cover
Contact Name
Imam Rohani
Contact Email
jurnaltarbawi0101@gmail.com
Phone
+6281273663742
Journal Mail Official
jurnaltarbawi0101@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sunan Kalijaga, Dusun I, Ngabar, Kec. Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63471
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education
ISSN : -     EISSN : 2716196X     DOI : https://doi.org/10.51772/tarbawi
Jurnal Tarbawi Ngabar adalah jurnal yang menyajikan informasi dan analisis persoalan di bidang Pendidikan Islam.
Articles 67 Documents
Child Care Management from The Point Of View Of The Book Of Ihya' 'Ulūm Al-Dīn In Malaysia Asri, Nik Muhamad Amal Mohd; Rahman, Mohd Nazri Abdul; Sulaiman, Abdul Muhsien; Muhith, Abd; Sholeh, Muh Ibnu; Fathurro'uf, Muhammad
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v5i1.698

Abstract

This research investigates the management of child care from the perspective of the Book of Ihya' 'Ulūm al-Dīn in Malaysia. Against the backdrop of a country rich in Islamic heritage and cultural diversity, this study explores the relevance of the concepts in the Book of Ihya' 'Ulūm al-Dīn in the context of childcare in Malaysia. The library research research method is used to collect, evaluate and analyze related literature, including relevant primary and secondary sources. The results of the analysis show that concepts such as religious education, character formation, and the development of moral values in the Book of Ihya' 'Ulūm al-Dīn have a strong suitability to the life of Malaysian society. This research also highlights the important role of parents, teachers and society in implementing Islamic principles in child care management practices. The implications of the findings of this research include the need to integrate the values of the Book of Ihya' 'Ulūm al-Dīn in educational policies and community development programs to form a generation with noble and responsible morals. In conclusion, this research provides an in-depth understanding of the contribution of Islamic teachings in the management of child care in Malaysia and paves the way for further research in understanding the practical application of these values in society.
Radicalism and Deradicalization at Institutions of Islamic Education Sipuan, Sipuan
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v5i1.700

Abstract

Research discusses the phenomenon of radicalism and redicalization among students, so the young generation in Indonesia will be more critical, intelligent, enlightening, and have a high commitment to the future of this nation and country. The research method used is library research, namely data collection techniques by conducting study studies of books. The analysis of this research uses descriptive-qualitative, namely research that does not use statistical tests in data processing. There are two kinds of data sources used in this study, namely primary sources and secondary sources, which are related to radical Islam and moderate Islam. The results showed that radicalism in educational institutions was very influential on anarchic actions because of fanaticism. In educational institutions tainted with radical thoughts, it is usually seen from the way the education system is eccentric as if it is rational and usually does not hesitate to act anarchist. This is because they always think of themselves as the most correct, and it is not taught that students or educators will commit violence which is certainly strictly prohibited in Islamic education. In order to create deradicalization in Islamic educational institutions, the educational curriculum must contain subject matter that is normative-doctrinal-deductive and historical-empirical-inductive in nature, as a balance between material in the form of text and context. Thus, the curriculum content given in education is normative in nature and concrete cases in society so that children can understand and be aware of real situations that are full of differences.
Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam Manajemen Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dan Penelitian Sholeh, Muh Ibnu; ‘Azah, Nur; Idawati, Khoirotul; Rohani, Imam; Toryib, Mr. Phaisan; Al Ayyubi, Ibnu Imam; Ali, Himad; Sokip; Syafi’i, Asrop
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v5i2.768

Abstract

Penelitian ini menyelidiki penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Sekolah Tinggi Agama Islam Kh Muhammad Ali Shodiq (STAI MAS) Tulungagung, dengan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan penelitian. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi implementasi SPMI, tantangan yang dihadapi, dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, dianalisis secara tematis. Hasil menunjukkan bahwa SPMI efektif meningkatkan kualitas melalui evaluasi berkelanjutan, transparansi, dan perbaikan. Tantangan termasuk resistensi perubahan, kekurangan sumber daya, dan kepatuhan standar. Manfaat SPMI dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang responsif sangat signifikan. Implikasi praktis meliputi pengembangan kebijakan, pelatihan, penguatan infrastruktur, dan peningkatan kepatuhan. Penelitian ini memiliki batasan pada fokus lembaga tunggal dan metode kualitatif. Penelitian lanjutan disarankan mengeksplorasi implementasi SPMI di berbagai konteks pendidikan dan dampak jangka panjangnya
Rekonstruksi Peran Kepemimpinan Pendidikan Islam dalam Membentuk Pemimpin yang Kaffah dan Rahmatan Lil ‘Alamin di Pondok Pesantren Safitri, Rini Rahma; Siregar, Fikri Hamdi; Nisa, Rahmatun; Amiruddin
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v5i2.773

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam pembentukan pemimpin yang kaffah dan rahmatan lil alamin. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi peran kepemimpinan pendidikan dengan fokus pada tiga aspek utama: memperkuat kompetensi kepemimpinan berbasis nilai-nilai Islami, mengembangkan kepemimpinan transformatif untuk kesejahteraan ummat, dan membangun budaya kepemimpinan visioner yang berorientasi pada masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis konten untuk mengeksplorasi konsep-konsep kepemimpinan Islami yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan perlunya pemahaman mendalam tentang ajaran Islam yang komprehensif untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan. Integrasi nilai-nilai akhlaqul karimah dalam kurikulum dan proses belajar-mengajar dianggap penting untuk membentuk kepemimpinan yang berlandaskan sifat-sifat terpuji Rasulullah SAW. Keyword: Pendidikan; Kepemimpinan; Islam.
Implementasi Empat Pilar Pendidikan UNESCO dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di MIS Muhammadiyah 4 Jetis Ponorogo Hanifah, Khusnul; Rosyida, Fatia Ainur; Marno; Abidin, Munirul
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v5i2.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pengaplikasian ke-empat pilar pendidikan UNESCO dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka di MIS Muhammadiyah 4 Jetis Ponorogo beserta faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, studi kasus dengan lokasi penelitian di MIS Muhammadiyah 4 Jetis Ponorogo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa impementasi empat pilar Pendidikan UNESCO dalam penerapan kurikulum Merdeka di MIS Muhammadiyah 4 Jetis meliputi program untuk pengimplementasian learning to know, learning to do, learning to be dan learning to live together. Adapun yang menjadi faktor penghambat dalam pengimplementasian empat pilar Pendidikan UNESCO ini adalah kurangnya fasilitas dan akses teknologi, beberapa pendidik masih kesulitan untuk menerapkan kegiatan belajar mengajar menggunakan student-centered learning, dan kurangnya minat peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakatnya.
Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren (Studi Kasus di Universitas Darussalam Gontor) Ulufah, Aynun Nurul; Safi’i, Asrop; Sokip, Sokip; Islam, Muhammad Thoriqul
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v5i2.844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan perguruan tinggi berbasis pesantren, yang diharapkan para-alumni dapat terus mengembangkan khazanah keilmuannya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi kasus, dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Kehadiran peneliti disini sebagai key instrument. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Universitas Darussalam Gontor merupakan salah satu perguruan tinggi berbasis pesantren yang sesuai dengan visi dan misinya, yaitu universitas bersistem pesantren yang bermutu dan berarti, sebagai pusat pengembangan Ilmu Pengetahuan yang berorientasi pada Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer dan sebagai pusat kajian bahasa al-Qur’an untuk kesejahteraan umat manusia. Perguruan Tinggi berbasis pesantren di Universitas Darussalam Gontor yang merupakan Perguruan tinggi identik dengan kemodernan dengan ciri khas Perguruan Tinggi dengan tradisi akademik yang kritis berguna secara teoritis maupun praktis sehingga lahir umat yang handal dalam hal sains dan teknologi. Mahasiswa UNIDA Gontor dalam pengembangan skill yang ada di IPK UNIDA Gontor juga diwajibkan memiliki IPKS yang mengukur prestasi di luar kelas seperti wajib menghafal Al Qur’an sebagai persyaratan mengikuti UTS dan UAS. Capaian tersebut mencakup 4 (empat) aspek, yaitu olah dzikir, olah pikir, olah rasa, dan olahraga. Landasan tersebut meliputi aspek teologis, filosofis, kultural, psikologis, sosiologis, dan historis.
Evaluasi Pendidikan Moral Pada Anak Usia Dini Di Kota Semarang Supriyanto; Imron, Ali; Naredia, Shubuha Pilar
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tarbawi.v5i2.899

Abstract

Studi ini digunakan untuk menggali evaluasi pendidikan moral pada anak. Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengkaji evaluasi pendidikan moral pada anak. Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitiannya adalah 1). Dampak kognitif pada siswa kurangnya melakukan kegiatan yang bersifat menyelidiki seperti aktif bertanya, mencoba melakukan sesuatu untuk mendapatkan jawaban. 2). Aspek emosional siswa, tidak bisa melihat perkembangan kemandirian anak dalam proses pembelajaran. 3) Aspek budaya siswa, tidak berani menampilkan karya sederhana di depan teman atau orang lain. Kesimpulan: Evaluasi pendidikan moral pada anak di era digital mencakup aspek koginif, emosional dan budaya siswa. Impact: Sekolahan membutuhkan dukungan dari para stekholder di dalam prososes di dalam melengkapi fasilitas pembelajaran.