cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 512 Documents
Literature Review: Penggunaan Media Powtoon dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Mata Pelajaran Matematika Norma, Norma; Puji, Pratiwi; S, Putriyani; Nurdin, Nurdin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1962

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan media powtoon dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika. Pendekatan ini memungkinkan guru menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan, kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa yang beragam. Powtoon, sebagai alat visual dan animasi interaktif, memiliki potensi besar untuk meningkatkan pengalaman belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi literatur yang ada tentang penggunaan media powtoon dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi untuk mata pelajaran matematika, serta untuk mengidentifikasi manfaat, tantangan, dan potensi pengembangan di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan literatur (literature Review) menganalisis hasil penelitian terdahulu mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan powtoon dalam mata pelajaran matematika. Sumber data yang digunakan meliputi artikel jurnal, kurun waktu 5 tahun terakhir untuk memastikan relevansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Powtoon dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam pembelajaran matematika yang berdiferensiasi, dengan peningkatan motivasi dan keterlibatan siswa sebagai salah satu kontribusi utamanya. Namun, untuk mencapai hasil yang optimal, diperlukan pelatihan dan dukungan yang memadai bagi guru dalam penggunaan teknologi ini.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Self Confidence Septyana, Neva; Sumaji, Sumaji; Wanabuliandari, Savitri
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1983

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satunya adalah self confidence. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP ditinjau dari self confidence. Kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan dua siswa yang dikatergorikan sebagai self confidence tinggi, sedang, dan rendah. Instrument tes yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari : angket, wawancara, dan soal tes. Sumber data penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII SMP sebanyak 6 siswa. Proses analisis data pada penelitian ini yaitu dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Subjek pada penelitian ini diberi angket self confidence dan wawancara sehingga dapat memperoleh subjek dengan kategori self confidence tinggi, sedang, dan rendah. Setelah mendapat kategori self confidence kemudian subjek diambil 2 subjek terpilih untuk diberikan soal tes kemampuan berpikir kritis matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek self confidence tingkat tinggi yiatu dapat menyelesaikan 6 indikator kemampuan berpikir kritis matematis. Subjek dengan kategori self confidence tingkat sedang dapat menyelesaikan 5 dari 6 indikator kemampuan berpikir kritis matematis. Subjek self confidence tingkat rendah yiatu subjek FAAN dapat menyelesaika 2 dari 6 indikator kemampuan berpikir kritis matematis dan subjek RF hanya dapat menyelesaikan 1 dari 6 indikator kemampuan berpikir kritis matematis.
Implementasi Problem Based Learning Terintegrasi Pendekatan Teaching at The Right Level dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Setyawati, Dwi Utami; Dewi, Ida Ayu Made Ratna; Hayati, Laila
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1984

Abstract

Seiring berjalannya waktu, hasil belajar yang ditunjukkan oleh siswa mengalami penurunan yang disebabkan oleh ketidakseimbangnya kemampuan yang dimiliki antar siswa di dalam kelas. Dari permasalahan tersebut maka peniliti memberikan solusi dengan melakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas X-3 di SMAN 3 Mataram yang dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2023/2024. Dalam penelitian ini, instrumen penelitian yang digunakan adalah asesmen formatif yang telah dilakukan validasi oleh dua guru matematika di SMAN 3 Mataram. Analisis data dilakukan menggunakan proses deskriptif kuantitatif, yang mana hal pertama yang dilakukan oleh peneliti dengan mengumpulkan hasil belajar siswa terlebih dahulu, lalu menghitung nilai dan menghitung persentase ketuntasan belajar secara klasikal apabila hasil belajar siswa telah mencapai KKM yaitu 75, maka dapat disimpulkan bahwa siswa telah tuntas dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning terintegrasi Teaching at the Right Level (TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika.
Pengembangan Video Berbantuan Doratoon dalam Pembelajaran Flipped Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Zebua, Niscayarida Kristin; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1986

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa: (1) kemampuan matematis siswa berada pada kategori cukup; dan (2) aktivitas pembelajaran belum terintegrasi teknologi. Oleh karena itu, dikembangkan video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian, video pembelajaran yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa dan validitas media. Selanjutnya, video pembelajaran juga sangat praktis berdasarkan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. Video pembelajaran yang dikembangan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terlihat dari nilai tes hasil belajar siswa. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian.
Analisis Pendampingan Gerakan Numerasi Sekolah terhadap Minat dan Hasil Belajar Melalui Program Kampus Mengajar Najiba, Sherly Lia; Sutriyani, Wulan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1993

Abstract

Rendahnya tingkat numerasi peserta didik kelas 2 SD Negeri Pakis ini dipengaruhi oleh kurangnya kemampuan numerasi dan minat belajar peserta didik yang mengakibatkan hasil belajar numerasi belum optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pendampingan belajar sebagai bentuk upaya dalam menumbuhkan minat dan hasil belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendampingan gerakan numerasi sekolah terhadap hasil belajar dan mengetahui minat belajar numerasi peserta didik setelah dilakukan pendampingan. Penelitian ini melibatkan 18 peserta didik kelas 2 SD Negeri Pakis, terdiri dari 10 laki-laki dan 8 perempuan. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode dekriptif, dimana data dikumpulkan melalui tahap observasi yaitu melalui pengamatan langsung. Kemudian dilakukan wawancara kepada guru kelas 2 terkait dampak dari pelaksanaan program numerasi. Peneliti juga menyebar angket kepada peserta didik untuk mengetahui minat belajar setelah program berlangsung. Selain itu, peneliti juga menyertakan dokumentasi untuk mendukung penelitian. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil angket tersebut, memperoleh persentase rata-rata sebesar 82,32% yang menunjukkan adanya rasa senang dan semangat untuk belajar numerasi. Kemudian terdapat peningkatan hasil belajar sebanyak 3,84% dari nilai matematika sesudah pendampingan, yang menunjukkan bahwa meningkatnya hasil belajar peserta didik seperti membantu dalam meningkatkan keterampilan berhitung, mudahnya memahami materi nilai tempat bilangan melalui media Papan Jurang (Penjumlahan Pengurangan), mampu menghitung dan mengidentifikasi bilangan pecahan melalui bangun datar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan memahami konsep matematika dengan baik.
Perbedaan Kemampuan Spasial Matematika antara Siswa yang Menggunakan Alat Peraga Natural dengan yang Menggunakan Aplikasi Geogebra Nurafifah, Luthfiyati; Wati, Mila; Mellawaty, Mellawaty
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2001

Abstract

Kemampuan spasial siswa masih terbilang rendah, dikarenakan minimnya penggunaan alat peraga melalui aplikasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan kemampuan spasial matematika antara siswa yang menggunakan alat peraga natural dengan yang menggunakan aplikasi geogebra pada pembelajaran bangun ruang sisi datar kelas VII SMP. Analisis data dengan metode kuantitatif uji beda 2 sampel, menggunakan alat bantu software statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan spasial matematika yang signifikan antara siswa yang menggunakan alat peraga natural dengan yang menggunakan aplikasi geogebra. Dimana siswa yang menggunakan alat peraga geogebra memiliki kemampuan spatial yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang menggunakan alat peraga natural.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Self-Efficacy Siswa Gulo, Devi Ratna Sari; Mendrofa, Netti Kariani; Zega, Yulisman; Lase, Sadiana
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2003

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran didalam kelas kurang bervariasi, (2) kurangnya kemampuan berpikir Kritis siswa dan (3) Kurangnya keyakinan diri siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan (1) mengetahui pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan berpikir kritis dan (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap self-efficacy siswa. Kami menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Mandrehe dengan mengambil dua sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu VIII-C sebagai kelas eksperimen dan VIII-D sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes dan angket. Analisis data dilakukan dengan cara menghitung nilai akhir siswa, menghitung rata-rata nilai, dan menghitung simpangan baku. Setelah data dianalisis, untuk hasil tes dilakukan uji normalitas (Uji Liliefors), uji homogenitas (Uji Fisher) dan pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t. Sedangkan untuk hasil angket, pengujian hipotesis menggunakan uji Z dua sampel. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa (1) Ada pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan berpikir kritis, (2) Ada pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematic Education terhadap self-efficacy siswa. Model pembelajaran Realistik Mathematic Education dapat diimplikasikan bagi guru matematika untuk melaksanakan proses pembelajaran, sehingga siswa dapat lebih aktif dan mampu memahami materi dengan tepat serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy siswa menjadi lebih baik
Peningkatan Pemahaman Konsep pada Materi Perpangkatan Siswa SMP Berbasis Android Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Manurung, Muhammad Zakaria; Afifah, Nur; Hermanto, Bambang
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2009

Abstract

Beberapa permasalahan yang ditemukan dari studi awa meliputi minimnya pemahaman konsep siswa terkait perpangkatan, buku cetak yang tidak memiliki pembahasan materi perpangkatan, dan ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran membuka handphone. Oleh karena itu, melalui upaya meningkatkan pemahaman konsep pada materi perpangkatan siswa SMP berbasis android menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Kami menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitian Kemmis & McTaggart yang dikembangkan dari konsep Kurt Lewin dengan melibatkan kelas IX-8 UPT SMP Negeri 27 Medan. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan lembar tes tertulis. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar hasil observasi dan lembar hasil tes yang diberikan kepada peserta didik sebanyak 5 butir soal. Indikator pada penelitian ini adalah membuat ulang konsep, menggunakan prosedur operasi tertentu, dan mengaplikasikan konsep terhadap pemecahan masalah Berdasarkan hasil uji coba diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 58,33% dengan peserta didik mencapai nilai ketuntasan klasikal sebesar 33,33% sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,36% dengan nilai ketuntasan klasikal sebesar 87,88% dengan nilai ketuntasan klasikal sebesar. Hal penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman konsep peserta didik dalam proses pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis android iSpring Suite pada materi perpangkatan.
Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap Minat Belajar Siswa pada Pelajaran Matematika Ndraha, Mei Tri Murni; Zega, Yulisman; Mendrofa, Ratna Natalia; Telaumbanua, Yakin Niat
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2015

Abstract

Kurikulum merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intelektual yang bermacam dimana tujuannya lebih optimal agar siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Pembelajaran kurikulum merdeka sangat berkontribusi dalam pengembangan minat dan kreativitas siswa melalui berbagai metode, pola interaksi, dan pengalaman selama belajar mengajar. Minat merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan suatu proses pendidikan. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Kurikulum Merdeka Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Gido. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Dalam penelitian ini mengunakan angket untuk menggumpulkan data, dengan terknis analisis data: Karegorisasi, uji normalitas, uji linearitas dn uji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Pada kategori kurikulum merdeka pada kategori rendah dengan kurikulum merdeka berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada pelajaran matematika di SMA Negeri 1 Gido. Hal ini dapat diartikan bahwa rendah tingginya minat belajar siswa dipengaruhi oleh kurikulum yang diterapkan. Kurikulum merdeka memberikan kontribusi sebesar 61,5% pada minat belajar siswa dan 38,5% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis CORE untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Zega, Desman Anugrah; Mendrofa, Netti Kariani; Mendrofa, Ratna Natalia; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2016

Abstract

Buku paket Kurikulum Merdeka memuat kajian masalah yang membutuhkan penalaran dan interpretasi yang tinggi, namun siswa kurang mampu memecahkan permasalahannya, sehingga upaya yang dilakukan untuk meminimalisir permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan sebuah modul pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, dan extending (CORE) pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan validator terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis CORE memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat menambah pemahaman mengenai pembelajaran matematika yang sederhana menggunakan model pembelajaran CORE. Temuan ini akan menambah referensi bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sederhana dan mudah digunakan. Hasil penelitian ini terbatas pada satu materi yaitu persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan materi yang berbeda..