cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 154 Documents
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Melalui Media Powerpoint Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Penyakit Menular HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Kota Bengkulu Elmi Dwi Desmita; Handi Rustandi; Emi Pebriani; Erlina Panca Putri
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.183

Abstract

World Health Organization (WHO) tahun 2023 menyatahkan bahwa sebanyak 630.000 orang meninggal diakibatkan tertular oleh human immunodeficiency virus (HIV) dan 1.3 juta mengalami tertular HIV/AIDS. Di indonesia jumlah kasus HIV pada tahun 2023 sebesar 57.299 kasus HIV dan 16.410 kasus AIDS. Berdasarkan profil Kesehatan Provinsi Bengkulu diketahui bahwa jumlah kasus HIV yang dilaporkan tahun 2023 jumlah kasus HIV yang dilaporkan sebanyak 219 kasus dengan persentase terbanyak terjadi pada laki-laki. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan melalui media powerpoint terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya penyakit menular HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain pre-experimental design dengan rancangan one group pre test dan post test,teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel penelitian ini berjumlah 63 responden. Hasil analisis uji univariat terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebelum 0.19 dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan adalah 1.32. hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon didapat nilai p-value = 0.000 ? ? = 005 artinya penyuluhan kesehatan melalui media powerpoint berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ramaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Kota Bengkulu. Kesimpulan bahwa penyuluhan kesehatan melalui media PowerPoint berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya penyakit menular HIV/AIDS.  
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Siswi SMA Negeri 4 Kendari Vera Shafira Abdul Samad; Ruslan Majid; Irma Yunawati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.184

Abstract

Dismenore primer pada remaja putri sering menyebabkan ketidakhadiran di sekolah dan menurunkan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan cepat saji, tingkat stres, aktivias fisik, dan siklus menstruasi dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMA Negeri 4 Kendari. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah siswi SMA Negeri 4 Kendari sebanyak 186 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi makanan cepat saji (p value=0.002), tingkat stres (pvalue=0.000), aktivitas fisik (pvalue=0.002) dengan kejadian dismenore primer pada SMA Negeri 4 Kendari dan tidak terdapat hubungan antara siklus menstruasi (pvalue=0.604) dengan kejadian dismenore primer pada SMA Negeri 4 Kendari. Kesimpulan dari penelitian yaitu terdapat hubungan antara konsumsi makanan cepat saji, tingkat stres, aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMA Negeri 4 Kendari dan tidak terdapat hubungan siklus menstruasi dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMA Negeri 4 Kendari.  
Penerapan Senam Hipertensi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Gasril, Pratiwi; Jannah, Wirdatul; Isnaniar; Tri Siwi Kusumaninggrum; Yeni Yarnita
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.188

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung. Senam hipertensi adalah intervensi non-farmakologis yang terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan jumlah sampel dua orang lansia hipertensi yang tidak sedang mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24–26 Februari 2025 di RW 06 Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, SOP senam hipertensi, lembar dokumentasi, leaflet, dan video senam. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi serta deskriptif kuantitatif sederhana melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kedua responden setelah mengikuti senam hipertensi selama tiga hari berturut-turut. Penurunan tekanan darah berkisar antara 13–20 mmHg, dengan perubahan kategori dari hipertensi stadium I dan II menjadi prehipertensi. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa senam hipertensi yang dilakukan secara teratur dapat menjadi salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan aplikatif dalam membantu mengontrol tekanan darah pada lansia hipertensi.  
Faktor Komunikasi, Waktu Serta Perjanjian dan Konsensus yang Berhubungan dengan Penerapan Discharge Planning di Rumah Sakit Mukhlis; Masri; Abqariah; Nurul Atikah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.194

Abstract

Discharge planning merupakan perencanaan yang dilakukan untuk pasien dan keluarga sebelum pasien meninggalkan rumah sakit, pendokomentasian belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga berpotensi kembali menjalani rawat ulang setelah pulang dari rumah sakit. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penerapan discharge planning di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Jumlah sampel 288 responden dengan pemilihan sampel secara purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik diskriptif. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan faktor personil (p-value = 0.001), faktor keterlibatan dan partisipasi (p-value = 0.003), faktor komunikasi (p-value = 0.000), faktor waktu (p-value = 0.001) serta faktor perjanjian dan konsensus (p-value = 0.016) dengan penerapan discharge planning. Faktor yang paling dominan berhubungan penerapan discharge planning adalah faktor komunikasi dengan (p-value = 0.000) / dan OR/Exp (B) sebesar 9.071. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan discharge planning di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie secara signifikan berhubungan dengan faktor komunikasi, waktu serta kejadian dan konsensus.  
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks Menggunakan Pemeriksaan IVA Test di Puskesmas Pasar Ikan Sholihat, Suci; Rolita Efriani
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.196

Abstract

Kanker serviks masih sangat tinggi baik di dunia maupun di Indonesia dimana dari 17.2% yang mengalami kanker serviks 9%. Kanker serviks salah satu penyebab kematian pada wanita usia subur dikarenakan masih minimnya kesadaran masyarakat dalam mendeteksi dini kanker servik. Pemeriksaan IVA saat ini merupakan suatu keharusan bagi wanita, sebagai sarana pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA test di Puskesmas Pasar Ikan tahun 2024. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini wanita usia subur yang berada di wilayah Puskesmas Pasar Ikan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus tahun 2024. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan (?=0.006), dan sikap (?=0.001) dengan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA test. Kesimpulan penelitian adalah pengetahuan yang baik dan sikap positif cenderung memunculkan motivasi dan perilaku melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA test
Hubungan Riwayat Hipertensi dengan Tekanan Intraokular Pada Pasien Glaukoma di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Dewi Nugrahwati Putri; Wa Ode Muthmainnah Wulandari
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.201

Abstract

Glaukoma merupakan penyebab kebutaan permanen kedua di Indonesia, dimana peningkatan tekanan intraokular (TIO) merupakan faktor risiko utama terjadinya kondisi ini. Hipertensi juga berperan dalam meningkatkan TIO, sehingga memperbesar risiko terjadinya glaukoma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat hipertensi dengan peningkatan TIO pada pasien glaukoma di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel bebas adalah riwayat hipertensi dan variabel terikat adalah tekanan intraokular yang diambil dari data rekam medis pada pasien glaukoma di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Januari tahun 2023 hingga September tahun 2024. Sebanyak 105 sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 105 sampel terdiri dari 51 laki-laki dan 54 perempuan dengan rata-rata usia 60.93 ± 11.266 tahun. Sebanyak 26 sampel tidak memiliki riwayat hipertensi (24.8%) dan sebanyak 79 sampel memiliki riwayat hipertensi (75.2%). Sebanyak 36 sampel memiliki TIO ? 21 mmHg (34.3%) dan 69 sampel memiliki TIO > 21 mmHg (65.7%). Analisis statistik didapatkan p = 0.015 dan r = 0.236 yang berarti bahwa terdapat hubungan riwayat hipertensi dengan tekanan intraokular pada pasien glaukoma di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari dengan arah hubungan yang positif. Kesimpulan penelitian  bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara riwayat hipertensi dengan tekanan intraokular pada pasien glaukoma di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari dengan arah hubungan yang positif.
Analisis Persepsi Pasien Rawat Jalan Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien di UPTD Puskesmas Talang Banjar Hadi Achmad; Yeyen Gustina Irawan; Renny Afriany N
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.202

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pasien rawat jalan terhadap minat kunjungan ulang di UPTD Puskesmas Talang Banjar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 100 responden yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta K-Means clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tangibles dan empathy memperoleh penilaian paling baik, sedangkan reliability dan responsiveness masih dinilai kurang. Sebanyak 63% pasien menyatakan berminat untuk kembali berobat, sementara 37% lainnya tidak berminat. Berdasarkan hasil uji K-Means ditemukan klaster 1 terdiri dari responden yang memberikan penilaian kurang pada seluruh dimensi. Klaster 2 mencakup responden dengan penilaian cukup pada semua dimensi. Sementara itu, Klaster 3 mencakup responden yang memberikan penilaian baik pada seluruh dimensi kualitas pelayanan.Kesimpulan penelitian bahwa hasil analisis cluster menunjukkan adanya tiga segmen persepsi pasien terhadap pelayanan. persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan di UPTD Puskesmas Talang Banjar sangat berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang. Dimensi pelayanan yang paling dinilai baik oleh pasien adalah tangibles dan empathy, sementara dimensi reliability dan responsiveness masih perlu ditingkatkan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Status Gizi Pada Balita Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Dina Aulia Fitri; Rahmah; Desy Susanti; Aninda Ayu Putri Fuspita Sari
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.205

Abstract

Masa keemasan (golden period) merupakan periode yang sangat penting sejak janin hingga usia 2 tahun. Pada dua tahun pertama kehidupan, proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh terjadi sejak dalam kandungan. Pemenuhan gizi yang baik pada periode ini akan mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan secara optimal. Kekurangan gizi berisiko menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada seluruh organ serta sistem tubuh, sehingga dapat berdampak pada masa depan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi balita usia 1–3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki balita usia 1–3 tahun sebanyak 1000 orang, dengan jumlah sampel 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Variabel independen meliputi pengetahuan dan sikap ibu yang diukur menggunakan kuesioner, sedangkan variabel dependen adalah status gizi balita yang ditentukan melalui pengukuran antropometri (BB/U). Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, serta laporan Puskesmas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p=0.001) serta antara sikap ibu dengan status gizi balita (p=0.004). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi balita usia 1–3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah.
Pengaruh Terapi Dzikir Melalui Aplikasi Spiritual Islamic Nursing Care (SINC) Terhadap Status Hemodinamik Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar Ashar, Maria Ulfah; Wahdaniah; Nurul Khusnul Khotimah; Zubair, Syarifah Azzahra
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.207

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah penyakit yang berkembang secara bertahapdalam jangka waktu lama, ditandai dengan perubahan bentuk dan fungsi ginjal serta hilangnya kemampuan ginjal dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Salah satu tindakan yang dilakukan pada pasien gagal ginjal kronik adalah hemodialisis, yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, termasuk ketidakstabilan hemodinamik. Terapi yang digunakan adalah terapi dzikir pada aplikasi Spiritual Islamic Nursing Care (SINC). Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap status hemodinamik. Penelitian ini ialah quasi eksperiment menggunakan one group pre post test design. Sampel penelitian ini sebanyak 25 responden menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang dipakai ialah uji paired sampel t test dan uji wilcoxon. Hasil penelitian membuktikan bahwa terjadi perubahan sebelum dan setelah pada tekanan darah sistol (p-value 0.000), diastole (p-value 0.184), nadi (p-value 0.006), pernapasan (p-value 0.000), Suhu (p-value 0.000) dan SpO2 (p-value 0.000). Kesimpulan terhadap penelitian ini ialah terapi dzikir yang dilakukan selam 3 hari berpengaruh terhadap perubahan status hemodinamik.
Taman Gizi Keluarga: Solusi Inovatif Pemberdayaan Ibu untuk Peningkatan Gizi di Lahan Sempit Nelayan di Desa Glumpang Sulu Timu, Aceh Utara Zulkifli; Idar Sri Afriyanti Z; Ambia Nurdin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.208

Abstract

Keterbatasan akses terhadap pangan bergizi, rendahnya pengetahuan gizi, serta minimnya pemanfaatan lahan pekarangan memperparah risiko kekurangan gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, mendorong perubahan praktik budidaya taman gizi, serta mengevaluasi dampak awal program terhadap kemandirian pangan keluarga nelayan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 30 ibu rumah tangga yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 3 bulan melalui edukasi gizi, pelatihan budidaya sayuran dengan polybag/pot, serta pendampingan rutin. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menujukkan rata-rata skor pengetahuan ibu meningkat dari 55.2 pada pre-test menjadi 89.7 pada post-test, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0.001). Observasi praktik juga memperlihatkan peningkatan nyata, di mana 90% responden mulai memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran, 70% memanfaatkan hasil panen untuk konsumsi keluarga, dan 50% sudah mencoba membuat kompos sederhana. Kesimpulan penelitian bahwa program taman gizi keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi dan keterampilan budidaya ibu rumah tangga, sekaligus mendorong kemandirian pangan di komunitas nelayan dengan keterbatasan lahan.