cover
Contact Name
Elfi Rahmadhani
Contact Email
lppm.iaintkn@gmail.com
Phone
+6281363118102
Journal Mail Official
lppm.iaintkn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso No. 10 Takengon, Aceh Tengah, 24552
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
MUBEZA Pemikiran Hukum dan Ekonomi Islam
ISSN : 20894430     EISSN : 28084888     DOI : https://doi.org/10.54604/mbz.v11i1
MUBEZA Pemikiran Hukum dan Ekonomi Islam diterbitkan oleh LPPM IAIN Takengon dan terbit dua kali dalam satu tahun. fokus adalah bidang kajian islam, hukum dan ekonomi islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 80 Documents
Komunikasi Dialogis Dalam Kisah Ratu Balqis (Studi Analisis QS. an-Naml/27: 29-35) Hasani Z, Jufri; Nurlizam
Mubeza Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i1.371

Abstract

Salah satu kandungan pokok Al-Qur’an qashash al-Qur’an.  Keberadaan kisah dalam Al-Qur’an mempunyai beberapa maksud serta tujuan, salah satunya untuk dijadikan pengajaran. Penggalian ‘ibrah atau pengajaran Al-Qur’an harus dilakukan dari sudut pandang dan pendekatan dan disiplin ilmu.  Untuk menemukan pengajaran atau  ‘ibrah dari kisah Al-Qur’an tentu diperlukan keseriusan, analisa dan penafsiran yang mendalam. Penulis mengambil satu dari beberapa kisah didalam Al-Qur’an, yaitu Kisah Ratu Balqis yang terdapat di surah an-Naml/27: 29-35 mengunakan pendekatan ilmu komunikasi. Ada yang menarik dari kisah Ratu Balqis ini, yaitu sikap atau reaksi seorang penguasa ketika menerima surat dari penguasa lain yang memerintahkan untuk tunduk. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan bentuk kajian kepustakaan. Dalam menafsirkan ayat, penulis mengikuti langkah penafsiran tahlili (analitik) yaitu menafsirkan kelompok ayat yang menjadi objek kajian dengan meneliti secara tertata dari ayat awal sampai ayat yang terakhir. Hasil penelitian mengungkap Ratu Balqis adalah seorang pemimpin yang cermat, bijaksana, demokratis. Ratu Balqis mengunakan pendekatan komunikasi dialogis dalam memutuskan sebuah persoalan meskipun pada saat yang sama ia juga bisa menggunakan komunikasi monolog. Dalam paparan kisah dalam ayat jelas terungkap bahwa Ratu Balqis tidak memaksakan pendapat kepada forum, dan dalam mengemukakan pendapat Ratu Balqis memberikan alasan-alasan yang kuat dan tepat (argumentatif) sehingga para peserta rapat memahami dan menerima dengan lapang dada pendapat atau usul dari ratu mereka.
Analisis Tantangan dan Peluang Industri Halal di Indonesia Jannah, Miftahul; Malahayatie
Mubeza Vol. 14 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i2.394

Abstract

Tujuan penelitian deskriptif ini adalah untuk menganalisis tantangan dan peluang industri halal di Indonesia. Data dalam penelitian diperoleh dengan cara menganalisis artikel jurnal nasional yang membahas mengenai industri halal di Indonesia. Artikel tersebut diperoleh dari Google Scholar dan referensi artikel dengan kata kunci industri halal. Analisis dilakukan dengan reduksi data, analisis data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal, tetapi juga menghadapi beberapa tantangan. Untuk mengembangkan industri halal, Indonesia perlu meningkatkan kesadaran masyarakat, meningkatkan kualitas rantai pasokan produk halal, meningkatkan kepedulian terhadap produk ramah Muslim, dan meningkatkan kerjasama dengan negara lain. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan posisinya sebagai sentra perkembangan ekonomi syariah di dunia dan meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan industri halal.
Peran Pemerintah Kampung Simpang Uning Niken Menyelesaikan Sengketa Penelantaran Pada Rumah Tangga Alianur, Mudfar
Mubeza Vol. 14 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i2.397

Abstract

Penelantaran dalam rumah tangga yang terjadi di kampung Simpang Uning Niken merupakan tindak penelantaran atau pengabaian terhadap anggota keluarga yang dilakukan, sehingga memberikan dampak buruk terhadap keharmonisan hubungan, dan memberikan tekanan mental terhadap istri dan anak yang ditelantarkan. Hal yang melatarbelakangi adalah permasalahan ekonomi. Adapun penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Kampung Simpang Uning Niken dalam penyelesaian KDRT dan untuk mengetahui dampaknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode hukum empiris. Subjek dalam penelitian ini adalah pemerintah kampung SImpang Uning Niken dan warga desa. Data diperoleh dari wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan cara reduksi data, analisis data dan penarikan Kesimpulan. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa Pemerintah Kampung Simpang Uning Niken sudah berupaya menyelesaikan permasalahan dengan sebaik-baiknya meskipun masih terbatas, karena kurangnya sumber daya manusia dan fasilitas pendukung lainnya. Pemerintah Kampung telah mengupayakan perdamaian antara kedua belah pihak atau dilanjutkan ke pihak yang berwajib.
Kondisi Eksisting Industri Halal Di Indonesia Wiranda; Malahayatie
Mubeza Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i1.398

Abstract

Industri halal di Indonesia merupakan sektor yang vital bagi perekonomian nasional, didukung oleh mayoritas penduduk Muslim. Pertumbuhan industri ini didorong oleh meningkatnya kesadaran terhadap pemenuhan syariah Islam dan dukungan regulasi pemerintah. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya harmonisasi sertifikasi halal, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya adopsi teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus untuk mengidentifikasi dinamika, tantangan, dan peluang industri halal di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat hambatan, industri halal Indonesia memiliki potensi besar untuk ekspansi pasar ekspor, diversifikasi produk, dan peningkatan efisiensi melalui adopsi teknologi. Keterlibatan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil sangat penting untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang, guna memastikan pertumbuhan industri halal yang berkelanjutan dan berkontribusi signifikan bagi perekonomian negara.
Dinamika Transformasi Media Karerek; Nurliza Azzahra, Karin; Priambodo, Galih; Jufrizal; Nasution, Nurseri Hasnah
Mubeza Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i1.399

Abstract

Transformasi media telah menjadi salah satu tren yang paling mencolok dalam beberapa dekade terakhir. Transformasi ini telah menyebabkan perubahan signifikan dalam cara media beroperasi, didistribusikan, dan dikonsumsi. Salah satu perubahan terpenting yang telah terjadi adalah pergeseran dari media tradisional ke media digital. Media tradisional, seperti televisi, radio, dan surat kabar, telah digantikan oleh media digital, seperti internet, media sosial, dan perangkat seluler. Perubahan ini telah meningkatkan aksesibilitas terhadap informasi dan komunikasi, serta mengurangi biaya produksi dan distribusi. Perubahan lain yang terjadi adalah transformasi model bisnis media. Media tradisional yang mengandalkan pendapatan dari model iklan tradisional menghadapi tantangan yang cukup besar dari media digital yang mengandalkan pendapatan dari berlangganan dan iklan digital. Perubahan ini menyebabkan konsolidasi kepemilikan media, dengan perusahaan media besar yang semakin mendominasi industri media. Transformasi media juga berdampak pada politik. Media telah menjadi kekuatan yang semakin penting dalam proses politik, seringkali bertindak sebagai agen oposisi terhadap pemerintah. Transformasi media juga telah mengubah cara kampanye politik, dengan kampanye politik yang semakin mengandalkan media digital untuk menjangkau para pemilih.
Pengaruh Konten Postingan Akun Instagram @keber_gayo Terhadap Kepuasan Pembaca Rizha, Fachrur; Lestari, Eva; Kartini
Mubeza Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i1.405

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada pengaruh konten postingan dalam akun @keber_gayo terhadap kepuasan pembaca di Takengon, Aceh Tengah. Yakni pengaruh yang didapatkan oleh masyarakat Aceh Tengah dari postingan pada akun @keber_gayo yang menyampaikan berita peristiwa yang terjadi di Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan sekitarnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pembaca/followers terhadap konten postingan akun @keber_gayo, dan mengetahui pengaruh konten berita yang diposting oleh akun instagram @keber_gayo terhadap kepuasan pembaca/followers. Ditinjau dari permasalahan yang ada maka penelitian ini akan menggunakan metode kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif adalah suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menjelaskan suatu masalah dengan hasil yang dapat digeneralisasikan. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26 dari hasil olahan data koefesien determinasi, Dapat diambil kesimpulan bahwa pengaruh variabel independen (konten postingan akun @keber_gayo) terhadap variabel dependen (kepuasan pembaca) memperoleh persentasi sebesar 53,4%. Dari hasil perolehan data hipotesis t hitung = 5.114 dan t tabel = 0.000. Dapat diambil kesimpulan bahwa t hitung lebih besar dari pada t tabel, maka hipotesis nol (Ho) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Yang berarti terdapat pengaruh konten postingan akun instagram @keber_gayo terhadap kepuasan pembaca di Takengon Aceh Tengah.
Transformasi Zakat Profesi Melalui Baitul Mal Aceh di Era Digital: Menggapai Keadilan Sosial dan Kesejahteraan Umat Lingga, Musdiansyah
Mubeza Vol. 14 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i2.434

Abstract

Zakat profesi memiliki peran penting dalam membangun keadilan sosial dan kesejahteraan umat, terutama dalam konteks Baitul Mal Aceh di era digital. Era digital membawa perubahan signifikan dalam pola ekonomi dan cara bertransaksi, yang juga mempengaruhi pengumpulan dan distribusi zakat profesi. Tulisan ini membahas transformasi zakat profesi melalui peran Baitul Mal Aceh dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk literatur, wawancara dengan pihak terkait, dan studi kasus implementasi zakat profesi melalui Baitul Mal Aceh. Hasil analisis menunjukkan bahwa era digital memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan, distribusi, dan pemantauan zakat profesi. Baitul Mal Aceh dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan platform pengumpulan zakat yang mudah diakses dan transparan bagi masyarakat. Namun, ada pula tantangan yang perlu diatasi dalam transformasi ini, seperti perlunya pendekatan berbasis teknologi yang inklusif agar seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi, serta kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data. Oleh karena itu, Baitul Mal Aceh perlu mengembangkan kebijakan dan mekanisme yang menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat profesi secara digital. Dengan menggabungkan tradisi zakat profesi dengan kemajuan teknologi, transformasi ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan efektivitas distribusi zakat, mendukung pemberdayaan ekonomi umat, dan mewujudkan tujuan keadilan sosial di era digital. Melalui kerjasama antara Baitul Mal Aceh, pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, zakat profesi dapat menjadi alat yang lebih kuat dalam mengatasi kesenjangan sosial dan menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi umat.
Sikap Beragama dan Kondisi Keberagamaan Masyarakat Kabupaten Aceh Tengah Menjelang Pilkada Tahun 2024 Sutrisno, Sutrisno; Pane, Siti Rif’atussa’adah Sitorus; Futra, Salmandi
Mubeza Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i1.436

Abstract

Pemilihan kepala daerah serentak dilaksanakan pada 27 November 2024, namun suhu politik di Kabupaten Aceh Tengah sudah mulai muncul kepermukaan. Segmentasi masyarakat dengan mengidentifikasi calon berdasarkan belah uken dan belah toa selalu muncul dalam kontestasi politik di Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan dekskriptif kualitatif untuk menggambarkan sikap beragama dan kondisi keberagamaan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah menjelang Pilkada tahun 2024. Data didapatkan dari observasi langsung, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sikap beragama dan kondisi keberagamaan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah dalam kondisi kondusif, menjalankan ibadah dan ajaran agama tanpa adanya opini maupun isu yang mengarah kepada politisasi agama. Hal yang muncul selanjutnya dimana politik belah/klan antara uken dan toa masih mendominasi ditambah dengan urang paloh (orang pesisir) sebagai identifikasi baru calon bupati yang merepresentasikan calon bukan berasal dari belan uken ataupun belah toa.
Darmawan, S.PdI,MA KAFA’AH DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT MUSLIM TINJAUAN SOSIOLOGIS: Upaya Menghasilkan Keserasian Antara Suami Isteri dalam Rumah Tangga Darmawan. MA
Mubeza Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i1.437

Abstract

Kafa’ah sangatlah begitu penting dalam Proses perkawinan dalam masyarakat islam atau muslim, oleh karena itu yang menjadi inti dalam tulisan ini permasalahan  untuk mengetahui apa yang menjadi tolak ukur kafa’ah, serta fungsi dari kafa’ah itu menurut para ulama dan bagaimana kafaah dalam perkawinan di masyarakat muslim dalam sejarah terdahulu. Dalam kaedah ilmu  fikih keserasian dan kesetaraan ini selalu disebut dengan kafa’ah atau kuf­. Percakapan  mengenai kafa’ah dalam perkawinan masyarakat  islam atau muslim telah didatanggi banyak pendapat para umara, termasuk para sosiolog, disebabkan kafa’ah dalam perkawinan merupakan proses  adanya kesenjangan sosial dalam susunan masyarakat, dan ketidak tenteraman antara suami isteri, hal ini biasanya akan timbulnya faktor ketidak langgengan dalam rumah tangga mereka, karena ketidak sejahteraaan,  bisa menimbulkan tidak harmonisnya dalam berumah tangga, dapat di pastikan serta disimpulkan bahwa kafa’ah adalah untuk kesetaraan yang perlu diraih oleh calon suami dan istri agar dapat  menghasilkan keserasian serta kenyamanan hubungan suami-istri dalam hakikat terhindarnya  ketidak tenteraman dalam rumah tangga nantinya menuju keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Jadi dalam terminologi hukum Islam istilah kafa’’ah dalam hal ini berarti adanya syarat  untuk seseorang suami muslim, diharuskan adanya sederajat / sepadan, setara, atau lebih tinggi dibandingkan dengan istri, atau dengan kata lain, jikalau seorang  di bolehkan dalam memilih pasangannya masing masing dalam perkawinan, namun harus diupayakan agar calon isteri tidak menikah dengan laki-laki yang kehidupannya berada dibawahnya atau dibawah keluarganya
Adab Komunikasi Dalam Menggunakan Media Sosial Menurut Pandangan Islam Jaya, Makmur; Pamuji, Kukuh; Halihasimi
Mubeza Vol. 14 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v14i1.440

Abstract

Adab komunikasi dalam penggunaan media sosial merupakan topik penting yang mengaitkan etika dengan perilaku moral individu dalam dunia digital. Artikel ini membahas konsep adab komunikasi dengan menyoroti pentingnya penerapan etika dalam berinteraksi di media sosial. Penggunaan bahasa tidak baku dalam komunikasi digital sering kali mencerminkan kurangnya kesadaran akan etika, meskipun penulisan sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan keakuratan informasi sangat penting. Terdapat prinsip-prinsip etika komunikasi dalam media sosial yang harus diperhatikan, yakni penggunaan bahasa sopan, penghindaran hoax dan konten negatif, serta pentingnya komentar yang relevan. Pandangan Islam mengenai adab komunikasi di media sosial dijelaskan berdasarkan Surat Al-Hujarat (49): 6, yang menekankan pentingnya verifikasi informasi untuk mencegah fitnah dan penyebaran berita bohong. Islam mengajarkan bahwa menyebarkan informasi yang benar, menghindari ghibah, fitnah, dan bullying, serta tidak memposting konten yang melanggar syariat adalah kunci adab berkomunikasi. Adab komunikasi di media sosial harus memperhatikan etika dan moralitas, baik dalam konteks umum maupun menurut ajaran Islam, guna menciptakan interaksi yang positif dan konstruktif di ruang digital. Kata Kunci: Adab Komunikasi, Media Sosial, Pandangan Islam Communication etiquette in the use of social media is an important topic that links ethics with individual moral behavior in the digital world. This article discusses the concept of communication etiquette by highlighting the importance of implementing ethics in social media interactions. The use of non-standard language in digital communication often reflects a lack of awareness of ethics. However, writing according to the Enhanced Spelling (EYD) and accuracy of information are very important. There are principles of communication ethics in social media that must be considered, namely the use of polite language, avoiding hoaxes and negative content, and the importance of relevant comments. The Islamic view on communication etiquette on social media is explained based on Surah Al-Hujarat (49): 6, which emphasizes the importance of verifying information to prevent slander and the spread of fake news. Islam teaches that spreading correct information, avoiding gossip, slander, and bullying, and not posting content that violates Sharia are the keys to communication etiquette. Communication etiquette on social media must pay attention to ethics and morality, both in the general context and according to Islamic teachings, to create positive and constructive interactions in the digital space. Keywords: Communication Etiquette, Social Media, Islamic Views