cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 561 Documents
Understanding the Role of Think-Pair-Share Strategy in Mathematics Classroom Ramadhani, Amalia; Karida , Mujadilah Putri; Wahyunengsih, Wahyunengsih
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3414

Abstract

Low student engagement in mathematics learning remains a serious challenge in various schools and universities in Banten Province. Although the Think-Pair-Share (TPS) strategy is recognised as effective in promoting active participation and conceptual understanding, its implementation in the field is uneven and lacks contextual evidence. This study aims to analyse the perceptions of mathematics teachers and lecturers regarding the implementation of TPS, specifically in terms of anticipated benefits, obstacles experienced, and opportunities for classroom implementation. Using a quantitative descriptive approach, data were collected through a survey of 26 respondents who offered to participate in the study. The instrument was a closed questionnaire with five Likert scales with 45 statement points covering nine indicators of TPS implementation. Data were analysed using descriptive statistics, which involved calculating the average score for each indicator and creating a frequency distribution. The results showed that respondents generally had a positive perception of TPS, particularly in fair students’ understanding of mathematical concepts and communication skills. However, the main obstacles involved limited implementation time and diversity in student participation. Some respondents also mentioned the lack of practical training and the difficulty in adapting strategies to the characteristics of the class. Although the sample size is limited, this study makes an initial contribution to understanding the dynamics of TPS implementation in the local context. It is recommended that teacher training focus on the technical aspects of TPS implementation and be accompanied by flexible and context-based guidance to support the effectiveness of cooperative learning in mathematics classes.
Pengembangan E-Modul Ajar Berbasis Understanding by Design untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Amalia, Niken; Winarni, Sri; Marlina, Marlina
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3498

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa, hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih menganut pembelajaran konvensional. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Ajar Berbasis Understanding by Design  untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan menguji kelayakannya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari dosen Program Studi Pendidikan Matematika sebagai tim ahli, guru matematika SMA N 2 Kota Jambi, dan siswa kelas E.10 SMAN 2 Kota Jambi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup angket untuk validitas desain dan materi, praktikalitas untuk pendidik dan peserta didik, angket respon siswa, serta tes kemampuan numerasi. Kemudian data berupa saran dan hasil observasi dianalisis secara deskriptif sebagai masukan untuk merevisi produk yang dikembangkan. Sedangkan data berupa tanggapan dari ahli, penilaian guru dan siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan E-Modul Ajar Berbasis Understanding by Design (UbD) memenuhi standar kualitas produk yang meliputi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Pengembangan e-modul ajar ini berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Tingkat SMA dan perkembangan kemampuan numerasi siswa.
Pengembangan LKPD Materi Perbandingan Senilai Menggunakan Konteks Engrang untuk Siswa SMP Amarta, Nadiati; Darmawijoyo, Darmawijoyo; Hartono, Yusuf
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3507

Abstract

Kemampuan pemodelan matematika merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 karena membantu siswa menghubungkan konsep matematika dengan situasi nyata secara bermakna. Namun, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep perbandingan senilai ke dalam konteks dunia nyata. Hal ini disebabkan karena pembelajaran matematika cenderung prosedural dan tidak dikaitkan dengan pengalaman konkret siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) menggunakan konteks permainan engrang yang valid dan praktis guna mendukung kemampuan pemodelan matematika siswa pada materi perbandingan senilai. Penelitian ini menggunakan metode design research tipe development study dengan model Tessmer yang meliputi tahap preliminary dan formative evaluation. Subjek penelitian melibatkan tiga siswa dalam uji coba one-to-one dan enam siswa dalam uji coba small group. Instrument yang digunakan terdiri dari lembar validasi dan angket kepraktisan. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat valid ditinjau dari aspek konten, konstruk dan bahasa. Uji kepraktisan menunjukkan bahwa siswa dapat memahami isi LKPD dengan baik dan terlibat aktif dalam proses pemodelan matematika mulai dari memahami konteks, membangun model matematika, hingga menafsirkan hasil model. Hasil ini menunjukkan bahwa LKPD materi perbandingan senilai dengan menggunakan konteks permainan engrang dapat menjadi alternatif bahan ajar yang efektif dalam mendukung kemampuan pemodelan matematika siswa.
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Selafia, Selafia; Suripah, Suripah; Wahyuni, Astri; Wahyuni, Putri
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3558

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah khususnya pada mata pelajaran matematika berdampak pada nilai matematika siswa yang masih banyak di bawah Kriteria Kekuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis Quasi Eksperimental Design. Desain dalam penelitian ini menggunakan Nonequivalet Control Group Design. Pada penelitian ini yang menjadi populasinya adalah siswa Kelas X SMA Negeri 3 Pinggir. Sampel penelitian yaitu siswa kelas Xb sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas Xa sebagai kelas kontrol dan jumlah sampel masing-masing kelas adalah 31 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial. Dimana data akan di uji normalitas melnggunakan uji shapiro-wik kemudian di uji homogenitas menggunakan uji levene. Setelah uji  prasyarat terpenuhi maka dilanjutkan dengan uji hipotelsis menggunakan uji independent sampel test. Berdasarkan hasil pelnellitian dan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai Sig.(2-taileld) sebesar 0.000 untuk post-telst kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jadi, jika nilai Sig.(2-taileld) < 0.05 maka H1 diterima, belarti terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan delmikian, dapat disimpulkan terdapat Pengaruh signifikan modell Project Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Pelnellitian ini melnunjukan bahwa penerapan modell PjBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Integrasi Masalah Kontekstual melalui Video Proyek untuk Meningkatkan Berpikir Geometris dalam Kalkulus Fashihah, Fashihah; Susilo, Bambang Eko; Relitasari, Puput; Agustina, Vena
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3631

Abstract

Mahasiswa cenderung kesulitan memahami konsep geometris karena pembelajaran terlalu fokus pada simbol dan rumus tanpa dukungan visual. Situasi ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran inovatif yang mampu menjembatani antara abstraksi matematika dan pengalaman konkret mahasiswa. Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang memadukan masalah kontekstual dan media video sebagai sarana pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penggunaan video proyek berbasis masalah kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir geometris mahasiswa dalam memahami konsep integral dalam kalkulus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dengan melibatkan 30 mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Matematika di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas belajar, pedoman wawancara mendalam, dan rubrik penilaian tugas proyek video yang valid dan reliabel. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, dokumentasi proyek video mahasiswa, serta wawancara untuk mendalami proses berpikir mereka. Analisis data dilakukan dengan kerangka kerja analisis yang melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi masalah kontekstual melalui video proyek secara signifikan mendorong mahasiswa untuk menghubungkan representasi visual dengan makna integral secara geometris. Mahasiswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi elemen geometris, mengonstruksi model integral dari konteks nyata, dan mengkomunikasikan ide matematika secara visual dan logis. Kami merekomendasikan agar dosen kalkulus mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis proyek kontekstual sebagai strategi yang efektif untuk mengembangkan berpikir geometris dan meningkatkan pemahaman konsep integral dalam kalkulus.
Peran Nilai, Budaya dan Karakter Terhadap Soft Skills Matematik Mahasiswa Sebagai Calon Guru SD Silalahi, Taruli Marito; Nasution, Hamidah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.2533

Abstract

Di tengah tantangan globalisasi dan implementasi kurikulum berbasis karakter, penguatan soft skills matematik menjadi aspek krusial dalam pendidikan calon guru sekolah dasar (SD). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran nilai, budaya, dan karakter dalam membentuk soft skills matematik mahasiswa calon guru SD. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 23 artikel terpublikasi antara tahun 2016 hingga 2024 yang diperoleh melalui basis data Google Scholar dan DOAJ, dengan kriteria inklusi tematik yang ketat. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai tanggung jawab, budaya kolaboratif, dan karakter reflektif merupakan determinan utama dalam pengembangan kemampuan komunikasi matematik, pemecahan masalah, dan adaptasi dalam pembelajaran berbasis konteks di tingkat SD. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai budaya dan pembentukan karakter tidak hanya memperkuat dimensi afektif calon guru, tetapi juga meningkatkan relevansi dan efektivitas pedagogi matematika yang kontekstual. Oleh karena itu, pendidikan guru perlu secara eksplisit merancang program pembelajaran yang menanamkan nilai, membentuk karakter, serta mengembangkan sensitivitas budaya dalam penguasaan matematika. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, berdaya saing global, dan mampu membangun pendidikan dasar yang humanis dan transformatif.
Analisis Kecemasan Matematika: Studi Kasus Mata Kuliah Statistika di Lintas Disiplin Ilmu Wahyuni, Fitry; Nasution, Hamidah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.2534

Abstract

Kecemasan matematika merupakan faktor yang sering kali menjadi penghambat dalam memahami konsep dasar statistika, peluang, dan aplikasi statistika, yang esensial bagi mahasiswa dalam menganalisis data penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan matematika pada mahasiswa, khususnya dalam konteks pembelajaran mata kuliah statistika di program studi Psikologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 40 mahasiswa semester I program studi Psikologi di Universitas Tjut Nyak Dhien Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kecemasan matematika yang diadaptasi dari Mathematics Anxiety Rating Scale (MARS), wawancara semi-terstruktur dengan 13 mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan tinggi, dan dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (70%) mengalami kecemasan matematika pada tingkat sedang hingga tinggi, yang dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap kesulitan matematika, pengalaman belajar sebelumnya, dan kurangnya keterkaitan langsung antara konsep statistika dengan bidang Psikologi. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran kontekstual yang lebih aplikatif, penggunaan teknologi pendukung, serta pemberian bimbingan tambahan untuk membantu mahasiswa mengatasi kecemasan matematika. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi dosen dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan mendukung keterlibatan mahasiswa  memahami statistika secara holistik.
Analisis Kesulitan Memahami Konsep Matematis Dalam Menyelesaikan Soal Berdasarkan Self-Efficacy Siswa Pasaribu, Jellyna; Rohati, Rohati; Kumalasari, Ade
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3118

Abstract

Penelitian ini menyelidiki fenomena rendahnya pemahaman konsep matematika di kalangan siswa menengah atas, karena beberapa diantara mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal yang memerlukan pemahaman konseptual. Tujuan dari penelitian untuk mengidentifikasi kesulitan atau hambatan yang dihadapi siswa terkait dengan pemahaman konsep dalam mengerjakan soal, berdasarkan dari keyakinan (self –efficacy) siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, dengan partisipan siswa kelas XII F5 SMA N 7 Kota Jambi. Instrumen yang dipakai meliputi angket self-efficacy, uraian soal, serta pedoman wawancara. Data dikumpulkan melalui angket, soal tes, dan wawancara. Pemilihan subjek dilakukan berdasarkan hasil angket self-efficacy untuk mengidentifikasi siswa dalam kategori self-efficacy sedang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes uraian matriks serta wawancara mendalam. Pengolahan data dilakukan dengan 3 langkah reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa 12 siswa yang memiliki kemampuan self-efficacy sedang yang mampu menyelesaikan beberapa pertanyaan dengan benar, namun beberapa siswa melakukan kesalahan terkait beberapa aspek pemahaman konseptual, yaitu mengklasifikasi objek-objek menurut sifat-sifat tertentu, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswayang memiliki self-efficacy sedang cenderung bersikap untu bertahan menghadapi kesulitan.
Pengembangan Media Mathboard untuk Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat pada Siswa SD Jelita, Anissa Putri; Kartinah, Kartinah; Rahmawati, Intan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3203

Abstract

Media pembelajaran memainkan peran yang sangat penting dalam membantu siswa memahami materi pelajaran, khususnya pada konsep dasar operasi hitung matematika. Namun, keterbatasan media yang tersedia kerap menjadi kendala dalam proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengembangan media pembelajaran untuk mendukurang guru dalam dalam menyampaikan materi secara optimal kepada siswa. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif yang dinamakan MathBoard, yang difokuskan pada pembelajaran operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat pada siswa kelas IV. Studi ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan utama: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (Sugiyono, 2015). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, tes evaluasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Media ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan pembelajaran siswa di kelas IV SDN Lamper Tengah 01 Semarang. Proses validasi dilakukan oleh tiga pakar, yaitu pakar materi, pakar media, dan pakar pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat kevalidan media cukup tinggi, dengan skor kevalidan materi sebesar 84%, kevalidan media 84%, dan kevalidan pembelajaran 88%, yang semuanya berada dalam kategori sangat baik. Selain itu, uji efektivitas menggunakan metode N-Gain menghasilkan skor 66,9%, yang mengindikasikan bahwa media MathBoard cukup efektif dalam peningkatan pemahaman siswa terhadap materi. Respon guru terhadap media ini juga sangat positif, dengan tingkat ketertarikan mencapai 92%, yang termasuk dalam kategori sangat menarik.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa pada Materi Statistika Tamimi, Hardianti; Syawahid, M; Nasrullah, Ahmad
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): July - September 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i3.3540

Abstract

Peningkatan literasi matematis peserta didik menjadi fokus penting dalam pembelajaran masa kini, sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang kontekstual dan bermakna seperti Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran RME terhadap kemampuan literasi matematis siswa pada materi Statistika. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis quasi experiment desain posttest only. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Sampel pada penelitian ini diambil berdasarkan teknik sampel jenuh dimana seluruh populasi dalam kelas menjadi sampel dalam penelitian, dengan kelas eksprimen sebanyak 18 siswa dan kelas kontrol sebanyak 20 siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan literasi matematis yang disusun berdasarkan indikator Programme for International Student Assessment (PISA) yang telah valid dan realiabel. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil uji prasyarat pada uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0.098 untuk kelas eksperimen dan 0.133 untuk kelas kontrol yang berarti data berdistribusi normal dikarenakan keduanya melebihi nilai signifikansi yaitu 0.05. Sedangkan hasil uji homogenitas Levene’s Test menunjukkan nilai sebesar 0.538 yang lebih dari 0.05 yang berarti varians antar kelompok bersifat homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan independent samples t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara pencapaian literasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model RME dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.