cover
Contact Name
Suardi Laheng
Contact Email
suardiaseq@gmail.com
Phone
+6285240411818
Journal Mail Official
jagoku2020@gmail.com
Editorial Address
Jl. Madako No. 1 Kelurahan Tambun Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Indonesia.
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis
ISSN : -     EISSN : 27469638     DOI : -
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis merupakan jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Perikanan, Pertanian dan Peternakan serta Ilmu Biologi. JAGO TOLIS merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Madako Tolitoli. Jurnal terbit tiga kali dalam setahun yaitu Januari, Mei dan September.
Articles 121 Documents
Analisis Produksi Usahatani Kelapa Dalam (Cocos nucifera) Di Kecamatan Tolitoli Utara Hayatudin, Hayatudin; Maskur, Maskur
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i2.594

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi besaran biaya total, penerimaan, dan pendapatan, serta perbandingan biaya/pendapatan di Kecamatan Tolitoli Utara. Studi ini dilakukan di Kecamatan Tolitoli Utara dari Oktober 2022 hingga Desember 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei kasus di Kecamatan Tolitoli Utara. Sampel diambil dari 4 desa (Lakuan Tolitoli, Timbolo, Binontoan, dan Gio). Sampel terdiri dari 30 petani, dan metode sampel acak sederhana digunakan untuk menentukan responden. Data primer dan sekunder adalah jenis data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kelapa di Kecamatan Tolitoli Utara rata-rata menghasilkan Rp1.810.323,33 per musim tanam, dengan penerimaan sebesar Rp2.893.333,33, sehingga mereka menghasilkan Rp1.083.010,00 pendapatan, dan usahatani tersebut layak untuk diusahakan berdasarkan rasio R/C sebesar 1,59 lebih dari 1.Kata Kunci :Kelapa Dalam, Analisis Usaha tani, R/C Ratio
Performa Kualitas Air dengan Pengkayaan Oksigen terlarut Pada Sistem Resirkulasi Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Rasul, Rasul; Supriyono, Eddy; Adiyana, Kukuh
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.611

Abstract

Air laut merupakan media hidup udang vannamei yang sangat penting sehingga perlu dijaga kondisi kualitasnya agar udang dapat hidup dan tumbuh dengan baik. Intensitas pemberian dan protein pakan yang sangat tinggi menjadi salah satu faktor yang dapat memicu tingginya Total ammonia dan nitrit. udang hanya dapat meretensi protein yang bersumber dari pakanberkisar antara 16.3-40,87 % dan sisanya dibuang ke lingkungan budidaya dalam bentukbahan organik, buangan organik tersebut dapat mempengaruhi penurunan kualitas air padamedia pemeliharaan. Penelitian ini diawali dengan pemeliharaan udang vannamei (Litopenausvannamei) PL 12 selama 30 hari yang diberi pakan komersil 100% dari bobot tubuh. Setelah30 hari pemeliharaan koleksi sampel air dilakukan setiap 1 jam selama 10-11 jam pada inletdan outlet sirkulasi. Selanjutnya sampel air dianalisis menggunakan metode titrasi dan alatspectrofotometer. Penelitian bertujuan untuk megetahui performa dan fluktuasi perubahankualitas air pada sistem resirkulasi, selain itu memberikan manfaat sebagai acuan dalambudidaya yang hemat air. Pengakyaan oksigen terlarut pada sistem resirkulasi bermanfaatmengontrol kualitas air dalam ambang batas toleransi udang vannamei (L.vannamei).pengakayaan oksigen menunjukan perbedaan antara inlet dan outlet pada sistem resirkulasibudidaya, yaitu TAN, NO2 cenderung relative rendah Ketika masuk Kembali kadalam wadahbudidaya.   
Karakteristik Sensori Dan Fitokimia Tempe Berbasis Biji Almond (Prunus dulcis L), Kedelai (Glycine max L) Dan Kacang Hijau (Vigna radiata L) Arista, Yuvita Lira Vesti; Chastelyna, Agnes Juniarti; Khairunnisa, Anita; Moniz, Joana Paula Gerabella da Costa
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.613

Abstract

Tempe merupakan salah satu produk tradisional Indonesia, pada umumnya terbuat dari kedelai yang difermentasi dengan menggunakan kapang Rhizopus oligosporus. Dalam proses pembuatan tempe terdapat jenis serealia dan legum lain yang juga dapat digunakan, dengan demikian tujuan penelitian ini mengeksplor lebih jauh terkait tempe berbahan dasar almond dan kacang hijau beserta kualitas organoleptik dan kandungan fitokimianya. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan kimia tempe berbahan dasar kacang almond dan kacang hijau memiliki standart nilai kimia yang sesuai dengan SNI 3144-2015 dimana kandungan air maksimal pada tempe adalah sebesar 65%, kandungan protein minimal 15%. Selain itu tempe berbahan dasar kacang almond dan kacang hijau memiliki kandungan fitokimia yang sama seperti tempe berbahan dasar kedelai positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin dan terpenoid. Secara Organoleptik tempe berbahan dasar kacang hijau mempunyai tingkat mutu sensoris tempe yang tinggi berdasarkan atribut warna, aroma, rasa, tekstur dan secara keseluruhan.  
Uji Fisikokimia Masker Peel Off Dari Sediaan Rumput Laut (Sargassum Sp) Dan Gelatin Kulit Ikan Tuna Putalan, Reinal; Ariany, Septian Palma; Pomolango, Lusy
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.623

Abstract

Peel off mask is one type of face mask that has advantages in its use, which is easy to remove or lift like an elastic membrane, which can be made from Sargassum sp seaweed with the addition of gelatin as a gel formation. This study aims to obtain the best formula for seaweed peel off masks (Sargassum sp) with the addition of tuna skin gelatin which varies as a gelling agent, by testing pH, Viscosity, Drying Preparation Time, and Antioxidant Activity. This research method uses a completely randomized design (CRD) and descriptive. The results of the tests that meet the pH values ​​at P0(7.31), P1(7.06), P2(6.83), P3(6.79), P4(6.54), P5(6.41) have according to SNI 16-4399-1996 with a range of 4.5-8.0, the value of Viscosity P5 (28893 Cps) in accordance with SNI 16-6070-1996 with a range of 2.000-50.000, the results of the long drying time test on the selected product are P4 (28 minutes) and P5 (24 minutes) the results are in accordance with the peel off mask time span, which is 5-30 minutes, and the Antioxidant Activity IC50 is 135.648 µg/ml in the medium category.
Evaluasi Produksi Perikanan Budidaya di Kabupaten Kediri Jawa Timur Hakim, Riza Rahman; Effendi, Irzal
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.631

Abstract

Aquaculture is one of the priorities of the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries (KKP) in developing blue economy policies in Indonesia. Kediri Regency, the center of aquaculture production in East Java, plays a pivotal role in the production of fresh water-cultivated fish not only for consumption but also for ornament. Proper evaluation in relation with the aquaculture production in Kediri is so limited; even though, it is fundamental for setting the best recommendation for the future strategy of aquaculture production up. Hence, the aim of this research is to evaluate aquaculture production in Kediri Regency and to recommend its future development strategy. This study used descriptive methods. The data used is secondary data with the main data sources from BPS KKP and Kediri Regency. Afterwards data were analyzed by describing them qualitatively. Results showed that the development of aquaculture in Kediri Regency was going well. This can be seen from the increase of aquaculture production both in volume and in value during 2019-2022. Recommendations related policy strategy for the future aquaculture production can be implemented by increasing the abilities and skills of fish farmers; improving the quality of counseling and training on the dissemination of aquaculture technology; enhancing infrastructure and facilities, especially public facilities; conducting post-harvest and fish processing training to increase added value of fish products; developing an integrated information system between farmers in each sub-district, which is led by the Fisheries Agency in Kediri Regency; last but not least, strengthening collaboration with universities in order to disseminate research results to the fish cultivating community.
Struktur Komunitas dan Kelimpahan Zooplankton Terhadap Kualitas Perairan Di Sungai Keureuto di Sungai Keureuto, Kecamatan Lhoksukon Rinaldi; Muktitama, Asih Makarti; Nugrahawati, Anis; Yanto, Nopri; Sari, Cut Rozana
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.632

Abstract

Zooplankton merupakan biota perairan yang memiliki peranan penting didalam ekosistem perairan dan memanfaatkan fitoplankton sebagai sumber makanan serta dapat dijadikan bioindikator biologi untuk menjelaskan kondisi perairan. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel air pada perairan sungai di daerah sungai keureuto dengan menggunakan planktonnet. Sampel air yang diambil dimasukkan ke dalam botol koleksi dan diberi cairan lugol sebagai pengawet dan dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa keanekaragaman zooplankton sedang dengan tingkat keseragaman yang tinggi sehingga tidak ada spesies yang dominan pada perairan sungai, hal ini menandakan bahwa Sungai Keureuto masih subur dan masih rendah terhadap pencemaran perairan
Identifikasi Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan dalam Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Di Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo Handayani, Creani; Fanela, Muhammad Askin Putra; Al Furkan
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.637

Abstract

Perikanan adalah sektor penting untuk kebutuhan pangan dan ekonomi, namun aktivitas yang meningkat menyebabkan tekanan pada sumberdaya perikanan dan lingkungan laut. Overfishing menjadi masalah serius dengan lebih dari 80% populasi ikan dieksploitasi berlebihan. Di Indonesia, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan memperburuk situasi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi alat penangkap ikan ramah lingkungan untuk meningkatkan pengelolaan sumberdaya perikanan di Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo. Penelitian dilakukan melalui survei lapangan dan wawancara mendalam dengan nelayan lokal untuk mengevaluasi efektivitas alat tangkap. Alat tangkap yang diteliti meliputi jaring udang, pancing ulur dan bubu lipat dengan penilaian berdasarkan sembilan kriteria dari Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF). Secara keseluruhan, alat tangkap pancing ulur, bubu lipat dan jaring udang termasuk dalam kategori sepenuhnya ramah lingkungan. Pancing ulur dan bubu lipat dengan bobot masing-masing 34, sementara jaring udang mendapat bobot 30.
Teknik Pembenihan Ikan Nilem (Osteochilus Hasselti) Di Unit Pelaksana Teknis (Upt) Laboratorium Kesehatan Ikan Dan Lingkungan, Pasuruan, Jawa Timur Pranowo, Navasha Lingga; Fatmawanti, Irma Nur; ana, Marsela Puji; Asiah, Risa Nurul; Ulkhaq, Mohammad Faizal
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.644

Abstract

Ikan nilem (Osteochilus hasselti) menjadi salah satu spesies dari 23 spesies Osteochilus yang termasuk ke dalam ikan asli dari Indonesia yang memiliki habitat di perairan tawar. Ikan Nilem memiliki ciri-ciri berwarna coklat kehitaman, posisi mulut subterminal, dan terdapat dua pasang sungut peraba pada kedua sudut mulutnya. Budidaya ikan nilem memiliki keuntungan di sisi ekonomi karena mudah dipelihara pada kondisi air yang berbeda, memiliki sintasan dan reproduksi yang tinggi. Kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan di UPT. Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Umbulan, Pasuruan, Jawa Timur. Hasil Praktek Kerja Lapang (PKL) mengenai teknik pembenihan ikan nilem dimulai dari pembersihan kolam, pengapuran, pengeringan, dan pengisian air. Sebelum dipijahkan induk ikan nilem perlu diseleksi untuk mengetahui induk mana yang telah matang gonad. Setelah diseleksi dilakukan penyuntikan hormon ovaprim sebanyak 0,2ml/kg dengan perbandingan betina dan Jantan 1:2. Telur yang telah dibuahi kemudian dipindahkan dari hapa ke akuarium. setelah umur 3 hari larva dipindahkan ke kolam pendederan dan dipeliharan hingga umur 21 hari. Pengecekan kualitas air dilakukan secara rutin pada pagi dan sore hari meliputi suhu, pH, dan DO.
Keberhasilan Sambung Pucuk Kakao (Theobrama cacao L) Terhadap Teknis Penyambungan Dan Pemilihan Entres Yang Berbeda Kahar; Ahmad, Fandi; Adnan; Mustapa, Doni
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.648

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana berbagai teknik penyambungan dan pilihan entres  berdampak pada keberhasilan sambung pucuk kakao (Theobrama cacao L). Studi ini dilakukan di netting house Agroteknologi di Fakultas Pertanian Universitas Madako di Tolitoli, Sulawesi Tengah. Metode rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor digunakan dalam penelitian ini. Faktor pertama mempertimbangkan teknis sambungan, yang terdiri dari S1 (sambungan baji), S2 (sambungan cemeti) dan S3 (sambungan celah lidah). Faktor kedua mempertimbangkan pemilihan entres  yang berbeda, yang terdiri dari E1 (entres  dari cabang yang lebih tua), E2 (entres  dari cabang berwarna hijau kecoklatan), E3 = (entres  dari cabang berwarna hijau muda). Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali, akan ada 27 percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan teknis penyambungan dengan berbagai jenis entres  berinteraksi satu sama lain yang berkontribusi secara signifikan pada kecepatan tumbuh tunas, jumlah tunas, jumlah daun, dan panjang tunas. Perlakuan sambung celah lidah dengan entres  dari cabang yang lebih tua (S3E1) adalah perlakuan terbaik.
Examination Technique of KHV in C. rubrofuscus by PCR Method at BKIPM Surabaya I, East Java. Setyawati, Andini Nur; Rahmawati, Aprista Widhiya; Firdausi, Rizqi Fitria; Dewi, Laras Mariska; Akmalia, Shafira Dwi; Rahmawati, Pratiwi Dwi; Fasya, Arif Habib
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 4 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v4i3.666

Abstract

Perkembangan produksi ikan koi mengalami peningkatan sehingga memacu pembudidaya ikan koi untuk mengembangkan usaha budidayanya. Salah satu masalah yang dapat mengganggu proses budidaya ikan koi adalah penyakit virus. Golongan virus yang sering menginfeksi ikan koi (Cyprinus rubrofucus) yaitu Koi Herpes Virus (KHV) yang menyebabkan kerugian cukup besar. Oleh karena itu diperlukan pemeriksaan KHV pada ikan koi untuk mencegah persebaran KHV. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, Dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I, Jawa Timur pada tanggal 26 Juni sampai 25 Agustus 2023. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengetahui prosedur pemeriksaan KHV dan hasil pemeriksaan KHV selama proses pemeriksaan di BKIPM Surabaya I. Metode kerja yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pengambilan data dengan data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, partisipasi aktif dan studi pustaka. Pemeriksaan KHV di BKIPM Surabaya I menggunakan metode PCR konvensional yang terdiri dari tahap ekstraksi DNA, amplifikasi DNA, elektroforesis, dan visualisasi hasil. Berdasarkan hasil pemeriksaan selama penelitian ditemukan 2 sampel positif KHV pada ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) dari 48 sampel yang diperiksa.

Page 8 of 13 | Total Record : 121