cover
Contact Name
Muhtar
Contact Email
muhtarbima@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
nursingbima@gmail.com
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Mataram Kampus C, Program Studi Keperawatan Bima Jl. Gatot Soebroto No. 07 Sadia Kota Bima
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bima Nursing Journal
ISSN : 27156834     EISSN : 27156834     DOI : https://doi.org/10.32807/bnj.v2i2
Core Subject : Health,
Bima Nursing Journal is a nursing journal published by Poltekkes Kemenkes Mataram. This journal focuses on original research about nursing care delivery, organization, management, workforce, policy, and research methods relevant to nursing and other health professions related to nursing. The journal particularly welcomes studies that aim to evaluate and understand complex health care and nursing care interventions and health policies which employ the most rigorous designs and methods appropriate for the research question of interest. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of Bima Nursing Journal includes, but is not limited to the research results of Fundamentals of Nursing, Management in Nursing, Medical-surgical Nursing, Critical Care Nursing, Emergency and Trauma Nursing, Oncology Nursing Community Health Nursing, Occupational Health Nursing, Mental Health Nursing, Holistic Nursing, Geriatric Nursing, Family Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Education in Nursing, Nursing Policies, Legal Nursing, Advanced Practice Nursing and Nursing Informatics.
Articles 163 Documents
Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Pejeruk G. A Sri Puja Warnis Wijayanti; Rusmini Rusmini; Ridawati Sulaeman; Sitti Rosdianah Jafar; Susilawati Susilawati
Bima Nursing Journal Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1465

Abstract

Pemberian ASI eksklusif menjadi masalah yang dihadapi beberapa negara termasuk di Indonesia. Kenyataan di lapangan banyak ibu yang mengalami ketidakefektifan proses menyusui karena sedikitnya produksi dan pengeluaran ASI di hari-hari pertama sehingga ibu enggan menyusui bayinya. Salah satu cara meningkatkan produksi ASI adalah dengan metode pijat endorphin.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pejeruk tahun 2023. Penelitian dilakukan di  wilayah kerja puskesmas  Pejeruk sebagai kelompok perlakuan dan wilayah kerja puskesmas Ampenan sebagai kelompok kontrol. Desain penelitian Quasi eksperimental non equivalent control design. Populasi penelitian berjumlah 15 ibu nifas. Sampel penelitian berjumlah 15 ibu nifas dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data menggunakan tes Wilcoxon dilanjutkan dengan tes Mann-Whitney. Hasil penelitian ini semua responden berkategori ASI tidak lancar sebelum diberikan intervensi dan semua berkategori ASI lancar setelah diberikan intervensi baik kelompok perlakuan maupun  kelompok kontrol. Hasil uji mann-Whitney antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol adalah nilai ρ value 1,000 (ρ>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Dapat disimpulkan pijat endorphin dan tehnik menyusui keduanya dapat meningkatkan produksi ASI. Disarankan agar ibu dapat melakukan pijat endorphin atau tehnik menyusui untuk meningkatkan produksi ASI
Efektifitas Metode KSDS Dalam Upaya Deteksi Dini Risiko Preeclampsia Pada Ibu Hamil Syaiful Syaiful; Lalu Sulaiman; Sastrawan Sastrawan; Rini Hendari
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1580

Abstract

Preeklampsia merupakan kondisi spesifik pada kehamilan yang ditandai dengan adanya disfungsi plasenta dan respon maternal terhadap adanya inflamasi sistemik dengan aktivasi endotel dan koagulasi. Jika tidak dilakukan pencegahan dini, akan membahayakan baik nyawa ibu maupun bayi. Hampir 75% penyebab kematian ibu adalah karena perdarahan hebat Post Partum), infeksi post partum, tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsia dan eklampsia), komplikasi dari persalinan, tindakan aborsi yang tidak prosedur dari hasil pencatatan dan pelaporan diwilayah kerja Puskesmas Jatibaru terdapat 557 Bumil, jumlah kunjungan ke Puskesmas hanya 216 ibu hamil dan teridentifikasi resiko preeklamsi sebanyak 12 bumil. Saat ini pelayanan yang tersedia di tingkat puskesmas dalam mendeteksi dini resiko preeklampsia masih menggunakan buku KIA yang hasil pendeteksiannya masih dirasakan belum memasyarakat penggunaan buku KIA tersebut hanya dapat dilakukan oleh petugas kesehatan itu sendiri, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dan banyaknya penelitian yang mengembangkan berbagai alat maupun metode untuk mempermudah berbagai layanan yang ada dimasyarakat maka salah satu Peneliti sebelumnya menemukan metode untuk  mendeteksi dini terjadinya preeklamsi yaitu metode“Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS), Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS) dalam mendeteksi dini  terjadinya pre-eklampsia pada bumil melalui tahapan kegiatan:1)Mengidentifikasi peningkatan kemampuan Kader Kesehatan dalam mengimplementasikan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS) 2)Menganalisis efektifitas penggunaan metode KSDS dalam mendeteksi dini terjadinya pre-eklamsia Metode penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimental dengan pendekatan Two Group,teknik pengambilan sampel menggunakan Porposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang kader kesehatan yang dibagi 50 orang  kelompok kontrol dan 50 orang kelompok perlakuan, Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi  dengan pengamatan pre dan post perlakuan,  menggunakan uji statistic “Chi Square, Wilcoxon dan Mann-Whiney.Hasil penelitian1}Memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan antara karakteri umur, pekerjaan dan tingkat  pendidikan pre-post test antara kelompok control dan kelompok intervensi.2}Berdasarkan uji wilkoxon test diperoleh nilai signifikan 0,000 pada kelompok intervensi dan   0,808 pada kelompok control menunjukan lebih kecil dari taraf signifikan 95 %.(p-value<0,05.Kesimpulan;1)Tidak ada pengaruh yang signifikan antara karakter responder dengan peningkatan kemampuan Kader Kesehatan dalam mengimplementasikan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini (KSDS).2) ada pengaruh yang signifikan kemampuan responden/Bumil dalam mendeteksi dini terjadinya preeklamsia melalui penggunaan metode KSDS
Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif dan Senam Hipertensi dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Tri Wulandari; Rita Benya Adriani; Tri Sunaryo
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1239

Abstract

The biggest death in the world due to hypertension, cases of hypertension increase with age. Treatment of hypertension can be done using nonpharmacological therapies such as progressive muscle relaxation therapy and hypertension exercise which have been proven to reduce systolic and diastolic blood pressure. Knowing the difference in effectiveness between progressive muscle relaxation therapy and hypertension exercise in reducing blood pressure in hypertension sufferers in Margorejo Gilingan Village, Banjarsari, Surakarta. This type of research uses a quasi-experimental design with a pretestposttest design without a control group design. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 60 respondents which were divided into two groups, namely 30 respondents in the progressive muscle relaxation therapy intervention group and 30 respondents in the hypertension exercise intervention group. Data analysis using Wilcoxon test and Mann Whitney test. The results of the Wilcoxon test in the progressive muscle relaxation therapy intervention group and the hypertension exercise intervention group showed a decrease in systolic and diastolic blood pressure with a Sig value. (2- tailed) in both groups, namely 0.000 where the p value. Conclusion: There is a significant difference between progressive muscle relaxation therapy and hypertension exercise in lowering blood pressure in elderly people with hypertension.
Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Perawat Tentang Risiko Jatuh Pasien Yang Dirawat Muhammad ALi Makaminan; Marjes N Tumurang; Ketrina Konoralma; Maria Terok
Bima Nursing Journal Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1358

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil penginderaan manusia, atau hasil mengetahui seseorang tentang suatu benda melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga, dan sebagainya). Perawat sebagai pemberi pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien harus dapat memahami dan memahami risiko jatuh pada pasien. Oleh karena itu perawat dapat menjamin keselamatan pasien selama dirawat di ruang penyakit dalam RS Noongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan perawat tentang risiko jatuh pada pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C Noongan. Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan desain “Quasy Eksperimental with Pre and Post Test Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bekerja di ruang penyakit dalam Rumah Sakit Tipe C Manado yang berjumlah 30 responden. Sedangkan sampelnya adalah populasi yang berjumlah 30 responden. Pengumpulan data menggunakan angket terstandar yang didahului dengan pre-test kemudian diberikan edukasi tentang pengetahuan tentang faktor risiko jatuh dan keselamatan pasien selama 5 hari, setelah itu dilakukan post-test. Hasil pengukuran pengetahuan diuji menggunakan statistik Wilcoxon Sign Rank Test dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi disertai narasi dan penjelasanHasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan terhadap pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien dan risiko jatuh di RSUD Tipe C Noongan dengan nilai signifikansi 0,000 < p0,05. Disarankan kepada perawat agar termotivasi untuk terus meningkatkan pengetahuan terkait Patient Safety risiko terjatuh dan berperan dalam mencegah risiko terjatuh.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu Wiwin Nur Aeni; Eleni Kenanga Purbasary; Puput Rahayu
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1342

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan suatu indikator untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Ibu hamil yang mengalami KEK akan berdampak pada ibu ataupun janinnya. Kekurangan Energi Kronik (KEK) dapat dipengaruhi oleh salah satunya adalah pola makan. Pola makan merupakan suatu cara atau usaha dalam pengaturan jumlah, frekuensi dan jenis makanan untuk mempertahankan kesehatan, status nutrisi, mencegah atau membantu kesembuhan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah 202 responden ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah  67 responden menggunakan rumus slovin. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi, Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 41 responden (61.2%) dalam kategori pola makan baik, dan sebanyak 58 responden (86.6%) dalam kategori tidak mengalami KEK. Hasil uji bivariat P-Value 0,294 (a = 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima, sehingga  tidak ada hubungan antara pola makan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan ibu hamil dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Saran untuk pihak puskesmas selanjutnya perlu melakukan upaya yang bisa meningkatkan kesehatan ibu dan menghindari kejadian KEK.
Pengetahuan, Persepsi, Sikap Masyarakat tentang Penanganan Awal Stroke Pra Rumah Sakit Yoany Maria V.B. Aty; Yandri Elekson Pandie; Agustina Ina; Pius Selasa; Trifonia Sri Nurwela; Florentianus Tat
Bima Nursing Journal Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1415

Abstract

Waktu terbaik   saat memberikan bantuan pada penderita yang mengalami serangan  stroke yakni  3 jam.  Pada saa ini penderita  harus segera mendapatkan terapi secara komprehensif dan optimal dari tim gawat darurat rumah sakit. Sering sekali penderita stroke mengalami komplikasi akibat lambatnya pertolongan yang diberikan. Beberapa faktor penyebabnya yakni  lambatnya  pengambilan keputusan keluarga pada saat penanganan, minimnya koordinasi, komunikasi, dukungan keluarga pasien serta pemberdayaan fasilitas kesehatan yang masih belum memadai. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan motode deskriptif.Jumlah sampel  sebanyak 135 responden dan alat pengumpulan data yakni  kuesioner. Hasil penelitian  didapatkan terkait  pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penganan stroke pra RS adalah  baik.Persepsi masyarakat juga positif mengenai penanganan awal stroke pra RS. Pentingnya  pengetahuan, persepsi, sikap penanganan awal stroke untuk bisa  bertindak dengan cepat dalam memberikan pertolongan pada saat serangan stroke akut  sehingga mencegah gejala yang berkelanjutan
Hubungan Pemahaman Bacaan Salat dan Fungsi Keluarga dengan Risiko Kardiovaskular pada Lansia M.Rizki Aditya; Abdul Haris; Julhana Julhana; Indra Rahmad; Sukmawati Sukmawati
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1598

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian di dunia, di Indonesia jumlah penderita penyakit jantung telah mencapai 1,6% yang didominasi oleh lansia. Pemahaman bacaan salat yang baik akan menghambat kerja saraf otonom simpatis dan meningkatkan kerja saraf otonom parasimpatis sehingga akan memberikan manfaat positif bagi kesehatan sistem kardiovaskular.Fungsi keluarga yang efektif akan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemahaman bacaan salat dan fungsi keluarga dengan risiko kardiovaskular pada lansia di Kecamatan Gatak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan dilakukan pada bulan Januari 2024 di Kecamatan Gatak. Besar subjek penelitian adalah 88 orang yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data risiko kardiovaskular diambil dengan menggunakan kuesioner Skor Kardiovaskular Jakarta, pengambilan data fungsi keluarga menggunakan kuesioner APGAR family, data pemahaman bacaan salat menggunakan pertanyaan benar atau salah. Data dianalisis Bivariat menggunakan uji fisher’s dan Chi-square. Hasil uji fisher’s didapatkan tidak terdapat hubungan antara pemahaman bacaan salat dengan risiko kardiovaskular (p=0,359). Hasil uji chi-square didapatkan terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan risiko kardiovaskular (p=0,011). Tidak terdapat hubungan antara pemahaman bacaan salat dengan risiko kardiovaskular dan terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan risiko kardiovaskular.
Literature Review : Gambaran Tindakan Perawat Mengatasi Nyeri Pasien Post Operasi Laparatomi Di Rumah Sakit mulia hakam; Kushariyadi Kushariyadi; Noviana Intan Putri Chayaning Pribadi
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1295

Abstract

Introduction:the pain of post-operative laparotomy is caused by tissue discontinuity or surgical wounds due to surgical incisions, so the skin's nerve cells become damaged. Laparotomy pain is often found in severe and moderate levels of pain intensity due to damage to the integument, muscle tissue, and vessels, and it causes in longer pain during the recovery period. Purpose: describe the actions of nurses in dealing with the pain of post-operative laparotomy patients in the hospital. Methods: this literature review uses the Google Scholar, PubMed, and Science Direct databases with cohort study designs, cross-sectional studies, case studies, randomized control trial studies, quasi-experimental studies published between 2019-2023. Result: the 10 articles reviewed in this study showed that the pain felt by post-operative laparotomy patients in the hospital experienced a decrease in the pain scale, from moderate pain to mild pain. Nursing actions related to pain can be done with pharmacological and non-pharmacological approaches. Analysis:the pharmacological approach can be carried out by administering analgesic therapy to reduce the intensity of pain felt by the patient while the non-pharmacological approach can be carried out by providing therapy such as; murottal Al-Qur'an therapy, lemon aromatherapy, deep breathing relaxation, finger grip relaxation, and hand massage therapy. Discussion: Pharmacological and non-pharmacological nursing actions carried out can reduce the pain scale of post-operative laparotomy patients in hospital from moderate to mild Keywords: pain, post-operative laparotomy, nurse actions
Penggunaan Game Online dalam Menurunkan Kuantitas Tidur Remaja di SMPN 2 Lingsar Kecamatan Lingsar Lombok Barat Sitti Rusdianah Jafar; Heru Widiyatma; Akmad Fathoni; Mardiatun Mardiatun; Aan Dwi Setana; Arismansyah Arismansyah
Bima Nursing Journal Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1263

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi sangat bermanfaat dalam proses belajar mengajar. Ponsel sebagai salah satu bentuk teknologi informasi telah tersebar luas. Umumnya remaja menggunakan telepon seluler bukan untuk keperluan belajar melainkan lebih banyak digunakan untuk bermain game. Permainan Pengguna Online Akan Menyita Waktunya Sehingga Kebutuhan Istirahatnya Berkurang, Hal Ini Akan Memperburuk Kuantitas Menulisnya. Remaja memerlukan kuantitas tidur siang dan malam yang berkisar antara 7-8 jam. Jika kuantitas tidur tidak mencukupi, maka tubuh akan mengalami berbagai kondisi fisiologis dan fisiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan game online terhadap penurunan kualitas tidur remaja di SMPN 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaming.
Penerapan Buteyko Breathing Technique dengan Masalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien Carsinoma Lidah Siswoyo Siswoyo; Nur Widayati; Achamd Sigit; Yusi Ayu Permatasari
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1507

Abstract

Angka pasien dengan kanker setiap tahun terus mengalami peningkatan. Ca lidah merupakan keganasan jenis karsinoma yang mengenai lidah dan hampir 95% berupa karsinoma sel skuamosa. Ca lidah yang tidak ditangani secara komprehensif dapat bermetastasis pada jaringan sekitar. Tumor primer atau metastasis di wilayah kepala leher, paru atau mediastinum dapat menyebabkan obstruksi jalan napas pada tingkat laring, trakea atau bronkus sehingga dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan. Penatalaksanaan pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif atau obstruksi saluran napas dapat dilakukan secara non-farmakologi seperti latihan pernapasan, salah satunya yaitu buteyko breathing technique agar pasien dapat mengontrol pernapasannya sehingga proses pernapasan dapat berjalan dengan cukup baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan buteyko breathing technique dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien ca lidah di Ruang Seruni RSD dr. Soebandi Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif, dimana penelitian ini dilakukan selama 3 hari dengan durasi pemberian intervensi selama 20 menit. Instrumen yang digunakan berupa lembar SOP buteyko breathing technique dan lembar observasi bersihan jalan napas pasien. Hasil penelitian didapatkan bahwa dengan menggunakan buteyko breathing technique, pasien dapat mulai mengontrol pernapasannya, terlihat dari indikator frekuensi napas (RR) membaik, batuk dan sputum menurun, ronkhi tidak ada serta penggunaan otot bantu pernapasan seperti retraksi dada minimal dan pernapasan cuping hidung tidak ada. Penerapan buteyko breathing technique cukup efektif dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien ca lidah. Karya ilmiah ini dapat dijadikan sumber referensi bagi perawat untuk memberikan terapi dalam mengatasi pasien dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif.

Page 10 of 17 | Total Record : 163