cover
Contact Name
Imam Rohani
Contact Email
jurnaltarbawi0101@gmail.com
Phone
+6281273663742
Journal Mail Official
jurnaltarbawi0101@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sunan Kalijaga, Dusun I, Ngabar, Kec. Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63471
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education
ISSN : -     EISSN : 2716196X     DOI : https://doi.org/10.51772/tarbawi
Jurnal Tarbawi Ngabar adalah jurnal yang menyajikan informasi dan analisis persoalan di bidang Pendidikan Islam.
Articles 67 Documents
Industri 4.0 dan Pendidikan (Upaya Perguruan Tinggi dalam Mempersiapkan Kelulusan yang Siap Terhadap Gencaran Serangan Revolusi Industri 4.0) Nia Yunia Sari
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v2i2.129

Abstract

The society will always continue to change along with the times. And changes that occur in these communities are natural and unavoidable, although that the changes between one community and another will be different. Likewise with the modernization process. The modernization in certain societies will be different from other societies both in the process and in acceptance depending on the needs and desires of the community itself. Changes that occur in these societies are modernization process that will handcuff the community to consumerist culture, hedonism and others. Modernization is a form of society social change from a traditional society to a developed society following the development of other society which are considered to be more advanced and developing first. Era 4.0 is where the current development are running so fast and rapid. Era 4.0 brought much of changes with all its effect. The world community is always changing so fast. The change was dramatic at exponential speed. Changes that are very influential in several sektors of human life. And nothing can be separated from this change. The entry of the 4.0 era in people’s lives is colored with artificial intelligence, the era of super computers, genetic engineering, nanothecnology, innovation, etc. where sophisticated technology such as the internet of things, wearables, robotic and 3D printing enters all sektors of the industri and involves various stakeholders ranging from institution, governments, industri association, businesses, technology providers, research institutions and also education. The world of education is also inseparable from the grip of the 4.0 era modernization. Now a days, education runs fast in catching up with the times, following modernization. However, with this relity the community must be smart in choosing which of the modernization processes will be able to change society for the better, so that the benefits of modernization can be felt positively.
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Islam Irfan Jauhari
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v2i2.130

Abstract

Sistem informasi manajemen merupakan sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen (perencanaan, penggerakan, pengorganisasian, dan pengendalian) dalam organisasi. Sebuah sistem informasi manajemen bukan hanya sekedar perkembangan teknologi. Sistem informasi manajemen berhubungan dengan organisasi dan pengelolanya. Pemahaman terhadap sistem informasi manajemen berdasarkan teknologi informatika termasuk memahami konsep sistem informasi, pemakaian informasi, dan nilai informasi. Batasan sistem telah ditetapkan dengan mendorong pada kualitas kerja sistem itu sendiri. Proses kerja dalam setiap sistem memunculkan suatu hasil (output) yang berkelanjutan dan system evaluasi melalui tindakan umpan balik. Dengan artian bahwa jika output berisi informasi yang bertentangan dengan pencapaian tujuan organisasi, maka akan menjadi masukan dalam sistem. Jika hasil umpan balik telah diterima oleh sistem, maka sistem akan membuat penyesuaian yang diperlukan agar output tetap konsisten dengan tujuan semula. Tujuan penelitian ini adalah mengindentifikasi sistem informasi manajemen Pendidikan Islam. Banyak pendapat para ahli mengemukakan pengertian sistem informasi manajemen Pendidikan. Perkembangan ini juga telah menyebabkan perubahan-perubahan peran dari para manajer dalam pengambilan keputusan, mereka dituntut untuk selalu memperoleh informasi yang paling akurat yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Methode pembahasan yang dipakai adalah dengan penelitian Studi Literatur, dimana peneliti dengan mengumpulkan sejumlah buku buku, majalah yang berkaitan dengan masalah dan tujuan penelitian.
Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas Bilingual dan Kelas Bina Prestasi di MTsN Ponorogo Ratna Utami Nur Ajizah
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v2i2.132

Abstract

تعليم اللغة العربية وفقا بتحسين نوعية مؤسسات التعليمية الإسلامية التى تعد كعماد من العمود لترقية جودة الحياة الدينية من خلال التربية والتعليم. وبناء بتغير العصور والتكنولوجيا، يتزايد الطلب على تعليم اللغة العربية وتطويره. وهذا مدلول بأن المدارس اليوم، قامت بنشأة منهج الفصول المتميزة بأنواع من البرامج المتقدمة للطلاب. ومن الخاص المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية بفونوروجو، فهو فصل الثنائية اللغوية في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية 2 فونوروجو وفصل تدريب التفوق في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية 3 فونوروجو
Kode Etik dan Integritas Guru PAI dalam Perspektif Islam Anjelina; Mohamad Faisal Aulia
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v2i2.133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kode etik dan integritas guru PAI dalam perspektif islam. Guru merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan normative yuridis yang dilakukan dengan cara menelaah dan menginterpretasikan hal-hal yang bersifat teoritis menyangkut kode etik, kedudukan yang berkaitan dengan guru Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah peneltian kajian Pustaka (library research). Hasil pembahasan dalam penelitian ini dapat dikemukakan bahwa "Kedudukan guru yang istimewa, ternyata berimbang dengan tugas dan tanggungjawabnya yang tidak ringan." Seorang guru agama bukan hanya guru, tapi juga pendidik. Sebagai pendidik, guru memiliki kewajiban untuk mencapai tujuan pendidikan Islam, yaitu memberikan peran maksimal kepada siswa dan menjadikan mereka muslim yang sempurna. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus bekerja keras dengan berbagai cara, seperti mengajar, melatih, membiasakan, memberi teladan, memberi semangat, pujian, hukuman bahkan doa. Profesi guru tidak hanya pengetahuan teknis dan manajemen, tetapi juga sikap. Guru hendaknya mengajar dengan niat mengharapkan ridha Allah SWT, menyebarkan ilmu, menegakkan kebenaran. Guru hendaknya tidak menolak untuk mengajar murid yang tidak mempunyai niat tulus dalam belajar. Guru hendaknya mencintai muridnya seperti ia mencintai dirinya sendiri.
Empat Model Hubungan Agama dan Sains Menurut John. F. Hought Nurul Muttaqin
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v2i1.134

Abstract

The intersection and the relationship between the two are often found in ambiguous and contradictory, complicated dichotomies and difficulty finding common ground have made many people try to make arguments that strengthen, that religion and science need to be brought together in logical mediation, whyu-based theological references and brain-based science and experiments often clash head-on in scrambling for followers. Pendektan JF. Hock to reconcile the two came to a four-step positional conclusion, which aims to direct religion to the path it wants and not carry out science to submit to its will. Science questions that often touch religion with; does science want to get rid of the transcendent existence of God? This analysis yields interesting things, and it can raise questions directly about the alignment of science with the religions of God and raise awareness, but perhaps there is a paradox here when we feel very comfortable with our theistic religion, so that this makes us not interested in this, let alone trying to connect with science, or perhaps our tendency to reject ourselves actually makes something that alienates us from religion, but academic education makes it impossible for us to leave this conversation, let alone see the possibility of talking about God and the definitions of nature allows theology to reform the concept of mind of its adherents. The discourse on the integration of science and religion has been long enough, F. Haught, emphasized to respect religion which can support science to make it meaningful, so that religion can play an important role in the development of science. Likewise science can enrich and renew theological understanding. John F. Haught, divides the approach of science and religion into four approaches; First, the conflict approach. Second, the contrasting approach, third, the contact approach, and fourth, the confirmation approach. These four views can be seen as a kind of typology and seen as a kind of journey.
Peningkatan Motivasi Belajar dan Daya Serap Menggunakan Media Interactive Board pada Peserta Didik di Kelas X SMK Jetis 1 Ponorogo Sari, Nia Yunia; Zahroh, Muflikhatus Sholihah; Khoirunisa, Ifa
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v1i01.149

Abstract

This paper was prepared with the aim of knowing the effectiveness of using Interactive Board media to increase learning motivation in class X Ak students of SMK Jetis 1 Ponorogo for the 2019/2020 Academic Year, totaling 12 students. This research is a Classroom Action Research (CAR) which consists of two cycles with each cycle consisting of four stages, namely the first stage is Planning (planning), the second stage is acting (implementing), observing (observing) and the fourth stage is reflecting (reflecting), where the teacher is the executor of learning while the researcher is the observer. This research was conducted in the odd semester of the 2019/2020 academic year, from November to December. The subjects of this study were students of class X Ak. which consisted of 12 students. The object of research is the motivation and absorption of students. Data collection techniques using observation and interviews. Research data obtained during action research until the final assessment of the action. The results showed that the results of the initial test after the action in the first cycle of 12 students there were 5 students (41.66%) experienced an increase, while in the second cycle the number of students who increased by 11 students (91.66%). Thus the use of interactive board media in PAI subjects can increase the learning motivation of class X Ak SMK Jetis 1 Ponorogo students.
Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Tauhid Melalui Metode Sing a Song di Kelas I Pondok Pesantren “Darul Muhajirin” Purwantoro Nuraini, Ririn; Sari, Nia Yunia; Robiqoh, Ilma Umi
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v1i02.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran Sing a Sing untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas I Pondok Pesantren“Darul Muhajirin” Purwantoro dalam mata pelajaran Tajwid melalui penerapan metode Sing a Song. Subjek penelitian adalah kelas I Pondok Pesantren“Darul Muhajirin” Purwantoro yang berjumlah 24 siswa, terdiri atas 10 laki-laki dan 14 perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus dengan desain setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu tahap pertama adalah Planning (merencanakan), tahap kedua adalah acting (melaksanakan), observing (observasi) dan tahap ketiga adalah reflecting (merefleksi). Data penelitian didapatkan selama penelitian tindakan sampai penilaian akhir tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil tes awal setelah adanya tindakan pada siklus I dari 16 siswa terdapat 8 siswa yang tuntas (66, 67%), sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas sebanyak 22 siswa (91,67%). Dengan demikian dapat dibuktikan bahwa penerapan metode Sing a Song pada mata pelajaran Tauhid kelas I Pondok Pesantren“Darul Muhajirin” Purwantoro dalam Tauhid Bab III Hal Nabi dan Rosul memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Kompetensi Pedagogik pada Guru Pendidikan Agama Islam Hena Haedaroh; Mohamad Faisal Aulia
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v3i1.77

Abstract

Pendidikan bagi kehidupan manusia merupakan kebutuhan mutlak yang harus dijalankan sepanjang hayat. Tanpa pendidikan, mustahil suatu kelompok manusia dapat hidup berkembnag sejalan dengan aspirasi (cita-cita) untuk maju, sejahtera, dan bahagia menurut konsep pandangan hidup mereka. Guru yang berkompetensi perdagogik adalah guru yang mempunyai kemampuan dalam mengelolah peserta didik. Kompetensi perdagogik menempatkan peserta didik sebagai unsur penting yang memiliki hak dan kewajiban dalam rangka sistem pendidikan menyeluruh dan terpadu. Guru menurut paradigma baru ini bukan hanya bertindak sebagai pengajar, tetapi juga sebagai Pendidik, motivator, fasilitator, pembimbing dan evaluator proses belajar mengajar yaitu realisasi atau aktualisasi potensi-potensi manusia agar dapat mengimbangi kelemahan pokok yang dimilikinya. Untuk memanfaatkan alat teknologi pendidikan dibutuhkan keterampilan dari pihak guru, serta sikap positif terhadap perkembangan alat teknologi pendidikan. Betapapun majunya alat teknologi pendidikan senantiasa memerlukan peran guru.
Pendidikan Anak dalam Perspektif Al-Qur’an dan Aktualisasinya di Era Digitalisasi Husnul Khotimah
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v3i1.152

Abstract

Penelitian ini guna menelaah pendidikan anak perspektif al-Qur’an dan aktualisasinya di era digitalisasi yang mencangkup pembahasan: 1)hakikat pendidikan anak, 2) pendidikan anak dalam perspektif al-Qur’an, dan 3) aktualisasi pengembangan konsep pendidikan anak di era digitalisas. Jenis penelitian ini adalah Library research, yakni telaah yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Pada penelitian seperti ini bahan-bahan pustaka digunakan sebagai sumber ide dalam menggali pemikiran atau pun gagasan baru, sebagai bahan dasar untuk melakukan dedukasi dari pengetahuan yang telah ada, sehingga kerangka teori baru dapat dikembangkan dan dapat digunakan sebagai pemecahan masalah. Penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu penelitian yang menitikberatkan analisis terhadap data-data yang ada sebelumnya. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif analisis. Teknik yang digunakan dalam analisis penelitian ini menggunakan metode content analysis, yaitu analisis data yang mendeskripsikan secara objektif dan sistematis sehingga dapat menarik kesimpulan yang sahih. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa: 1) Pendidikan anak yakni usaha sadar pada anak yang sedang berkembang menuju kesempurnaan yaitu dewasa, sebagai upaya untuk memajukan tumbuh kembangnya dan belajar menjadi pribadi yang mandiri, mengembangkan konsep diri dan bertanggung jawab atas perbuatan dan tindakannya. 2) Al-Qur’an juga menjelaskan dasar dari pendidikan anak yang dikemas dalam kisah Luqman al-Hakim. Terdapat dua kategori pendidikan anak yang terkandung dalam al Qur’an yaitu materi dan metode. 3) Aktualisasi pengembangan konsep pendidikan anak di era digitalisasi dengan cara terciptanya produk materi dan metode yang kekinian, kemampuan anak tidak berpacu pada kemampuan kognitif saja, melainkan kemampuan yang berbasis life skill supaya anak lebih kreatif dan inovatif, mengembangkan bakat ulet serta tangguh dalam menghadapi perkembangan masyarakat yang semakin mengglobal ini. Dan Integrasian Iman dengan IPTEK (Ilmu pengetahuan dan teknologi) agar terjadi kesetaraan pada keduanya.
Application of the Giving Question and Getting Answer Method to Improve Student Learning Outcomes in Islamic Religious Education Class VIII H MTs Wali Songo Ngabar Ponorogo Muhammad Yusron Fahmi; Riky Syaputra; Imam Rohani
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v3i1.153

Abstract

This classroom action research aims to improve the quality of student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects. The alternative offered to achieve that goal is to introduce the method of giving questions and getting answers. This research uses Kurt Lewin's Class Action Research (CAR) method. Data collection techniques used are observation and tests. Classroom Action Research in class VIII H MTs Wali Songo Ngabar. The steps of data analysis are as follows: data selection, data correction and data weighting. The results of this study prove that the giving question and getting answer method has succeeded in improving the quality of student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects in class VIII H MTs Wali Songo Ngabar.