cover
Contact Name
Fazli Rachman
Contact Email
fazli.rachman@unimed.ac.id
Phone
+6285261810714
Journal Mail Official
kewarganegaraan@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Jln. Willem Iskandar, Pasar V, Medan, North Sumatra, Indonesia, Postcode 20221, Telp. (061) 6625973, 6613276, 6618754, 6613365, Fax. (061) 6614002 Email: kewarganegaraan@unimed.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 16937287     EISSN : 27456919     DOI : https://doi.org/10.24114/jk
Jurnal Kewarganegaraan is Journal of Civics and Citizenship Education Research and Study that are scientific journals that publish articles from scientific research and study. This journal aims to publish the development of concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies of research in the science of citizenship and citizenship education. The focus and scope of Kewarganegaraan: Journal of Civics and Citizenship Education Research and Study include: Civics (Science of Citizenship); Citizenship Studies; Values and Moral Education; Legal and Human Rights Education; Political Education Classroom Action Research (Citizenship Education); Development of teaching and learning citizenship education (approaches, strategies, models, methods, media, sources, and evaluations); Development of Citizenship Education textbooks; Study of learning content on Citizenship Education; Study of Citizenship Education curriculum in school; and Study of Citizenship Education curriculum in Higher Education
Articles 161 Documents
Penanaman Nilai Karakter Kedisiplinan Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Angraini, Risa Dwi; Arianto, Jumili; Hariyanti, Hariyanti; Primahardani, Indra
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i1.43810

Abstract

AbstractDiscipline has a significant impact on student character. Discipline is influenced by several factors, one of which is the lack of the role of extracurricular activities in fostering student discipline. Therefore, one of the most significant activity programs in schools to build student discipline is coaching and developing students through extracurricular activities. One of the values contained in the game of basketball is to develop a disciplinary attitude that can be carried out by a coaching program that is in accordance with the implementation of Pancasila moral values to instill the character of student discipline. This research was conducted at SMAN 2 Tambang against the backdrop of a phenomenon that occurred at SMAN 2 Tambang namely the lack of student discipline at school. The population of this study were 20 students of basketball extracurricular activities. The sample in this study were 20 students, because the population was less than 100 people, the researchers took the whole. Questionnaire and documentation are two approaches to collect data. Using a simple linear regression method, the data is processed using a quantitative analysis tool. Based on the results of research on the inculcation of disciplinary character values through extracurricular activities in schools, it can be concluded that there is a 34.5% influence of basketball extracurriculars on the disciplinary character of students at SMAN 2 Tambang.------------AbstrakDisiplin memiliki dampak yang signifikan terhadap karakter siswa. Kedisiplinan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu yaitu kurangnya peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menumbuhkan kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, salah satu program kegiatan yang paling signifikan di sekolah untuk membangun kedisiplinan siswa adalah pembinaan dan pengembangan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Adapun nilai yang terkandung dalam permainan bola basket salah satunya yaitu mengembangkan sikap disiplin yang dapat dilakukan program pembinaan yang sesuai dengan implementasi nilai moral Pancasila untuk menanamkan karakter disiplin siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Tambang dilatarbelakangi dengan adanya fenomena yang terjadi di SMAN 2 Tambang yaitu lemahnya kedisiplinan siswa di sekolah. Populasi penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler bola basket yang berjumlah 20 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah 20 siswa, dikarenakan jumlah populasi yang kurang dari 100 orang maka peneliti mengambil secara keseluruhan. Kuesioner dan dokumentasi adalah dua pendekatan untuk mengumpulkan data. Menggunakan metode regresi linier sederhana, data diolah dengan menggunakan alat analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian tentang Penanaman Nilai Karakter Kedisiplinan Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah, maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat Pengaruh sebesar 34,5% Ekstrakurikuler Bola Basket terhadap Karakter Disiplin Siswa di SMAN 2 Tambang.
Penguatan Watak Kewarganegaraan Santri di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek R Krapyak Yogyakarta Abdinigrum, Aulia Rizki; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i1.41016

Abstract

AbstractIslamic boarding schools are pedagogical institutions that have strong historical value. In the historical track record of the archipelago, the role of pesantren in maintaining and fighting for the value of love for the homeland is very important. Likewise, at the Al-Munawwir Islamic Boarding School, Complex R, pesantren as an educational institution is highly expected to play a role in growing and studying and implementing civic disposition. The purpose of this study is to the methods and factors that influence, as well as the forms of strengthening the civic disposition in a private and public character. Types of qualitative research. Data collection techniques were carried out with observational studies, documentation, and interviews. The results obtained are an important role in strengthening the civic disposition of students through the methods used, namely the lecture method, advice method, habituation method and exemplary method. Then the influencing factors are internal factors (oneself and habit) and external factors (family, community, ustaz, education and environment). Forms of strengthening private and public character are given in Islamic boarding schools by caregivers, the community and ustaz/ustazah.------------AbstrakPondok pesantren merupakan lembaga pedagogik yang memiliki nilai historis kuat. Dalam rekam jejak sejarah nusantara, peran pesantren dalam memelihara dan memperjuangkan nilai cinta tanah air sangat penting. Begitu juga di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek R, pesantren sebagai lembaga pendidikan sangat diharapkan perannya dalam menumbuhkan dan mempelajari serta menerapkan civic disposition. Tujuan penelitian ini mengenai metode dan faktor-faktor yang mempengaruhi, serta bentuk-bentuk penguatan watak kewarganegaraan pada karakter privat dan publik. Jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil yang diperoleh adalah peranan penting dalam penguatan watak kewarganegaraan santri melalui metode yang digunakan yakni metode ceramah, metode nasehat, metode pembiasaan dan metode keteladanan. Kemudian faktor yang mempengaruhi yakni faktor internal (diri sendiri dan habit) dan faktor eksternal (keluarga, masyayikh, ustaz, pendidikan dan lingkungan). Bentuk-bentuk penguatan karakter privat dan publik diberikan di pondok pesantren oleh pengasuh, masyayikh dan ustaz/ustazah. 
Eksistensi Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik di SMA Mancengan Darussalam, Modung, Bangkalan Hendri, Hendri; Nurlaili, Lili
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i1.44064

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to determine the existence of civics education teachers in building student learning disciplines at SMA Mancengan Darussalam. The approach in this study uses a qualitative approach, using descriptive methods. The subjects used in this study were Civics teachers and several Mancengan Darussalam SMA students as well as people or communities who have emotional relationships in school activities. In the process of obtaining data regarding the role of the Citizenship Education Teacher in building student learning discipline, researchers used interviews, observation and documentation as instruments. The data analysis process used in this study is case study data analysis with a coding process. The results of the study show that Civics teachers have carried out optimization as a form of existence, and have also fulfilled their obligations in carrying out their role as teachers according to the regulations in Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, namely: as facilitators, motivators, drivers, learning engineers, and learning inspiration for students.------------AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui eksistensi guru pendidikan kewarganegaraan dalam membangun kedisiplinan belajar peserta didik di SMA Mancengan Darussalam. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu guru pendidikan kewarganegaraan (selanjutnya, PKn) dan beberapa peserta didik SMA Mancengan Darussalam serta orang atau masyarakat yang mempunyai hubungan emosional dalam aktivitas sekolah. Dalam proses untuk mendapatkan data mengenai Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam membangun kedisiplinan belajar peserta didik peneliti menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data studi kasus dengan proses coding. Hasil penelitian menunjukkan guru PKn sudah melakukan optimalisasi sebagai bentuk eksistensi, dan juga sudah memenuhi kewajibannya dalam menjalankan perannya sebagai guru sesuai peraturan dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, yaitu: sebagai fasilitator, motivator, pemacu, perekayasa pembelajaran, dan pemberi inspirasi belajar bagi peserta didik.
Patronase Politik dalam Konsep Kewarganegaraan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan Prayetno, Prayetno; Pinem, Windawati; Iqbal, Muhammad; Ramadhan, Taufiq
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.44552

Abstract

AbstractThis study aims to see political patronage in the concept of citizenship in the Ar-Raudlatul Hasanah Medan pesantren. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah is one of the modern pesantren that has kiai as an important figure. However, the relationship between kiai and santri tends to be emotional, cultural, and forms patronage. Kiai is a patron who has power and influence. While santri is a client group that has a sami'na wa atho'na attitude. This patronage is not only in religious matters but also in political matters. Referring to the concept of citizenship, the patronage established between Kiai and Santri is considered contrary to democratic principles. This is because the political behaviour of students is still influenced by kiai figures. The research method used is descriptive qualitative with an ethnographic approach. Primary data is deep interviews. While secondary data is sourced from books and journals. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and FGDs. While the data validation technique uses the triangulation method. The results of the study found that political patronage in the Ponpes Ar-Raudlatul Hasanah took the form of half-hearted political patronage. The obedience of santri to kiai is limited to religious matters only, not in political matters.-------------------AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat patronase politik dalam konsep kewarganegaraan di pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah merupakan salah satu pesantren modern yang memiliki kiai sebagai figur penting. Akan tetapi hubungan yang terjalin antara kiai dan santri cenderung bersifat emosional kultural dan membentuk patronase. Kiai merupakan patron yang memiliki power dan pengaruh. Sedangkan santri adalah kelompok client yang memiliki sikap sami’na wa atho’na. Patronase ini tidak hanya dalam urusan agama saja, melainkan juga dalam persoalan politik. Merujuk pada konsep kewarganegaraan, patronase yang terjalin antara kiai dan santri dianggap berlawanan dengan prinsip demokrasi. Hal ini dikarenakan perilaku politik santri masih dipengaruhi oleh figure kiai. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data primer berupa deep interview. Sedangkan data sekunder bersumber dari buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan FGD. Sedangkan teknik validasi data menggunakan metode triangulasi. Adapun hasil penelitian ditemukan bahwa patronase politik di ponpes Ar-Raudlatul Hasanah berbentuk patronase politik setengah hati. Kepatuhan santri kepada kiai terbatas hanya dalam persoalan agama saja tidak dalam urusan politik.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Aplikasi Canva Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Untuk Sekolah Dasar Khairunnisa, Avivah; Apoko, Tri Wintolo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.48898

Abstract

AbstractCreative and innovative learning media assist educators in delivering material to students. Digital learning media increases student motivation to learn so that the learning process is not boring. This research aims to know the development of student digital learning media effectiveness based on the Canva app for Pancasila and Citizenship Education Subject, as well as to know the student response to digital learning media based on the Canva app at elementary school. The research method used research and development with models ADDIE that involved 27 respondents at a public elementary school. Media expert validation results showed an average percentage 98% and t included in the title of very worthy. At the same time material expert validation results showed an average percentage 100% and stated worthy. Based on these results, it can be concluded that digital learning media based on the Canva app can be used in the learning process and assist students in learning especially in Pancasila and Citizenship Education subjects at elementary school.------------------AbstrakMedia pembelajaran yang kreatif dan inovatif membantu pendidik dalam penyampaian materi kepada peserta didik. Media pembelajaran digital mengoptimalkan semangat belajar peserta didik agar proses pembelajaran tidak membosankan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui keefektifan pengembangan media pembelajaran digital berbasis aplikasicanvapada materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta mengetahui responspeserta didik atasmedia pembelajaran digital berbasis aplikasi canvadi sekolah dasar. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah research and development dengan model ADDIE yang melibatkan 27 responden pada sebuah Sekolah Dasar Negeri. Temuan validasi ahli alat menunjukkan persentase rerata 96% dan temuan ini termasuk dalam predikat sangat layak. Sedangkan temuan validasi ahli materi dengan persentase rerata 100% dan dinyatakan dengan predikat sangat layak. Pada lembar survei peserta didik didapat persentase rerata sebesar 86.40% dan dinyatakan layak. Berdasarkan temuan validasi ahli materi dan alat, maka media pembelajaran digital berbasis aplikasi canva bisa dipakai dan membantu peserta didik dalam pembelajaran, terutama pada materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk sekolah dasar.
Tradisi Maulid Adat Sebagai Pelestarian Civic Culture di Bayan Lombok Utara Febrian, Alfan Didit; Dahlan, Dahlan; Sawaludin, Sawaludin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.45638

Abstract

AbstractThe custom maulid tradition is a tradition that is regularly held by the Bayan community of North Lombok district in commemoration of the birthday of the great prophet Muhammad SAW. The implementation of the customary maulid tradition consists of several series of processions which have their own value in the formation of the cultural character of the community. This study aims to find out how the series of processions for the adat maulid tradition and what values are contained in the procession so that it becomes a form of preserving civic culture in the adat maulid tradition in the village of Bayan, sub-district, Bayan, North Lombok district and to identify supporting and inhibiting factors for the implementation of customary maulid tradition activities. This research is a type of qualitative research using ethnographic methods. Data collection techniques use observation techniques, interview techniques and documentation techniques. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the adat maulid tradition is carried out every year as a form of citizen identity and in each process it still preserves civic culture values such as social values, economic values, and religious values.------------------AbstrakTradisi maulid adat merupakan .sebuah tradisi.yang.diselenggarakan secara rutin oleh.masyarakat Bayan kabupaten Lombok Utara dalam memperingati hari kelahiran nabi besar Muhammad SAW. pelaksanaan kegiatan tradisi maulid adat terdiri dari beberapa rangkaian prosesi yang memiliki nilai tersendiri dalam pembentukan karakter kebudayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana rangkaian prosesi tradisi maulid adat dan nilai apa saja yang terkandung dalam prosesi tersebut sehingga menjadi bentuk pelestarian civic culture pada tradisi maulid adat di desa Bayan kecamatan Bayan kabupaten Lombok utara serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kegiatan tradisi maulid adat. penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi maulid adat dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk identitas warga negara dan pada setiap prosesnya masih melestarikan nilai civic culture seperti nilai sosial, nilai ekonomi, dan nilai religius
Hubungan Pengetahuan Kewarganegaraan Tentang Norma Dengan Sikap Patuh Terhadap Norma Prasetyo, Ardhin; Wijianto, Wijianto; Muchtarom, Muchtarom
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.45723

Abstract

AbstractThis study aims to prove whether there is a relationship between knowledge of norms and adherence to norms in class VII students of SMPN 8 Surakarta. This research uses quantitative methods with correlational quantitative research types. The variables in this study are knowledge of norms and adherence to norms. The population of this study were all class VII students of SMPN 8 Surakarta, totaling 254 students. The sample in this study was 60 students in classes VII D and VII H. The sampling technique was Cluster Random Sampling. The validity test used the Biserial Point test and the Product Moment test. The reliability test used the Spearman-Brown test and the Cronbach Alpha test. Test the hypothesis using the Spearman rank test and look for the regression equation. The results of this study, there is a value of Sig. that is 0.00 and R that is 0.413. From these values, is that students who have knowledge of high norms, these students will also have an obedient attitude toward high norms as well. These results reinforce the theory of Stimulus Organism Response and Cognitive Affective Consistency. The process of the occurrence of a relationship is described through the Elaboration Likelihood Model. and The Assimilation-Contrast theory.--------AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah terdapat hubungan pengetahuan tentang norma dengan sikap patuh terhadap norma pada siswa kelas VII SMPN 8 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis kuantitatif korelasional. Variabel dalam penelitian ini yaitu pengetahuan tentang norma dan sikap patuh terhadap norma. Populasi dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMPN 8 Surakarta yang berjumlah 254 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu 60 siswa kelas VII D dan VII H. Teknik pengambilan sampel yaitu Cluster Random Sampling. UJi validitas menggunakan uji Point Biserial dan uji Product Moment. Uji reliabilitas menggunakan uji Spearman Brown dan uji Cronbach Alpha. Uji hipotesis melalui uji Spearman Rank serta dicari persamaan regresi. Hal penelitian yaitu terdapat nilai Sig. yaitu 0,00 dan R yaitu 0,413. Nilai tersebut menunjukan bahwa siswa yang memiliki pengetahuan tentang norma tinggi, maka siswa tersebut juga akan memiliki sikap patuh terhadap norma yang tinggi juga. Hasil tersebut memperkuat teori Stimulus Organisme Respons dan Cognitive Affective Consistency. Proses hubungan dijelaskan melalui Elaboration Likelihood Model dan The Assimilation-Contrast theory. 
Penguatan Partisipasi Siswa Pada Kegiatan Jumat Pagi dalam Membentuk Kewarganegaraan Yang Baik di SMP Negeri 1 Teras Hendrawan, Deviyanthi Putri; Muthali'in, Achmad
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.46077

Abstract

AbstractThe focus of the research is on increasing student participation in Friday morning activities as a means of fostering good citizenship. Participation contributes to activities carried out conscientiously and responsibly; therefore, schools become a vehicle for building the younger generation, particularly in Pancasila and Citizenship Education, which relate to behavior, norms, perspectives, and national values. The focus of the research was on the notion that the Friday morning habituation program increased student participation, which could shape students into good citizens. This study seeks to determine the effect of increased student participation in Friday morning activities on the development of good citizenship. This study employs descriptive qualitative and flow model analysis methodologies. The results of the study indicate that Friday Morning activities can strengthen student participation in developing good citizenship, as indicated by five indicators of participation-strengthening abilities. Several students did not participate and the weather constituted the obstacles. The solutions provided are in the form of scores and motivational, regardless of the weather, students can adopt other indoor-active habits. The conclusion is that student participation in Friday Morning activities at SMP Negeri 1 Teras strengthens the formation of good citizenship.---------------AbstrakFokus penelitian adalah penguatan partisipasi siswa pada kegiatan jumat pagi dalam membentuk kewarganegaraan yang baik. Partisipasi merupakan kontribusi kegiatan yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab, maka sekolah menjadi wadah dalam membangun generasi muda terutama pada Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan karena berhubungan dengan tingkah laku, norma, pandangan serta nilai kebangsaan. Fokus penelitian melihat adanya penguatan partisipasi siswa setelah diadakannya program pembiasaan jumat pagi yang dapat membentuk siswa memiliki kewarganegaraan yang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui penguatan partisipasi siswa pada kegiatan jumat pagi dalam membentuk kewarganegaraan yang baik. Penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis model alir. Hasil penelitian bahwa kegiatan Jumat Pagi mampu menguatkan partisipasi siswa dalam membentuk kewarganegaraan yang baik, ditunjukkan dari lima indikator penguatan kemampuan partisipasi. Kendalanya beberapa siswa yang tidak berpartisipasi dan cuaca. Solusi yang diberikan berupa skor dan dorongan motivasi, sedangkan cuaca dapat dialihkan pembiasaan lain yang beraktivitas dalam ruangan. Kesimpulan terdapat penguatan partisipasi siswa melalui kegiatan Jumat Pagi dalam membentuk kewarganegaraan yang baik di SMP Negeri 1 Teras. 
Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Projek di SMA Batik 1 Surakarta Tanamal, Dadang; Prasetiyo, Wibowo Heru
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.49021

Abstract

AbstractThe independent curriculum is implemented and is based on developing student profiles so that they have the spirit and values contained in the Pancasila precepts. The independent curriculum promotes character education through the Pancasila student profile. The application of the independent curriculum is expected to be able to realize the vision of Indonesian education, namely to realize an advanced Indonesia that is independent, sovereign, and has personality. This study describes the form of implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project along with the obstacles and solutions faced by SMA Batik 1 Surakarta. This study uses a descriptive qualitative design. Data collection used techniques of documentation, interview, and observations of school leaders, PPKn teachers, and students. To test the validity of the data, it was carried out through source triangulation techniques, data collection technique triangulation, and time triangulation. Data analysis techniques using flow model analysis techniques. The results of the analysis show that: 1) Implementation of P5 is carried out for 3 weeks by working in groups; 2) through a project to strengthen the profile of Pancasila students (P5) at Batik 1 Surakarta High School, they can increase the dimensions of cooperation and independence and students can develop themselves as Pancasila students; 3) The school cut the P5 implementation time to 1-2 weeks because of the saturation of students due to the long processing time.-----------Abstrak Kurikulum merdeka dilaksanakan dan didasarkan pada pengembangan profil siswa agar memiliki jiwa dan nilai yang terkandung dalam sila pancasila. Kurikulum merdeka mengedepankan pendidikan karakter melalui profil pelajar Pancasila. Pengaplikasian kurikulum merdeka diharapkan mampu mewujudkan visi pendidikan Indonesia yaitu mewujudkan Indonesia maju yang mandiri, berdaulat, dan berkepribadian. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila beserta hambatan dan solusi yang dihadapi SMA Batik 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dokumentasi, observasi terhadap pimpinan sekolah, guru PPKn, siswa. Untuk menguji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan triangulasi waktu. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model alir. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan P5 dilaksanakan selama 3 pekan dengan pengerjaan secara berkelompok; 2) melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMA Batik 1 Surakarta dapat meningkatkan dimensi karakter bergotong royong dan mandiri serta siswa dapat mengembangkan diri sebagai pelajar Pancasila; 3) Pihak sekolah memotong waktu pelaksanaan P5 menjadi 1-2 pekan karena kejenuhan siswa akibat lamanya waktu pengerjaan.
Peningkatan Karakter Peserta Didik Berbasis Projek Profil Pelajar Pancasila di SMPN 12 Gorontalo Patuti, Sri Mulyani; Adhani, Yuli; Yunus, Rasid
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.46035

Abstract

AbstractThe improvement of student behavior that contradicts the values of Pancasila has become one of the challenges frequently encountered in the field of education. This issue needs to be promptly addressed by the government to safeguard the nation's continuity. The Minister of Education of the Republic of Indonesia has proposed the Pancasila Student Profile Project as an effort to cultivate students who embrace and apply Pancasila values. This research aims to understand the urgency of the Pancasila Student Profile and its implementation in enhancing the character of students at SMPN 12 Gorontalo. The research method employed is qualitative descriptive, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that the urgency of the Pancasila Student Profile at SMPN 12 Gorontalo lies in its role as a framework for 21st-century character and competencies. The implementation of the Pancasila Student Profile at SMPN 12 Gorontalo encompasses the development of dimensions related to faith, devotion to the One and Only God, and noble behavior; the dimension of cooperation; the dimension of critical thinking; and the dimension of creativity.--------------AbstrakPeningkatan perilaku peserta didik yang bertentangan dengan nilai Pancasila menjadi salah satu tantangan yang kerap terjadi pada dunia pendidikan. Hal ini harus segera diselesaikan oleh pemerintah untuk menjaga kelangsungan bangsa. Menteri Pendidikan RI telah mengusulkan Projek Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya untuk menciptakan peserta didik yang menganut dan menerapkan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk memahami urgensi Profil Pelajar Pancasila dan bagaimana implementasinya dalam meningkatkan karakter peserta didik di SMPN 12 Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi Profil Pelajar Pancasila di SMPN 12 Gorontalo adalah sebagai kerangka karakter dan kompetensi abad ke-21. Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SMPN 12 Gorontalo meliputi pengembangan dimensi beriman, takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berperilaku mulia; dimensi gotong royong; dimensi berpikir kritis; dan dimensi kreativitas.

Page 4 of 17 | Total Record : 161