cover
Contact Name
Romy Budhi Widodo
Contact Email
lppm@machung.ac.id
Phone
+62341-550151
Journal Mail Official
jacips@machung.ac.id
Editorial Address
LPPM-Universitas Ma Chung Jl. Villa Puncak Tidar N-01 Malang, 65151
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Community Practice and Social Welfare (JaCiPS)
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : 27746011     EISSN : 27746348     DOI : https://doi.org/10.33479/jacips.2021.1.1
he Journal of Community Practice and Social Welfare (JaCiPS) is approaching human welfare through complex society and community. Apply the unlimited knowledge and interdisciplinary, including: Social sciences for community services Engineering for community services and human-welfare Educational technology for community services Health and pharmacy for community services Art sciences for community services Theory and model developments for community services JaCiPS is periodically open access and blind peer review scientific journal; managed by research and community service department (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM ) of Ma Chung University Indonesia. Accepts the manuscripts and articles surroundings the field of applied research towards society from various academic circles and researchers both nationally and internationally. Authors could submit the manuscript in Bahasa Indonesia, Malay, or in English.
Articles 62 Documents
Pendampingan Penerapan Inovasi Program HSE dalam Peningkatan Keselamatan Kerja di Industri Pertambangan Rizal, Muhammad; Juanto, Juanto
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pertambangan merupakan sektor dengan tingkat potensi bahaya kerja yang tinggi, sehingga penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang juga dikenal sebagai Health, Safety, and Environment (HSE), menjadi komponen strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung kinerja operasional. Salah satu perusahaan pertambangan berskala besar di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam aspek keselamatan kerja, yang tercermin dari masih ditemukannya insiden kecelakaan meskipun sistem manajemen HSE telah diterapkan secara terstruktur. Kondisi ini menunjukkan bahwa efektivitas program HSE tidak hanya ditentukan oleh keberadaan sistem formal, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam mengembangkan inovasi yang dapat membentuk perilaku keselamatan kerja secara adaptif di lingkungan berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk inovasi dalam penerapan program HSE, khususnya melalui pemanfaatan teknologi seperti perangkat wearable dan sistem pelaporan berbasis digital, dalam mendukung peningkatan kesadaran serta perilaku keselamatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui analisis terhadap jurnal ilmiah, laporan keberlanjutan perusahaan, serta dokumentasi insiden keselamatan kerja pada perusahaan pertambangan tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan inovasi teknologi dalam program HSE berpotensi memperkuat sistem pengawasan dan pemantauan kondisi pekerja secara real-time, meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya, serta mendorong terbentuknya budaya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Namun demikian, tingkat keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh kesiapan budaya organisasi, kualitas pelatihan keselamatan, serta peran aktif manajemen dalam mendukung perubahan perilaku kerja. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam program HSE perlu diintegrasikan secara holistik dengan pendekatan yang berfokus pada aspek manusia agar sistem keselamatan kerja dapat berjalan secara adaptif dan berkelanjutan dalam konteks industri pertambangan di Indonesia.
Pemberdayaan Seller E-Commerce Shopee melalui Pemanfaatan Strategi FOMO pada Program Flash Sale Pertambangan Juwari, Juwari; Azhari, Sabda; Sukamuljo, Wiratno
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh terbentuknya persepsi, dorongan internal, serta respons emosional konsumen yang muncul akibat fenomena Fear of Missing Out (FOMO), khususnya dalam konteks penerapan program Flash Sale yang dirancang untuk memengaruhi keputusan pembelian. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi FOMO dalam mendorong perilaku impulse buying pada platform e-commerce Shopee, serta dampaknya terhadap pola kebiasaan belanja konsumen. Objek penelitian difokuskan pada perilaku konsumen pengguna aplikasi e-commerce Shopee yang menunjukkan kecenderungan pembelian impulsif setelah terpapar strategi FOMO selama mengikuti program Flash Sale yang diselenggarakan oleh platform tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang didukung oleh analisis deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena secara mendalam, dengan penekanan pada pengaruh strategi FOMO terhadap kondisi psikologis dan perilaku konsumsi pengguna. Selain itu, studi ini mengeksplorasi peran sejumlah faktor pendukung, seperti batasan waktu promosi, keterbatasan jumlah produk, serta tekanan sosial yang muncul di lingkungan digital, yang secara kolektif membangun rasa urgensi dan mendorong terjadinya pembelian tanpa perencanaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi FOMO secara berkelanjutan mampu meningkatkan kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian spontan tanpa melalui proses pertimbangan yang rasional. Kondisi tersebut berpotensi memicu ketegangan psikologis pada konsumen dalam jangka panjang apabila tidak disikapi secara bijak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan strategi pemasaran digital yang lebih adaptif, sekaligus memberikan pemahaman bagi konsumen mengenai mekanisme psikologis yang memengaruhi perilaku belanja mereka di platform e-commerce.
Pemberdayaan Merchant Pengguna E-Wallet melalui Peningkatan E-Service Quality untuk Meningkatkan Kepuasan dan Minat Beli Konsumen Jodi, Setiawan; Aprilia, Carla; Maulida, Rani
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan yang signifikan dalam sistem pembayaran di Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan layanan dompet digital atau e-wallet. Seiring meningkatnya intensitas persaingan antar penyedia layanan pembayaran digital, setiap platform dituntut untuk mengoptimalkan kualitas layanan elektronik (e-service quality) guna mempertahankan tingkat kepuasan dan loyalitas pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji berbagai dimensi kualitas layanan elektronik, meliputi efisiensi, pemenuhan layanan, keandalan dan kelengkapan sistem, perlindungan privasi, loyalitas pelanggan, serta minat beli ulang pengguna e-wallet di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pengguna aktif layanan e-wallet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model struktural berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi efisiensi layanan dan keandalan sistem memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pengguna. Sebaliknya, aspek privasi dan pemenuhan layanan tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap loyalitas melalui kepuasan pengguna. Temuan lain mengungkapkan bahwa kepuasan pelanggan berperan sebagai variabel mediasi yang penting dalam membangun loyalitas serta mendorong minat beli ulang terhadap layanan e-wallet. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa penyedia layanan pembayaran digital perlu memberikan perhatian lebih pada aspek teknis dan keamanan sistem, karena faktor-faktor tersebut menjadi penentu utama dalam membentuk persepsi dan keputusan penggunaan konsumen. Selain itu, penelitian ini turut memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya kajian mengenai keterkaitan antara kualitas layanan elektronik, kepuasan pelanggan, loyalitas, dan minat beli ulang dalam konteks layanan keuangan digital. Penguasaan dan pengelolaan faktor-faktor tersebut menjadi kunci bagi penyedia layanan untuk mempertahankan pengguna serta meningkatkan kredibilitas di era persaingan digital.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencacah Rumput di Republik Tani Mandiri Desa Kucur Malang Purnomo, Purnomo; Putrianto, Novenda Kartika; Oktiarso, Teguh
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2026.6.1.37-45

Abstract

Republik Tani Mandiri Desa Kucur Malang merupakan kelompok usaha pertanian dan peternakan yang menghadapi kendala dalam proses pencacahan hijauan pakan ternak yang masih dilakukan secara manual. Metode tersebut menyebabkan kapasitas produksi rendah, waktu kerja panjang, serta hasil cacahan yang tidak seragam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah rumput untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas penyediaan pakan. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan mesin, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi kinerja sebelum dan sesudah penerapan alat. Mesin yang diterapkan menggunakan motor 5,5 HP dengan putaran kerja pisau ±1.500 rpm dan kapasitas produksi ±250 kg/jam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas lima kali lipat dibandingkan metode manual (±50 kg/jam), pengurangan tenaga kerja dari 2–3 orang menjadi 1 operator, serta penurunan waktu kerja dari 4–5 jam menjadi 1–2 jam per hari. Selain itu, hasil cacahan lebih seragam (2–3 cm) sehingga meningkatkan kualitas pakan ternak. Penerapan mesin pencacah rumput ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi kerja dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan mitra.
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Pekerja Migran Indonesia melalui Pelatihan Pembuatan Konten Pariwisata Digital dan Layanan Pendamping Wisata “Kawan Jalan” Hellyani, Catharina Aprilia; Fahimah, Mar'atul; Fitri, Raisa; Fitriyani, Zenita Afifah; Purwanto, Rhiza Eka
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2026.6.1.1-15

Abstract

Sebagian besar pekerja migran perempuan Indonesia (PMI) di Malaysia adalah pencari nafkah utama bagi keluarga mereka dan seringkali harus bekerja lebih dari satu pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki cara yang fleksibel untuk menghasilkan uang, terutama ketika mereka tidak memiliki banyak waktu luang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu PMI perempuan menjadi lebih mandiri secara finansial dengan mengajarkan mereka cara memanfaatkan teknologi untuk membuat konten terkait pariwisata dan memperkenalkan model bisnis layanan pendamping pengunjung "Kawan Jalan". Program ini mencakup pelajaran tentang cara menemukan target pasar, membuat profil klien, merencanakan konten media sosial bertema pariwisata, dan mempraktikkan nilai-nilai keramahan berdasarkan prinsip Sapta Pesona. Sebagai hasilnya, para peserta mampu membuat rencana konten yang mencakup pengait dan ajakan bertindak (CTA) yang baik, dan mereka juga mampu membuat persona audiens yang akan membantu mereka dengan taktik komunikasi yang tepat sasaran. Kami juga memberikan templat kalender konten dan daftar pengait dan CTA yang telah kami susun untuk membantu Anda membuat konten. Program ini memberi PMI kesempatan yang baik untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan memulai bisnis layanan berbasis budaya yang fleksibel di Kuala Lumpur.
Assistance in Enhancing the Functional Value of the Yellow Tofu Production System through a Value Engineering Approach at UD SDD Kediri Yuniati, Yuyun; Mohamad, Silvana; Fais, Moh. Ainul
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2026.6.1.16-28

Abstract

Micro-scale tofu industries often operate using conventional production systems that evolve through habit rather than structured technical planning, leading to inefficiencies in energy use and workflow organization. This Community Service program was conducted at UD SDD Kediri to enhance the functional value of its yellow tofu production system through a value engineering approach. The activity focused on improving the combustion system and facility layout without requiring costly technological replacement. The methodology consisted of situational analysis, functional identification, process mapping, simulation of layout improvement, limited implementation, and evaluation. Initial observations showed a production cycle time of approximately 180 minutes per batch, material movement distance of ±22 meters, and high heat exposure due to an uninsulated traditional furnace. Layout simulation reduced movement distance to ±14 meters and shortened movement time from 25 to 15 minutes, indicating a potential efficiency improvement of around 36% in motion-related activities. Minor adjustments in airflow and heat direction improved combustion stability and reduced direct heat exposure. The findings demonstrate that inefficiencies were primarily associated with weak supporting functions rather than production capacity limitations. The program strengthened both technical configuration and managerial awareness of function–cost relationships, confirming that incremental value engineering interventions provide a feasible pathway for efficiency enhancement in micro-scale food enterprises.
Analisis Efektivitas Program Pendampingan Bahasa Mandarin bagi Guru MTs Wahid Hasyim di Desa Kucur Malang Purnomo, Purnomo; Putrianto, Novenda Kartika; Sitaresmi, Dhatu; Martono, Samuel Hoggy
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2026.6.1.29-36

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pendampingan Bahasa Mandarin bagi guru MTs Wahid Hasyim di Desa Kucur, Kabupaten Malang. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi bahasa asing guru dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan kerja sama internasional di bidang pendidikan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan intensif, praktik pembelajaran, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan Bahasa Mandarin guru, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 45,6 meningkat menjadi 78,4 pada post-test. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan guru dalam mengintegrasikan materi Bahasa Mandarin dalam pembelajaran. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dasar Bahasa Mandarin guru dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.
Optimalisasi Fungsi Taman sebagai Kawasan Edukasi Berkelanjutan di Kampung Lansia Tirtoyudo, Kabupaten Malang Prasetyo, Andika; Rahmawati, Siti; Saputra, Dimas; Ramadhan, Luthfi; Oktaviani, Rina
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan kampung lansia terletak di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, yang didominasi oleh penduduk lanjut usia, meskipun masih terdapat beberapa warga usia dewasa serta anak-anak. Di lingkungan ini terdapat empat taman, dua di antaranya dalam kondisi terawat, sedangkan dua lainnya memerlukan restorasi karena mengalami penurunan fungsi sehingga tata ruangnya menjadi kurang tertata dan cenderung kotor. Sebagai bentuk pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, dilakukan restorasi pada Taman Sayur dan Taman Lansia dengan tujuan menghidupkan kembali fungsi taman yang sebelumnya terjaga serta meningkatkan nilai edukatif bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan, di mana sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman terkait jenis tanaman dan pijakan terapi, sedangkan pendampingan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan taman. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan nilai dan fungsi edukasi dari kedua taman tersebut.
Studi Kualitas Air dan Cemaran Logam Berat pada Sampel Air di Desa Ampelgading, Malang Nugroho, Fajar; Kartika Sari, Mega
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Ampelgading di Kabupaten Malang berupaya mewujudkan lingkungan yang sehat dengan menitikberatkan pada aspek sanitasi air sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan edukasi mengenai pentingnya sanitasi air tidak hanya disampaikan secara konseptual, tetapi juga diperkuat melalui hasil pengujian kualitas air yang dilakukan langsung di wilayah tersebut. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga lokasi berbeda, yaitu aliran sungai, jaringan air bersih, dan mata air, dengan parameter pengujian meliputi kadar amonia, jumlah bakteri indikator, tingkat keasaman (pH), kandungan minyak dan lemak, kebutuhan oksigen kimia (COD), kebutuhan oksigen biologis (BOD), serta padatan tersuspensi. Selain itu, dilakukan pula analisis kualitatif terhadap kemungkinan keberadaan logam berat seperti merkuri, timbal, arsen, dan kobalt. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter masih berada dalam batas yang diperbolehkan, namun jumlah bakteri indikator terdeteksi melampaui ambang standar, dengan konsentrasi tertinggi ditemukan pada sampel air sungai. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi kontaminasi mikroorganisme patogen yang berisiko terhadap kesehatan. Di samping itu, nilai COD pada salah satu titik juga teridentifikasi cukup tinggi, yang menunjukkan adanya pencemaran bahan organik. Sementara itu, pengujian logam berat tidak menunjukkan adanya kontaminasi. Secara umum, kualitas air di wilayah tersebut masih menghadapi permasalahan terkait pencemaran biologis dan limbah pada titik tertentu, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya menjaga sanitasi lingkungan.
Pengembangan Masyarakat Berbasis Urban Farming untuk Mewujudkan Kampung Edukasi Ecogreen Kurniawan, Bayu; Putri, Nur Aisyah
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan masyarakat modern yang diiringi dengan meningkatnya tantangan ketahanan pangan mendorong munculnya konsep pemberdayaan kampung mandiri pangan melalui integrasi urban farming dan budidaya ikan lele sebagai solusi yang relevan. Urban farming dan budidaya lele merupakan pendekatan pertanian yang memanfaatkan lahan terbatas secara optimal untuk menghasilkan sumber pangan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pemberdayaan kampung ecogreen, khususnya di RT 08/RW 03 Kelurahan Kebonsari, melalui integrasi urban farming dengan budidaya lele. Metode yang digunakan meliputi studi lapangan, observasi langsung, serta wawancara dengan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya permasalahan berupa pemanfaatan lahan yang belum optimal, terutama pada lahan terbatas yang belum dikelola secara produktif. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimalisasi lahan agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan mandiri, khususnya dalam memenuhi kebutuhan protein hewani melalui budidaya lele. Selain itu, penerapan teknik moist farming untuk budidaya jamur yang dilakukan secara bersamaan juga berpotensi menghasilkan sumber pangan nabati yang dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat serta memberikan manfaat jangka panjang. Kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian memiliki pendapatan tidak tetap turut memengaruhi daya beli terhadap bahan pangan, sehingga penerapan urban farming menjadi solusi yang efektif dan bermanfaat dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat masyarakat.