cover
Contact Name
muchamad arif budiyanto
Contact Email
arifbudiyanto.sipil@gmail.com
Phone
+628122522081
Journal Mail Official
arifbudiyanto.sipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan, Gambiran, Pandeyan Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161 Telp : (0274) 372274
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Civil Engineering and Technology Journal
ISSN : 27984869     EISSN : 27984060     DOI : https://doi.org/10.47200/civetech.v3i1
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal pertama kali diterbitkan pada Februari 2019 yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (FT UCY). CivETech diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Februari dan Agustus, diterbitkan secara online dan akses terbuka dengan Elektronik dengan P-ISSN 2798-4869 dan E-ISSN 2798-4060. CivETech berfokus pada bidang teknik sipil, termasuk rekayasa struktur dan bahan bangunan, manajemen dan teknologi konstruksi, mekanika tanah dan geoteknik, perencanaan pondasi, perencanaan dan manajemen transportasi, rekayasa dan pengembangan jalan raya, rekayasa teknik dan manajemen sumber daya air, manajemen pengelolaan air bersih dan limbah, dinamika pantai, teknologi gempa bumi dan tsunami.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2024): CivETech" : 6 Documents clear
KAJIAN PENILAIAN KINERJA SUNGAI LUK ULO Budiyanto, Muchamad Arif; Hanafi, Fahrudin
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 6 No. 2 (2024): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v6i2.2494

Abstract

Luk Ulo merupakan sungai yang melintas di Ibukota Kabupaten Kebumen dan bermuara ke Samudera Hindia. Sarana dan prasarana sungai yang telah dibangun diharapkan dapat bermanfaat dan dapat berfungi dengan baik maka perlu dioperasikan sesuai dengan peruntukannya dan harus senantiasa dipelihara. Sebelum pelaksanaan pengoperasian dan pemeliharaan maka diperlukan penilaian kinerja sehingga dapat diketahui kondisi dilapangan serta dapat menjadi acuan pada kegiatan O & P selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah sebagai upaya pengelolaan dan mengetahui kebutuhan operasi dan pemeliharaan sesuai dengan standar kriteria. Sesuai dengan amanah dari Surat Edaran Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 05/SE/D/2016 Tanggal 9 Juni 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai  serta  Pemeliharaan  Sungai.  Penilaian  terhadap  komponen  sarana  Sungai  Luk Ulo berdasarkan Surat Edaran Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 05/SE/D/2016 meliputi palung sungai, bantaran sungai, tebing sungai, dan daerah sempadan sungai. Kegiatan inventarisasi Sungai DAS Luk Ulo dilakukan di Sungai Luk Ulo Orde 1, Orde 2 dan Orde 3 sebanyak 113 Sungai dengan panjang total 464,5 Km dengan panjang sungai perkotaan 164,4 Km dan sungai luar perkotaan 300,1 Km. Berdasarkan analisis penilaian kinerja sungai diketahui 69% berkinerja Baik, 23% berkinnerja Cukup dan 8% berkinerja Buruk.
TRIPLE CONSTRAINT SEBAGAI KRITERIA PEMILIHAN MATERIAL PENUTUP ATAP PADA JASA PENGEMBANG PERUMAHAN Permatasari, Cahyaning Kilang; Arfianto, Nasrul; Ryan Iskandar, Muhammad; Kritiyanto, Hery
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 6 No. 2 (2024): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v6i2.2495

Abstract

Pembangunan perumahan di Kabupaten Karanganyar semakin meningkat, hal ini dapat dilihat dari jumlah permohonan ijin pembanguanan perumahan yang diajukan oleh Perusahaan Pengembang Perumahan ke DPUPR Kabupaten Karanganyar, baik untuk perumahan komersil maupun perumahan subsidi. Meningkatnya pembangunan perumahan juga mengakibatkan permintaan material bangunan semakin banyak, tak terkecuali pada material penutup atap. Perusahaan yang bergerak di bidang industri bahan material penutup atap, menawarkan berbagai macam inovasi pada produknya untuk memperbaiki kualitas dari berbagai jenis produk material yang sudah ada. Terdapat berbagai macam jenis bahan pembuat material penutup atap pada saat ini. Setiap material penutup atap itupun mempunyai kelebihan dan kekurangan. Maka perlu dinilai, material penutup jenis apa yang diperlukan sesuai keinginan steakholder. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui material penutup atap yang sesuai dengan keinginan steakholder di Kabupaten Karanganyar. Penelitian dilakukan pada beberapa jenis penutup atap yang beredar dipasaran dan berpotensi digunakan sebagai penutup atap perumahan. Perhitungan pemilihan penutup atap menggunakan metode AHP. Kriteria yang digunakan dalam metode AHP ini adalah triple constraint, yaitu biaya, waktu dan mutu. Setelah melalui proses mendapatkan data primer dan sekunder serta perhitungan analisis dengan microsoft excell, selanjutnya didapatkan hasil prosentase bobot kriteria sebagai berikut, biaya 33,02%, waktu 24,45% dan mutu 42,53%. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dengan metode AHP untuk pemilihan material penutup atap, dihasilkan urutan sebagai berikut yaitu penutup atap dari Genteng metal, Genteng Keramik, Genteng Tanah Liat, Genteng Beton, Asbes dan Genteng Aspal. Cara ini mengkombinasi pedoman triple constraint berdasarkan tingkat kepentingan, sehingga hasil urutan pemmilihan lebih obyektif.
ANALISIS BANJIR SUNGAI KEDUNG JAMBAL DALAM KONTEKS NORMALISASI SUNGAI Arifin, Muhamad; Arif Budiyanto, Muchamad; Nurmala Saridewi, Ratih
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 6 No. 2 (2024): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v6i2.2496

Abstract

Sungai Kedung Jambal merupakan anak sungai yang bermuara di Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah administrasi Kabupaten Sukoharjo. Pada musim hujan, sungai ini sering meluap dan menggenangi permukiman warga di sekitar ruas sungai tersebut. Apabila tidak mengganggu aktivitas masyarakat, kegiatan ekonomi, dan pembangunan, serta kegiatan yang dilakukan di daerah aliran sungai, maka banjir bukanlah suatu masalah. Analisis banjir dengan metode Collins memanfaatkan pengukuran hidrograf satuan dan HEC-RAS melakukan simulasi penampang sungai. Dari segi waktu, biaya, dan jadwal, manajemen pelaksanaan konstruksi pengendalian banjir sama pentingnya dengan aspek lain dalam proses konstruksi. Pengukuran hidrograf satuan metode Collins dengan Q25 sebesar 16,6 m3/Detik digunakan sebagai input analisis. Simulasi Q25 menunjukkan bahwa Sungai Kedung Jambal tidak mampu menampung debit limpasan sehingga perlu dilakukan pengendalian banjir. Setelah dilakukan penanganan, pengelolaan banjir memberikan dampak yang signifikan melalui normalisasi dan perbaikan tanggul sungai.
ANALISIS PENGARUH SENGKANG MENERUS TERHADAP KEKUATAN BALOK BETON BERTULANG Yasin, Iskandar; Sutrisno, Widarto; Elantriani, Yosefina Yesinta; Pele, Jekianus; Elton, Thomas; Haryanto Djara, Dwi
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 6 No. 2 (2024): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v6i2.2501

Abstract

Struktur balok beton sengkang menerus merupakan balok beton dengan tulangan yang dibengkokkan membentuk sudut 30 derajat atau lebih terhadap arah tulangan tarik longitudinal. Tulangan ini menerus sehingga memudahkan dalam pembuatan balok beton bertulang. Diperlukan penelitian untuk mengetahui reduksi kekuatan pada balok beton sengkang menerus dibandingkan dengan sengkang konvensional. Adapun penggunaan sengkang menerus tidak sesuai standar SNI:2013, tetapi penggunaan sengkang menerus sangat digemari oleh para pelaksana konstruksi karena pembuatan dan pemasangannya lebih mudah dan lebih cepat. Sehingga biaya yang dibutuhkan lebih murah dibandingkan dengan cara konvensional. Tahapan-tahapan yang meliputi pembuatan benda uji balok beton bertulang sengkang konvensional dan sengkang menerus dengan menggunakan besi tulangan berdiameter 8 mm, dan besi begel dengan diameteri 6 mm dan diikat menggunakan kawat bendrat. Selanjutnya membuat bahan campuran yang terdiri dari 1 ember semen, 2 ember pasir, 3 ember kerikil untuk satu kali campuran. Kemudian mencampurkan semua bahannya ke dalam molen, dan di molen selama 3,5 menit dengan takaran 2 liter air. Balok beton bertulang tersebut didiamkan selama 28 hari sebagai standar kekuatan beton. Hasil pengujian pada balok beton bertulang dengan sengkang konvensional didapatkan kekuatan maksimum 0,5 MPa Ketika pengujian berjalan 45,0 secon dengan kekuatan rata-rata maksimum sebesar 0,9 MPa. Sedangkan kekuatan maksimum pada balok beton sengkang menerus, 3,9 MPa Ketika proses pengujian berjalan pada 57,0 secon dengan kekuatan rata-rata maksimum sebesar 3,6 MPa. Hasil pengujian balok beton dengan sengkang konvensional dan menerus menunjukkan bahwa sengkang menerus lebih berpengaruh besar pada kekuatan balok dibandingkan dengan sengkang konvensional.
ANALISA KINERJA LALU LINTAS JALAN KALIURANG (STUDI KASUS : JALAN KALIURANG KM 5,8 – 9,3 , KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) Subagyo, Singgih; Suryanto, Suryanto; Nefo Handriansyah, Muhammad
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 6 No. 2 (2024): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v6i2.2502

Abstract

Jalan Kaliurang merupakan sebuah jalan utama yang terletak di Sebelah Utara Kota Yogyakarta dan dekat dengan tempat Menuju wisata seperti Wisata Merapi dan di kawasan ini terdapat beberapa bangunan hotel, Pertokoan , Kos-Kosan dan Kampus Sehingga banyak kendaraan yang melintas, keluar/masuk, dan parkir di ruas jalan, serta banyak aktivitas manusia disekitar ruas jalan tersebut. Metode Penelitian yang di gunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan pencatatan secara langsung dilapangan. Untuk datan primer meliputi : data geometri jalan, data volume lalu lintas dan kecepatan lalu lintas. Sedangkan data sekuder meliputi studi literatur dan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Sebagai Dasar penyelesaian data yang di gunakan adalah volume lalu lintas, Hambatan samping, kapasitas jalan, Derajat kejenuhan, Kecepatan arus bebas dan kecepatan dan waktu tempuh yang terdapat pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Dari hasil survei selama 5 hari dan di lakukan analisis pada hari minggu pagi maka di peroleh  bahwa volume puncak sebesar 6570,5 Smp/Jam, Pada hari Jum’at dengan Frekuensi bobot Kejadian Kejadian 497,8. Analisis perhitungan Kapasitas jalan pada jam puncak yaitu 4.060,8 Smp/jam, serta nilai Derajat Kejenuhan sebesar 0,87.
SISTEM PENGOLAHAN DATA KECELAKAAN LALU-LINTAS (SISTEM-3L) DI JALAN PARANGTRITIS KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Suryanto, Suryanto; Suharyanto, Indra; Ibrahim, Dandi
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 6 No. 2 (2024): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v6i2.2503

Abstract

Kecelakaan lalu-lintas yang terjadi perlu didata kemudian diolah kemudian dianalisis, sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan lalu-lintas, yang akhirnya dapakai untuk menangani, mengurangi dan mencegah terjadinya kecelakaan. Bagaimana sistem pengolahan data kecelakaan lalu-lintas (sistem 3L) di Jalan Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Sistem PengoLahan Data KeceLakaan Lalu lintas Sistem-3L meliputi sistem pendataan, pengolahan dan analisis data kecelakaan lalu lintas. Analisis data dilakukan dengan pendekatan “5W + 1H”, yaitu Why (penyebab kecelakaan), What (tipe tabrakan), Where (lokasi kecelakaan), Who (pengguna jalan yang terlibat), When (waktu kejadian) dan How (tipe pergerakan kendaraan). Teknik analisis Analisis data kecelakaan dilakukan dengan memanfaatkan analisis diagram tongkat (stick diagram analysis) dari Sistem-3L. Berdasarkan hasil Uji Chi-kuadrat denan taraf α = 0.05 Sistem PengoLahan Data KeceLakaan Lalu lintas (Sistem-3L) di Jalan Parangtritis KM 8, 8 dan 12 Tahun 2019-2021 Kabupaten Bantul Yogyakarta antara frekuensi kecelakaan dengan Waktu menurut tahun Kecelakaan dan Unsur Pengemudi berarti sehingga Tidak Bebas Statistik/independen, sedangkan dengan Lokasi Kecelakaan menurut KM, Hari kejadian kecelakaan, Waktu menurut jam kejadian kecelakaan, Unsur Lalu-lintas, Usia Pengemudi, Jenis Kendaraan, Tipe Tabrakan, dan Korban Kecelakaan Tidak Berarti sehingga Bebas Statistik/dependen. Angka ekivalen kecelakaan untuk Jalan Parangtritis KM 5, 8 dan 15 hampir sama, maka ketiga lokasi tersebut termasuk Black Site.

Page 1 of 1 | Total Record : 6