cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 154 Documents
Penerapan Pursed Lips Breathing Pada Pasien CKD on HD Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif di Ruang Hemodialisa RSUD Arifin Achmad Messy Wulandari; M. Zul'irfan; Wardah; Ulfa Hasanah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.160

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) menimbulkan berbagai gejala diantara adalah pola napas tidak efektif. Pola napas tidak efektif dapat mengakibatkan penurunan oksigen dalam darah, peningkatan karbondioksida, dan dipsnea. Salah satu tindakan yang dapat mengatasi pola napas tidak efektif  adalah dengan pemberian terapi relaksasi pursed lips breathing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi pola napas tidak efektif pada pasien CKD on Hd di ruang Hemodialisa RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah observasi dan intervensi pursed lips breathing. Sampel penelitian ini adalah pasien (CKD) berjumlah satu orang. Penelitian dilakukan pada tanggal 14 Februari 2025. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan terapi relaksasi pursed lips breathing pola napas tidak efektif teratasi ditandai dengan penurunan frekuensi pernafasan dan peningkatan saturasi oksigen. Kesimpulan asuhan keperawatan ini bahwa penerapan teknik pursed lips breathing efektif memperbaiki pola napas pada pasien dengan kondisi sesak dan pola napas tidak efektif, khususnya pada frekuensi napas 26 kali/menit dan saturasi oksigen ?97%.  
Hubungan Motivasi Kerja dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Wiwin Nur Aeni; Bestina Nindy Virgiani; Alya Arib Alkautsar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.161

Abstract

Dokumentasi merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam proses asuhan keperawatan. Di salah satu RS di Kabupaten Indramayu, dokumentasi asuhan keperawatan yang lengkap hanya sebesar 68.75%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan dokumentasi asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap salah satu RS di Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proporsional Random Sampling dengan jumlah sampel 51 orang perawat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan metode uji univariat dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 responden (58.8%) memiliki motivasi yang tinggi dan sebanyak 26 responden (51.0%) telah menyelesaikan dokumentasi dengan lengkap. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p value sebesar 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan dokumentasi asuhan keperawatan di bangsal rawat inap di salah satu RS di Kabupaten Indramayu. Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit untuk lebih memperkuat dan meningkatkan motivasi perawat dalam rangka meningkatkan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan.
Analisis Faktor Predisposisi terhadap Aktivitas Fisik pada Pasien Hipertensi Hafid, Anwar; Dina Al-fisya
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.162

Abstract

Aktivitas fisik yang memadai sangat penting dalam manajemen hipertensi. Namun faktor-faktor predisposisi seperti usia. jenis kelamin. tingkat pendidikan. status pekerjaan. dan pengetahuan kesehatan seringkali memengaruhi tingkat partisipasi dalam aktivitas fisik pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor predisposisi tersebut dengan tingkat aktivitas fisik pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah analisis regresi logistik dengan desain cross-sectional. melibatkan 136 responden di wilayah Puskesmas Jumpandang Baru. Kota Makassar. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa usia (r = -0.244. p = 0.004) dan jenis kelamin (r = -0.247. p = 0.004) memiliki hubungan negatif yang sangat lemah. pendidikan (r = 0.803. p < 0.001) dan pekerjaan (r = 0.770. p < 0.001) menunjukkan hubungan positif yang kuat. sementara pengetahuan (r = 0.222. p = 0.009) menunjukkan hubungan positif yang sangat lemah. Model regresi memiliki signifikansi global (p < 0.05). dengan setidaknya satu variabel independen berkontribusi signifikan terhadap variasi tingkat aktivitas fisik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan pekerjaan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap aktivitas fisik, sementara usia dan jenis kelamin memiliki kontribusi yang lemah.  
Evaluasi Pemberian Makanan Tambahan Balita dengan Risiko Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Suban Herwin; Risky Kusuma Hartono
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.165

Abstract

Status gizi yang baik berperan penting dalam pembangunan SDM, namun masalah gizi balita masih menjadi tantangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meskipun cakupan intervensi sudah cukup tinggi. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bertujuan untuk meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita, namun implementasinya menghadapi kendala seperti keterbatasan tenaga gizi, distribusi pangan yang kurang optimal, dan koordinasi lintas sektor yang belum efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan PMT bagi balita di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan fokus pada aspek input, proses, dan output. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara mendalam kepada 28 informan yang terdiri dari tenaga kesehatan, masyarakat, kader desa, dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketersediaan sumber daya sudah cukup, masih terdapat tantangan dalam pelatihan SDM dan pengolahan bahan pangan berbasis ikan. Distribusi PMT telah dilaksanakan dengan koordinasi yang baik, namun variasi menu dan pelatihan perlu ditingkatkan. Kesimpulan penelitian bahwa adanya peningkatan berat badan pada sebagian balita dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi. Penelitian ini merekomendasikan inovasi menu, penguatan sinergi lintas sektor, dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program PMT.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Komplikasi Kehamilan Pada Ibu di Indonesia (Analisis Data Sekunder SDKI Tahun 2017) Adelina Fitri; Irene Marcella Faomasi Nazara; Hendra Dhermawan Sitanggang
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.166

Abstract

Komplikasi kehamilan merupakan segala sesuatu penghambat kesehatan yang terjadi selama masa kehamilan ibu yang dapat menganggu bahkan mengancam kesehatan janin atau ibu serta akan berdampak pada masaa persalinan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian komplikasi kehamilan pada ibu di Indonesia berdasarkan data SDKI Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan pendekatan analitik serta menggunakan data sekunder Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2017. Analisis dilakukan secara univariat dan uji chi square. Prevalensi kejadian komplikasi kehamilan pada ibu sebesar 17.8%. Faktor yang berhubungan dengan kejadian komplikasi kehamilan pada ibu di Indonesia adalah kunjungan antenatal care (p-value = 0.02, PR = 0.417 (95% CI: 0.216–0.806); PR = 0.709 (95% CI: 0.539–0.934)), jarak kehamilan (p-value = 0.02, PR = 0.804 (95% CI: 0.656–0.985)), dan pendidikan (p-value < 0.001, PR = 0.722 (95% CI: 0.633–0.824); PR = 0.623 (95% CI: 0.364–1.067); PR = 0.871 (95% CI: 0.784–0.967)). Faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian komplikasi yaitu usia ibu dan paritas. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel kunjungan antenatal care, jarak kehamilan, dan pendidikan dengan kejadian komplikasi kehamilan pada ibu di Indonesia berdasarkan analisis data SDKI Tahun 2017.
Risiko Lingkungan Terhadap Kejadian Leptospirosis Pada Petani: Scoping Review Abi Harianto; Oka Lesmana; David Kusmawan; Arnild Augina Mekarisce; Ashar Nuzulul Putra
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.167

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang kerap menyerang petani akibat kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi Leptospira. Faktor lingkungan seperti kondisi fisik tempat tinggal dan iklim berperan penting dalam penularan, terutama di wilayah tropis dengan sanitasi buruk. Penelitian ini bertujuan menggambarkan risiko lingkungan terhadap kejadian leptospirosis pada petani melalui scoping review terhadap 9 artikel terbitan 2020–2024 berbahasa Indonesia dan Inggris. Artikel yang dipilih merupakan penelitian primer dengan desain observasional atau ekologi, sedangkan editorial dan artikel tanpa bahasan lingkungan dikeluarkan. Proses telaah meliputi pencarian literatur, penyaringan, ekstraksi data, dan sintesis naratif, serta penilaian kualitas menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist yang menunjukkan metodologi studi umumnya kuat. Hasil kajian mengungkap bahwa kepadatan hunian, sanitasi buruk, keberadaan tikus, vegetasi lebat, dataran rendah, dan banjir meningkatkan risiko leptospirosis. Faktor iklim seperti curah hujan tinggi, suhu hangat, dan kelembaban juga memperpanjang daya hidup bakteri. Selain itu, perilaku petani terkait kebersihan dan penggunaan APD turut memengaruhi kejadian penyakit. Kesimpulan: faktor lingkungan fisik dan iklim berpengaruh signifikan terhadap kejadian leptospirosis pada petani.
Pengaruh Edukasi Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur di Puskesmas Talang Bakung Nadia Raihana; Novi Erviana Harahap; Yova aditiatama; Nerly Juli Pranita Simanjuntak
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.168

Abstract

Kontrasepsi hormonal adalah alat atau obat untuk mencegah terjadinya kehamilan mengandung preparat estrogen dan progesteron. BKKBN menyatakan bahwa terjadi penurunan penggunaan berbagai alat kontrasepsi di seluruh Indonesia pada April 2020 hingga 10%. Penurunan penggunaan kontrasepsi dapat menyebabkan peningkatan jumlah kehamilan tidak direncanakan sebanyak 15% pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap wanita usia subur terhadap pemakaian alat kontrasepsi hormonal di Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan pendekatan studi cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan metode non-probability sampling dengan pendekatan accidental sampling. Hasil menunjukkan bahwa responden terbanyak yaitu usia 17-25 tahun (53.3%). Banyak dari responden yang memiliki riwayat penggunaan KB hormonal yaitu sebanyak 23 orang (76.7%). Sebelum diberikan edukasi, 13 responden memiliki pengetahuan kurang, 11 responden cukup, dan 6 responden dengan pengetahuan baik. Setelah edukasi, 15 responden memiliki pengetahuan cukup, 11 responden baik, dan 4 responden memiliki pengetahuan kurang. Dari 30 responden, 24 orang mengalami peningkatan dari Pre Test ke Post Test. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian edukasi penggunaan kontrasepsi hormonal berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan wanita usia subur yang ada di lingkungan kerja Puskesmas Talang Bakung dengan p-value 0.000.  
Hubungan Energi, Gizi Makro dan Mikro dengan Kebugaran Jasmani Atlet Bola UHO priska oktavia; Waode Salma; Paridah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.169

Abstract

Asupan zat gizi makro sangat penting untuk kebugaran jasmani, terutama kekuatan otot. Zat gizi makro berfungsi sebagai sumber energi dan mendukung pertumbuhan otot, sementara zat gizi mikro seperti zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah yang mengantarkan nutrisi ke otot. Berdasarkan data Sport Development Index (SDI) tahun 2021, tingkat kebugaran jasmani masyarakat Indonesia berada pada kategori kurang sekali (53.63%), kurang (22.68%), dan hanya 5.86% yang tergolong baik atau unggul. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet sepak bola Universitas Halu Oleo yang berjumlah 40 orang dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara asupan energi (p=0.000), protein (p=0.003), lemak (p=0.001), karbohidrat (p=0.017), dan zat besi (p=0.005) dengan tingkat kebugaran jasmani atlet. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan vitamin C (p=0.448) dengan kebugaran jasmani atlet sepak bola Universitas Halu Oleo.
Kadar Hemoglobin Pada Remaja Siswi Sekolah Menengah Pertama Fauziah, Siti Nur; Renny Septiani; Ina Ristian
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.170

Abstract

Remaja merupakan tahap perkembangan manusia yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial dari masa anak-anak menuju dewasa. Perubahan fisik ini dapat memengaruhi status kesehatan dan gizi, sehingga remaja, terutama putri, berisiko mengalami anemia, obesitas, dan kekurangan energi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar hemoglobin (HB) pada siswi remaja SMP Kota Depok. Desain penelitian menggunakan Simple Random Sampling dengan populasi siswi putri usia 14–15 tahun. Sebanyak 36 siswi diambil sebagai sampel dari populasi 40 siswi, dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Pemeriksaan HB dilakukan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 16 siswi memiliki kadar HB normal (12.0–12.8 gr/dL), sedangkan siswi lainnya berada pada kategori rendah, menunjukkan adanya risiko anemia. Kesimpulan penelitian bahwa kadar hemoglobin pada siswi SMP Negeri 11 Depok berada pada kategori rendah hingga normal, dengan rata-rata kadar HB sebesar 12.45 gr/dL.
Faktor Yang Memengaruhi Akses Pelayanan di UPTD Puskesmas Masri; Mukhlis; Lisa Rahmi; Nurul Atikah; Abqariah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.171

Abstract

Pelayanan Kesehatan (UPTD) merupakan organisasi kesehatan pelayanan komprehensif, termasuk pengobatan penyakit dan pencegahan kepada masyarakat atau puskesmas merupakan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan layanan kesehatan secara paripurna melalui berbagai jenis pelayanan, termasuk rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi akses pelayanan di UPTD Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden, dengan teknik pengambilan random sampling. Variabel dependen penelitian adalah akses pelayanan, sedangkan independen variabelnya adalah faktor sosial ekonomi dan pengetahuan. Analisis bivariat menggunakan uji data kategori chi square Test (X2) pada tingkat kemaknaannya adalah 95% (P ? 0.05). Berdasarkan hasil uji chi square Test (X2) didapatkan dari 60 responden Sosial ekonomi sebanyak 37 orang (84.1%) dengan nilai p-value 0.669 > 0.05, pengetahuan sebanyak 41 orang (89.1%) nilai p-value 0.374 > 0.05. Kesimpulan tidak ada pengaruh yang signifikan antara faktor sosial ekonomi, pengetahuan terhadap Akses Pelayanan di UPTD Puskesmas.