Kupang Solo, Anna Apriani Maniuk; Da Costa, Madalena; Manulangga, Oktavina G. LP.
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.473

Abstract

Kelurahan Oesapa merupakan kelurahan yang masuk dalam kawasan kumuh dengan jumlah penduduk tinggi yang dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah organik. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, Kelurahan Oesapa tidak memiliki Tempat Pengolahan Sampah (TPS) organik. Oleh sebab itu perlu ada pengolahan sampah organik secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui timbulan sampah organik dan mengidentifikasi skema pengolahan sampah organik. Skema pengolahan sampah organik dapat ditentukan dengan menggunakan beberapa skenario pengolahan sampah organik dengan menggunakan metode dinamis. Dalam metodde ini terdapat sub sistem jumlah penduduk dan sub sistem volume sampah organik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahun 2033, jumlah penduduk di Kelurahan Oesapa diprediksi sebanyak 34.979 orang dengan jumlah timbulan sampah organik sebesar 16,1953 m3/hari. Pengolahan sampah organik saat ini masih menimbulkan masalah sampah karena terdapat 9,4386m3/hari sampah organik yang belum dikelola dan 6,0672 m3/hari sampah organik yang terangkut ke TPA. Simulasi sistem dinamis menunjukan skenario pengolahan sampah yang pertama merupakan skenario terbaik untuk mengatasi masalah timbulan sampah organik di Kelurahan Oesapa dengan jumlah sampah organik yang terolah dengan sistem komposting sebesar 2,3599 m3/hari dan terdapat 12,5860 m3/hari sampah organik yang dapat diolah pada TPS-3R dengan metode BSF sehingga jumlah sampah yang terangkut ke TPA hanya sebesar 0,7866 m3/hari.
Analisis Desain Dinding Penahan Radiasi Ruang Radiografi Umum pada Salah Satu Rumah Sakit di Kota Palangka Raya Wulan, Nawang; Manik, Jhon Wesly; Hakim, Luqman
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.486

Abstract

Pemanfaatan pesawat sinar X dapat membawa dampak negatif untuk pekerja dan masyarakat sehingga harus memperhatikan aspek proteksi radiasi seperti penggunaan dinding penahan radiasi yang berfungsi untuk menyerap dan mengatenuasi paparan radiasi yang dihasilkan. Pada penelitian ini dilakukan analisis desain dinding penahan radiasi. Dalam analisis ini dilakukan pengukuran laju paparan radiasi dengan menggunakan Surveymeter Gamma dan perhitungan ketebalan Pb menggunakan metode fitting dan aljabar yang direkomendasikan oleh NCRP No. 147. Pengukuran dan perhitungan Pb di bagi dalam 2 daerah yaitu pada daerah terkontrol (Titik B, Titik C, dan Titik F) dan daerah tidak terkontrol (Titik A, Titik D, Titik E, Titik G, dan Titik H). Hasil pengukuran dan perhitungan dari delapan titik proteksi ini didapatkan laju paparan radiasi pada daerah terkontrol di Titik B (0,052 ), Titik C (0,042 ), dan Titik F (0,055 ( ), dan hasil perhitungan ketebalan Pb di Titik B (0,07 mm), Titik C (0,034 mm), dan Titik F (0,18 mm). Sedangkan laju paparan radiasi pada derah tidak terkontrol di Titik A (0,480 ), Titik D (0,068 ), Titik E (0,075 ), Titik G (0,418 ), dan Titik H (0,453 ), dan hasil perhitungan ketebalan Pb di Titik A (0,46 mm), Titik D (0,08 mm), Titik E (0,071 mm), Titik G (0,038 mm), dan Titik H (0,005 mm). Berdasarkan hasil tersebut, nilai laju paparan radiasi di daerah terkontrol masih dalam batas aman dan di daerah tidak terkontrol laju paparan radiasi yang terjadi berada di atas ambang batas dari nilai pembatas dosis yang ditetapkan oleh NCRP No. 147
Pemetaan Daerah Rawan Longsor Menggunakan Data Citra Landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao Tanesib, Jehunias; Adu, Hari Kornelius; Ngana, Frederika Rambu; Bernandus
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.484

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi daerah rawan longsor menggunakan data citra landsat 9 di Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan longsor di Kecamatan Rote Tengah akibat cuaca ekstrem. Data yang digunakan untuk pemetaan potensi kerawanan longsor mencakup citra Landsat 9, citra Digital Elevation Model (DEM) dan data curah hujan. Metode penelitian meliputi pembuatan peta kemiringan lereng, peta curah hujan, dan peta tutupan lahan. Ketiga parameter tersebut kemudian dioverlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor yang diklasifikasikan ke dalam tiga kelas: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Validasi dilakukan menggunakan titik lokasi longsor yang diperoleh dengan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah rawan longsor di Kecamatan Rote Tengah mencakup area seluas 13670,36 hektar dengan persentase 78,73%, sementara daerah sangat rawan longsor mencakup area seluas 3692,61 hektar dengan persentase 21,27%.
Analisis Struktur Bawah Permukan dan Potensi Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas (Studi Kasus: Kampus Universitas San Pedro) Julesti, Petronela; Yanti Boimau; Hilary Fridolin Lipikuni; Wenti Marlensi Maubana; Angelikus Olla
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.487

Abstract

Metode geolistrik merupakan salah satu metode yang mempelajari sifat aliran listrik di dalam bumi. Secara umum metode geolistrik adalah metode yang paling banyak digunakan dalam survei geologi seperti pencarian sumber daya mineral, panas bumi, arkeologi hingga studi dalam bidang hidrologi. Dalam penelitian ini menggunakan konfigurasi Wenner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan mengambil data primer lapangan. Lokasi penelitian yaitu Universitas San Pedro dengan 2 lintasan masing-masing jaraknya 80 m menggunakan 40 elektroda dengan spasi antar elektroda 2 m. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan dan potensi akuifer menggunakan metode geolistrik resistivitas. Penampang pemodelan 2D diperoleh dari inversi data menggunakan Software Res2Dinv. Hasil inversi menunjukkan nilai resistivitas batuan yang terdapat pada 2 lintasan yaitu 1,38 ?m - 7342 ?m. Berdasarkan nilai resistivitas yang diperoleh maka diduga terdapat 3 jenis lapisan batuan di lokasi penelitian, yaitu lempung dengan nilai resistivitas (1-100 ?m), Aluvium dengan nilai resistivitas (101-800 ?m) dan Gamping dengan nilai resistivitas (801-7342 ?m). Potensi Akuifer terdapat pada jenis material aluvium (pasir, kerikil, batu pasir, batu kapur) dengan kedalaman mencapai ± 2,5 m sampai 13,5 m.
Potensi Fitokimia Akar Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl): Analisis Kandungan Senyawa Bioaktif Mogi, Agustina; Theresia Tia
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.489

Abstract

Tanaman obat Piper retrofractum Vahl, juga dikenal sebagai cabe jawa, secara tradisional digunakan untuk meredakan nyeri, terutama dengan menggunakan bagian akarnya. Tanaman ini tumbuh dengan baik di Kabupaten Sikka. Namun, penelitian fitokimia belum melakukan penelitian yang mengidentifikasi bahan apa yang ada dalam akar cabe jawa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahan metabolit sekunder yang ada dalam akar tanaman. Metode yang digunakan adalah eksperimen pra-eksperimental. Akar cabe jawa yang telah dikeringkan dan digiling menjadi serbuk kasar adalah bahan sample yang dipilih secara acak. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Selain itu, skrining fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Data dikaji secara deskriptif dan kualitatif. Seperti yang ditunjukkan oleh hasil skrining, ekstrak akar cabe jawa mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Penemuan penelitian ini memberikan kontribusi awal untuk eksplorasi fitokimia cabe jawa dan membuka peluang penelitian lanjutan mengenai aktivitas farmakologis senyawa yang terkandung di dalamnya. Penemuan ini juga mendukung potensi akar cabe jawa sebagai sumber bahan aktif alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam bidang fitofarmaka.
Penilaian Kualitas Mata Air Nailet di Desa Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan Nipu, Lidia Paskalia; Nelvi Loli Kause
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.490

Abstract

Mata air Nailet adalah salah satu sumber air utama yang terletak di Desa Kuanfatu, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan digunakan oleh sebagian besar masyarakat setempat. Namun, mata air ini terindikasi tercemar baik oleh sumber pencemar alami maupun buatan yang ada di sekitarnya. Beberapa sumber pencemaran yang ditemukan antara lain jarak WC yang terlalu dekat dengan mata air (sekitar 20-25 meter), pembuangan sampah plastik, serta sumber pencemaran alami lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas Mata Air Nailet ditinjau dari parameter daya hantar listrik, fisik, kimia, dan mikrobiologi, serta untuk menentukan status mutu mata air ini menggunakan metode perhitungan indeks pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat parameter melebihi baku mutu, yaitu pH, zat organik, oksigen terlarut (DO), dan total Coliform, dengan nilai masing-masing sebesar 6,48 mg/L, 15,17 mg/L, 4,44 mg/L, dan 1400 MPN/100 ml. Berdasarkan hasil analisis, perhitungan indeks pencemaran menunjukkan skor 1,51, yang mengindikasikan bahwa status mutu mata air Nailet tergolong dalam kategori cemar ringan.
Analisis Variasi Spasial dan Temporal Parameter Kualitas Air Sungai Kahayan: Implikasi Terhadap Proses Self-Purification Ayu, Regina Wahyudyah Sonata; Basani, Yuniarta; Adelia, Kadek Ayu Cintya; Yumia, Mega
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.491

Abstract

Sungai Kahayan, sebagai salah satu sungai utama di Kalimantan Tengah, memiliki peran krusial dalam kehidupan masyarakat setempat. Namun, aktivitas manusia di sekitar sungai ini, seperti pembuangan limbah rumah tangga dan industri, mengakibatkan potensi pencemaran yang signifikan. Penelitian ini menggali variasi spasial dan temporal dari 11 parameter kualitas air Sungai Kahayan selama periode 2021–2023. Hasil analisis menggunakan teknik statistika multivariat,  Analisis Klaster Hierarki (HCA) dan Analisis Komponen Utama (PCA), mengidentifikasi hubungan kompleks antar parameter. Hasil PCA menunjukkan bahwa parameter kualitas air dapat direduksi menjadi dua komponen utama (PC1 dan PC2), menjelaskan sekitar 84,24% variabilitas data. PC1 merepresentasikan tingkat polusi organik dan anorganik, sementara PC2 mencerminkan aspek-aspek kimia dan keseimbangan kimia dalam air. Analisis spasial menggunakan HCA mengelompokkan lokasi pengambilan sampel ke dalam dua klaster utama, menunjukkan perbedaan signifikan dalam kualitas air. Analisis temporal menggunakan MANOVA mengungkapkan perbedaan yang signifikan setiap tahun, terutama pada parameter pH, DO, BOD, NH3-N, TDS, TSS, dan Fe. Kemampuan self-purification Sungai Kahayan dievaluasi melalui analisis tren dengan melibatkan parameter DO, BOD, dan COD. Meskipun terjadi pemurnian diri, sungai belum mencapai zona air bersih pada titik terakhir pengambilan sampel. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang variasi spasial dan temporal kualitas air Sungai Kahayan, serta implikasinya terhadap proses self-purification. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan peningkatan pemahaman terhadap kondisi ekosistem sungai.
Analisis dan Distribusi Spasial Kesadahan Air Tanah di Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka Anna Apriani Maniuk Solo; Agustina Mogi; Maria Orivan Juanda
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.493

Abstract

Kesadahan air di dalam tanah dipengaruhi oleh kondisi geologi lokasi air tanah. Kondisi geologi yang banyak mengandung Ca dan Mg akan menyebabkan tingginya kesadahan air yang dapat menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadahan total, kadar kalsium, dan kadar magnesium dalam air sumur beserta pola distribusi spasialnya. Penelitian dilakukan pada 5 sumur di Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka pada bulan September 2024. Analisis tingkat kesadahan total, kadar kalsium, dan kadar magnesium dilakukan menggunakan metode kompleksometri. Sedangkan analisis pola distribusi parameter dilakukan dengan menggunakan sofware surfer 13. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan konsentrasi kesadahan total (675 – 1.212,5 mg/L CaCO3), kadar kalsium (80 – 230 mg/L), dan kadar magnesium (115 – 154,91 mg/L) dalam 5 sumur di Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka tidak memenuhi standar baku mutu untuk keperluan higienis dan sanitasi menurut PerMenKes No.32 Tahun 2017 dan standar air minum menurut WHO. Adapun tingkat penyebaran parameter dipengaruhi oleh jenis batuan, kemiringan, dan arah aliran air tanah. Semakin rendah suatu daerah maka semakin tinggi nilai kesadahan total, kadar kalsium dan kadar magnesium.

Page 7 of 11 | Total Record : 101