cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 154 Documents
Efektivitas Massage Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri Bongga Linggi, Elmiana; Madu, Yunita; Vindy Maria Wullur; Vinsensia Julita Dien
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.172

Abstract

Nyeri menstruasi yang dirasakan oleh remaja putri terjadi akibat pelepasan prostaglandin yang berlebihan dan menyebabkan kontraksi uterus yang berlebihan mengakibatkan terganggunya aktivitas fisik dan menjadi keluhan ginekologis yang paling umum. Adapun penanganan dismenore secara non-farmakologi yang praktis, mudah dan dapat dilakukan dimana saja yaitu massage effleurage     untuk mengurangi nyeri yang dirasakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap intensitas nyeri dysmenorrhea. Jenis penelitian adalah pre-eksperimental dengan desain the one group pretest-posttest pada 20 mahasiswi STIK Stella Maris Makassar tingkat 1-3 yang belum menikah, tidak menggunakan obat penghilang nyeri dan mengalami dysmenorrhea dengan skala nyeri berat (7-10). Pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik consecutive sampling. Pengukuran skala nyeri menggunakan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS) serta wawancara langsung yang dilakukan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Analisis data dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis statistik uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan ? = 0.05. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata dysmenorrhea sebelum dilakukan intervensi 4.00 dan sesudah intervensi 2.35 (p = 0.000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah  teradapat  massage effleurage efektif terhadap intensitas nyeri dysmenorrhea pada remaja putri.  
Determinan Keluhan Subjektif Dermatitis Kontak Iritan Pada Pekerja Industri Tahu di Kota Jambi Vanessa Ly Septi Aulia Sosfendri; Ummi Kalsum; Andree Aulia Rahmat
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.173

Abstract

Pekerja di industri tahu merupakan individu dengan kemungkinan tinggi mengalami dermatitis. Bahan penggumpal yang digunakan dalam produksi tahu serta lingkungan kerja memiliki potensi menyebabkan keluhan iritasi kulit secara subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan keluhan subjektif dermatitis kontak iritan (DKI) pada pekerja industri tahu di Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi terdiri dari seluruh pekerja industri tahu di Kota Jambi, yang mencakup 11 industri tahu dengan jumlah total 88 pekerja yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara berbasis kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji chi-square. Variabel yang diteliti meliputi usia, lama kontak, pengetahuan, suhu lingkungan kerja, kelembaban, kebersihan diri (personal hygiene), dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Faktor determinan yang berhubungan signifikan dengan keluhan adalah: usia 19–45 tahun (p = 0.001; PR = 1.606; 95% CI = 1.113–2.317), lama kontak > 4 jam (p = 0.001; PR = 0.623; 95% CI = 0.432–0.899), dan pengetahuan yang kurang baik (p = 0.000; PR = 1.573; 95% CI = 1.206–2.053). Sementara itu, suhu dan kelembaban lingkungan kerja, kebersihan diri, serta penggunaan APD tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Kesimpulan penelitian bahwa keluhan subjektif dermatitis kontak iritan pada pekerja industri tahu di Kota Jambi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu usia (19–45 tahun), lama kontak (> 4 jam), dan tingkat pengetahuan yang kurang baik. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pekerja tentang dermatitis kontak iritan.
Edukasi Penyiapan Tas Siaga Bencana Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kesiapsiagaan Remaja di Daerah Rawan Bencana Kabupaten Bantul Fibriyanti, Efi; Rahmawati, Agustina
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.174

Abstract

Kabupaten Bantul merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki skor indeks risiko bencana tinggi, khususnya bencana gempa bumi karena berada pada zona seismik yang aktif. Sebagai upaya pengurangan risiko bencana, remaja yang dinamis dan mudah menerima informasi memiliki potensi besar dalam membangun kesadaran dan perilaku tanggap bencana. Peran ini menjadikan mereka sebagai bagian dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih siap dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi penyiapan tas siaga bencana terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan pada remaja di Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan bentuk one group pretest-posttest design.  Sampel dalam penelitian sebanyak 61 anggota Karang Taruna yang dipilih melalui teknik convinience sampling, alat ukur dalam penelitian ini berupa kuesioner. Variabel independen dalam penelitian ini adalah edukasi penyiapan tas siaga bencana dan variabel dependennya yaitu tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan. Analisis statistik menggunakan uji Paired t-test dengan hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 64.1 ± 9.3 menjadi 82.7 ± 6.4 dengan (p = 0.000), sedangkan kesiapsiagaan meningkat dari 61.3 ± 10.1 menjadi 79.6 ± 7.5 (p = 0.030). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi penyiapan tas siaga bencana efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan remaja, meskipun peningkatan pengetahuan lebih signifikan dibandingkan kesiapsiagaan. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa intervensi edukatif yang bersifat praktis dan partisipatif dapat dijadikan strategi peningkatan kesiapsiagaan komunitas melalui kelompok remaja.
Faktor Risiko Yang Memengaruhi Kejadian Kasus Dermatitis Kontak di Wilayah Kerja Puskesmas Senyerang Kabupaten Tanjung Jabung Barat Wardatussalma Andrini; Oka Lesmana S; Muhammad Syukri
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.175

Abstract

Dermatitis kontak adalah peradangan pada lapisan epidermis dan dermis akibat paparan faktor eksogen maupun endogen. Kondisi ini dapat meninbulkan lesi kulit, nyeri, serta dampak pada kualitas hidup dan produktivitas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko yang mempengaruhi kejadian kasus dermatitis kontak di wilayah kerja puskesmas Senyerang. Desain penelitian kuantitatif melalui pendekatan Case Control dengan jumlah sampel 76 orang yang terdiri dari 38 orang sampel kasus dengan perbandingan 1:1 dipilih menggunakan sistem simple random sampling. Variabel penelitian ini yaitu kualitas air bersih, personal hygiene, dan sanitasi lingkungan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan pengolahan data berupa analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga  Februari 2025. Tidak terdapat hubungan antara Kualitas fisik air, Personal hygiene, dan Sanitasi lingkungan dengan kejadian dermatitis kontak dengan nilai (p-value= 1.00 dan OR = 1 CI 95% : 0.399-2.509), (p-value = 0.356 dan nilai OR= 0.652 CI 95% : 0.263-1.620), dan nilai p- value = 0.634 dan OR = 1.254 CI 95% : 0.493 – 3.919). Bagi masyarakat agar dapat memperhatikan dan selalu menerapkan personal hygiene serta meningkatkan kesadaran mengenai kualitas sanitasi lingkungan agar terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat guna mencegah terjadinya dermatitis kontak
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Junk Food dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Paseno, Matilda; Veronika Pasapan; Yuliansi Sitti
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.176

Abstract

Junk food adalah jenis makanan tinggi lemak, natrium, dan gula, namun kurang serat dan vitamin yang dapat menyebakan ketidakteraturan pada siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan konsumsi junk food dengan siklus mentruasi pada remaja putri. Jenis penelitian yaitu non- eksperimental dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Metode pengambilan sampel yaitu non probability sampling dengan pendekatan total sampling yang dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel yang berjumlah 150 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah Remaja Putri SMA Katolik Cendrawasih Makassar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan uji statistik yang digunakan yaitu uji chi- square. Hasil penelitian diperoleh nilai p = 0.001 dengan tingkat kemaknaan ? = 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p < ? yang artinya ada hubungan antara kebiasaan konsumsi junk food dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Kesimpulan peneliti bahwa remaja putri yang memiliki kebiasaan mengonsumsi junk food mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, yang dimana semakin sering remaja putri mengonsumsi junk food maka semakin besar resiko menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi.  
Hubungan Paparan Asap Rokok, Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Kurniawati; Irma Seriana; Salmiani Abdul Manaf; Nurdahliana; Yushida
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.177

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan ibu yang berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin, serta dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti paparan asap rokok dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan asap rokok, kekurangan energi kronis (KEK), dan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian anemia pada 45 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Montasik, Kabupaten Aceh Besar, serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia tersebut. Penelitian analitik observasional ini menggunakan pendekatan cross sectional yang melibatkan 45 ibu hamil. Analisis data menggunakan uji chi square dengan batas kemaknaan statistik 0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok dan kejadian anemia pada ibu hamil (p = 0.01; OR = 5), serta antara status KEK dan anemia (p = 0.017; OR = 4). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan IMT dan kejadian anemia. Kesimpulan penelitian adalah status Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil berhubungan dengan meningkatnya risiko anemia, sedangkan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Efektivitas Latihan Cylindrical Grip Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pasien Pasca Stroke Solon, Mery; Yunita Gabriela Madu; Sri Asnita Suli; Jeynivie Chrisanta Regar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.178

Abstract

Salah satu bentuk dari latihan ROM sendiri yaitu Cylindrical Grip (CG) yang dapat memperbaiki tonus yang mengalami  kelemahan jika dilakukan  secara terus-menerus dan dapat  menstimulasi otot-otot di sekitarnya untuk berkontraksi sehingga dapat  meningkatkan kekuatan  otot  pada  pasien  stroke. Tujuan dari peneltiian ini adalah melihat efektivitas latihan CG terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pasien pasca stroke. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental dengan menggunakan one group pre-test-post-test design. Penelitian ini akan menilai kekuatan otot esktremitas atas sebelum dan sesudah dilakukan latihan CG. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien stroke yang dirawat di Rumah Sakit Stella Maris dengan jumlah 44 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan kriteria inklusi adalah pasien stroke dengan kesadaran compos mentis, mengalami kelemahan otot ekstremitas atas dan bersedia menjadi responden dan kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah pasien stroke dalam fase akut dan memiliki kekuatan otot 0. Data kekuatan otot diukur menggunakan lembar observasi skala kekuatan otot sebelum dan sesudah diberikan ROM CG yang diuji menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan tingkat signifikansi ?=0.05. Hasil uji statistik didapatkan tidak terdapat nilai negatif saat sebelum diberikan latihan CG dan setelah diberikan latihan CG terdapat peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke yang dibuktikan dengan peningkatan nilai positif dan didapatkan  nilai p < ? yaitu 0.000 yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kekuatan otot setelah diberikan latihan CG. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan CG efektif dalam meningkatkan kekuatan otot terhadap ekstremitas atas pada pasien stroke.
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Menggunakan Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri SMP Negeri 18 Buton Farnia Bayun; Febriana Muchtar; Renni Meliahsari
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.179

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi karena peningkatan kebutuhan gizi untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan. Pengetahuan dan sikap postifi dibutuhkan untuk mendukung penerapan pola hidup sehat, salah satunya mengonsumsi pangan sesuai prinsip gizi seimbang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri SMP Negeri 18 Buton. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 76 siswi kelas VI dan VII remaja putri yang dipilih dengan metode total sampling. Intervensi berupa pemberian edukasi gizi seimbang menggunakan leaflet. Analisis data menggunakan uji wilcoxon untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet dengan nilai P-Value 0.000 (p < 0.05). Hasil ini menunjukkan bahwa media leaflet efektif dalam menyampaikan informasi dan membentuk sikap positif terhadap gizi seimbang. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat pengaruh edukasi gizi seimbang menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri SMP Negeri 18 Buton.
Hubungan Asupan Energi, Pola Makan, dan Body Image dengan Status Gizi Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Halu Oleo Anggi Tri Widyastuti; Febriana Muchtar; Irma Yunawati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.180

Abstract

Status gizi mencerminkan keseimbangan kebutuhan gizi dan jumlah zat gizi yang dikonsumsi serta faktor-faktor lainnya yang memengaruhi. Status gizi kurang juga lebih akan berdampak pada status kesehatan, sehingga diperlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan energi, pola makan, dan body image dengan status gizi mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Halu Oleo tahun 2025. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi Gizi, Universitas Halu Oleo tahun 2025 angkatan 2022, 2023, dan 2024 yang berjumlah 200 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 132 mahasiswa. Metode pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Data primer yang dikumpulkan yaitu identitas responden, status gizi, asupan energi, pola makan, dan body image. Data status gizi menggunakan indikator Indeks Massa Tubuh yang diperoleh melalui pengukuran antropometri berat badan dan tinggi badan, data asupan energi dan pola makan diperoleh dengan menggunakan SQ-FFQ dan data body image diperoleh menggunakan kuesioner BSQ-34. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara asupan energi dengan status gizi (p value 0.000 < 0.05), pola makan dengan status gizi (p value 0.003 <0.05), dan tidak ada hubungan antara body image dengan status gizi (p value  0.772 > 0.05). Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan asupan energi   dan pola makan dengan status gizi namun tidak ada hubungan body image dengan status gizi mahasiswa program studi gizi, Universitas Halu Oleo.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Melaksanakan Prinsip Pemberian Obat Pada Perawat di Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Yetri Elpianti; Handi Rustandi; Nuche Marlianto
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.182

Abstract

Kepatuhan adalah perilaku individu (misalnya: minum  obat,  mematuhi diet, atau melakukan perubahan gaya hidup) sesuai anjuran terapi dan kesehatan. Tingkat kepatuhan dapat dimulai dari tindak mengindahkan setiap aspek anjuran hingga mematuhi rencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat pada perawat di Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Jenis penelitian analitik observasional ini menggunakan rancangan cross sectional dengan mengunakan Teknik total sampling, dengan sampel penelitian sebanyak 47 orang perawat di Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Analisis data penelitian menggunakan uji chi-square.  Hasil Analisis uji univariat menunjukkan dapat diketahui bahwa dari 47 orang perawat hampir Sebagian responden 21 (44%) pengetahuan cukup, sedangkan hasil uji bivariat didapatkan sebagian besar responden patuh 27 (57%) dan hampir sebagian responden tidak patuh 20 (42.6%) didapat nilai p-value 0.000<0.05 artinya ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat. Kesimpulan penelitian bahwa kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat sangat ditentukan oleh pengetahuan yang baik.