cover
Contact Name
Yenni Khristiana
Contact Email
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Phone
+6282137353838
Journal Mail Official
yenni.kristi@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat STIE AUB Surakarta, Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Wasana Nyata
ISSN : 27472876     EISSN : 25808443     DOI : https://doi.org/10.36587/wasananyata.v4i2
Jurnal Nasional ini adalah terbitan berkala ilmiah secara terbuka berbasis ilmu terapan, pengabdian kepada masyarakat dan kajian ilmiah yang diterbitkan oleh Bidang Publikasi Ilmiah STIE AUB Surakarta dengan nomer registrasi ISSN 2580-8443 (online) dan ISSN 2747-2876 (print). Jurnal pengabdian kepada masyarakat dimaksudkan sebagai media pertukaran gagasan, informasi karya ilmiah dari berbagai kalangan akademis, praktisi, dunia usaha, alumni, mahasiswa dan masyarakat secara umum. Selain itu, jurnal ini sebagai salah satu kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan partisipasi ilmiah secara umum. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan pada media lain baik terbitan Nasional maupun Internasional
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2025)" : 13 Documents clear
Pemanfaatan digital marketing produk tenun kain goyor sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat Desa sambirejo kecamatan plupuh Haryanto, Aris Tri; Dewi, Septiana Novita; Nugroho, Ernes Cahyo; Hartini, Hartini; Nugroho, Anggoro Panji
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1990

Abstract

Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, telah lama dikenal sebagai salah satu pusat pengrajin tenun kain goyor yang memiliki ciri khas unik, baik dari segi motif, warna, maupun teknik pembuatannya. Namun, di tengah perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen, penjualan kain goyor menghadapi tantangan besar. Produk yang dihasilkan oleh para pengrajin selama ini lebih banyak dipasarkan secara konvensional melalui pameran, toko kecil, atau penjualan langsung di rumah produksi. Metode pemasaran ini memiliki jangkauan terbatas dan bergantung pada kehadiran pembeli secara fisik. Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi—terutama internet dan media sosial—telah membuka peluang baru dalam pemasaran produk. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat merasa perlu memberikan pelatihan dan pendampingan terkait digital marketing, yang mencakup strategi promosi di media sosial, pemanfaatan marketplace, teknik fotografi produk, dan pengelolaan konten digital. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi pintu gerbang bagi pengrajin untuk mengembangkan pemasaran yang lebih luas, meningkatkan omzet penjualan, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini masyarakat menjadi lebih paham pentingnya digital marketing dalam proses bisnis, dan dapat praktek untuk menggunakan media sosial dalam proses bisnis yang dilakukan.
Optimalisasi Pekarangan Rumah Sebagai Pengembangan Toga Di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Wardani, Irma; Dewi, Tria Rosana; Widiastuti, Libria; Faried, Femmy Silaswaty
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1968

Abstract

Sebagian besar masyarakat di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo memiliki sisa lahan pekarangan rumah akan tetapi lahan tersebut kurang dimanfaatkan secara maksimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi kesadaran kepada masyarakat tentang pemanfaatan lahan pekarangan dan pengetahuan tentang Tanaman Obat bagi kesehatan keluarga. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat untuk optimalisasi lahan pekarangan sebagai taman TOGA. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Waru Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesadaran dari masyarakat Desa Waru Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo dalam pemanfaatan pekarangan untuk dijadikan percontohan serta mengetahui cara pemanfaatan TOGA dan mulai untuk melakukan penanaman Tanaman Obat Keluarga
Limbah Minyak Goreng Sebagai Bahan Dasar Pebuatan Lilin Aromaterapi Widyastuti, Indriyana; Rahayu, Saptani; Murti, Nugroho Wisnu; Herawati, Nunuk; Brotojoyo, Endang
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1973

Abstract

Limbah minyak goreng (jelantah) merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering kali dibuang sembarangan, sehingga berpotensi mencemari lingkungan, khususnya tanah dan air. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membuka wawasan ibu-ibu PKK di Dukuh Mangurejo, Desa Ngresep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. tentang bagaimana memanfaatkan minyak bekas (jelantah) yang sangat membahayakan kesehatan bila digunakan berkali-kali, yang juga akan merusak lingkungan bila dibuang sembarangan  . Metode yang digunakan adalah sosialisasi pemanfaatan limbah minyak goreng dan manfaat lilin aroma terapi serta praktek pembuatan lilin aroma terapi dari minyak goreng bekas . Hasil dari kegiatan ini ibu-ibu sangat tertarik dan menginginkan kembali pelatihan yang serupa dengan jenis lilin dan aroma berbeda.
Perizinan usaha sebagai kepastian hukum pelaku umkm di desa karang pelem kec. Masaran Kabupaten sragen Suhardi, Edi; Mulyadi, Mulyadi; Nawangsasi, Endah; Saryanti, Endang; Haryanti, Setyani Sri
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1991

Abstract

Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini untuk menumbuhkan pengembangan berfikir terhadap pentingnya pelaku UMKM memiliki Legalitas Usaha jenis NIB (Nomor Induk Berusaha) agar usaha pelaku UMKM dapat lebih berkembang dan kendala-kendalanya dapat teratasi. Legalitas usaha merupakan suatu standar yang dimiliki oleh pelaku usaha dimana setiap usaha hendaklah memiliki suatu legalitas supaya dapat menjamin usahanya. Tuntutan itu yang menjadi masalah karena masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki Legalitas Usaha. Masih banyak Banyak ditemukan pelaku Usaha Kecil dan Menengah yang belum memiliki Ijin Usaha, dikarenakan ketidaktahuan proses untuk mendapatkan Ijin Usaha. Dan juga dianggap terlalu rumit dan berbiaya besar. Juga hal yang membuat pelaku UMKM mengurungkan niat untuk membuat Legalitas Usaha seperti kurangnya Sosialisasi atau takut jika terkena pajak sedangkan usahanya masih sektor mikro. Maka Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharma AUB Surakarta dibantu mahasiswa KKN mengadakan Sosialisasi kepada pelaku UMKM di desa Karangpelem kabupaten sragen berupa  Legalitas Usaha yang bekerjasama dengan CV Rafinda. Hasil setelah diadakan sosialisasi kepada pelaku UMKM ternyata ada perubahan pola pikir dimana awalnya dianggap susah dan berbiaya besar ternyata mudah, maka sedikit demi sedikit mereka saling menyadari pentingnya Legalitas Usaha untuk mengembangkan usahanya.
Pelatihan Tukang Dalam membuat Campuran Beton Untuk Bangunan Rumah Ramah Gempa Mirnayani, Mirnayani; Aseanto, Resi; Suwandari, Yunita Dian; Lutfiansyah, Yopi
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1969

Abstract

Pandeglang, Banten merupakan salah satu wilayah rawan gempa di Indonesia, di mana sebagian besar rumah dibangun oleh tukang bangunan yang belum memiliki pelatihan teknis dalam pembuatan beton tahan gempa. Rendahnya mutu campuran beton menyebabkan tingginya tingkat kerusakan bangunan saat terjadi gempa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang dalam membuat campuran beton sesuai standar SNI 2847:2019 melalui pelatihan teori dan praktik. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan mengenai prinsip-prinsip konstruksi tahan gempa, praktik pencampuran beton menggunakan concrete mixer, dan evaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta sebesar 58%, dengan tingkat kepuasan 82% menyatakan sangat puas. Para tukang juga mampu mengoperasikan alat modern dan memahami teknik pencampuran serta curing beton. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah rawan gempa lainnya guna memperkuat ketahanan konstruksi masyarakat.
Pemberdayaan Desa Binaan Proklim: Pembinaan dan Pendampingan untuk Masyarakat Demakan Mojolaban, Sukoharjo Jawa Tengah Diva Awatara, I Gusti Putu; Widianto, Tri; Pahlawi, Lukman Ahmad Imron; Susanti, Nani Irma; Sano, Yose
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1974

Abstract

Desa Demakan Mojolaban, Sukoharjo dipilih sebagai lokasi pengabdian karena menghadapi tantangan dalam pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Program ini bertujuan mendukung pencapaian status Proklim Lestari melalui peningkatan kapasitas masyarakat dan penerapan teknologi ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas (CBPR) dan Metode Transfer of Knowledge and Technology (ToKT) digunakan untuk mentransfer pengetahuan tentang keberlanjutan lingkungan, yang mencakup survei awal, pemetaan potensi, pelatihan tematik, transfer teknologi, serta pendampingan berkelanjutan. Teknologi tepat guna seperti biogas dan mikrohidro diperkenalkan, dan platform kampungiklim.com dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pemantauan, dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai efektivitas program. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta penguatan ekonomi desa berbasis pertanian terpadu dan produk lokal. Program ini terbukti efektif mendorong desa menuju keberlanjutan dan layak direplikasi di wilayah lain
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Pembuatan Kerajinan di Lingkungan Sekolah Al Fathimiyah Hanum, Bethriza; Norita, Defi; Kartika, Hayu; Oktora, Adriyani
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1992

Abstract

Kerajinan adalah suatu bentuk seni yang melibatkan pembuatan barang-barang dengan tangan. Melalui pembuatan kerajinan, anak dapat belajar tentang berbagai bahan, alat, dan teknik, serta bagaimana menggunakannya untuk menciptakan sesuatu yang indah dan bermanfaat. Selain itu, kerajinan juga dapat membantu anak untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan koordinasi mata-tangan(Nasrul Musta et al., 2023). Alasan utama meneliti hal ini adalah untuk memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas hidup anak di seolah Al Fathimiyah. Dengan meningkatkan kreativitas dan keterampilan mereka, maka dapat membantu mereka untuk meraih kesuksesan di masa depan dan menjadi anggota masyarakat yang produktif dan mandiri. Metode yang digunakan untuk pengabdian Masyarakat ini yaitu Metode Pembelajaran Prakarya. Metode pembelajaran prakarya adalah salah satu pendekatan dalam proses pembelajaran yang fokus pada pengembangan keterampilan praktis siswa melalui kegiatan kreatif dan produktif. Metode ini bertujuan untuk mengajarkan siswa untuk berpikir kritis, berinovasi, dan mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menciptakan produk nyata. Hasilnya adalah dapat memotivasi siswa dengan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan relevan. Melalui pembuatan produk nyata, siswa dapat melihat hasil konkret dari usaha dan kerja keras mereka. Ini meningkatkan rasa percaya diri dan kepuasan pribadi siswa dalam menciptakan sesuatu yang bernilai. Selain itu, metode ini juga memungkinkan siswa untuk mengungkapkan kreativitas mereka secara bebas dan melibatkan mereka dalam pembelajaran yang sangat terlibat
Enhance Artificial Intelligence Literacy for Islamic Boarding School Students Using the Asset Based Community Development Method Setyadi, Heribertus Ary; Agustina, Candra; Haryanto, Wawan; Rousyati, Rousyati
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1970

Abstract

Use of artificial intelligence (AI) in teaching and learning has become an increasingly important topic in modern education context. AI offers a wide range of potential to enhance students' learning experiences through better personalization and adaptation to individual needs. From initial observations in several Islamic boarding schools in Banjarsari Surakarta, it was found that understanding of students and teachers about AI and AI supporting applications was still lacking. As part of efforts to improve education quality and community readiness to face a digital era, Bina Sarana Informatika University, Surakarta City Campus, took an initiative to implement a community service program in form of training on using AI in education for students. Community service method used in this activity is the Asset Based Community Development (ABCD) approach which aims to empower communities by utilizing existing potential and resources. Implementation stages include needs analysis (Discovery), expectations formulation (Dream), design of training modules (Design), finalization of plans with FGD (Define), and training implementation (Destiny). AI workshop for Islamic boarding schools has been successfully implemented with good results. From questionnaires that have been filled out by all participants, it shows that workshop materials presented are very useful, materials and tutors delivery method are satisfactory. Workshop participants who are satisfied or rate it good are 63% and those who rate it as very satisfied or very good are 32%.
Pelatihan Canva sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM dalam Branding Digital Produk Anggota ACSB Banjarsari Surakarta Sumaryanto, Sumaryanto; Ricadonna, Nadia Adriane; Susanti, Nani Irma; Panglipurningrum, Yofhi Septian; Utama, Heriyanta Budi
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1982

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) anggota Dewan Asia untuk Usaha Kecil (ACSB) Kecamatan Banjarsari, Surakarta, menghadapi tantangan dalam branding dan pemasaran digital karena keterbatasan kemampuan desain visual. Survei awal menunjukkan bahwa 89% pelaku UMKM tidak familiar dengan Canva, dan 67% masih mengandalkan desain manual, sehingga produk mereka kurang kompetitif di pasar digital. Tema Canva dipilih karena potensinya yang besar untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pelatihan desain grafis sederhana menggunakan Canva yang mudah diakses dan ramah pengguna. Metode layanan menggunakan Participatory Learning and Action (PLA) dengan tiga tahap: (1) pelatihan intensif Canva (membuat profil produk dan profil bisnis), (2) fasilitasi praktik langsung, dan (3) evaluasi melalui pre-test/post-test. Peserta terdiri dari 15 UMKM yang terdiri dari 74% perempuan di sektor kuliner, fesyen, dan kriya. Hasilnya, 87% peserta mengalami peningkatan keterampilan desain, dan 74% berhasil membuat materi promosi secara mandiri. Tantangan utamanya adalah keterbatasan perangkat dan akses internet. Pelatihan Canva efektif meningkatkan kapasitas visual UMKM dengan biaya rendah. Keberlanjutan program ini direkomendasikan melalui pendampingan berkelanjutan dan replikasi ke UMKM lainnya.
Penerapan Metode Transaksional Dalam Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat Melalui Bank Sampah “ Uwuh Erlima Jaya” di RW 05, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan Friantin, Siti Hayati Efi; Khoridah, Eva Arifatul
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1971

Abstract

Pengertian sampah (UU No. 18 Tahun 2008) adalah sisa kegiatan sehari-hari manuasia dan/atau proses alam yang padat. Menurut Adibroto (2004:1), “Sampah bukanlah sesuatu yang harus dibuang melainkan dapat diolah menjadi produk baru. Sampah juga tidak perlu berkonotasi kotor dan bau bila dikelola dengan baik.”Dengan berlakunya UU No 18/2008 tentang pengelolaan sampah. Substansi penting dari UU ini adalah semua pemerintah kota/kabupaten harus mengubah sistem pembuangan sampah menjadi sistem pengelolaan sampah.Pengolahan sampah secara terpadu berbasis masyarakat dilaksanakan dengan melakukan reduksi sampah semaksimal mungkin dengan cara pengolahan sampah di lokasi sedekat mungkin dengan sumber sampah. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah melaksanakan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti melaksanakan pengelolaan sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Program tersebut bisa dimulai dari sumber timbulan sampah hingga kelokasi TPA. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat (Community Based Solid Waste Management / CBSWM) adalah suatu pendekatan pengelolaan sampah yang didasarkan pada kebutuhan dan permintaan masyarakat, direncanakan, dilaksanakan, dikontrol, dan dievaluasi bersama masyarakat. Langkah solusi jitu untuk pengelolaan sampah bisa dengan dibentuknya Bank Sampah. Bank sampah adalah suatu sistem pengelolaan sampah kering (anorganik) yang melibatkan pengumpulan, pemilahan, dan penanganan sampah dengan prinsip seperti perbankan, namun yang ditabung adalah sampah, bukan uang. Tujuan Bank Sampah: mengurangi volume sampah, meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan manfaat ekonomi, menciptakan lingkungan bersih dan sehat, pemberdayaan masyarakat.  Penerapan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat  maksudnya adalah kegiatan pengelolaan sampah ini diparkasai oleh masyrakat dan manfaat ekonomi jjuga akan kembali kepada masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 13