cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 561 Documents
Deskripsi Media Video Pembelajaran Menggunakan Poblem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Fitri, Daniati; Mujahidawati, Mujahidawati; Sabil, Husni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3078

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara guru dan peserta didik dengan pengembangan video pembelajaran mampu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengulangi pembelajaran tersebut dibandingkan hanya dengan menggunakan buku ajar. Dilihat dari rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis matematis siswa di MTs N 3 Batanghari menegaskan perlunya penyelesaian dari suatu permasalahan. Oleh karena itu, peneliti memutuskan mendesain video pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam prosesnya, peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data yang dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, angket, dan soal tes kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas materi mendapatkan validitas dengan persentase 88% yang termasuk dalam kategori sangat valid, sementara aspek media menerima validitas dengan persentase 80% yang dianggap valid. Tingkat kepraktisan dari guru mencapai persentase 95% dengan kategori sangat praktis, sedangkan tingkat kepraktisan dari siswa mencapai persentase 93% dengan kategori sangat praktis. Tingkat keefektifan siswa menunjukkan persentase 95% dengan kategori sangat efektif. Nilai N-Gain yang diperoleh adalah 0,72 dengan kategori peningkatan yang tinggi, serta persentase keefektifan N-Gain sebesar 72% yang berada pada kategori cukup efektif.
Analisis Perseverance in Mathematical Reasoning (PiMR) Siswa dengan Tipe AQ Camper pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) Rasyid, Annisa Nur; Rohati, Rohati; Kumalasari, Ade
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3088

Abstract

Kategori Camper memiliki potensi bertahan dalam menghadapi kesulitan, tetapi cenderung berhenti ketika tantangan semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi Perseverance in Mathematical Reasoning (PiMR) siswa dengan tipe Adversity Quotient (AQ) Camper pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV).  Penelitian ini difokuskan pada eksplorasi PiMR siswa dengan kategori AQ Camper. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan siswa kelas VIII A SMP Negeri 9 Kota Jambi. Instrumen yang digunakan meliputi angket Adversity Response Profile (ARP), soal penalaran matematis, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Pemilihan subjek dilakukan berdasarkan hasil angket ARP untuk mengidentifkasi siswa dalam kategori camper. Teknik pengumpulan data melalui pemberian soal penalaran matematis, observasi saat pengerjaan, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kategori AQ camper memenuhi 6 dari 10 indikator PiMR. Kategori camper memiliki potensi bertahan dalam menghadapi kesulitan, tetapi cenderung berhenti ketika tantangan semakin meningkat. Oleh karena itu, fokus pada kelompok ini menjadi penting karena berada dalam posisi kritis untuk dibantu agar mampu mengembangkan PiMR. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun siswa camper memiliki kecenderungan untuk bertahan dalam menghadapi tantangan, daya juang siswa camper belum cukup kuat untuk mengatasi kesulitan secara penuh dalam konteks PiMR. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran pendidik dalam memberikan dukungan dan strategi pembelajaran yang dapat mendorong siswa camper untuk mengoptimalkan PiMR. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor lain yang turut mempengaruhi PiMR dan menganalisa lebih lanjut terkait optimalisasi kategori AQ camper dalam meningkatkan PiMR.
Kajian Etnomatematika pada Motif Kain Tenun Ikat Amarasi Kabupaten Kupang Kapitan, Maria Santika; Liliana, Sepriani
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3090

Abstract

Penelitian etnomatematika pada kain tenun ikat Amarasi penting karena mengungkapkan hubungan antara matematika dan budaya, melestarikan kearifan lokal, serta memperkaya pembelajaran matematika yang konstekstual. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis perbandingan antara kain tenun ikat Amarasi dengan kain tenun ikat dari daerah lain yaitu kain tenun ikat Bali yang menampilkan motif flora-fauna halus dengan warna doff, sedangan kain tenun ikat Sumba lebih menonjolkan geometri simbolik dengan warna-warna berani dan tujuan selanjutnya mengidentifikasi unsur-unsur matematika yang terdapat pada motif kain tenun ikat Amarasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan etnografi. Subjek penelitian meliputi penenun yang ada di daerah Amarasi. Instrumen untuk megumpulan data pada penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumen. Data tersebut dianalisis dengan cara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa motif tenun Amarasi memiliki keunikan seperti memiliki warna yang dominasi warna coklat tanah, dan biru indigo yang mencerminkan kesederhanaan dan kedekatan dengan lingkungan. Selain itu, terdapat bentuk geometris, seperti bentuk bangun datar, serta penggunaan konsep bilangan dalam penyusunan motif seperti pengulangan pola. Jika dibandingkan dengan kain tenun ikat di daerah lain, tenun ikat Amarasi memiliki ciri khas dalam penggunaan bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, persegi, persegi panjang, belah ketupat, dan juga pola geoetri yang dilakukan secara berulang. Temuan penelitian ini dapat memperkuat hubungan antar budaya lokal dan menjadi referensi bagi pengembangan sumber belajar matematika yang berlandaskan pada budaya lokal, sekaligus memberikan kontribusi dalam pelestarian warisan budaya.
Desain Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Android pada Materi Volume Bangun Ruang Sisi Lengkung Maulana, Agisna; Sudihartinih, Eyus
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3113

Abstract

Siswa kelas 9 SMP cenderung mengalami kesulitan dalam memahami konsep volume bangun ruang sisi lengkung. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, seperti smartphone yang berbasis sistem operasi Android. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan hasil desain media pembelajaran matematika interaktif berbasis Android pada materi Volume Bangun Ruang Sisi Lengkung. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang terdiri atas enam tahapan, yaitu concept (konsep), design (perakitan), material collecting (pengumpulan materi), assembly (pembuatan), testing (pengujian), dan distribution (distribusi). Pengembangan media dilakukan menggunakan aplikasi Scratch, yang dikonversi ke dalam format aplikasi Android. Instrumen yang digunakan berupa angket UAT (User Acceptance Test) yang terdiri dari pertanyaan tertutup dan terbuka, mencakup indikator tampilan, kemudahan penggunaan, pemahaman materi, penggunaan bahasa, kualitas suara, minat, dan kebermanfaatan media. Data dari pertanyaan tertutup dianalisis secara kuantitatif dalam bentuk persentase dan dikategorikan ke dalam rentang penilaian, sedangkan data dari pertanyaan terbuka dianalisis secara deskriptif kualitatif. Uji coba dilakukan kepada sebelas mahasiswa calon guru matematika di salah satu universitas negeri di Jawa Barat. Hasil angket menunjukkan bahwa media pembelajaran ini mendapatkan respon yang sangat baik, dengan skor untuk setiap indikator berada dalam kategori "sangat baik". Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran ini berhasil dirancang dengan sangat baik melalui model MDLC dan dinilai layak sebagai sarana penunjang pembelajaran matematika.
Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Based Learning untuk Memfasilitasi Berpikir Komputasional Matematis Siswa Prayitno, Anggar Titis; Nurhayati , Nunu; Damayanti, Alpina Suci
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3126

Abstract

Kemampuan berpikir komputasional menjadi salah satu keterampilan penting untuk diasah sedini mungkin, terutama dalam konteks pembelajaran matematika, agar siswa tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga mampu menganalisis, memecahkan masalah secara logis, dan berpikir sistematis. Atas dasar hal tersebut, penelitian ini difokuskan pada pengembangan media pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) sebab mendorong keterlibatan siswa dalam proses pencarian solusi melalui masalah nyata, sehingga lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir tersebut, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel (SPLSV) karena konsep ini menuntut siswa memahami dan menerapkan langkah-langkah sistematis dalam menyelesaikan persoalan matematika. Research and Development (R&D) merupakan metode yang digunakan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 32 siswa kelas VII A di SMP Negeri 1 Kramatmulya. Teknik pengumpulan data meliputi angket, wawancara, observasi, serta tes yang telah diuji validitasnya. Analisis data mencakup uji kevalidan, kepraktisan, dan N-gain. Hasil validasi e-modul oleh dua ahli materi menunjukkan persentase 89,88% dan dua ahli media sebesar 81,25%, keduanya berada dalam kategori sangat valid. Kepraktisan e-modul diperoleh dari angket guru dan siswa dengan hasil 95,31% dan 84,30%, yang tergolong sangat praktis. Uji efektivitas melalui N-gain menunjukkan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir komputasional siswa sebesar 0,6 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, e-modul berbasis PBL dinyatakan valid, praktis, dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa. Penelitian selanjutnya disarankan berfokus pada peningkatan kemampuan berpikir algoritma melalui pengembangan media atau pendekatan yang menekankan pada penyusunan langkah sistematis dan pemecahan masalah logis.
Kemampuan Koneksi Matematis Peserta Didik pada Materi Kesebangunan dengan Menggunakan Aktivitas Math Trail Mataheru, Eunike Ester
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk koneksi matematis internal dan eksternal serta kendala yang dihadapi peserta didik dalam membangun koneksi antara konsep matematika dan kehidupan sehari-hari melalui aktivitas Math Trail. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek empat peserta didik kelas IX SMP Laboratorium Universitas Pattimura yang dipilih berdasarkan prestasi akademik. Data dikumpulkan melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dapat membangun koneksi matematis internal, terutama dalam memahami konsep kesebangunan melalui pengukuran dan perbandingan objek nyata. Koneksi eksternal juga mulai terlihat, meskipun belum sepenuhnya berkembang secara konsisten. Adapun kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan alat ukur, kesulitan visualisasi objek tiga dimensi, dan pengaruh faktor eksternal seperti cuaca dan waktu pelaksanaan. Pembelajaran melalui aktivitas Math Trail terbukti memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman matematika yang kontekstual, terutama jika didukung oleh perencanaan yang baik dan lingkungan belajar yang mendukung.
Studi Literatur: Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Hakim, Shabrina; Ardiyanti, Yusi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3131

Abstract

Pemahaman konsep matematis yang rendah masih menjadi permasalahan umum dalam pendidikan matematika di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran yang kurang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini melakukan studi literatur untuk menelaah secara menyeluruh pengaruh pendekatan CTL terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis siswa. Peneliti menganalisis sebanyak 14 artikel jurnal nasional dan internasional terakreditasi yang relevan, diperoleh dari database Google Scholar, Garuda, dan portal jurnal pendidikan lainnya. Artikel yang terpilih dievaluasi berdasarkan metode penelitian, tujuan, hasil, dan materi pelajaran yang digunakan, kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa CTL merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya guru menerapkan pendekatan CTL secara konsisten dan kreatif dalam pembelajaran matematika, serta perlu adanya pelatihan khusus bagi guru agar mampu mengembangkan kegiatan belajar kontekstual yang sesuai dengan karakteristik siswa.
Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Peluang: Prediksi Pendapatan Penjualan Menggunakan Simulasi Metode Monte Carlo di Sekolah Menengah Pertama Sulistiyani, Eva; Aziz, Abd.; Rahayu, Eka
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3133

Abstract

Pemahaman konsep peluang sering menjadi kendala bagi siswa karena materi ini bersifat abstrak dan sulit dikaitkan dengan pengalaman nyata. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui sejauh mana siswa kelas delapan di SMP Negeri 2 Besuk memahami konsep peluang setelah menggunakan pendekatan simulasi metode Monte Carlo. Dengan menerapkan metode kuasi-eksperimen menggunakan desain nonequivalent control group, siswa dibagi menjadi dua kelompok, satu belajar melalui simulasi Monte Carlo dan kelompok lain dengan metode pembelajaran konvensional. Seluruh siswa kelas delapan menjadi partisipan, kemudian dua kelompok dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dengan soal terbuka untuk mengukur pemahaman konsep peluang. Sebelum analisis utama, dilakukan uji homogenitas dan normalitas. Selanjutnya, uji t-independen dipakai untuk menguji perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman konsep peluang siswa meningkat secara nyata dengan penggunaan simulasi metode Monte Carlo. Kelompok eksperimen memperoleh nilai post-test rata-rata 81,52, sedangkan kelompok kontrol 74,57. Temuan ini membuktikan pendekatan Monte Carlo merupakan metode baru dan efektif dalam pengajaran matematika karena memanfaatkan simulasi untuk menghubungkan konsep abstrak dengan aplikasi nyata. Siswa didorong untuk aktif melakukan percobaan berulang, sehingga membantu mereka memahami prinsip peluang sekaligus mengasah intuisi matematis.
Efektivitas Pembelajaran Etnomatematika pada Tradisi Hasil Panen dalam Pemahaman Konsep Bilangan Bulat dan Pecahan Putri, Elisa Andyra Eka; Aziz, Abd; Rahayu, Eka
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3137

Abstract

Pembelajaran matematika yang relevan dan bermakna merupakan faktor penting dalam memperdalam pemahaman konsep siswa. Etnomatematika, sebagai pendekatan yang menghubungkan budaya lokal dengan konsep matematika, diyakini mampu memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini, materi bilangan bulat dan pecahan dipelajari melalui konteks tradisi lokal yang berkaitan dengan hasil panen, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep yang diajarkan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran etnomatematika berbasis tradisi hasil panen dalam memperdalam pemahaman konsep bilangan bulat dan pecahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII di Satuan Pendidikan Muadalah Wustha Al-Mashduqiah, dengan kelas VII D sebagai kelompok eksperimen dan VII E sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa soal esai berdasarkan indikator pemahaman konsep. Data dianalisis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil analisis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan demikian, pembelajaran etnomatematika terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman konsep bilangan bulat dan pecahan, serta dapat menjadi alternatif pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan oleh pendidik.
Eksplorasi Sejarah Matematika dengan Pendekatan Etnomatematika pada Bangun Geometri Arsitektur Benteng Fort Rotterdam Makassar Talib, Ahmad; Putri, Melati Arvita; Hamin, Muhammad Nur Ihsan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): April - June 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i2.3151

Abstract

Etnomatematika memandang matematika sebagai produk budaya, yang tercermin dalam penerapan konsep geometri pada arsitektur tradisional maupun bangunan bersejarah. Eksplorasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran terhadap nilai-nilai matematika yang terkandung dalam warisan budaya lokal, sekaligus memperkuat pembelajaran matematika yang bersifat kontekstual dan bermakna. Namun demikian, masih terdapat banyak aspek etnomatematika yang belum banyak dieksplorasi, salah satunya adalah pada bangunan bersejarah Benteng Fort Rotterdam di Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai matematika yang terdapat dalam bangun geometri arsitektur Benteng Fort Rotterdam Makassar dengan pendekatan etnomatematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnomatematika. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data pada penelitian ini menerapkan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk geometri seperti persegi, persegi panjang, trapesium, segitiga, lingkaran, tabung dan prisma segitiga dapat ditemukan dalam struktur arsitektur benteng. Setiap bentuk tersebut tidak hanya memiliki fungsi estetis, tetapi juga fungsional dalam konsep pertahanan ketika itu. Temuan ini menunjukkan bahwa konsep matematika telah diterapkan secara praktis dalam budaya lokal masa lalu. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai referensi dalam pembelajaran matematika kontekstual berbasis budaya pada masa kini, khususnya dalam memahami konsep geometri bangun datar dan ruang melalui objek nyata dari benda-benda bersejarah.