Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles
561 Documents
Pengembangan Media Dakon untuk Perkalian dan Pembagian Matematika pada Siswa SD
Khatulistiwa, Putri Shelvisyer Aero;
Kartinah, Kartinah;
Wijayanti, Arfilia
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1871
Materi perkalian dan pembagian merupakan materi yang penting bagi siswa Sekolah Dasar, namun beberapa siswa mengalami permasalahan khususnya dalam melakukan operasi perkalian dan pembagian.. Salah satu upaya untuk meminilakan permasalaha dengan mengembangkan alat permainan dakon untuk melatih penyelesaian materi perkalian dan pembagian. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan ADDIE dengan melibatkan siswa kelas IV SDN Lamper Tengah 01. Analisis data diperoleh dari hasil diskusi, observasi, dan saran – saran para ahli sebagai pertimbangan dalam melakukan penelitian pengembangan media dakon untuk siswa kelas IV dalam penyelesaian materi perkalian dan pembagian.. Hasil dari ahli materi adalah 88% yang dapat dinyatakan sangat valid. Hasil dari ahli media adalah 98% yang dapat dinyatakan sangat valid. Validasi juga dilakukan oleh angket guru wali kelas IV sebagai ahli pembelajaran, dari hasil validasi tersebut diperoleh 96% yang dapat dinyatakan sangat valid. Adapun uji coba lapangan yang dilakukan untuk mengetahui kemenarikan produk yang diperoleh dari nilai angket 22 siswa dengan presentase 90,5% yang dapat dinyatakan sangat menarik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dakon valid dan layak untuk dikembangkan serta media pembelajaran menggunakan sangat praktis dan efektif dalam proses belajar mengajar matematika perkalian dan pembagian.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika Siswa SMA
Aisyah, Siti Nur;
Rahman, Arief Aulia;
Sianipar, Bistok
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1882
Minimnya keaktifan belajar matematika siswa merupakan masalah utama yang menghambat proses pembelajaran, sehingga Model Problem Based Learning dapat dijadikan sebagai alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada model Problem-based Learning. Kami melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan dalam 2 siklus dimana masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi keaktifan belajar, wawancara dan dokumentasi sebagai data pendukung. Berdasarkan analisis data hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran berdiferensiasi pada model Problem-based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung
Putra, I Putu Surya Adi;
Dewi, I Gusti Ayu Citra;
Wibawa, Kadek Adi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1888
Motivasi dan hasil belajar siswa kelas IXA rendah pada materi bangun ruang sisi lengkung. Hal ini disebabkan guru mengajar kurang variative dan kurang menekankan pada pemahaman konsep. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa pada materi bangun ruang sisi lengkung kelas IXA di SMP Negeri 8 Denpasar dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas IXA yang akan mengisi angket motivasi belajar, tes hasil belajar, lembar observasi kegiatan guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Data yang yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini didasarkan pada adanya peningkatan hasil dan motivasi siswa dari siklus I ke siklus II. Selain itu juga aktivitas guru dan peserta didik selama pembelajaran juga mengalami peningkatan. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa guru mampu melaksanakan pembelajaran dengan baik dan peserta didik aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran.
Implementasi Bimbingan Belajar pada Siswa Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa Level Dasar
Siregar, Yulia Anita;
Dela, Vitria Larseman;
Darwis, Muhammad;
Harahap, Eli Marlina;
Lubis, Ainun Mardiyah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1908
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: (1) Langkah-langkah bimbingan belajar bagi peserta didik yang mengalami kesulitan matematika; (2) Hambatan yang dialami peserta didik dalam belajar matematika; dan (3) Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: langkah-langkah bimbingan belajar bagi peserta didik yang mengalami kesulitan matematika yaitu: (1) identifikasi kasus, melalui hasil belajar, cara peserta didik dalam menyelesaikan soal yang diberikan guru.; (2) identifikasi masalah, 1) kesulitan matematika, 2) kesulitan menemui soal yang menggunakan simbol-simbol pengoperasian bilangan; (3) diagnosis, 1) kurangnyaminat belajar, 2) tidak konsentrasi dan sibuk sendiri; (4) prognosis, kesulitan matematika dapat diatasi; (5) pemecahan masalah, bentuk bimbingan belajar kelompok cocok untuk peserta didik; dan (6) evaluasi dan tindak lanjut, kegiatan bimbingan belajar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Minat Belajar Terhadap Kemampuan Literasi Matematika Siswa pada Materi Transformasi Geometri
Hilsania, Safa Agrita;
Purwosetiyono, FX. Didik;
Zuhri, M. Saifuddin;
Hardiko, Dwi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1916
Literasi matematika adalah kemampuan komprehensif yang melibatkan pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep matematika, penerapannya dalam konteks dunia nyata, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam menyelesaikan masalah. Kemampuan tersebut penting untuk dimiliki karena memungkinkan siswa untuk menerapkan konsep matematika dalam situasi nyata, sehingga mereka dapat menyelesaikan berbagai masalah yang mereka hadapi. Adapun tujuan dalam penelitian ini, yaitu untuk mengetahui (1) hubungan antara minat belajar terhadap kemampuan literasi siswa pada materi transformasi geometri, dan (2) pengaruh minat belajar terhadap kemampuan literasi siswa pada materi transformasi geometri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan melibatkan analisis regresi linier sederhana. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Semarang dengan melibatkan siswa kelas XI SMA Negeri 8 Semarang. Sampel penelitian dipilih dengan cluster random sampling, yaitu siswa kelas XI-7 sejumlah 36 siswa. Kami menggunakan instrumen tes kemampuan literasi dan angket minat belajar untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara minat belajar terhadap kemampuan literasi peserta didik pada materi transformasi geometri dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan, yaitu antara minat belajar terhadap kemampuan linterasi peserta didik pada materi transformasi geometri.
Kecakapan Matematis: Kompetensi Strategis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Himpunan
Ashari, Nur Wahidin;
Salwah, Salwah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1929
Siswa harus memiliki aspek kognitif yang mencakup perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual seperti kemampuan matematis, yaitu pengetahuan dan kecakapan matematika yang diperlukan untuk dapat melakukan manipulasi matematika dan kemampuan berpikir dalam matematika. Masalah penelitian ini adalah kompetensi strategis matematis siswa yang masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan desriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kompetensi strategis matematis siswa pada materi himpunan. penelitian ini melibatkan siswa kelas VII.7 SMP Negeri 8 Palopo yang berjumlah 3 orang yang dikategorikan sebagai Subjek Kemampuan Tinggi (SKT), Subjek Kemampuan Sedang (SKR) dan Subjek Kemmapuan Rendah (SKR). Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis yang dilanjutkan dengan wawancara secara individual untuk memperoleh data yang valid. Analisis data dalam penelitian ini (1) Menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, (2) melakukan reduksi data, (3) menyajian data yang meliputi pengklasifikasian dan identitas data, (4) memaparkan hasil tes dan wawancara tentang kompetensi strategis matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi strategis matematis ketiga subjek dalam menyelesaikan masalah himpunan berbeda-beda, subjek subjek tinggi memahami masalah (understood the problem) dan choose the right formula to solve the problem, subjek sedang tidak secara lengkap memahami masalah (not complete understood the problem), serta not complete choose the right formula to solve the problem. Kompetensi strategis matematis Subjek Kemampuan Rendah dalam menyelesaikan soal, subjek memahami masalah yang diberikan (understood the problem), namun not choose the right formula to solve the problem.
Implementasi Model Problem Based Learning dengan Media Canva dalam Mengembangkan Keterampilan Abad 21 pada Materi Statistika
Nasution, Nurafnizar;
Adriana, Kamilah;
Surbakti, Muhammad Affan;
Syafitri, Ely;
Imannur, Imannur
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1931
Perkembangan pesat teknologi di era digital menuntut perubahan mendasar dalam sistem pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai respons terhadap tuntutan tersebut, dengan fokus pada pengembangan kompetensi holistik peserta didik. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka sebagai fondasi bagi siswa untuk menghadapi kompleksitas tantangan abad 21. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengeksplorasi strategi pengembangan keterampilan abad 21 melalui penggunaan media Canva dalam model pembelajaran Prolem Based Learning (PBL) pada materi statistika di tingkat SMA. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X SMAN 4 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang menggunakan berbagai teknik pengumpulan data, antara lain wawancara, observasi, dan kuesioner. Pengolahan data dilakukan secara berurutan dari awal sampai akhir. Pertama, mereduksi data melalui proses abstraksi hasil observasi, catatan lapangan, dan wawancara. Seluruh data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan kuesioner dikumpulkan, diseleksi, dikategorikan, dan dievaluasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perkembangan yang signifikan pada keterampilan abad 21 yang terjadi kepada peserta didik ketika melaksanakan pembelajaran model PBL dengan media canva.
Intuisi Logis Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Menyelesaikan Situational Judgement Test (SJT)
Rofiki, Imam;
Darmawan, Puguh;
Rahayuningsih , Sri;
Maulidiawati, Tasya;
Wahyuni, Sri;
Alaiya , Syekha Vivi;
Sani , Mutiara
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1936
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan berpikir intuitif yang logis mahasiswa pendidikan profesi guru (PPG) sedemikian hingga jawabannya yang benar dalam situational judgement test (SJT). Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan bentuk intuisi logis mahasiswa PPG. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak empat mahasiswa PPG Universitas Negeri Malang menjadi subjek penelitian ini. Instrumen penelitian terdiri atas satu soal SJT, rubrik indikator intuisi logis, pedoman wawancara semi-terstruktur, dan alat rekam audio-visual. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada subjek untuk menjawab soal SJT pilihan ganda beserta alasannya. Jawaban subjek dielaborasi melalui wawancara. Data yang terkumpul tersebut dianalisis dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Intuisi logis dalam penelitian ini terjadi dalam tiga bentuk modus ponens, yaitu MP1, MP2, MP3. Seluruh bentuk intuisi logis tersebut melibatkan proses menyadari dan proses otomatis. Proses menyadari terjadi pada premis 1. Proses otomatis terjadi pada premis 2. Kesimpulan pada intuisi logis penelitian ini merupakan hasil dari interaksi system 2 triggers system 1. Dengan kata lain, pernyataan majemuk konjungsi yang berbentuk premis 1 dan premis 2 merupakan interaksi system 2 triggers system 1 tersebut yang menghasilkan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat digunakan dosen atau tutor pendalam materi SJT untuk membentuk berpikir intuitif yang logis mahasiswa PPG. Rekomendasi penelitian lanjutan adalah syarat cukup terjadinya intuisi logis pada mahasiswa.
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menghitung Integral Rangkap
Utami, Nida Sri
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1939
Salah satu permasalahan yang dialami mahasiswa saat ini adalah adanya kecenderungan mahasiswa melakukan kesalahan ketika menyelesaikan masalah integral fungsi peubah banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam mengerjakan materi integral rangkap fungsi peubah banyak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 32 mahasiswa pendidikan matematika semester kelima di Universitas Muhammadiyah Surakarta tahun akademik 2022/2023. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan tes, wawancara dan dokumentasi. Untuk mengetahui kesalahan mahasiswa diberikan soal tes, kemudian itu dilakukan wawancara untuk membandingkan hasil. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) mahasiswa dengan kemampuan matematika tinggi tidak ditemukan kesalahan prosedural maupun konseptual, dan (2) mahasiswa dengan kemampuan matematika sedang dan rendah mempunyai kesalahan secara konsepual, namun benar secara prosedural. Kesalahan konseptual ini disebabkan karena kurangnya pemahaman konsep tentang menyelesaikan integral parsial.
Eksplorasi Etnomatematika pada Permainan Tradisional Engklek
Sholihah, Wildanus;
Basri, Hasan;
Ghafur , Abdul;
Salman, Salman
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.1943
Integrasi antara pembelajaran dengan budaya merupakan salah satu riset matematika yang mengalami perkembangan saat ini. salah satunya melalui permainan tradisional engklek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi unsur etnomatematika yang terdapat dalam permainan engklek. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar kelas 6 SD. Metode pengumpulan data penelitian yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Observasi dan dokumentasi digunakan untuk mengidentifikasi etnomatematika pada permainan tradisional engklek. Sedangkan wawancara digunakan untuk mengetahui lebih dalam unsur-unsur matematika dalam permainan tradisional engklek. Hasil penelitian ini diperoleh deskripsi permainan engklek yang mengandung unsur matematika yaitu bangun datar, jaring-jaring, membilang, kekongruenan, refleksi, peluang, dan logika matematika. Melalui kegiatan permainan engklek dalam pembelajaran matematika nampak bahwa permainan tradisional engklek dapat digunakan dalam pembelajaran matematika sehingga pembelajaran yang disampaikan lebih kontekstual dan menarik. Penelitian ini terbatas hanya pada penelusuran etnomatematika pada permainan tradisional engklek, belum meneliti bagaimana penerapan dan efektifitasnya dalam pembelajaran. Sehingga peneliti merekomendasikan agar ada penelitian lebih lanjut mengenai penerapannya di kelas dalam pembelajaran matematika.