cover
Contact Name
Iwan Kandori
Contact Email
iwankandori@unima.ac.id
Phone
+6281340426778
Journal Mail Official
literacyjpe@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Ekonomi Fekon Universitas Negeri Manado . Jl. Kampus UNIMA,Tondano, Minahasa, Indonesia.
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27749185     DOI : https://doi.org/10.53682/10.53682
Core Subject : Economy, Education,
LITERACY - Jurnal Pendidikan Ekonomi [ISSN 2774-9185] adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Manado. Jurnal ini bertujuan untuk menyajikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang mencakup topik pembelajaran Pendidikan Ekonomi, Akuntansi, Manajemen & Bisnis, Administrasi Perkantoran, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi yang berimplikasi untuk meningkatkan pendidikan dan pembelajaran Ekonomi. Jurnal ini terbit di bulan Juni dan Desember sejak tahun 2020.
Articles 525 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF DI KELAS IXA SMP NEGERI 1 TINANGKUNG Hamid.docx, Karmila; Makaliwe, Niny; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8134

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Minat belajar Peserta didik pada mata pelajaran IPS materi upaya meningkatkan ekonomi kreatif melalui model problem based learning pada Siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah tahun pelajaran 2022/2023. Subjek penelitian Tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas IXA SMP Negeri 1 Tinangkung tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 29 Orang siswa sebagai subjek penerima tindakan, sedangkan untuk subjek pelaku tindakan adalah guru IPS kelas IX. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan minat belajar IPS materi upaya meningkatkan ekonomi kreatif pada siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Tinangkung semester Ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini dapat dilihat nilai rata-rata hasil belajar IPS siswa juga mengalami peningkatan yaitu sebelum Tindakan sebesar 62,75 pada siklus I sebesar 73,10 dan pada siklus II sebesar 83,44. Selain itu, presentase ketuntasan belajar siswa, yaitu sebelum tindakan sebesar 34,48 %, pada siklus I sebesar 72,41 % dan pada siklus II sebesar 93,10%. Kata Kunci: Problem based learning dan minat belajar IPS siswa ABSTRAK This study aims to improve the students’ learning interest in social studies especially in improving creative economic material through a problem-based learning model for class IXA students of SMP Negeri 1 Tinangkung, Banggai Kepulauan Regency, Central Sulawesi for the 2022/2023 academic year. The subjects of this classroom action research are class IXA students of SMP Negeri 1 Tinangkung in the 2022/2023 academic year as many as 29 students as subjects receiving action, while for the subject of the action actors is the social studies teacher of ninth grade. Methods of data collection are carried out through test techniques, observation and documentation. This action research was conducted in two cycles, each cycle consists of: planning, acting, observing and reflecting. The results of this study indicate that the use of a problem based learning model can improve the students’ learning interest in social studies of class IXA students of SMPN 1 Tinangkung in the 2022/2023 academic year. This can be seen from the average value of student social studies learning outcomes also increased, namely before the action is about 62,75, in the first cycle reaches to 73.10 and in the second cycle is about 83.44. In addition, the percentage of student learning completeness, namely before the action is 34.48%, in 1st cycle is about 72.41% and in 2nd cycle reaches to 93.10%. Keywords: Problem based learning and student social studies learning interest
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII A PADA MATA PELAJARAN IPS DI UPTD SMP NEGERI 3 KALABAHI Miha, Krida Eka Wati; Wuisang, Jerry; Korengkeng, Noula
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8135

Abstract

ABTSRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun manfaat yang diharapkan dari penilitan ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam mendalami teori-teori kependidikan, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran IPS dalam rangka peningkatan kompetensi mengajar. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah siswa kelas VIII A UPTD SMP Negeri 3 Kalabahi sebanyak 21 siswa. Hasil penelitian mengalami peningkatan dari siklus yang satu ke siklus selanjutnya. Berdasarkan analisis hasil belajar pada siklus 1 dapat diketahui nilai rata-rata siswa adalah 84,28. Siswa yang mendapat nilai diatas KKM sebesar 90,48% yaitu 19 siswa dan siswa yang mendapat nilai di bawah KKM sebesar 9,52% yaitu 2 siswa.. Berdasarkan analisis hasil belajar pada siklus 2 dapat diketahui nilai rata-rata siswa adalah 88,33. Siswa yang mendapat nilai diatas KKM sebesar 94,44% yaitu 17 siswa dan siswa yang mendapat nilai di bawah KKM sebesar 5,56% yaitu 1 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media Model Pembelajaran Problem based Learning dapat meningkatkan pemahaman konsep Perdagangan Antardaerah dan konsep Keunggulan dan keterbatasan antarruang serta pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi, sosial budaya di Indonesia dan ASEAN mata pelajaran IPS pada s iswa kelas VIII A di UPTD SMP Negeri 3 Kalabahi. Kata Kunci : Model Problem Based Learning, Hasil Belajar Siswa. ABSTRACT The aim of this research is to determine the application of the Problem Based Learning learning model in order to improve student learning outcomes. The expected benefits from this research include: practical benefits, namely that it can serve as a reference for readers and become a means for writers to explore educational theories, while the theoretical benefits become input for the Education Department and input for social studies teachers in order to improve teaching competency. This research uses the Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities have been carried out, while analyzing the data obtained through comparing the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is students of class VIII A UPTD SMP Negeri 3 Kalabahi as many as 21 students. The research results have increased from one cycle to the next. Based on the analysis of learning outcomes in cycle 1, it can be seen that the average student score is 84.28. Students who scored above the KKM were 90.48%, namely 19 students and students who scored below the KKM were 9.52%, namely 2 students. Based on the analysis of learning outcomes in cycle 2, it can be seen that the average student score was 88.33. . Students who scored above the KKM were 94.44%, namely 17 students and students who scored below the KKM were 5.56%, namely 1 student. This shows that the use of the Problem Based Learning Model media can increase understanding of the concept of Interregional Trade and the concept of Advantages and Limitations of Interspace and its influence on economic, socio-cultural activities in Indonesia and ASEAN in social studies subjects in class VIII A students at UPTD SMP Negeri 3 Kalabahi . Keywords: Problem Based Learning Model, Student Learning Outcomes
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN EKONOMI MATERI SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASIC LEARNING (PJBL) ., Asnawati; Kambey, Joseph; Manongko, Allen; Sakul, Amelda
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8137

Abstract

ABSTRAK Salah satu prioritas pemerintah pada umumnya adalah pendidikan. Penelitian ini didorong oleh fakta bahwa siswa mengalami kesulitan belajar akuntansi dan kurangnya motivasi siswa untuk belajar dan memahami siklus akuntansi perusahaan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan motivasi belajar siswa ketika menerapkan model pembelajaran project basic learning, dalam upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik SMA NEGERI 1 BAHADOPI kelas XII MIPA 3 dengan jumlah 28 peserta didik. Penelitian ini berbentuk studi bersama di mana siswa dibagi menjadi kelompok penelitian yang terdiri dari 4 individu yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan dalam 3 siklus yakni pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Tiap siklus dalam penelitian ini terdiri dari empat tahap yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan dan 4) refleksi. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran project basic learning dapat meningkatkan minat belajar siswa yang dilihat melalui aktivitas belajar siswa untuk setiap kelompok. Project basic learning juga dapat meningkatkan hasil belajar secara klasikal dari pra siklus dan setelah melaksanakan siklus 1 dan 2. Kata kunci: Metode pembelajaran project basic learning, Siklus akuntansi perusahaan jasa, Hasil belajar, Motivasi belajar   ABSTRACT One of the government's priorities in general is education. This research was motivated by the fact that students had difficulty learning accounting and lack of student motivation to learn and understand the accounting cycle of service companies. This research aims to determine student learning outcomes and learning motivation when implementing the project basic learning learning model, in an effort to increase student motivation and learning outcomes. This research is classroom action research. The subjects in this research were class XII MIPA 3 of SMA NEGERI 1 BAHADOPI students with a total of 28 students. This research takes the form of a joint study where students are divided into research groups consisting of 4 different individuals. This research uses a descriptive qualitative approach carried out in 3 cycles, namely pre-cycle, cycle 1 and cycle 2. Each cycle in this research consists of four stages, namely 1) planning, 2) implementation, 3) observation and 4) reflection. The instruments used were learning results tests and observations. The results of the research showed that using the project basic learning method could increase students' interest in learning as seen through student learning activities for each group. Basic learning projects can also improve classical learning outcomes from pre-cycle and after do the cycle 1 and cycle 2. Keywords: Basic project learning method, service company accounting cycle, learning outcomes, learning motivation    
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI ANOTAUREI PADA PELAJARAN IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Tetelepta, Beby; Kandori, Iwan; Elean, Julius
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8138

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar pada pelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran Probelem Based Learning pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri Anotaurei Serui. IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di tingkat SMP pada kelas VIII menunjukan bahwa interaksi penbelajaran dalam kelas bersifat monoton, di mana peserta didik kurang aktif, pembelajaran masih berpusat pada guru. Tanggapan peserta didik terhadap pembelajaran cendrung rendah, selama pembelajaran berlangsung peserta didik kurang perhatian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Pengetahuan IPS peserta didik akibat kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran dan kurangnya penggunaan model inovatif oleh guru menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Akibatnya mata pelajaran IPS menjadi mata pelajaran yang tidak menarik bagi peserta didik. Selain itu, guru yang memiliki pola konvensional dalam melakukan pembelajaran hanya mengandalkan satu metode juga menjadi salah satu pemicu mengapa mata pelajaran IPS dianggap membosankan bagi peserta didik. Hambatan dan kesulitan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, diantaranya adalah motivasi dan minat belajar peserta dan kreativitas guru dalam menggunakan metode serta model pembelajaran. Dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam proses pembelajaran dalam kelas diperlukan peran serta guru yang kreatif dan aktif dalam mengelola pembelajaran yakni guru menggunakan strategi dan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas fisik, mental dan aktivitas emosional peserta didik sehingga apa yang dicapai dalam proses pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Dengan menggunakan metode berbasis masalah dengan melihat pada masalah yang dikerjakan dalam kelompok lewat lembar kerja peserta didik diharapkan dapat meningkatkan semua komponen aktivitas belajar peserta didik, karena metode berbasis masalah dapat melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran, dan guru sebagai motivator dan fasilitator yang memberikan arahan dan masukan sehingga peserta didik dapat menguasai materi pembelajaran sesuai yang diharapkan oleh guru. Penulis berharap dengan menggunakan metode berbasis masalah ini peserta didik dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik secara keseluruhan. Penggunaan metode berbasis masalah ini sangat diperlukan untuk perubahan perilaku dan karakter belajar peserta didik karena membuat pembelajaran jauh lebih bermakna, menyenangkan dan responsif. Untuk itu dalam upaya meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar peserta didik penulis berupaya untuk membentuk karakter peserta didik yang kreatif, interaktif, inovatif dalam proses pembelajaran di kelas, maka diperlukan pembelajaran berbasis inovatif, dimana guru harus menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sebagai salah satu pembelajaran yang menjadikan peserta didik sebagai sentra pendidikan. Model pembelajran inovatif dapat meningkatkan aktivitas dan minat belajar serta dapat mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berani tampil dalam pengembangan diri sendiri maupun nantinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Model pembelajaran yang saya terapkan adalah : Problem Based Learning (PBL) Kata kunci : Aktivitas Belajar, Pelajaran IPS, Model Problem Base Learning ABSTRACT This research aims to increase learning activities in social studies lessons through the application of the Problem Based Learning learning model for class VIII students at Anotaurei Serui State Middle School. Social studies is one of the subjects at junior high school level in class VIII, showing that learning interactions in the classroom are monotonous, where students are less active, learning is still teacher-centred. Students' responses to learning tend to be low, during the learning process students are less attentive. This research is classroom action research carried out over two cycles. Students' social studies knowledge due to students' lack of activity in the learning process and lack of use of innovative models by teachers was the reason this research was conducted. As a result, social studies subjects become uninteresting subjects for students. Apart from that, teachers who have a conventional pattern of teaching only relying on one method are also one of the reasons why social studies subjects are considered boring for students. These obstacles and difficulties are influenced by several factors, namely internal factors and external factors, including participants' motivation and interest in learning and teacher creativity in using learning methods and models. In increasing students' learning activities in the learning process in the classroom, creative and active teacher participation is needed in managing learning, namely teachers use learning strategies and methods that can increase students' physical, mental and emotional activity so that what is achieved in the learning process can be achieved. well. By using a problem-based method by looking at problems worked on in groups via student worksheets, it is hoped that it can improve all components of students' learning activities, because the problem-based method can involve students in the learning process, and the teacher as a motivator and facilitator who provides direction and input so that students can master the learning material as expected by the teacher. The author hopes that by using this problem-based method students can increase students' overall learning activities. The use of this problem-based method is very necessary for changes in students' learning behavior and character because it makes learning much more meaningful, enjoyable and responsive. For this reason, in an effort to increase student activity and learning motivation, the author seeks to shape the character of students who are creative, interactive, innovative in the learning process in the classroom, innovative-based learning is needed, where teachers must implement student-centered learning as one of the learning methods. which makes students the center of education. Innovative learning models can increase activity and interest in learning and can develop students' abilities to have the courage to appear in their own development and later in life in society, nation and state. The learning model that I apply is: Problem Based Learning (PBL) Keywords: Learning Activities, Social Sciences Lessons, Problem Base Learning Model
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS SISWA KELAS IX SMPN 7 SATAP PULUBALA Gafur , Harnawi; Laloan, Cheris; Watania, Dolly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8143

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul: “Peningkatan Hasil Belajar Materi Perubahan Sosial Budaya Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments Siswa Kelas IX SMPN 7 Satap Pulubala”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perubahan Sosial Budaya Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Siswa Kelas IX SMPN 7 Satap Pulubala. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dapat Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perubahan Sosial Budaya Siswa Kelas IX SMPN 7 Satap Pulubala. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi Guru yang mendapatkan kesulitan yang sama dapat menerapkan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) untuk meningkatkan Hasil Belajar. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka diharapkan guru lebih membuat Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) yang lebih menarik dan bervariasi. Kata kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran Tipe Teams Games Tournament ABSTRACT This research is entitled: "Improving Learning Outcomes on Socio-Cultural Change Material Using Cooperative Learning Type Teams Games Tournaments for Class IX Students of SMPN 7 Satap Pulubala". The aim of this research is to improve learning outcomes on social and cultural change material using cooperative learning in the Teams Games Tournaments (TGT) type for Class IX students at SMPN 7 Satap Pulubala. The method used in this research is Action Research which consists of 2 (two) cycles, and each cycle consists of: Planning, Implementation, Observation and reflection. Based on the results of action research, Cooperative Learning in the Teams Games Tournaments (TGT) type can improve learning outcomes on social and cultural change material for Class IX students at SMPN 7 Satap Pulubala. Furthermore, the researcher recommends: (1) Teachers who experience the same difficulties can apply Team Games Tournaments (TGT) Cooperative Learning to improve learning outcomes. (2) In order to get maximum results, teachers are expected to make Cooperative Learning in the Teams Games Tournaments (TGT) type more interesting and varied. Keywords: Learning Outcomes, Teams Games Tournament Type Learning
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 5 TANA TORAJA TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Hartati, .; Kambey, Joseph; Korengkeng, Nola; Laloan, Cheris
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8144

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran ekonomi melalui model problem based learning (pbl) pada kelas x sman 5 tana toraja tahun pelajaran 2023-2024 Salah satu masalah yang sampai sekarang masih dihadapi dalam Pelaksanaan sistem pendidikan nasional adalah rendahnya kualitas pendidikan. Latar belakang masalah kurikulum merdeka belajar mencakup keinginan untuk meningkatkan fleksibilitas pembelajaran mempekuat keterlibatan siswa dan mempersiapkan mereka untuk tantatangan masa depan yang dinamis Pendidikan ekonomi , merupakan pelajaran yang penting dan sangat strategis dalam rangka mendidik dalam kegiatan ekonomi , watak atau karakter peserta didik atau anak bangsa untuk masa yang akan datang. Salah satu masalah yang masih dihadapi oleh para guru ekonomi di SMA Negeri 5 Tana Toraja adalah kurangnya semangat peserta didik untuk mengikutii pelajaran ekonomi . Masalah tersebut tentunya banyak faktor yang mempengaruhinya diantaranya dari siswa sendiri, dimana siswa menganggap pelajaran ekonomi , termasuk pelajaran ilmu pengetahuan sosial dan siswa lebih konsentrasi pada mata pelajaran lain seperti Matematika, Fisika, Kimia, dan biologi. Masalah kemampuan guru disini menyangkut pengetahuan guru, pengusaan strategi dan model pembelajaranserta penguasaan kelas . Solusi dari permasalahan ini dapat melalui penerapan pembelajaran model PBL dan PjBL adalah pembelajaran yang secara sadar dan sistematis mengengembangkan intruksi yang silih asah, silih asih dan silih asuh antar sesama siswa sebagai latihan hidup didalam masyarakat nyata. Kata Kunci: Minat Belajar, Pelajaran Ekonomi, Model Problem Base Learning. ABSTRACT The aim of this research is to increase students' interest in learning in economics subjects through the problem based learning (PBL) model in class One of the problems still faced in the implementation of the national education system is the low quality of education. The background to the independent learning curriculum problem includes the desire to increase learning flexibility, strengthen student engagement and prepare them for dynamic future challenges. Economic education is an important and very strategic lesson in order to educate in economic activities, the character or character of students or the nation's children for the future. One of the problems that economics teachers at SMA Negeri 5 Tana Toraja still face is the lack of enthusiasm among students to take economics lessons. Of course, there are many factors that influence this problem, including the students themselves, where students consider economics lessons, including social science lessons, and students concentrate more on other subjects such as Mathematics, Physics, Chemistry and Biology. The problem of teacher ability here concerns teacher knowledge, mastery of learning strategies and models as well as class mastery. The solution to this problem can be through the application of PBL and PjBL learning models, namely learning that consciously and systematically develops instructions that are mutual, caring and nurturing between fellow students as training for life in real society. Keywords: Interest in Learning, Economics Lessons, Problem Base Learning Model.
MODEL - MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI AKUNTANSI DI SMA NEGERI 45 MALUKU TENGAH Ely, Rosita; Laloan, Cheris; Watania, Dolly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8145

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model-Model Pembelajaran Inovatif dalam rangka meningkatkan minat belajar siswa. Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam mendalami teori-teori kependidikan, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran Ekonomi Akuntansi dalam rangka peningkatan kompetensi mengajar. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang di peroleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas XII SMA Negeri 45 Maluku Tengah sebanyak 24 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Dari penelitian terhadap aspek-aspek tersebut, maka dapat di simpulkan bahwa penerapan Model-Model Pembelajaran inovatif dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 45 Maluku Tengah oleh Guru-Guru sudah optimal, namun perlu adanya usaha untuk peningkatan kualitas mengajar guru yaitu dengan upaya-upaya seperti pelatihan secara terpadu dalam pengembangan K13 (Kurikulum 2013) dalam penggunaan dan pembuatan media/sumber secara sederhana oleh guru serta perlu adanya penyediaan sarana yang lebih baik dan efisien berupa penambahan ruang kelas agar dapat menampung jumlah siswa yang ada. Kata Kunci : Model, Pembelajaran Inovatif ABSTRACT The aim of this research is to determine the application of Innovative Learning Models in order to increase students' interest in learning. The benefits expected from this research include: practical benefits, namely that it can serve as a reference for readers and become a means for writers to explore educational theories, while the theoretical benefits become input for the Education Department and input for teachers of Accounting Economics Subjects in order to increasing teaching competency. This research uses the Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities are carried out, while analyzing the data obtained through comparing the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is all class XII students of SMA Negeri 45 Central Maluku as many as 24 students, the sample was taken from the entire population. From the research on these aspects, it can be concluded that the application of innovative learning models in the teaching and learning process at SMA Negeri 45 Central Maluku by teachers is optimal, but efforts are needed to improve the quality of teacher teaching, namely by making efforts such as integrated training in the development of K13 (2013 Curriculum) in the use and creation of simple media/resources by teachers and the need to provide better and more efficient facilities in the form of additional classrooms to accommodate the existing number of students. Keywords: Model, Innovative Learning
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X IPS 1 SMAN 7 LUWU TAHUN PELAJARAN 2022-2023 Umar, Shanti; Kandori, Iwan; Watania, Dolly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8146

Abstract

ABSTRAK “Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Dalam Mata Pelajaran Ekonomi Melalui Metode Problem Based Learning (PBL) Pada Kelas X IPS SMAN 1 LUWU Tahun 2022-2023 ”. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 7 Luwu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas tersebut dilakukan dalam tiga siklus penelitian. Peningkatan tersebut tidak terlepas dari upaya guru memberi respon, mengembangkan kreatifitas, mencermati kesalahan yang kerap dilakukan peserta didik, membiasakan secara tetap, serta memberikan berbagai arahan . Kata Kunci : Minat Belajar, Problem Based Learning ABSTRACT "Increasing Students' Interest in Learning in Economics Subjects Through the Problem Based Learning (PBL) Method in Class X IPS SMAN 1 LUWU 2022-2023". This type of research is classroom action research. This research was conducted in 4 stages, namely the planning stage, action implementation stage, observation stage, and reflection stage. The research subjects were students of class X IPS 1 SMA Negeri 7 Luwu. The approach used in this research is a qualitative approach, while the research design used is classroom action research. The classroom action research design was carried out in three research cycles. This improvement cannot be separated from the teacher's efforts to respond, develop creativity, pay attention to mistakes that students often make, get used to it regularly, and provide various directions. Keywords: Interest in Learning, Problem Based Learning
“MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS XI SMAN 1 TABUT TAHUN 2022-2023 ” Sumilat, Eva feibe; Kambey, Joseph; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8148

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran ekonom imelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas XI SMAN 1 Tabut. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku peserta didik waktu belajar, kegiatan diskusi peserta didik, partisipasi peserta didik dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas peserta didik selama proses pembelajaran. Validasi diperlukan agar diperoleh data yang valid. Pada penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data hasil nilai ujian siklus I dan II dan data hasil pengamatan. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari peserta didik, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah peserta didik diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua peserta didik diberikan tambahan tugas dirumah peserta didik yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Ketenagakerjaan Dan Badan Usaha hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci : Minat Belajar, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to describe the increase in students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class XI of SMAN 1 Tabut. This research was carried out in 2 cycles. Cycle 1 and cycle 2 consisted of research stages divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then continued to the next cycle. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Validation is needed to obtain valid data. In this study, the data collected were data from test scores from cycles I and II and data from observations. Observation data is validated through source triangulation, namely data comes from students, observers and researchers themselves. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, this increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in Economics subjects on Employment and Business Entities. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Interest in Learning, Problem Based Learning
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 7 MANADO DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PBL Lumentut, Jimmy; Wuisang, Jerry; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8149

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 7 Manado dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek Problem Based Learning(PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas XIF di SMA Negeri 7 Manado yang berjumlah 39 peserta didik. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Aktivitas peserta didik juga meningkat dalam bekerja mandiri maupun berkelompok. Peserta didik merespons positif penerapan model PBL yang dianggap menyenangkan dan memotivasi untuk belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 7 Manado. Kata Kunci : Hasil Belajar, SMA Negeri 7 Manado, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to improve the learning outcomes of class XI students in economics subjects at SMA Negeri 7 Manado by implementing the Problem Based Learning (PBL) project-based learning model. The research method used was Classroom Action Research with the research subjects being class XIF students at SMA Negeri 7 Manado, totaling 39 students. The research was carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. Data was collected through observation, interviews, field notes, and learning outcomes tests. Data was analyzed descriptively qualitatively. The research results show that the application of the PBL model can improve student learning outcomes. Student activity also increases in working independently and in groups. Students responded positively to the application of the PBL model which was considered fun and motivating to learn. Thus it can be concluded that the application of the PBL model can improve the learning outcomes of class XI students in economics subjects at SMA Negeri 7 Manado. Keywords: Learning Outcomes, SMA Negeri 7 Manado,