cover
Contact Name
Fazli Rachman
Contact Email
fazli.rachman@unimed.ac.id
Phone
+6285261810714
Journal Mail Official
kewarganegaraan@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Jln. Willem Iskandar, Pasar V, Medan, North Sumatra, Indonesia, Postcode 20221, Telp. (061) 6625973, 6613276, 6618754, 6613365, Fax. (061) 6614002 Email: kewarganegaraan@unimed.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 16937287     EISSN : 27456919     DOI : https://doi.org/10.24114/jk
Jurnal Kewarganegaraan is Journal of Civics and Citizenship Education Research and Study that are scientific journals that publish articles from scientific research and study. This journal aims to publish the development of concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies of research in the science of citizenship and citizenship education. The focus and scope of Kewarganegaraan: Journal of Civics and Citizenship Education Research and Study include: Civics (Science of Citizenship); Citizenship Studies; Values and Moral Education; Legal and Human Rights Education; Political Education Classroom Action Research (Citizenship Education); Development of teaching and learning citizenship education (approaches, strategies, models, methods, media, sources, and evaluations); Development of Citizenship Education textbooks; Study of learning content on Citizenship Education; Study of Citizenship Education curriculum in school; and Study of Citizenship Education curriculum in Higher Education
Articles 161 Documents
Pemanfaatan Chromebook dengan Model Project Based Learning Terintegrasi Tri-N Pada Pendidikan Pancasila Sekolah Dasar Rahmawati, Arini; Wibawa, Sutrisna
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i1.55184

Abstract

AbstractEducation is an effort to foster and develop human personality spiritually and physically. This study aims to assess the efficiency of employing Chromebooks with the Project-Based Learning model integrated with Tri N Teachings while examining the challenges faced and initiatives taken in Civic Education for fourth-grade elementary school students. This research adopts a descriptive qualitative approach and involves teachers and students from Class IV at Pakem Kalasan State Elementary School in Sleman Regency. Data collection encompasses interviews, observations, and documentation. Based on the research results, it can be seen that 1) learning activities that utilize Chromebooks in integrated PjBL model Pendidikan Pancasila Learning with Tri N Teachings in Class IV of Pakem Kalasan Elementary School, Sleman Regency provide deeper understanding and experience and foster creativity in students, 2) obstacles in carrying out activities learning that utilizes Chromebooks in integrated PjBL model PKN Learning Tri N Teachings, namely the lack of teacher knowledge in utilizing Chromebooks that are available in educational units as well as the lack of teachers in implementing innovative learning models in the classroom, and 3) Efforts have been undertaken through the organization of In-House Training (IHT) sessions for teachers with the aim of enhancing their competence in effectively utilizing and implementing diverse and innovative teaching methods within the classroom.-------------Abstrak Pendidikan adalah usaha membina dan mengembangkan kepribadian manusia baik dibagian rohani atau dibagian jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan chromebook dengan model Project Based Learning terintegrasi Ajaran Tri N, hambatan dan usaha yang dilakukan pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas IV siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pakem Kalasan Kabupaten Sleman. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa 1) aktivitas pembelajaran yang memanfaatkan Chromebook pada Pembelajaran Pancasila model PjBL terintegrasi Ajaran Tri N di Kelas IV SD Negeri Pakem Kalasan Kabupaten Sleman memberikan pemahaman dan pengalaman yang lebih mendalam serta menumbuhkan kreativitas pada siswa, 2) hambatan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan Chromebook pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila model PjBL terintegrasi Ajaran Tri N yaitu  kurangnya pengetahuan guru dalam memanfaatkan chromebook yang telah tersedia di satuan pendidikan serta kurangnya guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif di dalam kelas, dan 3) usaha yang dilakukan adalah dengan mengadakan IHT (In House Training) kepada guru guna meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan dan menerapkan pembelajaran inovatif dan bervariatif di dalam kelas.
Pengaruh Team-Based Project Terhadap Keterampilan Komunikasi, Kolaborasi, dan Berpikir Kritis Mahasiswa Suriaman, Suriaman; Hariati, Sri; Salim, Iksan Agus; Haris, Haris
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i1.53057

Abstract

AbstractConventional learning methods such as lectures and discussions are still widely used, so they do not hone the 21st-century skills needed by students. The problems of less academic communication between students, low collaboration to solve certain problems, and low thinking skills can result in less-prepared graduates facing the 21st century. The study aims to investigate the effect of the team-based project learning method on (1) communication skills, (2) collaboration skills, and (3) critical thinking skills of PPKn students. The approach in this research is quantitative, and the method of quasi-experiment with pretest-posttest nonequivalent control group research design. The research sample was students of the Pancasila and Citizenship Education Study Program at Universitas Sembilanbelas November Kolaka who took the Penelitian Hasil Belajar course in the 2022/2023 academic year. Sampling was carried out using non-probability techniques and using total sampling. The results showed that the team-based project learning method positively influences students' communication, collaboration, and critical thinking skills when completing a project given by lecturers as an alternative learning method that can be applied at the higher education level.-----------------------------AbstrakMetode pembelajaran konvensional seperti ceramah dan diskusi masih banyak digunakan sehingga kurang mengasah keterampilan abad 21 yang dibutuhkan mahasiswa. Persoalan komunikasi akademik mahasiswa yang kurang, kolaborasi yang rendah untuk menyelesaikan persoalan tertentu, dan keterampilan berpikir yang rendah dapat mengakibatkan lulusan yang kurang siap dalam menghadapi abad 21. Penelitian bertujuan untuk menyelidiki pengaruh metode pembelajaran team-based project terhadap: (1) keterampilan komunikasi, (2) keterampilan kolaborasi, dan (3) keterampilan berpikir kritis pada mahasiswa PPKn. Pendekatan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group. Sampel penelitian yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Universitas Sembilanbelas November Kolaka yang mengambil mata kuliah Penelitian Hasil Belajar pada tahun akademik 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non-probabilitas dan menggunakan total sampling (sampling jenuh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran team-based project memiliki pengaruh positif terhadap keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis mahasiswa ketika menyelesaikan sebuah proyek yang diberikan oleh dosen sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran yang dapat diterapkan di tingkat pendidikan tinggi.
Peran Pelaksana Sekolah Penggerak dalam Transformasi Pendidikan Berkualitas yang Berkelanjutan Rachman, Fazli; Yunita, Sri; Junaidi, Junaidi; Giri, Taufiq Wijaya; Ramadhani, Agung Pratama; Simarmata, Yemima Putri Bona; Purba, Anjeli Harpina; Amelia, Icha
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i1.56817

Abstract

AbstractThis research is interesting because it aims to photograph the efforts of educational units implementing the mobilization school program to achieve program objectives. The review was carried out on the conceptual research gap, namely the citizenship behavior of program implementers in their educational unit organizations. This qualitative research was carried out with a descriptive design. The research was conducted at SMAS An-Nizam Medan because it had been designated as a driving school, with a technique for determining respondents using purposive sampling. Data was analyzed using an interactive model. Efforts to transform education through driving schools at SMAS AN-Nizam Medan to create conditions and work environments that support: first, the implementation of the Pancasila student profile. Second, improving and equalizing the quality of driving school administrators. Third, create a collaborative climate between the driving school organizing elements in the school. The driving school organizing element is reflected in the school's elements to show concern and commitment in working highly dedicated to the transformation of education in schools. This reflection is a picture of the citizen good of an educational unit and the organizational citizenship behavior at SMAS AN-Nizam Medan.------------------AbstrakPenelitian ini menarik karena bertujuan untuk memotret upaya satuan pendidikan pelaksana program sekolah penggerak untuk mencapai tujuan program. Tinjauan dilakukan pada konseptual gap penelitian yaitu perilaku kewarganegaraan pelaksana program dalam organisasi satuan pendidikannya. Penelitian kualitatif ini dilakukan desain deskriptif. Penelitian dilakukan di SMAS An-Nizam Medan karena telah ditetapkan sebagai sekolah penggerak, dengan teknik penentuan responden menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif. Upaya transformasi pendidikan melalui sekolah penggerak di SMAS AN-Nizam Medan untuk menciptakan kondisi dan lingkungan kerja yang mendukung: pertama, implementasi profil pelajar Pancasila. Kedua, peningkatan dan pemerataan kualitas penyelenggara sekolah penggerak. Ketiga, menciptakan iklim kolaboratif antar unsur penyelenggara sekolah penggerak di sekolah. Unsur penyelenggara sekolah menggerak tercermin dari unsur-unsur sekolah untuk menunjukkan kepedulian dan komitmen dalam bekerja yang berdedikasi tinggi untuk transformasi pendidikan di sekolah. Cerminan tersebut merupakan gambaran dari “warga satuan pendidikan yang baik” dan perilaku kewarganegaraan organisasi di SMAS AN-Nizam Medan.
Pemenuhan Hak Warga Negara Untuk Menyampaikan Pendapat dalam Memperkuat Digital Citizenship Melalui Sambat Online Pemerintah Kota Malang Saputra, Nugroho Dwi; Saputra, Meidi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.62116

Abstract

AbstractThis research aims to describe citizen participation in submitting complaints via Complain Online, a strategy to fulfill citizens' rights in digital citizenship, and the obstacles faced in fulfilling these rights. The method used is qualitative with a descriptive approach, collecting data through interviews, observation and documentation. The validity of the data was tested by triangulation and analysis using an interactive analysis model. The results of this research show that community participation through Complain Online increasing in quantity, but there is still a lack of responsibility in the use of digital media. The government needs to invest in efforts to improve the community's ability to express opinions as well as resources to develop ways to strengthen its realization digital citizenship. This can be done by developing a strategy to fulfill the right to opinion, including providing it website, socialization, electronic forms and platform development. In order for this strategy to be effective, the public must be given adequate understanding and provision regarding their responsibilities in utilizing these facilities. Also, efforts need to be made to overcome internal obstacles including rapid turnover of ASN and lack of technological skills and external obstacles including budget limitations and the cessation of socialization. --------------------------------Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan partisipasi warga dalam menyampaikan aduan melalui Sambat Online, strategi pemenuhan hak warga dalam digital citizenship, dan hambatan yang dihadapi dalam pemenuhan hak tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data diuji dengan triangulasi dan analisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat melalui Sambat Online meningkat secara kuantitas, namun masih ada kurangnya tanggung jawab dalam penggunaan media digital. Pemerintah perlu berinvestasi dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berpendapat serta sumber daya untuk mengembangkan cara-cara untuk memperkuat terwujudnya digital citizenship. Hal ini, dapat dilakukan dengan menyusun strategi pemenuhan hak berpendapat mencakup penyediaan website, sosialisasi, formulir elektronik dan pengembangan platform, Agar strategi ini dapat berjalan efektif, masyarakat harus diberikan pemahaman dan pembekalan yang memadai terkait tanggung jawab mereka dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. Serta, perlu adanya upaya mengatasi hambatan internal termasuk pergantian ASN yang cepat dan kurangnya keterampilan teknologi dan hambatan eksternal meliputi keterbatasan anggaran dan terhentinya sosialisasi.  
Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Quizizz Paper Mode Kurniawan, Feri; Chotimah, Umi; Anggraini, Nyimas Nuria Hasnah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.59110

Abstract

AbstractTeacher utilization and innovation in the use of learning media is an important factor in increasing students' interest in learning. Research aimed at increasing students' interest in Pancasila Education through using Quizizz Paper Mode at SMPN 33 Palembang. The method used was classroom action research consisting of three cycles. The subjects of this study involved all students of class VII.1 at SMPN 33 Palembang, totaling 31 students. The data collection technique in this research was observation carried out by three observers who then analyzed the data obtained using descriptive percentage data analysis techniques. The research results showed an increase in students' interest in learning after applying Quizizz Paper Mode in Pancasila Education. This is evidenced by the measurement of students' interest in learning at the pre-cycle stage, which was only 45%, then increased to 63% in cycle 1, then further increased to 79% in cycle 2, and finally reached 87% in cycle 3 (outstanding interest category).------------------------AbstrakPemanfaatan dan inovasi guru dalam penggunaan media pembelajaran merupakan faktor penting untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penggunaan media Quizizz Paper Mode di SMPN 33 Palembang. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Subjek dalam penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VII.1 SMPN 33 Palembang yang berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi yang dilakukan oleh tiga observer yang kemudian di analisis data hasil yang diperoleh menggunakan teknik analisis data deskriptif persentase. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar peserta didik setelah menerapkan media Quizizz Paper Mode dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Hal ini terlihat dari hasil pengukuran minat belajar peserta didik pada tahap pra-siklus yang hanya 45%, kemudian meningkat menjadi 63% pada siklus 1, lalu meningkat lagi menjadi 79% pada siklus 2, dan akhirnya mencapai 87% pada siklus 3 (kategori minat sangat baik).  
The Impact of Sense of Community and Civic Engagement on the Well-Being of Student Executive Board Members of Politeknik Negeri Bandung Maulana, Muhammad Yunus; Bakhrun, Akhmad
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.62134

Abstract

AbstractHigher education institutions are expected to create environments that support positive growth, foster civic engagement, and enhance competencies. Hence, this study is examining the influence of sense of community and civic engagement as the antecedents of psychological aspect of student’s wellbeing. This research employs a quantitative approach using the SEM-PLS method. The questionnaire is completed by 53 respondents from a population of 222 of the Student Executive Board Members of Polban. The results show a significant difference in the influence of sense of community and civic engagement on students' wellbeing. This study presents a new evidence that a sense of community plays a crucial role in fostering civic engagement and student well-being, a connection that has not been previously explored in similar studies within the context of vocational higher education. However, civic engagement has minimal impact, direct or mediated. This study recommends that campuses prioritize community-building to enhance positive student development.---------------AbstrakPerguruan tinggi diharapkan menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan positif, bangkitnya keterlibatan warga negara serta peningkatan kompetensi sebagai calon profesional. Maka dari itu, penelitian ini menguji pengaruh rasa kebersamaan dan keterlibatan sipil sebagai anteseden dari aspek psikologis kesejahteraan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode SEM-PLS. Kuesioner penelitian diisi oleh 53 orang sampel dari populasi berjumlah 222 orang pengurus dan anggota BEM Polban kabinet Pilar Impresif. Hasil analisis menampikan adanya signifikansi yang berbeda antara rasa kebersamaan dan keterlibatan sipil terhadap kesejahteraan mahasiswa. Penelitian ini menunjukan bukti baru bahwa rasa memiliki berperan penting dalam mendorong keterlibatan sipil dan kesejahteraan mahasiswa yang belum pernah diungkap dalam kajian serupa pada konteks pendidikan di perguruan tinggi vokasi. Adapun, pengaruh keterlibatan sipil, baik secara langusng maupun sebagai mediator rasa memiliki terhadap kesejahteraan mahasiswa, hasilnya ternyata tidak signifikan. Hasil kajian ini menunjukan bahwa arah kebijakan perlu memprioritaskan internalisasi aspek rasa kebersamaan secara efektif terhadap perkembangan positif mahasiswa.  
Pedagogical Competence of Civic Education Teacher in 21st Century: A Systematic Literature Review Kabatiah, Maryatun; Batubara, Abdinur; Ramadhan, Taufiq; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.53446

Abstract

AbstractThe objective of this study is to ascertain the standards for pedagogical proficiency among civic education teacher in the 21st century, as well as to identify approaches for enhancing their competency. The research method chosen is the Systematic Literature Review (SLR), which uses data from international and national journal articles. The findings indicate that (1) the essential competencies that Civic Education Teachers in the 21st century must possess include life and career skills, encompassing self-regulation, social interaction, and a culture of leadership, productivity, and responsibility; (2) The acquisition of learning and innovation skills, encompassing critical thinking, problem-solving abilities, effective communication, and collaborative engagement in creative endeavors and information sharing; (3) The acquisition of skills in information media and technology, encompassing both information technology and media abilities, is of paramount importance. Teachers must have a comprehensive understanding of information literacy, media literacy, and ICT literacy. Digital pedagogy is a strategy to improve the competence of 21st-century PPKn teachers. Digital pedagogy presents not only digital learning but also digital ethics in utilizing digital resources or learning media.---------------------------------------Abstrak Penelitian menelaah standar kemahiran pedagogi di kalangan guru PPKn pada abad ke-21, serta mengidentifikasi pendekatan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Metode penelitian yang dipilih adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data terdiri dari gabungan artikel jurnal internasional dan nasional. Temuan menunjukkan bahwa: (1) kompetensi esensial yang harus dimiliki guru di abad 21 meliputi keterampilan hidup dan karir, meliputi pengaturan diri, interaksi sosial, dan budaya kepemimpinan, produktivitas, dan tanggung jawab, (2) perolehan keterampilan belajar dan inovasi, yang mencakup pemikiran kritis, kemampuan memecahkan masalah, komunikasi efektif, dan keterlibatan kolaboratif dalam upaya kreatif dan berbagi informasi, (3) perolehan keterampilan dalam media dan teknologi informasi, yang mencakup kemampuan teknologi informasi dan media, adalah hal yang sangat penting. Urgen bagi guru untuk memiliki pemahaman komprehensif tentang literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK. Pedagogi digital hadir sebagai strategi upaya peningkatan kompetensi guru PPKn abad 21. Pedagogi digital tidak hanya menghadirkan pembelajaran digital, tetapi juga etika digital dalam menamfaatkan sumber daya atau sebagai media pembelajaran digital.
The Challenges in Handling Abandoned Children Based on Pancasila Student Profiles (Case Study at Pondok Al-Hakim Sinar Melati 2) Ma'arif, Mahmuda Muda; Marzuqi, Yasir; Zulfikar, Muhammad; Hasyim, Iqbal; Setianingsih, Aprilia
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.59794

Abstract

AbstractThe number of neglected children with social welfare problems in Yogyakarta is still high. This is proven by data for 2021 of 7,902 children and in 2022 of 5,200 abandoned children. The Sinar Melati Sleman Muhammadiyah Islamic Boarding School is one place that accepts abandoned children's social problems. The new independent learning curriculum encourages all educational institutions, including Islamic boarding schools, to be able to implement it. So, this research aims to examine the implementation pattern of the Pancasila Student Profile Program in Pondok al-Hakim Ray Melati 2. This research was conducted using qualitative methods. The subject of this research is the implementation of the Pancasila Student Profile Program at Pondok al-Hakim Ray Melati 2. This research uses Snowball Sampling to search for research data. The results of this research show that efforts to save the profile of Pancasila students have been made in such a way through entrepreneurial activities, pencak silat, scouts, and other religious development activities, but the important thing is that they are still ongoing. So, the next challenge is the need for facilities and infrastructure to maximize P5 activities through orphanages.-----------AbstrakAngka penyandang masalah kesejahteraan sosial anak terlantar di Yogyakarta terbilang masih tinggi, hal ini dibuktikan dengan data 2021 jumlah 7.902 anak dan tahun 2022 sebanyak 5.200 anak terlantar. Pondok Pesantren Muhammadiyah Sinar Melati Sleman salah satu tempat yang menerima masalah sosial anak terlantar. Kurikulum baru merdeka belajar mendorong semua tempat pendidikan termasuk pondok pesantren untuk dapat menerapkannya. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pola implementasi Program Profil Pelajar Pancasila di Pondok al - hakim sinar melati 2. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah pelaksanaan Program Profil Pelajar Pancasila di Pondok al - hakim sinar melati 2. Penelitian ini menggunakan Snowball Sampling untuk mencari data penelitian. Hasil penelitian ini menujukan bahwa upaya perwujudan profil pelajar Pancasila telah diupayakan sedemikian rupa melalui kegiatan entrepreneur, pencak silat, pramuka, dan kegiatan pembinaan keagamaan lainya namun sifatnya masih yang penting berjalan. Sehingga kedepan tantangan yang dihadapi adalah perlu fasilitas sarana dan prasarana untuk memaksimalkan kegiatan P5 melalui panti asuhan.
Construction of Civic Knowledge about Morality through the Development of Digital-Based Learning Materials Siregar, Cristian Agave; Rachman, Fazli
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.61103

Abstract

AbstractMoral education has become an urgency in shaping students' character through school learning. The purpose of this research is to produce a digital-based learning material product that is suitable for use by Pancasila Education teachers in the learning process for students. The research method used is research and development using the 4D development model consisting of the define, design, develop, and disseminate stages. Product validation will be conducted by content validator, media validator, Pancasila Education teacher, and 33 seventh-grade students. The results of the study show that moral education is a need for students to overcome deviant behavior. Teachers must also be able to create effective, efficient, and enjoyable learning activities. The developed digital-based website learning material obtained a very suitable category from the content expert validation with a score of 91%, media expert validation 98%, Pancasila Education teacher assessment 92% and was considered very interesting by students with a score of 91%. It can be concluded that the digital learning material with the material on the position, function, and application of Pancasila values is highly suitable and recommended for use in the Pancasila Education learning process.-----------------------------AbstrakPendidikan moral menjadi urgensi dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan produk berupa materi pembelajaran berbasis digital yang layak digunakan oleh guru Pendidikan Pancasila dalam proses pembelajaran pada peserta didik. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Uji validasi produk akan dilakukan oleh validasi materi, validasi media dan guru Pendidikan Pancasila serta siswa kelas VII sebanyak 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi moral menjadi kebutuhan siswa untuk mengatasi perilaku menyimpang. Guru juga harus dapat menciptakan kegiatan pembelajaran yang efektif, efisien, dan menyenangkan. Materi pembelajaran berbasis digital website yang dikembangkan memperoleh penilaian kategori sangat layak dari validasi ahli materi dengan skor 91%, validasi ahli media 98%, penilaian guru Pendidikan Pancasila 92% dan diperoleh kategori sangat menarik dari siswa dengan skor 91%. Dapat disimpulkan bahwa materi pembelajaran digital dengan matan materi kedudukan, fungsi dan penerapan nilai-nilai Pancasila sangat layak dan direkomendasikan untuk digunakan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Tata Kelola Demokrasi: Membangkitkan Semangat Pengawasan, Pengetahuan, Kesadaran, dan Partisipasi Politik Mahasiswa Melalui Program Sosialisasi Yonas, Apolonius; Tawarik, Oxtapianus; Sapomo, Sapomo; Hendri, Pebrianus
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.61204

Abstract

AbstractThe research method used in this research is associative quantitative research. The population of this study were all students of San Agustin Hippo Catholic University who participated in the election monitoring socialization program in 2023, totaling 207 people. From statistical analysis, it appears that most students show a high level of involvement and participation in election monitoring and the political process, The results showed that the correlation coefficient based on student gender and student election monitoring political awareness with a Pearson correlation value of -0.291. To answer the data hypothesis test, the researcher compared the r table with df 51, and the r value of the data was 0.228. So based on these results, Ha is accepted if the Pearson product-moment correlation coefficient value is greater than r table.The results showed a correlation coefficient of 0.577. This means that the higher the level of political awareness of student election supervision, the higher the level of political participation in student election supervision. -----------------------AbstrakMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Katolik San Agustin Hippo yang mengikuti program sosialisasi pemantauan pemilu tahun 2023 yang berjumlah 207 orang. Dari analisis statistik, terlihat bahwa sebagian besar mahasiswa menunjukkan tingkat keterlibatan dan partisipasi yang tinggi dalam pengawasan pemilu dan proses politik, Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi berdasarkan gender mahasiswa dan kesadaran politik pengawasan pemilu mahasiswa dengan nilai korelasi Pearson sebesar -0,291. Untuk menjawab uji hipotesis data tersebut, peneliti membandingkan r tabel dengan df 51, dan nilai r data tersebut adalah 0,228. Maka berdasarkan hasil tersebut maka Ha diterima jika nilai koefisien product-moment korelasi Pearson lebih besar dari r tabel .Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,577. Artinya semakin tinggi tingkat kesadaran politik Pengawasan Pemilu mahasiswa maka akan semakin tinggi pula tingkat partisipasi politik Pengawasan Pemilu mahasiswa tersebut.  

Page 6 of 17 | Total Record : 161